Apa tanggapan kalian tentang naiknya harga bbm ini?
Himpunan Mahasiswa Teknik Energi (HMTE) - Politeknik Negeri Bandung
HMTE merupakan organisasi yang berada di Jurusan Teknik Konversi Energi - Politeknik Negeri Bandung. Official Account: www.hmtepolban.blogspot.com
Buat akang akang dan teteh teteh yang akan menghadapi sidang, semoga dimudahkan dan lulus semuanya 😊
Puasa harus tetap semangat ya guys!
03/07/2014
Assalamualaikum Wr Wb.
Pada tanggal 13 Juni 2014 telah dilakukan sidang untuk penyesuaian lambang HMTE, adapun lambang yang telah disahkan sebagai berikut
Buat temen2 tingkat 2 d3 sama tingkat 3 d4 yg mau KP atau magang di Phillip Morris International dan afiliasinya, bisa daftar di www.inkompass.asia . Terima kasih :)
10/12/2013
Ayo yang mau tau tentang FKMTEI baca artikel ini ya, berita di blog FKMTEI update terus loh.
klik link di bawah ini ya!
10/11/2013
Selamat Hari Pahlawan!
Bertahun-tahun yang lalu ribuan pemuda rela berkorban tenaga, pikiran, darah demi tegaknya kemerdekaan RI.
13/10/2013
Salam Energi,
HMTE PROUDLY PRESENT
"ENERGI BINA DESA"
*Apabila ada yang berniat untuk memberikan sedikit hartanya baik berupa uang maupun buku-buku ilmu pengetahuan, pelajaran, dongeng, dll. (untuk tingkat dasar maupun umum) bisa langsung diberikan ke sdr. Irfan Egi dan Kurnia Chandra, contact persons tertera dalam pamflet.
Silahkan share informasi ini ke rekan-rekan yang lainnya.
Terima kasih
[NEWS] Mobil Murah Berpotensi Tingkatkan Konsumsi BBM Bersubsidi
Jakarta, EnergiToday -- Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies, Marwan Batubara, mengatakan mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) akan meningkatkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
"Karena tidak ada yang menjamin mobil-mobil itu menggunakan Pertamax, bukan Premium," ujarnya, Minggu (22/9), seperti dikutip dalam Harian Tempo.
Menurut Pengamat ekonomi dari Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, mobil murah menyumbangkan terhadap makin lebarnya defisit transaksi berjalan yang hingga kuartal III sudah mencapai US$ 5,65 miliar.
Sementara, Juru bicara Pertamina, Ali Mundakir, memprediksi ada kenaikan konsumsi BBM bersubsidi seiring dengan penambahan jumlah mobil. Apalagi, harga bensin dengan kadar Ron di atas 90, seperti Pertamax, sedang naik.
Namun, Menteri Perindustrian, Mohamad Suleman Hidayat, menjamin peluncuran LCGC tidak membuat konsumsi BBM subsidi membengkak, karena mesin LCGC dirancang khusus menggunakan bahan bakar non-subsidi. (RR/KT)
Sumber: http://energitoday.com/2013/09/23/mobil-murah-berpotensi-tingkatkan-konsumsi-bbm-bersubsidi/
Bagaimana pendapat rekan-rekan tentang mobil LCGC ini? Apakah setuju dengan diizinkannya beredar di pasaran atau tidak? ayo kasih komentar dan alasan atau solusi dari kalian :)
17/09/2013
Gantikan Solar, Pembangkit Listrik PLN Bakal Pakai Minyak Goreng
Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang melakukan kerjasama dengan PT PLN (Persero) untuk menerapkan teknologi penggunaan Pure Plant Oil (PPO) alias minyak goreng jelantah untuk pembangkit listrik berbahan bakar diesel dan gas.
Deputi Teknologi Informasi Energi dan Material BPPT Unggul Priyanto mengatakan, saat ini BPPT sudah mengembangkan teknologi PPO untuk bahan bakar pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dan sedang dilakukan pengujian pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).
"Uji coba ini dilakukan melalui kerjasama BPPT dengan PLN untuk mengembangkan teknologi PPO alias minyak jelantah," ucap Unggul ditemui di Kantor BPPT, Jakarta, Senin (16/9/2013).
Penggunaan minyak goreng pada PLTD ini, kata Unggul, sudah terbukti bagus hasilnya dan secara teknis siap untuk menggantikan solar (HSD) sampai dengan 50%.
"Sekarang ini PLTD berhasil menggantikan 50% penggunaan solar (HSD) dengan minyak goreng, hasilnya bagus," ucapnya.
Saat ini BPPT dan PLN sedang mengembangkan agar minyak jelantah ini bisa digunakan di PLTG.
