โจ NANTIKAN FESTIVAL FULAN FEHAN 2026! โจ
Hamparan savana yang memukau, budaya yang kaya, serta keindahan alam Belu yang mendunia akan kembali hadir dalam kemeriahan Festival Fulan Fehan 2026.
๐
25โ27 Juni 2026
๐ Fulan Fehan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur
Mari menjadi bagian dari perayaan budaya, seni, tradisi, dan pesona alam yang memikat hati. Saksikan berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni, serta keindahan alam Fulan Fehan yang ikonik.
Catat tanggalnya dan siapkan perjalananmu menuju salah satu destinasi wisata terbaik di NTT!
Badan penghubung NTT
Badan Penghubung Provinsi Nusa Tenggara Timur. Berperan sebagai penghubung Pemerintah Provinsi NTT.
๐ญโจ TOPENGKU โ Hari Tari Sedunia 2026 โจ๐ญ
Diklat Anjungan NTT turut berpartisipasi dalam Pentas Hari Tari Sedunia 2026 yang mengusung tema โTopengkuโ, diselenggarakan oleh Forum Seni Diklat Anjungan Daerah (FORSENDI) TMII pada 30 Mei 2026 di kawasan Taman Mini Indonesia Indah.
Melalui gerak tari yang penuh makna, para peserta menampilkan ekspresi seni yang menggambarkan keberagaman budaya, identitas, serta nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Partisipasi Diklat Anjungan NTT menjadi wujud komitmen dalam melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur kepada masyarakat luas.
31/05/2026
๐ฎ๐ฉ Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila
1 Juni 2026
Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa, Pancasila hadir sebagai pemersatu yang menguatkan persatuan Indonesia.
Mari jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam bekerja, berkarya, dan melayani masyarakat dengan semangat gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial demi Indonesia yang maju dan sejahtera.
Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Emas.
31/05/2026
โจ FESTIVAL BUDAYA LAMAHOLOT 2026 โจ
Sebuah perayaan budaya, persaudaraan, dan identitas masyarakat Lamaholot di tanah rantau.
๐ Anjungan NTT โ TMII Jakarta
๐
30 Mei 2026
Festival Budaya Lamaholot 2026 menghadirkan beragam atraksi budaya yang memukau, mulai dari Kirab Budaya Lamaholot, Parade Tarian Tradisional, Lomba Vocal Group Lagu Daerah, Peragaan Busana Adat Lamaholot, hingga aneka Kuliner Khas Lamaholot yang membangkitkan rasa bangga sebagai anak Lewotana.
Lebih dari sekadar festival, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan temu keluarga besar Lamaholot dari Flores Timur (Flotim Daratan, Adonara, Solor), Lembata, serta masyarakat NTT di Jabodetabek untuk bersama-sama merawat dan melestarikan warisan budaya leluhur.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutan Gubernur NTT yang disampaikan oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT, Florida Taty Satyawati, ditegaskan bahwa budaya tidak boleh berhenti sebagai simbol semata, tetapi harus menjadi kekuatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat identitas daerah, serta mempererat jejaring diaspora NTT.
Mari terus menjaga, melestarikan, dan mempromosikan budaya Lamaholot sebagai kebanggaan bersama.
Dari Lewotana untuk Indonesia.
Budaya Hidup, Persaudaraan Kuat, NTT Maju. โจ๐บ
๐ฎ๐ฉโจ
๐ฅ FESTIVAL BUDAYA LAMAHOLOT 2026 โจ
Festival Budaya Lamaholot 2026 hadir sebagai wujud pelestarian budaya, penguatan persaudaraan, serta perayaan identitas masyarakat Lamaholot di tanah rantau.
Bertempat di Anjungan NTT โ TMII Jakarta pada 30 Mei 2026, kegiatan ini dimeriahkan dengan Kirab Budaya Lamaholot, Parade Tarian Tradisional, Lomba Vocal Group Lagu Daerah, Peragaan Busana Adat Lamaholot, Kuliner Khas Lamaholot, dan berbagai pertunjukan budaya yang membangkitkan rasa bangga sebagai anak Lewotana.
