Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Share

Selamat datang di akun Badan Pusat Statistik,Penyedia Data Statistik Berkualitas untuk Indonesia Maju

Selamat datang di akun Badan Pusat Statistik, "Penyedia Data Statistik Berkualitas untuk Indonesia Maju". Data BPS dapat diakses melalui alamat: www.bps.go.id, atau layangkan permintaan data anda melalui email: [email protected].

03/06/2026

Ismail Fahmi: SE2026 untuk Pemetaan Peluang Ekonomi yang Presisi

Analisis ekonomi saat ini bisa dilihat dari berbagai sisi, salah satunya dari dunia digital. Ismail Fahmi, founder Drone Emprit dan PT Media Kernels Indonesia, mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) untuk pemetaan peluang ekonomi yang lebih presisi.

SE2026 telah dimulai. Petugas SE2026 akan melakukan pendataan secara door-to-door mulai 15 Juni sampai 31 Agustus 2026. Bersama kita



Photos from Badan Pusat Statistik's post 02/06/2026

Isi Sensus Ekonomi 2026 Makin Praktis dengan Klik Link di WA dan Email

Bagi Anda pelaku usaha berskala besar, berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sekarang jadi lebih mudah. Caranya, cukup dengan mengisi link berisi kuesioner yang dikirimkan melalui WhatsApp dan email blast. Tapi ingat, pastikan pengirimnya dari Badan Pusat Statistik, ya!

Yuk, manfaatkan kesempatan ini untuk membantu kami !




Photos from Badan Pusat Statistik's post 02/06/2026

Inflasi Tahunan Mei 2026 Mencapai 3,08 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Mei 2026 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan (m-to-m), atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,09 pada April 2026 menjadi 111,40 pada Mei 2026. Secara kumulatif, inflasi tahun kalender (y-to-d) hingga Mei 2026 tercatat sebesar 1,35 persen, sedangkan inflasi tahunan mencapai 3,08 persen (y-on-y).

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, dalam jumpa pers hari ini di Kantor BPS (2/6), menjelaskan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi bulanan Mei 2026 dengan andil inflasi 0,12 persen dan tingkat inflasi 0,39 persen. “Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau antara lain cabai merah, minyak goreng, bawang merah, tomat, dan beras. Cabai merah memberikan andil inflasi terbesar sebesar 0,08 persen. Selanjutnya, minyak goreng dan bawang merah masing-masing memberikan andil inflasi 0,04 persen, sedangkan tomat dan beras masing-masing menyumbang 0,03 persen dan 0,02 persen,” ungkap Pudji.

Secara tahunan (y-on-y), inflasi Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan Mei 2025 sebesar 1,60 persen. Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan andil inflasi 1,43 persen dengan tingkat inflasi 4,94 persen. Diikuti oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang memberikan andil inflasi 0,70 persen dengan tingkat inflasi mencapai 10,35 persen.

Selain Indeks Harga Konsumen, BPS juga merilis sejumlah indikator strategis lainnya. Data selengkapnya dapat diakses di Berita Resmi Statistik di web bps.go.id atau aplikasi AllStats BPS.





Photos from Badan Pusat Statistik's post 02/06/2026

Pancasila: Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

Semangat Hari Lahir Pancasila 2026 terasa khidmat di halaman Kantor Pusat Badan Pusat Statistik saat Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, memimpin upacara dan mengajak seluruh insan BPS menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam setiap langkah pengabdian (1/6).

Dengan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", upacara juga diwarnai penyerahan Piagam Tanda Jasa kepada para pegawai purna BPS sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi yang telah mereka berikan bagi kemajuan statistik Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan, pengabdian, dan pelayanan kepada negeri harus terus hidup dari generasi ke generasi.



01/06/2026

Catat Rangkaian SE2026 di Bulan Juni!

Memasuki bulan Juni, rangkaian Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) masih terus berjalan. Kira-kira apa saja rangkaian kegiatan SE2026 di bulan ini?

Untuk Pelaku Usaha Besar (UB), BPS mulai melakukan pendataan melalui CAWI (Computer Assisted Web Interviewing). Sahabat Statistik cukup mengisi kuesioner secara mandiri melalui link unik yang dikirimkan via WhatsApp dan Email resmi BPS. Mau koordinasi untuk pengisian mandiri bersama-sama? Tetap bisa!

