Jurus Kuliah Luar Negeri-Jkln Jogja

Jurus Kuliah Luar Negeri-Jkln Jogja

Share

Buku-buku inspiratif yang akan membantu anda untuk mempersiapkan diri agar bisa lolos beasiswa kuliah ke Luar Negeri

Mempunyai mimpi kuliah di Luar Negeri ternyata bisa kamu wujudkan mulai dari sekarang,cukup beli-baca-praktekin semua jurus yang ada di Buku + DVD JKLN, Kamu PASTI BISA kuliah ke Luar Negeri

ASEAN YOUTH FRIENDSHIP NETWORK | Friendship in Diversity 09/01/2016

Nah ini buat kamu yang ingin ke Korea!!!=========================================================Don't forget that KOREA is waiting for you !! ITS YOUR CHANCE TO GO TO KOREA!

AYFN Spring program
Korea Cultural Camp by AYFN
Seoul, South Korea
4 – 9 April 2016

BENEFITS:
-Live for 6 days in Seoul, Korea
-Learn and understand Korean culture directly
-Heritage walking tour around Seoul
-Experience to be like local people by experiencing the local traditions
-Experimental learning
-Certificate of participation from AYFN

DEADLINE OF APPLICATION : 25 JANUARY 2016

only for 20 selected participants !! Further Informatioin : www.ayfnhq.org

contact person :
Mr. Setiawan + 62 85729268734

Mr. Feby M Faisal + 62 813 1372 3231

ASEAN YOUTH FRIENDSHIP NETWORK | Friendship in Diversity AYFN Spring program Korea Cultural Camp by AYFN Seoul, South Korea 4 – 9 April 2016 You are warmly invited to partake at Korea Cultural Camp by AYFN in Seoul, Korea. Experience the different culture and life experiences!   OVERVIEW OF THE PROGRAM The program integrates the learning of Korean languag…

UNAOC | Youth Event Application Form – Application Form | UNAOC Forum Youth Event 08/01/2016

Ada info Youth Event nih :)
================================================================
🌍 CALL FOR APPLICATIONS :
7TH UNAOC GLOBAL FORUM IN BAKU, AZERBAIJAN

📅 Deadline : January 17, 2016
🎪 Location : Baku, Azerbaijan | April 25 to 27, 2016.
💰 Type : Fully Funded.

The United Nations Alliance of Civilizations (UNAOC) is pleased to announce the launch of the call for applications for the Youth Event at the 7th Global Forum hosted by the government of Azerbaijan from April 25 to 27, 2016 in Baku. Up to 150 youth from diverse cultural and religious backgrounds with outstanding track records in intercultural dialogue and youth work will be selected to participate in the Youth Event (April 25th), attend the Global Forum (April 26-27th) and thus contribute to the global narrative on social inclusion.

Youth aged 18 to 35 are invited to apply on the UNAOC website: apply.unaoc.org before January 17, 2016. Up to 150 youth from diverse cultural and religious backgrounds with outstanding track records in intercultural dialogue and youth work will be selected.

This unique international level opportunity for civic and intercultural participation is designed to give participants a chance to share their experiences, learn from each other, interact with key stakeholders and experts in their area of interest and network with a broader range of actors in the field of social inclusion and intercultural dialogue. The Youth Event will also have an online component with the aim of maximizing the exchange of ideas among participants and preparation for the actual event. Its outcome will be a series of Narratives of Tomorrow, which articulate youth’s vision for inclusive societies, building on the positive contributions youth are already making in this regard.

UNAOC is an initiative of the Secretary-General of the United Nations, which responds to a broad consensus across nations, cultures and religions that all societies are interdependent, bound together in their development and security, and in their environmental, economic and financial well-being. Established in 2005, the UNAOC’s mission is to improve cross-cultural understanding and cooperation among countries, peoples and communities. It seeks to forge collective political will and to mobilize concerted action at the institutional and civil society levels to overcome the prejudice, misperceptions and polarization. UNAOC contributes to a coalescing global movement which, reflecting the will of the vast majority of people, rejects extremism in any society. Learn more about the UNAOC at www.unaoc.org.