Lebih dari sekadar festival, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan temu keluarga besar Lamaholot dari Flores Timur (Flotim Daratan, Adonara, Solor), Lembata, serta masyarakat NTT yang berada di Jabodetabek. Festival ini membuktikan bahwa budaya Lamaholot tetap hidup, berkembang, dan menjadi perekat persaudaraan di mana pun masyarakatnya berada.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam sambutan Gubernur NTT yang disampaikan oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT, Florida Taty Satyawati, Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong agar nilai-nilai budaya tidak berhenti sebagai simbol semata, melainkan menjadi kekuatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Disampaikan p**a beberapa prinsip penting dalam pengembangan kawasan ekonomi berbasis budaya, yaitu budaya sebagai modal sosial, diferensiasi ekonomi berbasis identitas, multiplier effect lokal, serta penguatan jejaring diaspora. Keempat prinsip tersebut menjadi fondasi dalam menjadikan budaya sebagai kekuatan pembangunan yang mampu menciptakan peluang ekonomi, memperkuat identitas daerah, dan memperluas jejaring masyarakat NTT di berbagai wilayah.
Festival Budaya Lamaholot 2026 menjadi bukti bahwa warisan budaya tidak hanya dijaga dan dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi, sarana promosi daerah, serta ruang kolaborasi bagi masyarakat dan diaspora NTT.
Dari Lewotana untuk Indonesia, budaya terus hidup, menginspirasi, dan menjadi kebanggaan bersama.
Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya Lamaholot untuk generasi masa depan.
"Harmoni Lamaholot - Harmoni Indonesia"
Budaya Hidup, Persaudaraan Kuat, NTT Maju. โจ๐ญ๐บ
๐ฎ๐ฉโจ
31/05/2026
๐ชท Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE ๐ชท
Minggu, 31 Mei 2026
Hari Raya Waisak menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebijaksanaan, cinta kasih, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semangat Waisak menginspirasi kita untuk senantiasa berbuat baik, menjaga keharmonisan, serta mempererat persaudaraan dalam keberagaman.
Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Semoga semua makhluk hidup berbahagia.
๐ชทโจ
26/05/2026
Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H ๐โจ
Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian senantiasa menguatkan langkah kita dalam berbagi kebaikan kepada sesama.
Mari jadikan momen Iduladha sebagai pengingat untuk terus menebar kasih, mempererat persaudaraan, dan menjaga kebersamaan dalam keberagaman. ๐ค
Selamat merayakan Hari Raya Iduladha bersama keluarga dan orang-orang tercinta.
Eid Mubarak ๐โจ
26/05/2026
๐ฅ GEMA PEMUDA NASIONAL 2026 ๐ฅ
๐ No Booth 3
๐ Lapangan Banteng, Jakarta Pusat
โฐ 07.00 WIB s/d selesai
Yuk mampir ke Dapur EnTeTe dan rasakan lezatnya cita rasa khas Nusa Tenggara Timur! ๐ดโจ
Nikmati aneka kuliner autentik yang siap bikin kamu jatuh cinta di setiap gigitan ๐
๐ Nasi Sei Bowl
๐ฐ Bajongko
๐ฅฎ Cucur
๐ง Fresh Juice
Datang bersama temanmu, dukung karya pemuda, dan ramaikan semangat GEMA PEMUDA NASIONAL 2026! ๐ซ
โRasa Timur, Hangatnya Kebersamaan.โ
โจ by Badan Penghubung Provinsi NTT
20/05/2026
Kegiatan Silaturahmi Badan Penghubung NTT bersama Diaspora NTT di Ternate, Maluku Utara ๐ค๐บ
Badan Penghubung Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan Silaturahmi bersama Diaspora NTT di Ternate, Maluku Utara, sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membina, melindungi, dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat NTT di perantauan.
Kegiatan ini menjadi ruang memperkuat persaudaraan, komunikasi, dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dengan Diaspora NTT di Maluku Utara. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan implementasi Program Pilar ke-7 Pemerintah Provinsi NTT, yaitu membangun kolaborasi bersama diaspora untuk memperkuat jejaring serta mendorong kontribusi diaspora dalam pembangunan NTT yang berkelanjutan.
