22/10/2026
Halo, Sahabat Religi👋🏻
Paser (Humas) — Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 sukses diselenggarakan di Aula Pondok Pesantren Trubus Iman, Tanah Grogot, Kamis (22/10), bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Kegiatan ini diikuti 100 santriwati beserta ustadz dan ustadzah.
Program ini diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) selaku Campaign Manager, dengan dukungan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Bank Indonesia (BI) Balikpapan.
Bupati Paser yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Parmadi Bayuaji, menyampaikan pentingnya literasi keuangan di tengah pesatnya digitalisasi. “Jika tidak diiringi dengan pemahaman atau literasi keuangan yang baik, masyarakat rentan terjebak investasi bodong, penipuan digital, hingga jeratan pinjaman online ilegal,” ujarnya.
Ia mengajak peserta membiasakan menabung sejak dini, melakukan pengecekan sebelum bertransaksi digital, serta menerapkan prinsip **2L (Logis dan Legal)** dalam berinvestasi.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Ahli Madya Kemenag Paser, Nursalim, menegaskan pentingnya edukasi keuangan yang selaras dengan nilai-nilai syariah. “Para santri tidak hanya cerdas secara akademis dan keagamaan, tetapi juga bijak dan waspada dalam mengelola keuangan pribadi di era digital,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, para santriwati diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak, membangun kebiasaan menabung, serta memanfaatkan layanan perbankan resmi dengan aman dan optimal. (lyn)