📝 ELIGIBILITY :
In order to be considered eligible to apply, you must fulfill all of the following criteria:
- Be between 18 and 35 years old
- Be a member or a representative of a youth-led organization, network or initiative
- Have undertaken initiatives at the community or policy level that foster social inclusion, intercultural dialogue, and promote peace

🔰 BENEFITS :
- Contribute to a global conversation on intercultural understanding and exchange innovative experiences
- Meet other youth leaders from all over the world and develop joint actions

🎯 MORE INFO
Website : http://apply.unaoc.org/

UNAOC | Youth Event Application Form – Application Form | UNAOC Forum Youth Event Application Form | UNAOC Forum Youth Event

Photos 29/12/2015

Quote dari Walt Disney : "IF YOU CAN DREAM IT YOU CAN DO IT" ==================================================== Kamu punya mimpi besar untuk kuliah ke luar negeri? Kami memiliki jurus-jurus rahasia yang termuat dalam buku "Jurus Kuliah ke Luar Negeri" (JKLN). Bahkan dengan IPK, kemampuan bahasa Inggris, atau ekonomi pas-pasan, kamu BISA mendapat beasiswa kuliah ke luar negeri. Dijamin! Untuk info lebih lanjut, kontak 0822-2687-8808

29/12/2015

INFORMASI EXCHANGE nihh, masih ada waktu buat yang ingin mencoba :) ===================================
🌏 ASIA PACIFIC YOUTH EXCHANGE PROGRAM 2016 IN PHILIPINES

The Urban Youth Academy (UYA), an NGO established with the aim of solving the world’s biggest challenges through supporting and empowering youth to become future leaders, in cooperation with the Asian Development Bank and UN-HABITAT, will jointly undertake the Asia-Pacific Youth Exchange program (APYE), which is set to launch on January 3-17, 2016 across the Philippines.

With the theme “Youth and Innovation to Achieve the Sustainable Development Goals (SDGs)”, the UYA will mobilize 250 young leaders and representatives of youth-led civil society organizations across Asia and the Pacific for a 2-week program to improve the understanding and capacity of young people to contribute to the achievement of the SDGs. Team-building activities, research and local action in communities await participants, who will learn how to develop and implement their own projects, and work with other youth and stakeholders.

📅 DEADLINE : December 31, 2015
🎪 LOCATION : Asian Development Bank Headquarters, Manila, Philippines | 3 – 17 January, 2016.

🚀 APYE AIMS :
Improve young people’s understanding of SDGs and their roles in achieving them
Increase understanding and cooperation between young people across Asia and the Pacific
Build the capacity of youth in implementing projects and activities aligned to the SDGs
Strengthen global and regional partnership for the SDGs and youth development in Asia and the Pacific
Identify opportunities for inclusion of young people in decision-making and implementation of the SDGs

🔰 ACTIVITIES :
- Learning and Team-Building
- Research and Location Action
- Presentation and Advocacy

📝 ELIGIBILITY :
- In between 15 – 32 years old
- Able to communicate proficiently
- Committed to attend the program (in full or in part. Packages below.)
- Interested in contributing to sustainable development

🎯 MORE INFO : http://apye.org

yuk SHARE informasi ini agar bermanfaat bagi teman-teman yang lain 😃
AKU MUDA, AKU BISA!

Photos 28/12/2015

"TIPS MERAIH SKOR TOEFL TINGGI DENGAN CARA MENYENANGKAN, DALAM WAKTU SINGKAT"

Cara ini dilakukan oleh Asih, seorang mahasiswa yang bahasa Inggrisnya parah banget tapi sukses mendapat nilai TOEFL di atas 550. Nggak pakai kursus, cuma belajar sendiri.