Badan Penghubung Provinsi NTT hadir sebagai fasilitator dan penghubung antara diaspora dengan Pemerintah Provinsi NTT melalui pembinaan masyarakat, penguatan jejaring komunikasi, pelayanan kehumasan, pendataan diaspora, serta membangun kerja sama lintas daerah.
Kegiatan yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Kota Ternate, tokoh dan sesepuh Diaspora NTT, organisasi masyarakat/organisasi sosial Diaspora NTT, serta warga NTT yang berdomisili di Kota Ternate dan sekitarnya.
Terima kasih kepada Forum Pemuda NTT Cendana Wangi Maluku Utara yang turut mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Semoga semangat persaudaraan โFlobamoraโ terus mempererat solidaritas masyarakat NTT di manapun berada. โค๏ธ๐
20/05/2026
*Tangis Maria di Bulan Maria, Melki pun Tak Rela*
*_"Gubernur Melki tampaknya berusaha mengambil posisi sebagai penengah, tidak serta-merta menyalahkan bawahan yang menjalankan proses birokrasi, tetapi juga tidak menutup mata terhadap kesedihan Maria."_*
Agung HR - _Anggota KUB St. Stefanus Fatululi_
***************
Senin malam, kira-kira pukul 18.30 WITA, saya mencoba menelpon Maria Goreti Kara. Suaranya berat. Pelan. Seperti orang yang sudah menangis seharian. Ketika saya meminta untuk bertemu, ia menjawab singkat, โSelepas doa rosario dulu.โ
Kalimat itu sederhana, tetapi terasa sangat dalam. Di Bulan Maria yang biasanya dipenuhi doa, lilin, dan harapan, saya menangkap ada air mata yang sedang dititipkan diam-diam kepada Tuhan.
Benar saja. Bersama tiga rekannya, Yasinta Sanggu Doa, Suryani Sinlae, dan David Hadjoh, Maria baru saja diberhentikan sebagai pegawai KONI NTT.
Maria sadar, dirinya hanyalah pegawai sementara. Kontraknya diperbarui setiap tahun. Ia tidak sedang menuntut sesuatu yang muluk. Ia hanya sulit menerima kenyataan bahwa pemberhentian itu datang tanpa alasan yang jelas. Bagi pegawai biasa yang menggantungkan hidup dari gaji bulanan, kehilangan pekerjaan bukan sekadar kehilangan rutinitas, tetapi juga kehilangan pegangan hidup.
Ada cicilan. Ada dapur yang harus tetap berasap. Ada keluarga yang menunggu. Ada masa depan yang mendadak menjadi kabur. Karena itu Maria menangis.
Dan mungkin, malam itu, butir-butir rosario di tangannya menjadi tempat ia menggantungkan kecewa yang tak sanggup dijelaskan dengan kata-kata.
Dalam tradisi iman Katolik, Bulan Maria bukan hanya bulan penghormatan kepada Bunda Maria, tetapi juga bulan permenungan tentang ketabahan hati seorang ibu yang berjalan bersama kehendak Tuhan, bahkan ketika hidup terasa tidak adil. Bunda Maria pernah berdiri di kaki salib, menyaksikan penderitaan anaknya tanpa mampu menolak kenyataan. Namun ia tetap taat, tetap percaya, tetap menyimpan semuanya dalam hati.
Barangkali itulah yang sedang dilakukan Maria Goreti Kara dan kawan-kawannya hari ini, belajar menerima kenyataan pahit sambil berharap Tuhan masih membuka jalan baru.
Di sisi lain, Gubernur NTT membenarkan langkah bawahannya. Ia mengaku hanya mengikuti proses yang berjalan dari bawah. Ia percaya apa yang dilakukan sudah tepat sebagai bagian dari โpenyegaranโ organisasi.
Tentu, dalam birokrasi, pergantian pegawai adalah hal yang biasa. Organisasi memang membutuhkan evaluasi dan pembaruan. Namun dalam keputusan administratif itu, selalu ada sisi kemanusiaan yang tidak boleh hilang. Sebab di balik nama-nama yang diberhentikan itu ada manusia yang hidupnya sedang dipertaruhkan.
