13/08/2026
Matur Suksma kepada kesayangan yang telah objektif menyikapi permasalahan yang menimpa Hilda. Hilda tidak bisa dipidana karena apa yang dilakukannya adalah menyampaikan kebenaran. Kepada pihak yang mencaci maki, menghina, mengancam dan melecehkan Hilda kemudian mendapatkan pembelaan, saran Mbok hanya satu : MINTA MAAF DENGAN TULUS DAN HATI BERSIH. JANGAN DIULANGI LAGI. Apa yang anda lakukan mengakibatkan seluruh Bali menanggung getahnya dicap sebagai rasis. Terimakasih 🙏🏽❤️
Pasang Badan Buat Korban Rasisme Sintya Tailor, Niluh Djelantik Tegaskan Siap Lawan Intimidasi
Dinamika panas yang kembali menyelimuti kasus dugaan rasisme dan penganiayaan di Sintya Tailor, Abiansemal, Badung, mendapat perhatian serius dari Anggota DPD RI asal Bali terpilih, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik atau Niluh Djelantik.
Melihat posisi korban yang dinilai mendapat tekanan dan intimidasi dalam video audiensi yang beredar, Niluh Djelantik secara terbuka pasang badan memberikan dukungan penuh.
Sikap tegas tersebut disampaikan Niluh Djelantik melalui kolom komentar sebagai respons atas video viral yang memperlihatkan proses mediasi yang terkesan menyudutkan korban.
Niluh meminta korban untuk tidak merasa gentar maupun takut menghadapi gertakan dari pihak manapun, termasuk ancaman langkah hukum balik pasca-perdamaian.
Melalui pesan terbukanya, Niluh Djelantik menyampaikan rasa empati yang mendalam sekaligus memberikan jaminan perlindungan moral dan pendampingan bagi korban.
"Om Swastyastu, kepada adik manis pelanggan yang dicaci maki oleh ibu penjahit yang rasis itu; jangan kuatir nak, Ibu Niluh bersamamu. Jangan gentar atas intimidasi dari siapapun," tulisnya.
Langkah Niluh Djelantik ini mendapat simpati luas dari masyarakat yang berharap ada keadilan dan perlindungan yang nyata bagi rakyat kecil dari tindakan intimidatif. (BE-CC002)