SHARE artikel ini kalau kamu juga YAKIN bisa menguasai bahasa Inggris dan meraih skor TOEFL memuaskan

PROGRAM: Rajin-rajin nonton film berbahasa Inggris
Asyik kan? Selama 3 bulan, agendakan untuk menonton film berbahasa Inggris SETIAP HARI. Tidak perlu lama-lama, cukup 30 sampai 45 menit. Pilih jenis film YANG KAMU SUKAI, yang kamu tertarik untuk mengetahui jalan ceritanya.

Dalam 1,5 bulan pertama, pastikan untuk menonton film dengan teks (subtitle) bahasa Inggris. Sambil melihat gambar yang ada di film, pastikan juga kamu mendengarkan suara-suara yang diucapkan sambil melirik teks di bagian bawah. Saat menyaksikan film, konsentrasi. Lihat apa yang terjadi. Jika ada kata-kata yang tidak kamu ketahui, catatalah. Carilah arti kata-kata yang tidak kamu ketahui SETELAH SELESAI MENONTON FILM. Setelah tahu artinya, cobalah untuk mengingat-ingat di bagian mana kata-kata tersebut muncul.

Jika ada waktu, putar kembali film tersebut dan lihatlah apa yang terjadi ketika kata-kata tersebut diucapkan. Dengan ini, kamu bisa mengetahui secara pasti arti kata yang diucapkan, karena langsung berhubungan dengan adegan di film. Kamu bisa mengira-ira penggunaan kata tersebut, ekspresi saat mengucapkan kata tersebut, dan tentu saja cara pengucapannya yang benar.

Setelah rutin menonton film berbahasa Inggris dengan bantuan teks, cobalah untuk menghilangkan teks dalam film tersebut. Untuk minggu-minggu pertama menonton film tanpa teks, cobalah untuk menonton film yang sudah pernah kamu saksikan sebelumnya. Dijamin, kamu akan kaget sendiri dengan kemampuan listening-mu yang meningkat drastis. Kamu akan mulai bisa menangkap kata-kata dalam bahasa Inggris yang sebelumnya sama sekali tidak bisa ditangkap.

Yang lebih keren lagi, kamu akan tahu arti kata tersebut beserta cara penggunaannya yang paling tepat. Jika kamu merasa sudah makin pede, carilah film yang benar-benar belum pernah kamu tonton sebelumnya. Cobalah untuk menangkap kata-kata yang diucapkan dalam film dan memahami jalan ceritanya. Jika sulit, mulailah dari film-film sederhana, seperti film-film animasi anak berbahasa Inggris. Lakukanlah secara rutin setiap hari. Setelah genap 3 bulan, dijamin kemampuan listening bahasa Inggrismu akan meningkat hingga ratusan kali lipat.

Tips untuk memilih film untuk latihan listening:

1. Bingung di mana mencari film sebanyak itu untuk latihan listening? Cobalah untuk meminjam film-film tersebut ke persewaan, meng-copy dari teman atau dari warnet; atau bisa juga dengan melihat video-video berbahasa Inggris dari Youtube. Di Youtube akan terasa jauh lebih enak, karena ada fitur "Closed Captioning" (dengan lambang CC), di mana kamu bisa langsung menghidupkan atau mematikan teks dalam bahasa Inggris.

2. Untuk awalan, pilihlah film-film yang tidak terlalu rumit. Jika kamu sama sekali belum bisa berbahasa Inggris, jangan malu untuk menonton dan mencermati film-film seperti Dora the Explorer atau Blues Clues. Film-film ini sangat berguna untuk melatih pendengaran bahasa Inggris bagi kamu yang sama sekali belum bisa. Jika kamu merasa sudah ahli, kamu bisa langsung menonton film-film Hollywood atau film serial AMC, HBO, dan lain-lain.

