22/05/2022
Selamat Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia.
22 Mei 2022
Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia
22/05/2022
Selamat Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia.
22 Mei 2022
23/03/2022
Serba-serbi kegiatan Rakernas I ADKASI, 13-16 Maret 2022.
23/03/2022
Halo-halo Bandung
Ibu kota Periangan
Halo-halo Bandung
Kota kenang-kenangan
Sudah lama beta
Tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api
Mari b**g rebut kembali.....
Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia pada 23 Maret 1946. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung[1] membakar rumah mereka, meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung. Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia.
Selamat memperingati Hari Peristiwa Bandung Lautan Api, 24 Maret 2022.
22/03/2022
Pada tahun 1950 Indonesia secara resmi masuk sebagai anggota Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization atau WMO) dan Kepala Jawatan Meteorologi dan Geofisika menjadi Permanent Representative of Indonesia with WMO.
Pada tahun 1955 Jawatan Meteorologi dan Geofisika diubah namanya menjadi Lembaga Meteorologi dan Geofisika di bawah Departemen Perhub**gan, dan pada tahun 1960 namanya dikembalikan menjadi Jawatan Meteorologi dan Geofisika di bawah Departemen Perhub**gan Udara.
Pada tahun 2002, dengan keputusan Presiden RI Nomor 46 dan 48 tahun 2002, struktur organisasinya diubah menjadi Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) dengan nama tetap Badan Meteorologi dan Geofisika.
Terakhir, melalui Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2008, Badan Meteorologi dan Geofisika berganti nama menjadi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan status tetap sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen. Pada tanggal 1 Oktober 2009 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika disahkan.
22/03/2022
Air adalah komponen utama adanya kehidupan di muka bumi ini, mari tingkatkan penghargaan terhadap air dengan tidak berlaku semena mena terhadap air dimana pun adanya. Tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan limbah sebagai contoh, atau berlaku boros dalam penggunaan air utamanya air bersih.
Selamat Hari Air Sedunia, 22 Maret 2022.
21/03/2022
Chairil Anwar merupakan satu di antara penyair ternama di Indonesia. Di kalangan para pencinta karya sastra, nama Chairil Anwar tentunya cukup populer. Chairil Anwar dianggap sebagai penyair angkatan 45.
Chairil memang penyair besar yang menginspirasi dan mengapresiasi upaya manusia meraih kemerdekaan, termasuk perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Hal ini, antara lain tercermin dari sajaknya bertajuk: “Krawang-Bekasi”, yang disadurnya dari sajak “The Young Dead Soldiers”, karya Archibald MacLeish (1948).
Dia juga menulis sajak “Persetujuan dengan B**g Karno”, yang merefleksikan dukungannya pada B**g Karno untuk terus mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945.
Bahkan sajaknya yang berjudul “Aku” dan “Diponegoro” juga banyak diapresiasi orang sebagai sajak perjuangan. Kata Aku binatang jalang dalam sajak Aku, diapresiasi sebagai dorongan kata hati rakyat Indonesia untuk bebas merdeka.
21/03/2022
Setiap tanggal 21 Maret akan di peringati sebagai hari Down Syndrome Sedunia atau World Down Syndrome Day (WDSD). Peringatan ini sudah dideklarasikan oleh PBB sejak tahun 2011 melalui sidang umum PBB tanggal 19 Desember 2011 yang dimana perayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia serta menciptakan suara dunia tentang hak, inklusi, dan kesejahteraan tentang Down Syndrom itu sendiri.
Setiap tahun akan ada berbagai kegiatan yang di adakan untuk merayakan WDSD oleh komunitas down sindrom di dunia untuk merayakan peringatan ini, biasanya setiap tahun akan mengusung tema yang berbeda-beda.
Pada tahun 2022, Hari Down Sindrom Sedunia mengusung tema yang merupakan sebuah pertanyaan "What Does Inclusion Mean?" yang diterjemahkan untuk memberikan pendapat masing-masing untuk menjawab apa itu arti atau makna inklusi. Prinsip dasar pengangkatan tema inklusi ini adalah untuk menyerukan "partisipasi penuh dan efektif serta inklusi orang-orang dengan Down Syndrome dalam lingkungan sosial". Makna inklusi sendiri akan menjadi sangat personal bagi tiap orang.
Tema ini dirancang sebagai momen bagi komunitas Down Syndrome global untuk terhub**g setiap tahun sehingga bisa saling sharing ide, pengalaman, maupun pengetahuan tentang Down Syndrome dan hal yang terpenting adalah memberdayakan satu sama lain untuk mengadvokasi atau menyuarakan hak yang sama bagi orang-orang Down Syndrom.
20/03/2022
Hutan Indonesia merupakan Paru-paru Dunia.
Hutan Indonesia merupakan hutan yang menduduki urutan ketiga terluas di dunia dengan hutan tropis dan sumbangan dari hutan hujan (rain forest) Kalimantan dan Papua. Menurut data Forest Watch Indonesia (FWI), sebuah lembaga independen pemantau hutan Indonesia, sejumlah 82 hektare luas daratan Indonesia masih tertutup hutan.
Ini merupakan satu prestasi membanggakan mengingat hutan merupakan salah satu pendukung yang sangat penting bagi keseimbangan alam. Hutan tropis di Indonesia menyimpan banyak potensi energi mikrobiologi yang sangat diperlukan dunia.
Selamat Hari Hutan Sedunia, 21 Maret 2022.
Mari Jaga Hutan, demi kelestarian hidup anak cucu kita kedepan.
19/03/2022
Malin Kundang adalah cerita rakyat (dongeng) yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu.
Selamat Hari Dongeng Sedunia, 20 Maret 2022.
Indonesia kaya akan dongeng dan cerita-cerita rakyat yang sarat akan pesan sosial.
17/03/2022
Selamat Hari Arsitektur Indonesia
18 Maret 2022
* Didirikan pada tanggal 8 Maret 1965 melalui Surat Keputusan Presiden RI Nomor 48/1965. Berawal dari gagasan Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno untuk menyelenggarakan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces).
Arsitektur gedung merupakan hasil rancangan karya Soejoedi Wirjoatmodjo, Dpl.Ing. yang ditetapkan dan disahkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 22 Februari 1965.