Pesona Indonesia

Website Contact the organization

Pesona Indonesia Jelajahi Indonesia, telusuri daratan dan lautannya, temui wajah-wajah ramah, simpan kisah indah dari setiap pertemuan dan petualanganmu.
(280)

Ikuti akun fanpage Pesona Indonesia untuk rekomendasi wisata lainnya!

Buat kamu yang social battery-nya gampang habis kalau liburan ke tempat yang terlalu padat, mari merapat. Kadang, libura...
27/10/2026

Buat kamu yang social battery-nya gampang habis kalau liburan ke tempat yang terlalu padat, mari merapat. Kadang, liburan impian seorang introvert itu sesederhana mencari tempat yang sepi, ritme hidup yang pelan (slow living), dan keindahan magis yang bisa dinikmati sendirian tanpa keharusan untuk banyak berinteraksi.

Jawabannya ada di Kep**auan Banda, Maluku: Banda Neira.

Akses menuju kep**auan ini memang butuh effort ekstra, tapi justru itulah "filter alami" yang bikin Banda Neira selalu terjaga dari hingar-bingar turis massal. Di sini, kamu bisa sejenak sembunyi dari pikiran yang ruwet dengan menikmati destinasi yang ibaratnya sebuah paket lengkap: lautnya jernih, bawah lautnya magis, dan daratannya penuh sejarah. Selain itu, karena lokasinya yang terlindung di kep**auan lepas pantai, udara di sini sangat bersih dan jauh dari risiko titik api atau krisis asap.

Berjalan kaki menyusuri daratan Banda Neira rasanya seperti memutar waktu. Nggak ada kemacetan atau suara bising perkotaan yang bikin pusing. Yang ada cuma deretan bangunan kolonial peninggalan masa lampau yang sunyi, pohon-pohon pala yang rindang, dan semilir angin laut. Suasana ini cocok banget buat kamu yang s**a jalan-jalan sambil melamun atau dengerin playlist favorit tanpa gangguan.

Kalau pikiran lagi overthinking, "terapi air laut" dengan snorkeling di perairan Banda adalah solusinya. Jarak pandang (visibility) air lautnya luar biasa bening bak kaca. Di bawah air, kamu nggak perlu ngobrol sama siapa-siapa. Cukup nikmati suara napasmu sendiri sambil berenang bersama kawanan ikan di sela-sela terumbu karang yang masih sangat magis dan asri.

Ritme kehidupan di Banda Neira itu berjalan sangat pelan dan menenangkan. Menjelang senja, kamu bisa duduk diam berjam-jam di dinding Benteng Belgica sambil menatap matahari terbenam, atau sekadar membaca buku di teras penginapan. Di sini, kamu nggak akan merasa FOMO (Fear of Missing Out) karena atraksi utamanya memang menikmati ketenangan maksimal.

Coba tag teman introvert kamu yang social battery-nya lagi sekarat dan butuh diculik ke Banda Neira sekarang juga! Atau, kamu punya hidden gem lain yang lautnya tenang dan cocok buat menyendiri? Spill di kolom komentar buat referensi yang lain! 👇

Rencanain perjalananmu bareng di indonesia.travel yuk!

Suara rintik hujan, udara yang mendadak dingin, dan aroma tanah basah (petrichor) memang perpaduan yang pas buat ngelamu...
22/10/2026

Suara rintik hujan, udara yang mendadak dingin, dan aroma tanah basah (petrichor) memang perpaduan yang pas buat ngelamun di teras rumah. Tapi, ada satu hal lagi yang kurang biar suasana syahdu ini makin sempurna: semangkuk makanan berkuah yang disajikan panas-panas! 🌧️🥣

Nusantara kita ini juara banget kalau urusan kuliner berkuah. Menariknya, leluhur kita di berbagai daerah meracik bumbu kuah bukan cuma buat mengejar rasa enak, tapi juga memanfaatkan rempah-rempah lokal sebagai penghangat alami tubuh di kala musim hujan. Mulai dari kaldu daging yang dimasak berjam-jam, sampai kuah rempah kuning yang segar, ini 5 panganan kuah lokal yang siap jadi comfort food terbaikmu buat melawan hawa dingin:

🍜 Mie Celor (Palembang, Sumatera Selatan)
Kalau cuaca lagi mendung gelap, semangkuk Mie Celor adalah dekapan hangat dari Palembang. Kuahnya super kental karena terbuat dari kaldu udang galah, santan, dan telur yang diaduk perlahan. Rasa gurih laut yang creamy ditambah tauge renyah dan mi kuning tebal bener-bener ampuh menenangkan perut yang keroncongan di tengah hujan.