3. Pilihlah film berbahasa Inggris yang diproduksi dan berlatar belakang cerita di Amerika Serikat. Ingat, dalam bahasa Inggris ada beberapa aksen. Untuk menaklukkan TOEFL, kamu harus membiasakan diri dengan aksen Amerika Serikat. Oleh karena itu, hindari film-film yang pemain-pemainnya mengucapkan bahasa Inggris dengan aksen Inggris. Detail antara perbedaan aksen Inggris dan aksen Amerika Serikat bisa kamu temukan dalam DVD TOEFL Killer.

4. Setelah mahir, pilihlah film yang benar-benar kamu merasa tertarik. Jika kamu sudah tertarik dengan jalan ceritanya, kamu akan lebih berusaha untuk memahami jalan cerita.

Ketika kamu sudah bisa menonton film berbahasa Inggris tanpa teks dan bisa memahami jalan ceritanya serta menangkap 70% saja yang diucapkan dalam film, maka mengerjakan soal dalam TOEFL akan terasa sangat mudah. Listening? Structure? Reading Comprehension? Semua bisa kamu libas dengan mudah.

==============================================

Mau tahu rahasia lain mendapatkan skor TOEFL 600? Baca buku "TOEFL Killer", kamu PASTI mendapat skor TOEFL tinggi. Jaminan kepuasan uang kembali 100%!

Paket TOEFL Killer terdiri dari satu buku setebal 300+ halaman plus 3 keping DVD yang di dalamnya berisi PULUHAN JAM video tutorial belajar TOEFL. Setara dengan materi kursus selama berbulan-bulan.

Buruan beli sebelum stok habis!!!

Info harga dan pemesanan ke : SMS/WA 0822-2687-8808 / pin BB 7C7AE2D8. :)

Photos 28/12/2015

Kuliah GRATIS ke Inggris, Mau?
Halo kawan, kita mendapat salam dari Miftach dari Inggris.
“Hai, saya Miftach, penulis buku JKLN yg kuliah S2 di Inggris secara GRATIS. Saya ini tidak pintar, wong ndeso. Bhs Inggris pas-pasan. Tapi saya punya cita-cita besar kuliah di luar negeri. Awalnya saya bingung. Sampai akhirnya saya temukan rahasianya kuliah GRATIS di luar negeri. Saya bisa S2 di Manchester, Inggris. Kamu mau kuliah GRATIS seperti saya?
Rahasianya sudah saya tulis. Blak-blakan tanpa ada yang ditutupi. Semuanya dibahas LENGKAP di buku JKLN,” Miftach.
Pesan buku JKLN sekarang juga.
Caranya, kirimkan : Lengkap . Kirimkan ke inbox Facebook kami ini atau ke nomor 082226878808 / pin BB 7C7AE2D8
:)

Photos 28/12/2015

{KULIAH DI EROPA GRATIS MAUUU?}
Berkuliah di Eropa pastinya menjadi hal yang sangat diidam-idamkan bagi mahasiswa-mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri. Eropa terkenal sebagai benua yang menghasilkan banyak cendikiawan dan ilmuwan terkemuka di dunia. Banyak tokoh yang telah menyumbangkan penemuan-penemuannya berasal dari benua terkecil kedua setelah Australia ini.
Universitas-universitas di Eropa terkenal dengan standar akademik mereka yang modern, riset yang canggih, dan lingkungan yang sangat mendukung. Tiga puluh satu dari 100 universitas terbaik dunia, seperti yang terdaftar dalam The Times di Ranking Universitas Dunia 2012-nya, terletak di Eropa. Hal ini tidak terbantahkan lagi, Eropa menjadi destinasi untuk berkuliah nomor dua di dunia setelah AS.
Di Eropa, ada lebih dari 4.000 Institusi Pendidikan Tinggi yang menawarkan banyak sekali program di tingkat sarjana, master, dan doktor.
Ebook ini membahas segala hal tentang berkuliah di Eropa. Mulai dari negara yang paling recommended di Eropa untuk kuliah, negara yang belum populer tetapi sangat seru dan potensial untuk kuliah, cara mendaftar kuliah, cara mengurus dokumen, cara mendapatkan beasiswa, panduan memilih jurusan dan kampus, panduan travelling di setiap sudut benua Eropa, sampai panduan survive di negara-negara tersebut, dibahas lengkap dalam ebook ini.
Ebook ini merupakan salah satu dari 9 ebook dalam paket buku JKLN. :)

