15/03/2026
BUPATI BIAK NUMFOR PASTIKAN KUOTA 300 UNIT DARI PROGRAM STRATEGIS NASIONAL 3 JUTA RUMAH
BIAK NUMFOR – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menyatakan kesiapannya dalam menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) pembangunan 3 juta rumah untuk seluruh Indonesia, yang merupakan kebijakan dari Presiden Prabowo .
Berdasarkan hasil pertemuan langsung antara Bupati Biak Numfor dengan Menteri Perumahan beberapa waktu yang lalu, kementrian Perumahan janji akan berikan 300 kuota usulan rumah untuk kabupaten biak numfor tahun ini.
Bupati Biak Numfor menjelaskan bahwa saat ini terdapat perubahan sistem penganggaran di mana dana dirasionalisasi ke pusat dan diluncurkan kembali ke daerah dalam bentuk program-program strategis nasional. Selain program perumahan, program lain yang mulai berjalan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah.
Terkait bantuan perumahan tersebut, Bupati memberikan penekanan khusus pada akurasi data usulan penerima bantuan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya melalui sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah daerah memiliki fleksibilitas lebih untuk membangun 80 hingga 100 unit rumah per tahun, saat ini kewenangan perumahan berada di bawah Kementerian Perumahan dengan syarat yang jauh lebih ketat .
"Kita tidak bisa lagi berspekulasi atau memanipulasi data," tegas Bupati. Untuk mendapatkan bantuan tersebut, usulan harus disertai dengan data real yang sangat akurat, yang meliput Posisi rumah yang dilengkapi dengan titik koordinat, Data identitas keluarga yang lengkap, termasuk KTP dan Kartu Keluarga (KK), Sinkronisasi kelayakan penerima dengan data dari Dinas Sosial, seperti data Program Keluarga Harapan (PKH).
Bupati juga menegaskan bahwa jika ada satu saja persyaratan yang tidak terpenuhi, maka bantuan perumahan tersebut dipastikan tidak akan diberikan kepada calon penerima. Nantinya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Perumahan akan bertugas mengurus usulan ini dan menyiapkan program-program stimulan yang dibutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengimbau seluruh jajaran di tingkat distrik hingga kampung untuk bersinergi dalam menyiapkan data warga yang valid agar kuota 300 unit rumah ini dapat terealisasi dan tepat sasaran. (*/Humaspro).