11/03/2020
Bekerja di Australia bergaji 40jt per bulan
Kerja di Australia dgn biaya murah dan cepat berangkat
11/03/2020
*Ayu Melipat Ijazah Sarjananya, Demi 7 Juta dalam Seminggu*
2 Agustus 2019
Ayu Bukan Hanya Berani Bermimpi.Tapi Juga Berani Mengejar Impiannya
Ayu ,nama sebenarnya,adalah lulusan Institut Seni Indonesia. Sebelum memutuskan untuk merantau ke Australia, Ayu sudah mencoba bekerja keras dengan berbisnis seragam tentara dan sekaligus bekerja paruh waktu sebagai Pelayan di Yogyakarta.
Namun segala jerih payah yang sudah dirintis sejak tahun 2011 tersebut,tidak berjalan sebagaimana yang diharapkannya.Karena setelah berusaha dan kerja keras ,namun tidak melihat ada titik terang untuk masa depan,maka akhirnya Ayu memutuskan untuk mencoba peruntungan di negeri orang
Sebelum datang ke Australia bulan Maret lalu, lulusan Institut Seni Indonesia ini memiliki bisnis menjual seragam tentara dan bekerja paruh waktu sebagai pelayan di Yogyakarta.Namun usaha yang dirintisnya sejak tahun 2011 semakin tidak menentu karena meningkatnya inflasi dan keadaan ekonomi yang tak kunjung membaik.
Gaji Senilai 700 Dollar Per minggu
Di sini,Ayu mendapatkan pekerjaan di perkebunan Swansea.Mengaku mendapatkan upah hingga $700, atau sekitar lebih kurang 7 juta per minggu dengan waktu bekerja 35 jam .Agar hasil kerja kerasnya dapat ditabung,maka Ayu bertekad untuk hidup hemat.Yakni dengan menyewa sebuah kamar seharga $150, atau kurang dari Rp 1,5 juta per minggu dan uang makan yang dibatasi hingga $15, atau Rp 144 untuk tiga hari.
Masih menurut Ayu, pendapatannya telah mencapai angka $10.000, atau lebih dari Rp 96 juta dalam waktu empat bulan.Ayu adalah peserta program Work and Holiday visa di Australia asal Yogyakarta dan kini bekerja di sebuah perkebunan anggur di kawasan Swansea, Tasmania.
Ia merupakan salah seorang wanita yang memberikan contoh nyata,bahwa emansipasi tidak perlu gembar gembor di media sosial,tapi telah dibuktikannya dengan tindakan nyata .Bekerja di musim dingin ,apalagi di udara terbuka,bukanlah pekerjaan mudah.Tapi Ayu tahu dan memahami.bahwa untuk mengubah nasib tidak ada jalan toll.
Sesungguhnya Bukan Kisah Baru
Kisah Ayu ini sesungguhnya bukanlah sesuatu yang spektakuler.Gaji yang diperolehnya sebagai Pekerja pemula dan sebagai Pekerja di Perkebunan,adalah hal yang lumrah disini. Sebagai orang yang sudah menjadi Penduduk Australia sejak tahun 2006, saya dan istri sudah berpindah pindah tempat tinggal .
Antara lain di Townsville,ibu kota Negara Bagian Queensland selama lebih kurang 2 tahun dan kemudian di New South Wales sekitar 5 tahun dan belakangan di Western Australia,kami sudah mendengarkan tentang orang Indonesia yang bekerja di Australia. Bahkan secara langsung informasi tentang besarnya penghasilan setiap bulan,kami dengar secara langsung dari cucu cucu dan keponakan kami.
Disini rata rata gaji pekerja kasar di bagian bangunan mendapatkan penghasilan ,antara 3.500 -4.000 dollar per bulan.,tergantung Skill masing masing. Umumnya orang bekerja hanya hari Senin sampai dengan Jumat. Jadi praktis satu minggu 5 hari. Hanya orang orang Asia,termasuk dari Indonesia,yang mau bekerja hari Sabtu dan Minggu.
Karena ada overtime,yaitu tambahan gaji sebesar lebih kurang 30 persen dari gaji biasa Ponakan teman saya dari Indonesia ,yang bekerja sebagai Cleaning Service di salah satu hotel di Sydney,mendapat gaji sekitar 800 dollar satu minggu,bila ia hanya masuk kerja sampai dengan hari Jumat. Tapi kalau Sabtu dan Minggu masuk kerja,seminggu bisa menerima sekitar 1.200 dollar.Dengan catatan : sehari kerja selama 6 jam sehari .
Teman saya ,Syahrul sama sama berasal dari Sumatera Barat Suami istri adalah Insinyur Pertanian. Kerja disini gajinya kecil.Maka dapat tawaran kerja sebagai Chef atau tukang masak di salah satu hotel berbintang di kota Wollongong ,dengan gaji 3 kali lebih besar,langsung diterima . Katanya kepada saya:" Ijazah saya lipat dan simpan dalam laci.Kerja jadi tukang masak,cukup saya saja yang kerja,sudah berlebih. istri boleh bersantai dirumah"
03/03/2020
Mauuu gaji besar
Wa jelasnya 081291039098
27/02/2020
Kerja di Australia dgn biaya murah dan cepat
Wa 081291039098
24/02/2020
Ikuti
Kupas tuntas ke Australia
19/02/2020
*Ayu Melipat Ijazah Sarjananya, Demi 7 Juta dalam Seminggu*
2 Agustus 2019
Ayu Bukan Hanya Berani Bermimpi.Tapi Juga Berani Mengejar Impiannya
Ayu ,nama sebenarnya,adalah lulusan Institut Seni Indonesia. Sebelum memutuskan untuk merantau ke Australia, Ayu sudah mencoba bekerja keras dengan berbisnis seragam tentara dan sekaligus bekerja paruh waktu sebagai Pelayan di Yogyakarta.