Photos 28/12/2015

Berikut ini adalah beberapa program beasiswa S1 luar negeri yang sering ditawarkan di Indonesia....
:
1. Beasiswa Monbukagakusho dari Kedutaan Besar Jepang. Informasi : http://www.id.emb-japan.go.jp/
2. Australia Awards Scholarships (AAS) untuk studi di Australia. Informasi : http://aid.dfat.gov.au/australia-awards
3. Beasiswa Pemerintah Singapura untuk ASEAN. Informasi : http://www.mfa.gov.sg/scp.
4. Beasiswa Erasmus Mundus untuk studi di kawasan Uni Eropa. Informasi : http://eeas.europa.eu/…/more_in…/erasmus_mundus/index_id.htm
5. Beasiswa Unggulan dari DIKTI. Informasi : beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id
6. Program beasiswa Orange Tulip Scholarship (OTS) untuk studi di Belanda. Informasi : http://www.nesoindonesia.or.id/
7. Program Beasiswa The Swedish Institute untuk studi di Swedia. Informasi : http://www.studyinsweden.se/…/The-Swedish-Institute-Study-S…
8. Studienkolleg Indonesia untuk yang tertarik kuliah di Jerman. Informasi : http://www.studienkolleg-indonesia.de/

Photos 28/12/2015

UDAH PUNYA PASPOR?
Gw beruntung pernah diajarin Pak Rhenald Kasali di kelas Manajemen Perubahan pas di FEUI. Beliau ikhlas ngajar kita 3 jam tiap minggu, padahal kalo kita ngundang jadi pembicara, sejamnya bisa 30 juta loh. Di kelas, kita ga belajar teori atau macem2. Beliau cuma sharing, berbagi cerita dan pengalaman. Gimana dia kuliah 6 tahun, IPnya cuma 2.49, sampe akhirnya bisa sukses kaya sekarang. Ga ngebosenin kelasnya dan bener2 menginspirasi kita semua. Dan emang udah dari dulu beliau selalu manas2in kita buat menjelajah keluar.
Pertama kali gw baca tulisan "Paspor", gw inget pengalaman gw sendiri selama kuliah di Paris. Banyak yang men-judge gw, "Ga, kok lo jalan2 mulu sih kerjaannya, emang lo ga belajar ya?" Emang bener gw sering banget jalan2 (liburan di Prancis bisa 5 bulan dalam setahun btw), tapi kalian kan ga tau gw (dan temen2 yang juga kuliah disana) ngapain aja kita di 7 bulan yang lain. Terus terang aja, babak belur bro. Tugas, paper, presentasi, tesis, dosen pelit dll. Apalagi yang kuliahnya cuma setahun, jauh lebih berat lagi. Dan ngapain juga gw foto pas muka gw suntuk lagi belajar.
Gw inget banget obrolan terakhir gw sama Prof. Louis Levy Garboua, profesor di Sorbonne yang ngebantu gw dari nol sampe akhirnya gw dapet beasiswa sampe akhirnya gw lulus Master. Sehari sebelum gw p**ang, gw pamit mampir ke kantor dia. Terus dia bilang gini, "Angga, I hope you enjoyed your life here. I hope you learned a lot in class, but I hope that you learned a lot more outside. I heard you traveled a lot, it's good thing. Now I hope you can use your experience and your knowledge in your life". Empat kali dia bilang “I HOPE YOU....” bukti dia ngarep banyak ke gw. Berkesan abis.
Gw bener2 bersyukur bisa diberi kesempatan kuliah di kampus prestisius, dapet beasiswa, kenalan banyak temen baru, plus bisa jalan2 p**a. 2,5 tahun disana, gw keliling 36 negara, hal yang not even in my wildest dream 4 tahun lalu. Banyak temen2 selama disana cuma dapet 3 pertama aja, ga bisa jalan2 karena terkendala macem2. Karena ga ada waktu atau uang beasiswanya ga cukup atau alasan lain.
Tapi jangan salah, walau gw sering jalan, gw (dan temen2 ngebolang yang lain) tetep bertanggung jawab belajar. Soalnya kalo failed, uang beasiswa kita bakal berhenti, bisa gaswat kalo gitu. Dan gw akhirnya lulus, walau ga bagus2 amat.Nilai akhir gw 12 dari 20,kalo di IPK-in, cuma 2,6 sih. Awalnya kita satu angkatan ada 50 orang dari 21 negara, tapi cuma 36 yang lulus. Yang lainnya failed, nyerah, atau DO. Ga jelek2 amat kan? Temen2 Indonesia yang laen? Mereka pada cm laude. Edan banget pinternya.