🍲 Soto Banjar (Banjarmasin, Kalimantan Selatan)
Di Banjarmasin, hawa dingin bakal langsung luntur kalau kamu menyeruput kuah Soto Banjar. Rahasia kehangatannya ada pada kolaborasi rempah khas Kalimantan: kayu manis, biji pala, dan cengkeh. Kuahnya yang sedikit keruh karena tambahan susu atau kuning telur bikin rasanya makin rich. Dimakan pakai ketupat dan perasan jeruk limau, rasa hangatnya langsung menjalar dari tenggorokan ke seluruh tubuh.

🥩 Kaledo (Donggala/Palu, Sulawesi Tengah)
Lagi flu atau kedinginan gara-gara kehujanan? Kaledo (Kaki Lembu Donggala) ini obatnya. Bintang utamanya adalah kuah beningnya yang punya kick luar biasa dari asam jawa dan cabai rawit hijau yang diulek kasar, dipadukan dengan sumsum tulang sapi yang super lembut. Makan ini pas hujan dijamin bikin kamu langsung berkeringat segar!

🐟 Ikan Kuah Kuning (Maluku & Papua)
Kalau di pesisir Timur Indonesia, curah hujan yang tinggi paling pas dilawan pakai semangkuk Ikan Kuah Kuning (biasanya disajikan bersama Papeda). Kuahnya bebas santan, menggunakan bumbu dasar kunyit, serai, daun kemangi, dan belimbing wuluh atau jeruk nipis. Paduan bumbu ini menciptakan kuah hangat yang aroma rempahnya clean, citrusy, dan ringan banget. Bikin pikiran langsung jernih walau cuaca lagi mendung kelabu.

🥘 Empal Gentong (Cirebon, Jawa Barat)
Cirebon punya cara unik buat menjaga makanannya tetap panas sempurna: dimasak di dalam gentong tanah liat di atas kayu bakar pohon mangga. Kuah santannya yang kuning kental kaya akan rempah seperti kap**aga dan kunyit. Begitu disajikan dengan potongan daging sapi, daun kucai, dan taburan cabai bubuk kering, kehangatan dari gentong seakan pindah ke tubuh kita.

Dari semua makanan berkuah di atas, mana nih yang paling bikin kamu ngiler pas hujan turun? Atau daerahmu punya menu kuah jagoan lain kayak Coto Makassar atau Mie Aceh? Coba spill di kolom komentar buat referensi tambahan! 👇

Pasir putih, laut jernih, p**au-p**au kecil yang tersebar di tengah laut Jawa.Kalau Karimunjawa sudah masuk wishlist lib...
21/10/2026

Pasir putih, laut jernih, p**au-p**au kecil yang tersebar di tengah laut Jawa.
Kalau Karimunjawa sudah masuk wishlist liburanmu, ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui sebelum berangkat.

📍 Karimunjawa itu di mana?
Karimunjawa merupakan gugusan p**au yang berada di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dan dikenal sebagai salah satu destinasi bahari favorit di Indonesia.

⛴️ Cara menuju Karimunjawa
Rute yang paling umum adalah menuju Jepara terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kapal penyeberangan menuju Karimunjawa.
Karena jadwal kapal dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan operasional, selalu cek informasi terbaru sebelum menyusun itinerary yaa.

📅 Kapan waktu terbaik berkunjung?
Secara umum, periode musim kemarau biasanya menjadi waktu yang nyaman untuk menikmati aktivitas laut karena cuaca cenderung lebih cerah dan ombak lebih bersahabat.

🤿 Aktivitas yang bisa dicoba
•⁠ ⁠Island hopping
•⁠ ⁠Snorkeling
•⁠ ⁠Menikmati sunset di tepi pantai
•⁠ ⁠Menjelajahi p**au-p**au kecil di sekitar Karimunjawa
•⁠ ⁠Menikmati hasil laut segar dari masyarakat setempat

⏰ Berapa lama idealnya?
Tiga hingga empat hari biasanya cukup untuk menikmati beberapa p**au sekaligus tanpa terburu-buru.
Karimunjawa adalah tipe destinasi yang membuat jadwal terasa tidak terlalu penting. Karena setelah sampai, yang sering dilakukan justru memperlambat langkah, menikmati laut, dan lupa sejenak dengan rutinitas.

