31/05/2026
Dalam keheningan Waisak, kita diajak untuk kembali merenungkan makna kedamaian dan cinta kasih, tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada seluruh makhluk hidup dan alam semesta.
Bagi AP2HI, cinta kasih ini kami wujudkan melalui komitmen panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Dengan mempraktikkan cara tangkap yang ramah lingkungan (Pole & Line dan Handline) kita mewariskan samudra yang sehat untuk generasi mendatang.
Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE / 2026 M.
Semoga kedamaian, harmoni, dan kesejahteraan senantiasa menyertai kita semua.
Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta๐โจ
27/05/2026
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H๐๐
Di hari penuh makna ini, mari terus menjaga semangat kebersamaan, keberlanjutan, dan tanggung jawab untuk laut Indonesia yang lestari.
Dari para nelayan pole & line dan handline Indonesia, untuk samudra yang tetap hidup bagi generasi mendatang.
Semoga Idul Adha membawa keberkahan, kedamaian, dan harapan baru bagi kita semua.
27/05/2026
Di laut, kami belajar bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga hasil tangkapan, tetapi juga menjaga kehidupan, komunitas, dan masa depan generasi berikutnya.
Hari Raya Idul Adha mengingatkan kita tentang nilai pengorbanan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai yang juga hidup di setiap perjalanan nelayan pole & line dan handline Indonesia yang melaut dengan cara yang menghormati laut.
Dari samudra Indonesia, mari terus menebar manfaat dengan perikanan yang berkelanjutan dan bermartabat ๐โจ
25/05/2026
Menangkap tuna itu ternyata ada paspor dan aturannya lho! Sembarangan tangkap, bisa berurusan dengan seluruh dunia ๐
Tuna adalah ikan penjelajah samudra yang dipantau ketat oleh 5 otoritas global (RFMO). Nah, kepatuhan pada aturan internasional inilah yang menjadi fondasi utama dari Prinsipal 3 MSC yaitu Pengelolaan Perikanan yang Efektif ๐
Makanya, setiap kapal penangkap ikan kita wajib punya dokumen sah (SIUP, SIPI, Pas Kapal, & BKP) untuk memberantas IUU Fishing ๐ซ๐ข
Untuk mewujudkannya, tentunya nelayan ngga berjuang sendiri. Lewat forum KPBP di 9 wilayah Timur Indonesia, AP2HI dan MDPI menyatukan 5 pilar yaitu nelayan, pemerintah, akademisi, NGO, dan pelaku usaha/ asosiasi.
Suara dari akar ini kemudian dirumuskan oleh AP2HI dan MSC menjadi kebijakan strategis! Kami kawal teguh aspirasi ini mulai dari forum nasional (FGD) hingga menembus meja internasional (IOTC) ๐ฎ๐ฉ
Penasaran bagaimana tata kelola kelas dunia ini bekerja? Selami lebih dalam lewat link di bio! ๐