Tapi gw sadar, ga banyak orang yang seberuntung gw.
Jangankan kuliah keluar negeri, kuliah di Indonesia aja susah. Ga semua anak punya orang tua yang sanggup kuliahin anaknya sampe jenjang S2, apalagi keluar negeri yang super mahal. Tapi ga sedikit juga yang akhirnya kesampean karena dapet beasiswa walaupun banyak kendala dan keterbatasan.
Banyak temen gw di Prancis sana yang asalnya dari kampung. Mukanya ndeso, bahasa Prancisnya biasa2 aja, Inggrisnya masih medok Jowo banget.
Tapi jangan salah, otaknya pada encer poll, dan mereka ini pekerja keras luar biasa. Ada temen gw yang baru lulus SMA langsung lanjut S1 di Prancis. Dia ga dapet beasiswa, jadi dia ambil part time di McD tiap abis kuliah. Yang laen pada keliling Eropa pas libur panjang musim panas, dia magang setiap hari. Uangnya disimpen buat kuliah tahun berikutnya. Dia sengaja tinggal bareng orang Prancis, biar bahasa Prancisnya bagus so lebih gampang dapet magang. Salut banget sama nih anak. Dan dia baru 19 tahun! Gila banget. Gw pas umur 19 pusing nentuin mau ke bioskop apa maen biliar. Dan orang kaya dia ini bukan cuma satu dua aja, tapi banyak!
Juga ada satu hal lain yang gw perhatiin dari mereka, mereka semua soleh. Pas kita lagi jalan2, lagi ada kelas, atau dimanapun, mereka pasti sempetin solat. Puasa 18 jam pas summer yang super panas plus cewe2 pada berbikini ria diluar, sanggup mereka lakuin sampe pol. Yang Kristen pun tiap minggu pada ke gereja. Gw salut banget. Itu juga faktor super penting loh.
Dua minggu lalu gw dateng seminar D’Preneur yang diadain Detik. Salah satu pembicaranya Nadiem Makarim si pendiri Go-Jek.
Ada yang nanya, apa sih kunci keberhasilan Go-Jek? Apa karena dia lulusan Harvard? Kecerdasan yes emang berperan penting (dan dia emang otaknya encer banget) tapi sebenernya ada banyak yang punya ide sama kaya Go-Jek. Punya orang tua tajir? Ga menjamin. Uang bisa dipinjem. Buktinya semua start-up sukses pasti awalnya dari modal kecil2an dulu kan?
Jadi apa d**g kuncinya? Dia bilang 3 hal: Yang paling utama, MERUBAH MINDSET.
Kalo mindsetnya dari awal bilang. “itu ga mungkin, susah, gw ga akan bisa” yaudah dibantu siapapun juga dia ga akan bisa maju. Kalo kalian dari awal bilangnya susah, ga mungkin, ga ada uang, maka ke depannya yang bakal kalian liat cuma jalan buntu, karena kalian emang udah nyerah dari awal.
Yang kedua TEAM. Ide awal Go-Jek emang dari dia, tapi yang ngebangun system, organisasi dll itu semua karena kerja sama tim. Ga mungkin ada yang bisa sukses sendiri.
Dan yang terakhir, harus ngerasa berani tapi juga takut. Maksudnya, harus berani ngambil resiko + peluang yang ada, tapi di sisi lain kita harus “takut”, takut gimana biar ga kalah bersaing, makanya kita harus maju terus. Buktinya jumlah ojek GrabBike kalah sama Go-Jek, juga layanan Go-Jek jauh lebih lengkap.
Trus gw mikir, ini bisa banget diaplikasiin buat temen2 yang mau ngejar ngimpi kuliah keluar negeri. Mindset kalo “gw ga bisa, ga mungkin, itu susah banget” harus dibuang jauh2. Nyerah sebelum perang namanya pecundang bro.
Yaiyalah pasti susah, kalo gampang, ga akan laku kampus disini. Yang kedua, Tim. Yes, kita emang harus berusaha, tapi kita butuh banget bantuan orang lain. Mentor yang bisa bimbing, orang tua yang support moral dan financial, gebetan yang ngasih semangat, pokoknya kita ga akan bisa sukses sendirian. Yang terakhir, harus berani.
