Perhimpunan Lekasia

Perhimpunan Lekasia

Share

Perhimpunan LEKASIA adalah Lembaga Kerakyatan yang bergerak di bidang Hukum dan Edukasi untuk menciptakan peradaban bangsa dan negara yang berkharater.

Konsultasi dan Pendampingan Hukum bagi Rakyat

27/06/2024

Salam Lekasia
Jangan ngantuk jangan loyo
Banyak laku guna dan laku baik jika kita bersyukur.

Pemilik Rizqi dan Hidup sertai Kita.

25/04/2021

Mendapatkan keadilan memang bukan hal yang mudah di negeri ini. Sistem peradilan yang terintegrasi masih jauh dari harapan. Institusi hukum seringkali harus dintervensi dan didominasi kekuasaan. Meski memiliki kewenangan yang terpisah yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif secara kelembagaan perannya seringkali menghilangkan esensi keadilan.
Sistem yang baik belum tentu menghadirkan kebenaran, menghamba pada dogma kepastian hukum, seringkali warganegara absen mendapatkan keadilan. Maka layak dianggap Krisis jika kebenaran dan keadilan tidak diperoleh oleh warganegara.

Salam Lekasia.

26/02/2021
01/02/2021

Dalam kehidupqn, masalah adalah bagian baik untuk bisa kokoh dan kuat.

Karena Kita adalah manusia tangguh yang hidup dan berjuang.

Salam Lekasia.
Coffe Time

21/12/2020

Salah Kirim, Kirim Salah

21/12/2020

Honeste Vivere !

13/11/2020

Ketika Banyak Manusia mendapatkan Rezeki yang Melimpah - dan
Ketika Banyak Orang tidak memiliki Rezeki yang Sedikit - maka Rezeki adalah salah satu bagian kecil dari Kemanusiaan itu sendiri.

Mari Berusaha dan Men- Jadi Manusia.

Salam Lekasia.

27/03/2019

Alkisah...
Seorang Imam yang meluangkan waktu tiap malam membuat roti sandwich untuk gelandangan, berkeliling seluruh kota ke daerah paling miskin dan membagikannya, kendati hari penuh acara kegiatan tidak menghabiskan tenaganya, tapi justru membuatnya gembira. Melakukannya bukan karena bersalah, kewajiban atau tekanan eksternal.
Banyak orang tahu dan reputasinya melejit dan menjadi selebriti kecil. Masyarakat, rekan Imam banyak mengirim uang dan mendukung pelayanannya. Yang mengagetkan Imam itu mengirimkan kembali semua uang yang dikirim kepada setiap orang dengan catatan sepanjang satu kalimat saja yang berbunyi:
"BUATLAH SENDIRI ROTIMU!"

Salam Lekasia.

01/11/2018

Revolusi Metal !
Jika melihat program dan jargon pemerintah hari ini, miris dengan realitas yang ada di masyarakat.
Kementerian yang membangun MANUSI dan BUDAYA masih memiliki pekerjaan panjang dan berbagai periode untuk membentuk kesadaran dan terlebih MEMBANGUN.

Jika diibaratkan Membangun, terbesir sudah berapa besar bangunan dan dampak pelaksanaan pembangunan Manusia dan Budaya di masa pemerintahan ini.

Keberanian untuk Merevolusi Mental dan Mengunakan pembangunan Manusia dan Budaya sangatlah kontradiktif di satu sisi merevolusi di sisi lain membangu. Pemakaian kata dan kerja (implementasi) sepatutnya dapat sinkron dan ajeg sehingga parameter kelangsungan bangunan bisa terlihat dan berdasar.

Ketika membangun manusia dengan konsep revolusi metal tentu hal yang menaril untuk dikaji dan dianalisis, bangunan manusia dengan pondasi "nyentrik" tentu harus nyata dan konkrit, dan sudah sejauhmana kerja-kerja pembangunan membentuk manusia dan budaya bagi masyarakat hari ini.

Arus besar dan hegemoni budaya impor tentu harus menjadi tantangan dan sekaligus "lompatan pencapaian". Pijakan yang baik tentu akan menghasilkan bangunan yang kokoh dan kuat. Konsepsi manusia dan budaya haruslah disepakati untuk diimplentasikan dengan segala kondisi dan situasi hari ini.

Sejarah bangsa dan negara telah mencatat bagaimana pemerintahan ini memulai hal besar, namun Implementasinya, manusia dan budaya masih jauh dari harapan. "Dadu sudah dilempar dan ditelan oleh masyarakat. Akan tetapi apa hal itu hal penting dan terutama bagi negara dan bangsa.

Berbeda dengan Pancasila yang masih jauh untuk diterapkan, hal itu dikarenakan aturan UUD sebagai pondasi hukum masih -jauh api dari panggang. Oleh karenanya harus ada katalisator yang berbobot, produktif, bermartabat, dan konkrit agar pembiayaan nyata tertunda dan tidak memiliki hasil nyata di masyarakat

"jangan seeolah-olah telah membangun tetapi pondasipun TIDAK dan realisasi bersifat sementara. Sikap pemerintah yang mendua melalui kinerja Menteri dan Presiden tentu Tindakan yang datar dan fasif. Tapuk kepemimpinan hanya alat, tapi jika memulai itu akan menjadi dasar bangunan ke depannya. Jika kita sdh berani merevolusi mental kita, maka juga harus berani membuat pondasi. Kerapuhan ekonomi, intimidasi sistem, arogansi-kerja serta pematangan kader.

Selamat Menyambut Jumat
Malam Jimat-Jumat

Want your business to be the top-listed Government Service in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address

Jalan Pemuda No. 65, Rawamangun
Jakarta
13220