"Saat ini pengkajian pemanfaatan PPO dilanjutkan untuk menggantikan solar pada turbin gas PLTG. Prospek pemanfaatan PPO untuk pembangkit listrik dinilai sangat bagus mengingat harga PPO jauh lebih murah, daripada harga HSD dan kebutuhan bahan bakar solar di sektor pembangkit ini cukup besar," kata Unggul.
Gantikan Solar, Pembangkit Listrik PLN Bakal Pakai Minyak Goreng BPPT melakukan kerjasama dengan PLN untuk menerapkan teknologi penggunaan Pure Plant Oil (PPO) alias minyak goreng jelantah untuk pembangkit listrik.
Energi Listrik dari Limbah Terasi
Sekelumit ide dari Mahasiswa IPB yang menciptakan energi listrik dari limbah terasi. Awalnya, hanya berupa program kreatifitas mahasiwa. Inovasi yang harus terus didorong dan dikembangkan.
Inovasi alternatif energi listrik dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan terus bermunculan.Mulai dari kotoran sapi hingga menggunakan nanoteknologi. Tidak mau ketinggalan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) pun menelurkan inovasi baru untuk penghasil tenaga listrik dengan menggunakan limbah terasi.
Awal inovasi ini merupakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berjudul "Pemanfaatan Limbah Cair Industri Terasi di Kabupaten Cirebon sebagai Penghasil Energi Listrik". PKM tersebut merupakan hasil karya dari mahasiswa Departemen Biokimia Fakultas Matematika dan llmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) IPB. Deeratn nama tersebut yakni Silvika Sari, Heryani, Osy Yostia Utami, Qatrunnada, dan Haribowo. Penelitian yang mereka lakukan berhasil menemukan limbah cair organik dari terasi yang mampu diubah menjadi energi listrik.
Silvika menjelaskan, limbah cair terasi merupakan salah satu limbah organik yang diperoleh sebagai hasil samping pengolahan terasi. Salah satu jenis terasi yang sering diproduksi di Indonesia,terutama di Kabupaten Cirebon adalah terasi udang. "Limbah cair terasi ini masih mengandung nutrisi (protein, karbohidrat, dan bahan-bahan lainnya) yang dapat dimanfaatkan bagi pertumbuhan mikroba. Mikroba inilah yang kemudian akan dimanfaatkan untuk memproduksi energi listri," kata Silvika.
Dalam penelitian mereka, berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan di Kabupaten Cirebon, PT ABC President Indonesia yang memproduksi terasi dalam kemasan, menghasilkan limbah cair terasi sebanyak 330 liter setiap minggunya. Jumlah tersebut akan terakumulasi jika tidak ditangani secara optimal, sehingga akan mengakibatkan pencemaran lingkungan.
"Limbah cair terasi yang digunakan pada penelitian ini mengandung konsorsium mikroba. Namun tidak semua mikroba dapat ditumbuhkan dan diisolasi dalam media agar-agar nutrien yang digunakan pada percobaan," kata Silvika. Konsorsium mikroba yang terdapat secara alami dalam limbah cair terasi ini dimanfaatkan untukmemproduksi energi listrik melalui reaksi yang memungkinkan terjadinya transport proton, akibat proses respirasi seluler dari permukaan selkeanoda. Kultur cair Bacillus subtilis yang berhasil diisolasi akan digunakan dalam sistem microbial fuel cell (MFC) atau bahan bakarsel yang memanfaatkan mikrob, sebagai pembanding.
Silvika memaparkan, berdasarkan hasil uji limbah cair terasi yang mengandung konsorsium mikroba mampu menghasilkan beda potensial lebih tinggi dibandingkan kultur cair B.subtilis. Hal ini disebabkan pada konsorsium mikroba terjadi aktivitas metabolism yang lebih tinggi dibandingkan dengan kultur murni sehingga proton H+ yang dihasilkan semakin banyak.
Untuk membuktikan limbah cair terasi memiliki beda potensial yang lebih tinggi pada sistem MFC seri, maka dilakukan pengukuran limbah cair tahu pada sistem MFC seri sebagai pembanding. Hasil uji menunjukkan limbah cair tahu menghasilkan beda potensial sebesar 0.788 Volt. Nilai ini menunjukkan limbah cair tahu yang diukur pada sistem MFC seri menghasilkan beda potensial yang lebih rendah dibandingkan limbah cair terasi. "Pengembangan teknologi MFC yang memanfaatkan limbah cair terasi menjadi energi listrik dapat dijadikan solusi dalam penanganan limbah cair industri terasi," kata Silvika. (Suplemen Gatra, 4 September 2013/ humasristek)
Energi Listrik dari Limbah Terasi Sekelumit ide dari Mahasiswa IPB yang menciptakan energi listrik dari limbah terasi. Awalnya, hanya berupa program kreatifitas mahasiwa. Inovasi yang harus terus didorong dan dikembangkan. Inovasi alternatif energi listrik dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan terus bermunculan.Mulai dari koto...
Click here to claim your Sponsored Listing.