Emang bikin jiper pas tau yang keterima cuma 1 dari 250 pesaing, tapi kebanyakan kita fokus ke yang 249 yang ga keterima itu. Kenapa ga fokus gimana biar gw bisa jadi yang SATU itu? Kalian juga harus jujur keterbatasan kalian. Takut gara2 ga bisa Inggris, apalagi Prancis? ya belajar d**g. Masa iya lo cuma ngarep dapet wangsit tiba2 bisa cas cis cus parler francais? Kan nggak.
Gw dari keluarga menengah, bokap gw mampu biayain gw les Prancis, Inggris dll. Gw juga bisa kuliah di UI. Tapi jangan itu kalian jadikan alasan gw bisa karena gw punya uang. Setajir apapun bokap gw kalo gw ga lulus SPMB waktu itu, ya gw ga akan bisa masuk UI. Di Sorbonne juga ga ada jalur mandiri kaya disini, tinggal bayar ratusan juta kita bisa dapet kursi. Disana ga bisa. Gw harus kontak profesor sendiri, gw bikin proposal penelitian yang canggih supaya gw bisa diterima.
Gw juga magang dulu setahun dengan gaji super kecil semata biar CV gw keliatan lebih bagus. Gw les Prancis dari nol selama 6 bulan tiap hari, gw kecewa berat 14 kali ditolak beasiswa, dan ga keitung berapa kali gw mau nyerah di tengah jalan. Jadi di tiap senyum gw di foto, ada tangis dan keringat yang bercucuran yang kalian ga tau. Dan ternyata temen2 lain yang sukses, semua ngejalanin hal yang sama.
Gw sadar banget gw bisa disini sekarang berkat bantuan orang2 lain. Si prof yang baik hati, senior gw yang ngebantu ngasih info, teman2 gw yang selalu semangatin tiap gw mau nyerah, dan terutama orang tua gw yang selalu support baik dari sisi financial, mental, dan terutama: doa. Tanpa mereka semua, ga mungkin gw bisa kaya sekarang.
Gw sedih banget karena ga banyak mahasiswa kita yang bisa kuliah diluar. Penerima beasiswa Eiffel (beasiswa yang gw dapet), tiap tahun makin menurun. Padahal sekarang kesempatan itu ada banyak. LPDP itu duitnya gede banget loh, bahkan lebih gede dibanding kalo dapet dari pemerintah sana.
Informasi bisa diakses siapa aja, tapi entah kenapa tetep aja kebanyakan LO LO cuma sekedar "mau, pengen, iri" gara2 liat foto temen2nya yang asik kuliah diluar. Tapi begitu disuruh ini itu, bubar semua.
Gw udah berkali-kali inisiatif pengen bantuin. Dulu gw pernah nawarin periksa contoh motlet, karena itu dokumen paling penting, tapi cuma satu orang yang ngirim. Gw juga pernah nawarin buat latihan simulasi interview beasiswa, lagi2 cuma satu yang bales. Ngajak ketemuan biar bisa konsultasi langsung, ga ada yang respon. Padahal andaikan pas gw dulu lagi sibuk ngejar beasiswa terus ada senior yang nawarin bantuan, ke Bandung pun gw jabanin.
Gw jadi bingung, sebenernya pada mau ga sih? Gw pengen bantu (dan beberapa temen gw yang pernah keterima beasiswa pun pada bilang pengen ikutan), tapi kalau kalian pada males, ya gw males juga bantuin. Ngapain buang2 tenaga dan waktu. Iya ga?
Percaya deh, begitu kalian p**ang dari luar negeri, kalian ga cuma punya gelar dan ribuan foto yang bikin iri. Kalian punya segudang cerita seru, temen dari seluruh dunia, kalian jadi orang yang jauh lebih percaya diri, bahasa asing yang fasih, dan tentunya kalian punya wawasan dan pikiran yang jauh lebih terbuka.
Inget loh, akhir tahun ini Masyarakat Ekonomi Asean resmi dimulai. Pekerja asing gampang masuk keluar masuk sini. Masalahnya bisa ga kita bersaing? Nah salah satu cara ningkatin kualitas, ya belajar. Bakalan lebih bagus kalo bisa diluar negeri.
Kenapa?
Mungkin kualitas pendidikan kita ga kalah sama kampus2 diluar negeri, tapi kalian perlu belajar apa itu yang namanya toleransi, biar punya wawasan yang luas, interaksi sama budaya lain, juga biar ngerasain susahnya jadi minoritas. Masa kalah ama om Jon yang bisa jalan2 ke Amrik? Hehehe
So, udah pada punya paspor?
Oleh :
Angga Dwi Putra
Lulusan Université Paris 1 Panthéon-Sorbonne, Paris