Untuk Usaha Menengah, Mikro, dan Kecil (UMK), petugas SE2026 akan mulai datang dari rumah ke rumah (door-to-door) mulai 15 Juni 2026. Pendataan dilakukan langsung oleh petugas menggunakan metode CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing).

BPS juga terus memperkuat sinergi dengan para stakeholder demi menggalang partisipasi penuh dari seluruh lini usaha.

Jadi, sudah siap menerima kedatangan petugas SE2026 atau mengisi kuesionernya di bulan Juni ini? Mari bersama !



31/05/2026

Punya Usaha Digital? SIap-siap Didata di Sensus Ekonomi 2026

Kamu influencer? Atau punya usaha online?
Mulai dari jualan di marketplace, jadi content creator, sampai bisnis digital lainnya, semuanya ikut didata dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Saat petugas SE2026 datang pada Juni 2026 nanti, pastikan Sahabat Statistik:
✔️ Menerima dengan baik
✔️ Memberikan jawaban sesuai kondisi sebenarnya

Yuk, bersama kita dukung SE2026 untuk Indonesia yang lebih maju!

Video kreasi BPS Kabupaten Bengkulu Utara





31/05/2026

Selamat Hari Raya Waisak

Pimpinan dan segenap jajaran Badan Pusat Statistik mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE bagi Sahabat Statistik yang merayakan.

Semoga cahaya Sang Buddha menjadi penerang jalan untuk kedamaian dan kebijaksanaan.



30/05/2026

Ini Dia F4 Versi Melek Statistik

Kedatangan 'F4' ke Indonesia membawa info berguna buat Sahabat Statistik semua. Apa itu?

Credit song: Jue Bu Neng Shi Qu Ni (Baby Baby)-F4





Photos from Badan Pusat Statistik's post 29/05/2026

Pertumbuhan Ekonomi, Membedakan "Yang Tumbuh Cepat" dan "Yang Berkontribusi Besar"

Pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan I-2026 sebesar 5,61 persen itu hanya karena belanja pemerintah yang tinggi? Benar nggak sih? Faktanya, menilai kualitas ekonomi itu tidak bisa hanya dari satu komponen. Harus dibedakan mana yang "tumbuh paling cepat" dan mana yang "berkontribusi paling besar".

Siapa penggerak pertumbuhan ekonomi? Kalau melihat kontribusinya, mesin utamanya tetap ada di tangan masyarakat dan dunia usaha. Konsumsi Rumah Tangga menyumbang porsi terbesar hingga 54,36 persen terhadap PDB dan menjadi motor penggerak utama dengan kontribusi 2,94 poin persen. Investasi (PMTB) berkontribusi 1,79 poin persen. Sementara belanja pemerintah kontribusinya 1,26 poin persen.

Lonjakan pertumbuhan konsumsi pemerintah sebesar 21,81 persen juga dipengaruhi oleh rendahnya basis perbandingan (base effect) pada Triwulan I tahun lalu. Pertumbuhan 5,61 persen bukan sekadar cerita tentang pemerintah yang membelanjakan uang, melainkan bukti nyata bergeraknya mesin ekonomi masyarakat dan dunia usaha.




Photos from Badan Pusat Statistik's post 29/05/2026

Hari Lanjut Usia 2026, Senyum Lansia Jadi Daya Bangsa

Selamat Hari Lanjut Usia Nasional. Data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 menunjukkan bahwa Indonesia telah memasuki fase ageing population, ditunjukkan dengan proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai lebih dari 10 persen. Provinsi DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali menjadi tiga wilayah dengan persentase lansia tertinggi di Indonesia saat ini.

Berbicara lansia, bukan lagi sekadar jumlahnya yang terus naik, tapi bagaimana kualitas hidup mereka. Mari kita jaga agar para lansia tetap bugar, mandiri, dan berdaya guna.



Want your business to be the top-listed Government Service in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address

Jalan Drive Sutomo No 6-8
Jakarta
10010