Filsuf Emmanuel Levinas pernah mengingatkan bahwa wajah manusia lain selalu menghadirkan tanggung jawab moral. Artinya, sebelum melihat seseorang sebagai angka administrasi, kita harus lebih dahulu melihatnya sebagai manusia.
Gubernur Melki perlu berhati-hati ketika membenarkan pekerjaan bawahan. Apalagi beliau selama ini dikenal sebagai politisi yang lembut, santun, dan memiliki sentuhan personal yang baik terhadap masyarakat. Karakter itu justru perlu dijaga agar kepemimpinan tidak terjebak dalam jarak dingin birokrasi.
Bawahan dan para pendamping politik di sekitar kekuasaan juga perlu diingatkan. Yang menjadi gubernur adalah Melki Laka Lena. Jangan sampai ada yang terserang โsindrom kekuasaan,โ merasa paling berhak mengatur birokrasi, menentukan siapa yang ditendang dan siapa yang dipasang, hanya karena merasa dekat dengan pusat kuasa.
Kekuasaan selalu menggoda manusia untuk lupa bahwa jabatan hanyalah titipan. Dalam peristiwa Rosario Mulia, Bunda Maria dimahkotai secara istimewa bukan karena kuasa, tetapi karena kerendahan hati dan kesetiaannya kepada kehendak Tuhan. Di situlah letak makna kekuasaan yang melayani.
Karena itu, organ-organ politik di sekitar kekuasaan perlu menahan diri agar semangat untuk membantu pemerintahan tidak berubah menjadi hasrat ingin berkuasa. Jika dibiarkan, hal seperti ini bukan saja dapat merusak reputasi Melki sebagai gubernur yang santun dan dekat dengan rakyat, tetapi juga mengaburkan cita-cita besar membangun NTT yang maju dan bermartabat.
Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah pemerintahan bukan hanya terletak pada kuatnya sistem atau segarnya birokrasi, tetapi juga pada kemampuan menjaga harapan orang-orang kecil yang hidup di dalamnya.
*Melki pun Tak Rela*
Hidup, seperti doa rosario, bergerak dari peristiwa sedih menuju peristiwa mulia. Ada luka, tetapi juga ada harapan. Ada tangisan, tetapi Tuhan sering bekerja diam-diam melalui air mata.
Dalam situasi ini, Gubernur Melki tampaknya berusaha mengambil posisi sebagai penengah, tidak serta-merta menyalahkan bawahan yang menjalankan proses birokrasi, tetapi juga tidak menutup mata terhadap kesedihan Maria dan ketiga rekannya. Pernyataannya bahwa mereka masih mungkin diakomodir pada posisi lain dalam pemerintahan memberi secercah harapan di tengah rasa kehilangan yang mereka alami.
Di titik itu, publik dapat melihat sisi lain seorang Melki sebagai seorang pemimpin yang mungkin memahami bahwa keputusan administratif boleh berjalan, tetapi air mata rakyat kecil tetap tidak boleh diabaikan. Seolah ada pesan yang ingin disampaikan bahwa ia pun tidak rela melihat Maria menangis.
Namun harapan, sebagaimana doa, membutuhkan kesungguhan untuk diwujudkan, bukan sekadar diucapkan. Sebab bagi orang kecil yang kehilangan pekerjaan, kepastian jauh lebih menenangkan daripada janji. Dan dalam kepemimpinan, kepekaan terhadap nasib manusia sering kali lebih dikenang daripada sekadar keputusan administratif.
Semoga air mata Maria di Bulan Maria tidak menjadi akhir dari segalanya. Justru menjadi jalan menuju kehidupan baru yang lebih baik bagi dirinya dan ketiga rekannya. Dan semoga p**a, kepedulian Gubernur Melki kepada mereka diwujudkan dengan memberi mereka ruang dan tempat yang layak untuk kembali menjalani hidup secara bermartabat.
Salam AHR
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Jakarta
12820
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 16:00 |
| Tuesday | 08:00 - 16:00 |
| Wednesday | 08:00 - 16:00 |
| Thursday | 08:00 - 16:00 |
| Friday | 08:00 - 16:30 |
