INFO Makasar

INFO Makasar

Share

info seputar makasar

Oral s*x, Apa Salahnya?? (khusus 18+) - Berita Unik, terikini, Gambar Seksi, foto seksi 21/05/2016

buat pasutri :D

bantu share ya gan

*x *x

Oral s*x, Apa Salahnya?? (khusus 18+) - Berita Unik, terikini, Gambar Seksi, foto seksi apa yang salah dengan s*x oral?? bagi anda yang sudah ber suami istri, tidak perlu malu untuk melakukan hal tersebut. itu adalah kebebasan anda dalam mencapai kepuasan yang maksimal. hubungan rumah tangga juga akan tetap harmonis jika bisa saling melengkapi dan memuaskan. banyak pasutri yang malu da...

Photos 28/11/2015

SHINE Profesional Detailing and Car Wash Cuci 150 Mobil Setiap Hari

SHINE Profesional Detailing and Car Wash, Jl AP Pettarani No.49 Makassar melayani pelanggan setiap hari pada jam operasional, 07.00 WITA – 22.00 WITA. Ada 55 karyawan dan 5 staf (administrasi, kasir, dan pengawas) yang siap melayani.

“Dengan total karyawan tersebut, kami bisa mengerjakan 100-150 mobil dalam sehari. Bahkan bisa tembus di angka 300-400 mobil saat weekend,” kata Staf SHINE Profesional Detailing and Car Wash Supriyanto kepada Tribun di Makassar, Sabtu (28/11/2015).

Anto, sapaanya, menambahkan, dari sekian banyak mobil yang masuk di SHINE, 70 persen di antaranya memilih layanan cuci mobil (cuci luar), sedang sisanya cuci dalam.
“Dari total mobil yang di cuci setiap harinya, 20 persennya juga memilih layanan perawatan,” jelasnya. (*)

Photos 24/11/2015

Olahraga Mendunia Asal Bugis Makassar

Siapa sangka , salah satu olahraga tradisional yang kini mendunia, yaitu sepak takraw ternyata berasal dari suku Bugis Makassar, yang dikenal dengan sebutan Pa’raga.

Pa’raga atau sepak takraw adalah sepak raga yang memainkan bola rotan dan dipadu dengan gerakan mirip akrobat. Permainan ini merupakan sebuah budaya tradisional khas dari Makassar Sulawesi Selatan. Ma’raga atau gerakan melakukan raga dengan menggunakan bola rotan ini, pada dasarnya adalah terdiri dari gerakan-gerakan seni bela diri.

Berdasarkan cerita turun-temurun di Kaemba, Maros Sulawesi Selatan bahwa permainan raga ini dulunya muncul dari sebuah kampung yang dahulu disebut Ujung Bulo, sebuah kampung Pa’raga di wilayah Maros. Sebuah sejarah juga mencatat perkembangan Ma’raga, ketika dari kedatangan seorang Karaeng (raja) dari Gowa yang menyebarkan Islam dengan memperkenalkan alat-alat musik tradisional seperti gendang dan gong membuat ma’raga tidak lagi dilakukan dengan hanya gerakan-gerakan seperti biasa, namun diiringi dengan alat-alat musik tradisional. Hal ini dipastikan ma’raga adalah salah satu medium penyebaran agama Islam di Kaemba.

Sebuah catatan sejarah terawal tentang Sepak Raga juga terdapat dalam Sejarah Melayu. Ketika pemerintahan Sultan Mansur Shah Ibni Almarhum Sultan Muzzaffar Shah (1459 – 1477), sejalan dengan perkembangan, maka pada tahun 1940-an, pola permainan raga ini berubah dengan menggunakan jaring dan peraturan angka. Olahraga ini kemudian berkembang dikawasan asia, tercatat sampai di Filipina yang dikenal dengan nama Sipa, kemudian di Burma disebut Chinlone, di Laos Kator dan di Thailand Takraw.

Di Makassar, dalam berbagai seremonial atau pesta rakyat, permainan Pa’raga masih digelar sebagai pendukung acara. Para pemain pa’raga biasanya adalah para pemuda yang terampil dan terlatih baik. Mereka mengenakan pakaian adat yang terdiri dari passapu (penutup kepala khas Makassar berbetuk segi tiga), baju tutup (jas tradisional), dan lipa sabbe (sarung khas Makassar yang terbuat dari kain sutera), para pemuda ini beratraksi.

Hingga kini, kentalnya corak Islami masih melekat pada atraksi pa’raga, setiap kali melakukan atraksi ma’raga, para pemainnya kerap melafalkan ”Lailahaillalah” dengan nada yang teratur. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga konsentrasi permainan yang tingkat kesulitannya sangat tinggi.

Kini gerakan ma’raga mampu dilakukan dengan formasi tingkat tiga,dimana gerakan membentuk tingkatan manusia sambil terus memainkan bola raga hingga pemain yang berada paling atas telah berdiri di posisinya. Gerakan inilah yang sekarang pada setiap penampilannya menjadi daya tarik tersendiri, bagi siapa pun yang menyaksikannya.

Photos 14/04/2015

SALAH SATU AKIBAT MENIKAH DI USIA DINI

Hubungan seks dapat memberi manfaat kesehatan bagi orang yang sudah dewasa dan dilakukan secara sehat. Namun, seks memiliki dampak negatif jika dilakukan saat usia muda.
Melakukan hubungan intim karena pernikahan di usia dini telah dikaitkan kanker serviks.