Namun segala jerih payah yang sudah dirintis sejak tahun 2011 tersebut,tidak berjalan sebagaimana yang diharapkannya.Karena setelah berusaha dan kerja keras ,namun tidak melihat ada titik terang untuk masa depan,maka akhirnya Ayu memutuskan untuk mencoba peruntungan di negeri orang
Sebelum datang ke Australia bulan Maret lalu, lulusan Institut Seni Indonesia ini memiliki bisnis menjual seragam tentara dan bekerja paruh waktu sebagai pelayan di Yogyakarta.Namun usaha yang dirintisnya sejak tahun 2011 semakin tidak menentu karena meningkatnya inflasi dan keadaan ekonomi yang tak kunjung membaik.
Gaji Senilai 700 Dollar Per minggu
Di sini,Ayu mendapatkan pekerjaan di perkebunan Swansea.Mengaku mendapatkan upah hingga $700, atau sekitar lebih kurang 7 juta per minggu dengan waktu bekerja 35 jam .Agar hasil kerja kerasnya dapat ditabung,maka Ayu bertekad untuk hidup hemat.Yakni dengan menyewa sebuah kamar seharga $150, atau kurang dari Rp 1,5 juta per minggu dan uang makan yang dibatasi hingga $15, atau Rp 144 untuk tiga hari.
Masih menurut Ayu, pendapatannya telah mencapai angka $10.000, atau lebih dari Rp 96 juta dalam waktu empat bulan.Ayu adalah peserta program Work and Holiday visa di Australia asal Yogyakarta dan kini bekerja di sebuah perkebunan anggur di kawasan Swansea, Tasmania.
Ia merupakan salah seorang wanita yang memberikan contoh nyata,bahwa emansipasi tidak perlu gembar gembor di media sosial,tapi telah dibuktikannya dengan tindakan nyata .Bekerja di musim dingin ,apalagi di udara terbuka,bukanlah pekerjaan mudah.Tapi Ayu tahu dan memahami.bahwa untuk mengubah nasib tidak ada jalan toll.
Sesungguhnya Bukan Kisah Baru
Kisah Ayu ini sesungguhnya bukanlah sesuatu yang spektakuler.Gaji yang diperolehnya sebagai Pekerja pemula dan sebagai Pekerja di Perkebunan,adalah hal yang lumrah disini. Sebagai orang yang sudah menjadi Penduduk Australia sejak tahun 2006, saya dan istri sudah berpindah pindah tempat tinggal .
Antara lain di Townsville,ibu kota Negara Bagian Queensland selama lebih kurang 2 tahun dan kemudian di New South Wales sekitar 5 tahun dan belakangan di Western Australia,kami sudah mendengarkan tentang orang Indonesia yang bekerja di Australia. Bahkan secara langsung informasi tentang besarnya penghasilan setiap bulan,kami dengar secara langsung dari cucu cucu dan keponakan kami.
Disini rata rata gaji pekerja kasar di bagian bangunan mendapatkan penghasilan ,antara 3.500 -4.000 dollar per bulan.,tergantung Skill masing masing. Umumnya orang bekerja hanya hari Senin sampai dengan Jumat. Jadi praktis satu minggu 5 hari. Hanya orang orang Asia,termasuk dari Indonesia,yang mau bekerja hari Sabtu dan Minggu.
Karena ada overtime,yaitu tambahan gaji sebesar lebih kurang 30 persen dari gaji biasa Ponakan teman saya dari Indonesia ,yang bekerja sebagai Cleaning Service di salah satu hotel di Sydney,mendapat gaji sekitar 800 dollar satu minggu,bila ia hanya masuk kerja sampai dengan hari Jumat. Tapi kalau Sabtu dan Minggu masuk kerja,seminggu bisa menerima sekitar 1.200 dollar.Dengan catatan : sehari kerja selama 6 jam sehari .
Teman saya ,Syahrul sama sama berasal dari Sumatera Barat Suami istri adalah Insinyur Pertanian. Kerja disini gajinya kecil.Maka dapat tawaran kerja sebagai Chef atau tukang masak di salah satu hotel berbintang di kota Wollongong ,dengan gaji 3 kali lebih besar,langsung diterima . Katanya kepada saya:" Ijazah saya lipat dan simpan dalam laci.Kerja jadi tukang masak,cukup saya saja yang kerja,sudah berlebih. istri boleh bersantai dirumah"
Konsultasi kerja ke Australia 081291039098
MAU Kerja di Australia Resmi
Kontrak 2th
Gaji 35-45jt per bulan
25 hari kerja per bulan
Usia 21-40th
SMA Laki - Perempuan
Visa kerja, Visa Subclass 403
Pemberangkatan Mei - Juni
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Bekasi