Kalau suatu hari ada kesempatan liburan 4 hari tanpa gangguan pekerjaan, kamu lebih pilih pegunungan atau langsung kabur ke Karimunjawa?

Save dulu postingan ini untuk referensi liburan berikutnya!

Pernah lihat rumah yang panjangnya bisa mencapai puluhan meter dan dihuni lebih dari satu keluarga?Salah satunya adalah ...
14/10/2026

Pernah lihat rumah yang panjangnya bisa mencapai puluhan meter dan dihuni lebih dari satu keluarga?

Salah satunya adalah Huma Betang, rumah tradisional masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.

Dari bentuknya saja, mungkin kita langsung bertanya: kenapa rumahnya harus panjang banget?

Ternyata, jawabannya bukan cuma soal arsitektur. Bentuk Huma Betang juga berkaitan dengan kondisi lingkungan dan cara masyarakat yang menghuninya menjalani kehidupan bersama.

Lalu, seperti apa arsitektur Huma Betang dan apa yang bisa kita pelajari darinya?

•⁠ ⁠SATU BANGUNAN, BISA UNTUK BANYAK KELUARGA

Secara tradisional, rumah Betang tertentu dapat menjadi tempat tinggal bagi beberapa keluarga dalam satu bangunan.

Karena itu, bentuknya dibuat memanjang dengan ruang-ruang yang dapat digunakan oleh masing-masing keluarga, sekaligus ruang bersama untuk kehidupan komunal.

Jadi, panjangnya rumah bukan sekadar perkara estetika.

Desainnya mengikuti kebutuhan penghuninya.

•⁠ ⁠DIBUAT PANGGUNG, BUKAN CUMA BIAR ESTETIK

Rumah Betang umumnya memiliki konstruksi panggung.

Bentuk ini membantu menyesuaikan hunian dengan kondisi lingkungan Kalimantan yang banyak berhubungan dengan sungai dan kawasan yang berpotensi mengalami genangan.

Artinya, arsitektur tradisional tidak berdiri sendiri. Bentuk bangunan juga lahir dari upaya manusia beradaptasi dengan lingkungan tempat mereka tinggal.

•⁠ ⁠KAYU ULIN JADI SALAH SATU MATERIAL PENTING

Beberapa rumah Betang tua di Kalimantan Tengah menggunakan kayu ulin dalam konstruksinya.

Salah satu contohnya adalah Rumah Betang Desa Buntoi, yang diperkirakan dibangun sekitar akhir abad ke-19.

Material lokal seperti ini menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan mereka untuk membangun hunian yang dapat bertahan dalam waktu lama.

•⁠ ⁠RUMAHNYA PANJANG, KEHIDUPANNYA JUGA KOMUNAL
Yang menarik dari Huma Betang bukan hanya bentuk fisiknya.
Dalam konteks budaya Kalimantan Tengah, Huma Betang juga lekat dengan nilai kebersamaan, gotong royong, toleransi, persatuan, dan kehidupan komunal.

Jadi, kalau biasanya kita melihat rumah sebagai ruang privat, Huma Betang mengingatkan bahwa rumah juga bisa menjadi ruang untuk membangun kehidupan bersama.

•⁠ ⁠ARSITEKTUR BUKAN CUMA SOAL BENTUK

Dari bangunan khas masyarakat Dayak ini, kita bisa melihat kembali bagaimana arsitektur tradisional Indonesia lahir dari kebutuhan yang sangat dekat dengan manusia: tempat tinggal, lingkungan, material, dan cara hidup.

Huma Betang adalah salah satu contohnya.

Karena pada akhirnya, bangunan yang baik bukan cuma soal bagaimana bentuknya terlihat, tetapi juga bagaimana ia menjawab kebutuhan orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Kalau kamu bisa tinggal di rumah adat Indonesia selama seminggu, rumah mana yang paling ingin kamu coba?

Cari inspirasi perjalanan dan eksplorasi Indonesia lainnya bareng MaiA di indonesia.travel.

#

14/10/2026

Ada yang datang buat menyaksikan adu cepat di lintasan, ada juga yang ingin merasakan langsung kemeriahan salah satu ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

MotoGP di Mandalika menghadirkan keduanya. Suara mesin yang menggelegar, antusiasme penonton, hingga suasana di sekitar sirkuit menjadi bagian dari pengalaman yang membuat akhir pekan balap terasa istimewa.