Menurut para ahli, batasan minimal orang melakukan hubungan seks atau menikah adalah saat umur 17 tahun keatas dan lebih efektifnya jika dilakukan ketika sudah menginjak usia 20 tahun, dan itupun sudah harus ada ikatan pernikahan yang resmi.

Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang sampai dengan saat ini sangat ditakuti oleh setiap kaum wanita, dan kini kanker serviks akan mengancam para gadis dibawah umur yang sering melakukan hubungan intim.

Hubungan seksual di bawah usia 17 tahun dapat merangsang tumbuhnya sel kanker. Hal ini dikarenakan pada rentang usia 12 hingga 17 tahun, perubahan sel dalam mulut rahim sedang dalam fase yang sangat aktif.

Ketika sel membelah secara aktif (metaplasi), tidak boleh ada kontak atau rangsangan apapun dari luar, termasuk masuknya benda asing ke dalam tubuh perempuan.

Benda asing seperti alat kelamin laki-laki dan sel sperma dapat menyebabkan perkembangan sel menjadi abnormal.
Sel abnormal dalam mulut rahim dapat menyerang alat kandungan perempuan, berawal dari mulut rahim, dan pada akhirnya berisiko menyebar ke va**na hingga keluar.

Sel abnormal tersebut dapat menyebar ke organ lain dalam tubuh termasuk uterus, ovarium, tuba fallopi, ginjal, paru-paru, lever, tulang bahkan otak.

Jika telah mencapai stadium lanjut dan menyebar ke organ tubuh lain, kanker rahim dapat menyebabkan kematian.
Organ-organ reproduksi mereka belum berkembang dengan sempurna membuat gadis di usia muda rentan mengalami lesi atau luka saat melakukan hubungan intim atau hubungan seksual usia dini.

Ketika terjadi lesi atau luka pada organ intim wanita, human papilloma virus (HPV) yang menjadi penyebab kanker serviks akan lebih mudah masuk dan menginfeksi jaringan pada organ intim wanita sehingga berkembang menjadi sel kanker di kemudian harinya.

Ada sekitar 100 jenis strain virus penyebab kanker serviks, yaitu virus HPV (Human Papilloma Virus), strain terganas adalah tipe 16 dan 18.

Selain itu, karakter HPV sendiri akan lebih mudah berkembang di jaringan tubuh yang masih muda.
Gejala biasanya ditandai dengan keputihan yang berbau dan berulang-ulang serta terjadi pendarahan saat tidak sedang haid.

Jika seorang wanita sudah terkena penyakit kanker serviks, maka mulut rahim sudah tidak akan licin lagi melainkan berubah bentuk menjadi seperti bunga kol.

Kondisi seperti ini dapat menyebabkan mulut rahim rentan mengalami pendarahan dan menimbulkan bau yang tidak sedap.
Untuk itu, penting bagi para wanita untuk melakukan skrining untuk mendeteksi adanya penyakit kanker serviks.
Mengetahui penyakit kanker serviks sejak dini dianggap sangat penting bagi setiap wanita karena hal ini merupakan salah satu cara paling efektif untuk meminimalkan risiko kanker.

Selain dengan cara melakukan skrining, pencegahan paling efektif lainnya adalah dengan pap smear dimana cara ini bisa mendeteksi pertumbuhan sel-sel yang akan berubah menjadi sel kanker.

Semakin dini pendeteksian dilakukan, maka semakin rendah p**a risiko seseorang menderita penyakit kanker serviks tersebut.

Photos 14/04/2015

HANYA DI MAKASAR, SISWA UJIAN NASIONAL TANPA PAKAI SEPATU

Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (computerized based testing di SMK Negeri 6 Makassar, Senin (13/4/2016), tak berjalan mulus. Ruangan tempat ujian tergenang air hujan.

Malam sebelum ujian, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Makassar. Genangan pun bermunculan di banyak tempat, termasuk di gedung sekolah SMK Negeri 6, Jl Landak Baru, Makassar.

Foto berikut memperlihatkan bagaimana siswa harus ujian di ruang tergenang. Mereka harus melepas sepatu.

Photos 14/04/2015

Ditikam Dua Kali Dipinggang, Pemuda Bone Ini Nyaris Tewas

Andi Rasdiawal alias Wawan (19), warga Desa Corowali, Kecamatan Barebbo, Bone mengalami luka tusuk dibagian pinggang kiri sebanyak dua kali dan luka robek dibagian lengan kirinya.

Wawan yang juga karyawan gerai Indomaret ini merupakan korban penikaman di depan tokonya Jl Jend Sudirman, Senin (13/4/205), sekitar pukul 23.45 Wita.

Sampai dengan hari ini Selasa (14/4/2015) korban terbaring di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Tenriawaru, Jl dr Wahidon Sudirohusodo, Watampone.

Sementara tersangka, Dwi Purwanto alias Anto (22), karyawan Indo Mart di Desa Ulaweng, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone mendekam dibalik jeruji besi Mapolsekta Tanete Riattang, Jl MH Thamrin

Want your business to be the top-listed Government Service in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address

Jakarta
03212