Photos 28/12/2015

Namanya Adi. Waktu SMA dia bahasa Inggrisnya pas-pasan banget, pas kuliah S1 IPK nya pas-pasan, IQ pas-pasan, tapi ia bisa lolos beasiswa S2 di Rusia. Gimana caranya? Adi baru saja menulis Jurus Kuliah di Luar Negeri. Kamu punya mimpi besar untuk kuliah ke luar negeri? Kami memiliki jurus-jurus rahasia yang termuat dalam buku "Jurus Kuliah ke Luar Negeri" (JKLN). Bahkan dengan IPK, kemampuan bahasa Inggris, atau ekonomi pas-pasan, kamu BISA mendapat beasiswa kuliah ke luar negeri. Dijamin! Untuk info lebih lanjut, kontak 0822-2687-8808

Photos 28/12/2015

Quote dari Paul Dietzel : TIDAK ADA JAM KANTOR BAGI PEMENANG!! ==================================================== Kamu punya mimpi besar untuk kuliah ke luar negeri? Kami memiliki jurus-jurus rahasia yang termuat dalam buku "Jurus Kuliah ke Luar Negeri" (JKLN). Bahkan dengan IPK, kemampuan bahasa Inggris, atau ekonomi pas-pasan, kamu BISA mendapat beasiswa kuliah ke luar negeri. Dijamin! Untuk info lebih lanjut, kontak 0822-2687-8808

Photos 28/12/2015
Want your business to be the top-listed Government Service in Arso?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Arso