Lebih dari sekadar balapan, ada banyak momen yang layak dikenang dari Mandalika.

Kalau kamu berkesempatan nonton langsung, apa pengalaman yang paling ingin kamu rasakan?

Ada satu kebiasaan yang sering kita bawa saat liburan: takut merasa rugi kalau nggak melakukan apa-apa.Sudah jauh-jauh p...
13/10/2026

Ada satu kebiasaan yang sering kita bawa saat liburan: takut merasa rugi kalau nggak melakukan apa-apa.

Sudah jauh-jauh pergi, rasanya harus bangun pagi buat mengejar sunrise, pindah dari satu destinasi ke destinasi lain, mencoba sebanyak mungkin kuliner, lalu mastiin galeri HP penuh sebelum p**ang.

Padahal, kalau dipikir-pikir, bukannya kita juga pergi berlibur karena ingin istirahat?

Belakangan, gagasan ini banyak mendapat perhatian lewat tren sleep tourism dan deep rest. Keduanya merupakan bagian dari perkembangan wellness travel yang membuat aktivitas istirahat semakin dianggap sebagai bagian penting dari pengalaman perjalanan.

Dan sleep tourism sebenarnya nggak harus berarti menginap di hotel khusus tidur atau menghabiskan seluruh liburan di kasur.

Esensinya bisa lebih sederhana: memilih perjalanan dengan ritme yang memberi tubuh dan pikiran lebih banyak kesempatan untuk beristirahat.

Bukan soal seberapa banyak tempat yang berhasil didatangi, tetapi bagaimana rasanya ketika kita punya waktu untuk benar-benar melambat.

Indonesia pun punya banyak lanskap yang bisa menjadi latar untuk pengalaman seperti ini.

Kalau yang kamu cari adalah…

TENANG DARI KERAMAIAN → SUMBA

Bentang alam yang luas dan suasana yang relatif jauh dari hiruk-pikuk kota membuat Sumba menarik untuk perjalanan dengan tempo lebih lambat.

Ditambah langit malam di sejumlah kawasan yang minim polusi cahaya, malam hari bisa jadi waktunya berhenti mengejar aktivitas dan mulai menikmati suasana.

TENANG DARI RUTINITAS → TAWANGMANGU

Kalau selama ini keseharianmu terasa seperti tombol repeat, Tawangmangu menawarkan cara untuk mengubah ritme.

Pengalaman berbasis wellness seperti aromaterapi, yoga, meditasi, hingga eksplorasi tanaman di Rumah Atsiri Indonesia bisa menjadi bagian dari perjalanan yang lebih mindful.

Bukan untuk mengejar sebanyak mungkin aktivitas, tapi memberi jeda di antaranya.

TENANG DARI GERAH → DIENG

Kadang, yang dibutuhkan memang sesederhana suasana yang berbeda.

Berada di kawasan dataran tinggi, Dieng punya udara yang relatif sejuk hingga dingin. Cocok untuk menikmati perjalanan dengan ritme yang nggak terlalu terburu-buru.

Jalan santai, menikmati makanan hangat, melihat lanskap, lalu kembali beristirahat.

TENANG DARI RASA TERBURU-BURU → DANAU TOBA

Danau yang luas punya satu efek sederhana: membuat kita merasa nggak perlu buru-buru.

Di sekitar Danau Toba, kamu bisa memilih aktivitas yang lebih santai sambil menikmati lanskap dan udara yang relatif sejuk.

Nggak semua perjalanan harus diisi dengan daftar tempat yang harus dicentang.

Kadang, duduk menikmati pemandangan juga merupakan bagian dari itinerary.

TENANG DARI LAYAR → BELITUNG

Kalau malam biasanya dihabiskan dengan scroll sampai mata menyerah sendiri, mungkin sesekali coba ganti layar dengan langit.

Sejumlah lokasi di Belitung menawarkan pengalaman menikmati langit malam dan stargazing, memberikan alternatif aktivitas setelah matahari terbenam yang lebih dekat dengan alam.

Karena mungkin yang kita butuhkan sebelum tidur bukan satu episode lagi.

Tapi sedikit waktu tanpa layar.

Pada akhirnya, konsep deep rest mengingatkan kita bahwa liburan nggak harus selalu terasa produktif.

Nggak harus bangun paling pagi.
Nggak harus mengunjungi semua tempat.
Nggak harus p**ang dengan itinerary yang penuh.

Ada perjalanan yang memang dibuat untuk eksplorasi.

Ada juga perjalanan yang dibuat untuk mengembalikan energi yang habis selama menjalani rutinitas.

Jadi, kalau suatu hari kamu ingin liburan dengan agenda yang lebih sederhana, ya nggak apa-apa.

Mungkin itinerary-nya cukup:

bangun → menikmati sekitar → makan enak → jalan santai → tidur lebih awal.

Dan kalau masih bingung mencari destinasi yang sesuai dengan mood perjalananmu, biarkan bantu menyusun inspirasinya di indonesia.travel.

Kalau biasanya mendengar kata museum, apa yang langsung terbayang di kepala?Benda-benda bersejarah, koleksi yang tersimp...
12/10/2026

Kalau biasanya mendengar kata museum, apa yang langsung terbayang di kepala?

Benda-benda bersejarah, koleksi yang tersimpan di balik kaca, atau mungkin ruangan yang tenang dengan banyak informasi untuk dibaca?

Tahir Solo Museum menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda.

Berlokasi di Kota Solo, museum ini menghadirkan perjalanan yang mempertemukan sains, sejarah alam, seni, budaya, dan teknologi dalam satu ruang. Konsepnya membawa pengunjung untuk melihat kembali perjalanan kehidupan dari masa lalu, sekaligus mengenal perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah koleksi dunia purba. Pengunjung dapat menemukan fosil dinosaurus, termasuk Omeisaurus tianfuensis dengan panjang leher sekitar 20 meter. Ada p**a koleksi yang membawa kita mengenal kehidupan pada masa lampau, sehingga sejarah terasa lebih dekat dan mudah dibayangkan.

Perjalanannya kemudian berlanjut dari masa lalu menuju masa kini dan masa depan. Area sains dan teknologi menghadirkan berbagai hal seputar robotika, drone, hingga eksplorasi luar angkasa.

Menariknya, museum ini juga tidak hanya berbicara soal sains. Seni dan berbagai koleksi lainnya turut menjadi bagian dari pengalaman, menjadikan Tahir Solo Museum sebagai ruang yang mempertemukan berbagai cara untuk mengenal dunia.

Jadi, kalau sedang menyusun itinerary di Solo dan ingin mencoba destinasi yang bukan sekadar tempat melihat koleksi, museum ini bisa masuk ke daftar.

Karena museum bukan cuma tentang melihat apa yang sudah terjadi.

Kadang, dari sana kita justru bisa membayangkan apa yang akan terjadi berikutnya.

Dalam rangka Hari Museum Nasional, sudah berapa museum di Indonesia yang pernah kamu kunjungi? Ada rekomendasi museum lain yang wajib masuk daftar?

12/10/2026

Kalau ngomongin MotoGP, yang kebayang pasti adu cepat di lintasan. Tapi, kalau lihat keseruan di Mandalika, ternyata banyak juga momen di luar balapan yang nggak kalah menarik! 😂

Mulai dari tingkah random sampai kejadian tak terduga yang bikin suasana makin meriah, semuanya jadi bagian dari cerita seru MotoGP di Indonesia.

Kalau kamu ada di Mandalika kemarin, momen apa yang paling bikin kamu ketawa atau susah dilupain?

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Ada tempat di Sulawesi Selatan yang bikin perjalanan terasa seperti masuk ke dunia lain.Bukan karena jauh dari peradaban...
09/10/2026

Ada tempat di Sulawesi Selatan yang bikin perjalanan terasa seperti masuk ke dunia lain.

Bukan karena jauh dari peradaban, tapi karena lanskap di sekelilingnya begitu berbeda. Bukit-bukit batu menjulang seperti menara, sungai mengalir di antara hijaunya pepohonan dan persawahan, sementara kampung-kampung tetap hidup di sela-sela bentang karst.

Tempat itu adalah Rammang-Rammang.

Berada di Desa Salenrang, Kabupaten Maros, Rammang-Rammang merupakan bagian dari bentang Karst Maros-Pangkep, salah satu kawasan karst penting di Sulawesi Selatan. Karakter yang paling mudah dikenali dari kawasan ini adalah gugusan tower karst—bukit-bukit kapur yang berdiri menjulang dan membentuk lanskap yang khas.

Tapi Rammang-Rammang bukan cuma soal bukit batu.

Salah satu cara untuk menikmati kawasan ini adalah menyusuri Sungai P**e. Perlahan, pemandangan berubah dari aliran sungai dan vegetasi menjadi gugusan karst yang semakin terasa megah. Perjalanan kemudian membawa kita menuju kawasan seperti Kampung Berua, tempat lanskap alam dan kehidupan masyarakat berjalan berdampingan.

Di antara gugusan karst, ada persawahan dan aktivitas masyarakat yang membuat kawasan ini terasa hidup. Jadi, pemandangan yang kita lihat bukan sekadar bentang alam yang “cantik buat difoto”, tetapi ruang yang juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Yang menarik, Rammang-Rammang hanyalah satu bagian dari bentang Karst Maros-Pangkep yang jauh lebih luas. Kawasan ini memiliki nilai geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya dan prasejarah yang penting. Pada 2023, Maros Pangkep juga ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark.

Mungkin itu alasan Rammang-Rammang terasa begitu berbeda.

Di sini, batu kapur bukan cuma latar belakang. Sungai bukan cuma jalur perjalanan. Dan hamparan hijau bukan sekadar pemanis pemandangan.

Semuanya berpadu membentuk satu lanskap yang memperlihatkan bagaimana alam dan kehidupan manusia bisa tumbuh berdampingan.

Kalau suatu hari ingin melihat sisi Sulawesi Selatan yang berbeda, mungkin Rammang-Rammang bisa masuk ke daftar perjalananmu.

Dan kalau masih bingung mulai dari mana, bisa bantu cari inspirasi perjalanan dan menyusun rencana liburanmu di Indonesia.

Kalau dengar kata “batik”, apa sih yang langsung kebayang?Kemeja batik buat acara kantor? Seragam di hari tertentu? Atau...
02/10/2026

Kalau dengar kata “batik”, apa sih yang langsung kebayang?

Kemeja batik buat acara kantor? Seragam di hari tertentu? Atau… baju kondangan yang baru dikeluarin dari lemari kalau ada undangan nikah? 👀

Padahal, cerita batik Indonesia jauh lebih luas dari itu.

Kenapa motif batik Indonesia bisa banyak banget dan berbeda-beda dari satu daerah ke daerah lainnya?

Karena batik tumbuh dekat dengan kehidupan masyarakat yang membuat dan memakainya.

Alam, sejarah, kebudayaan, kehidupan sehari-hari, sampai kekayaan lokal bisa menjadi inspirasi sebuah motif. Itu sebabnya, setiap daerah bisa punya karakter batik yang berbeda.

Ada motif yang terinspirasi dari buah seperti Durian Pecah dari Jambi, ada kangkung yang menjadi bagian dari motif Batik Sasambo di Nusa Tenggara Barat, ada Sandeq yang terinspirasi dari perahu layar tradisional masyarakat Mandar di Sulawesi Barat, sampai inspirasi cenderawasih yang banyak ditemukan pada batik Papua.

Jadi, melihat motif batik sebenarnya bisa jadi seperti membaca cerita kecil tentang tempat asalnya.

Lalu, kenapa batik sering banget dianggap sebagai pakaian formal atau “baju kondangan”?

Sebenarnya, batik nggak hanya dipakai untuk acara formal.

UNESCO mencatat bahwa batik digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan bisnis dan akademik. Di sisi lain, ada juga jenis dan penggunaan batik tertentu yang berkaitan dengan pernikahan, upacara, serta berbagai tradisi.

Dalam sejarahnya, batik juga memiliki kaitan dengan status sosial dan konteks penggunaannya di sejumlah masyarakat. Seiring perkembangan zaman dan fashion, penggunaannya pun terus berkembang.

Jadi, kalau sekarang batik sering kita lihat di kondangan, acara kantor, atau momen formal lainnya, itu hanya salah satu bagian dari perjalanan panjang batik sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Mungkin selama ini kita terlalu sering melihat batik sebagai “baju acara”.

Padahal, di balik satu motif saja bisa ada cerita tentang alam, masyarakat, sejarah, budaya, bahkan tempat di mana batik itu berkembang.

Jadi, lain kali melihat batik, mungkin pertanyaannya bukan cuma:

“Ini cocok buat kondangan nggak yaa?”

Tapi juga:

“Cerita apa ya yang ada di balik motifnya?”

Selamat Hari Batik Nasional!

Mau menemukan cerita lain dari berbagai penjuru Indonesia?
Tanya di indonesia.travel.

Address

Jl. Medan Merdeka Barat No. 17-19, RT. 2/RW. 3, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
Jakarta

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pesona Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pesona Indonesia:

Shortcuts

Share