Rumah Baca Nusantara

Rumah Baca Nusantara

Share

Mari membaca lalu diskusikan. Berucap dengan rujukan menulis dengan nalar

14/01/2025

Syair Abu Athiya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid.

Hiduplah dengan aman seperti yang engkau rasakan.
Didalam naungan istana yang megah.
Semua yang engkau inginkan tersedia untukmu.
Di waktu malam dan pagi.

Lalu dikala jiwa sedang menderik/kesakitan.
Karena sakitnya sakaratul maut.
Maka pada saat itu kamu akan sadar.
Engkau hanya sedang tertipu oleh dunia.

Jangan merasa aman dari kematian.
Di setiap kedipan mata dan helaan nafas.
Meskipun engkau ditutupi benteng dan pengawal.
Ketauhilah bahwa busur kematian akan menancap.

Pada setiap orang yang memakai baju besi dan perisai.
Engkau mengharapkan keselamatan namun tidak menempuh jalannya.
Sesungguhnya kapal tidak berlayar di atas pasir.

15/04/2024

Tema: Duka Gaza di Hari Raya
Oleh: Lutfi Kamil Maulana (founder Rumah Baca Nusantara)

Kemeriahan dan kebahagiaan perayaan hari raya idul fitri di Indonesia pada tahun ini nyatanya tidak bisa dirasakan oleh saudara-saudara kita yang berada di Gaza Palestina.
Pasalnya tentara zionis Israel masih menggempur dan membombardir kota kelahiran Imam syafi'i tersebut. Berbagai cara telah dilakukan untuk menghentikan kebiadaban tentara zionis, upaya mesir dan yordania untuk mendamaikan keduanya (hamas dan israel) nyatanya selalu gagal. Kemudian sampai akhirnya melalui sidang majelis umum PBB pada tanggal 27 Oktober 2023 dikeluarkanlah resolusi tentang gencatan senjata untuk mengakhiri kejahatan manusia yang dilakukan oleh negeri pimpinan bejamin Netanyahu tersebut. Alih-alih menaati resolusi pbb rupanya zionis malah semakin brutal dengan memblokade bantuan kemanusiaan dari negara-negara tetangga.

Hingga tulisan ini dikeluarkan korban yang berjatuhan sudah mencapai lebih dari 30 ribu orang yang meninggal dan 70 ribu lebih korban mengalami luka-luka dari pihak Palestina. Kebiadaban zionis israel sudah sangat jelas melanggar hak asasi manusia dan melanggar konvensi jenewa dimana seorang tentara tidak boleh membunuh warga sipil yang tidak berdaya.

Kekezaman rezim Netanyahu terhadap rakyat palestina tidak hanya dikecam oleh masyarakat dunia tetapi oleh warganya sendiri. Ribuan rakyat israel berdemo menuntut dihentikannya genosida di Gaza.

Diamnya negara-negara arab terutama negara-negara teluk terhadap penindasan warga gaza menambah luka di hati para korban yang sudah tidak berdaya. Hanya Iran dan proksi-proksinya seperti kelompok Hizbullah dan Hauthi yang menantang dan menyerang israel secara terbuka.

Perdana menteri israel Bejamin Netanyahu sudah secara nyata dan jelas menantang umat muslim dunia, bahwa tidak ada yang bisa menghentikan agresi militer nya. Ini terlihat dengan serangan demi serangan tentaranya di bulan suci ramadhan terhadap warga gaza yang hendak menunaikan shalat tarawih di masjid al-aqsa. Bahkan tepat di hari raya idul fitri pun rakyat gaza masih dihantui kecemasan dan ketakutan karena serangan israel yang tiba-tiba datang tanpa peringatan.

Anak-anak kecil yang sejatinya mendapatkan kebahagiaan di hari raya maka tahun ini mereka tidak rasakan. Berkumpul dengan sanak saudara merupakan momen istimewa di hari raya, tapi apalah daya keluarga mereka terbunuh oleh kebengisan tentara zionis yang tidak pandang bulu menyerang warga secara membabi buta.

Israel merupakan negara yang berdiri pada tahun 1948 dari hasil mencuri tanah warga palestina. Ibarat seseorang yang bertamu di rumah orang lain tetapi tamu tersebut mengatur sekehendaknya sendiri bahkan tuan rumahnya pun diusir entah kemana. Itulah gambaran perlakuan israel terhadap palestina.

Kuatnya israel tidak lain karena dibekingi oleh negeri paman sam yaitu amerika serikat yang didukung oleh inggris raya. Selama amerika dan inggris masih menjadi polisi dunia maka selama itu p**a zionis israel akan terus membunuh warga palestina.

Untuk mengakhiri kekezaman israel maka warga dunia harus bersatu melemahkan hegemoni negeri paman sam amerika dan negeri tiga singa yaitu inggris raya. Bukankah kita telah mengetahui bahwa sejarah kerajaan-kerajaan dunia masa silam yang dulu pernah berjaya menguasai dunia. Seperti Babilonia, Persia hingga Romawi yang pada akhirnya runtuh meninggalkan cerita dan dongeng semata. Maka bisa saja sepuluh atau dua puluh tahun kemudian amerika yang sekarang hanya meninggalkan cerita untuk anak cucu kita.

Untukmu warga gaza palestina, kami adalah saudaramu seiman dan seagama yang harus kami bela. Ketegaran hati dan kesabaranmu merupakan pecutan bagi kami yang hidup di Indonesia. Semoga pengorbananmu mempertahankan situs masjid al-aqsa, menjadikanmu manusia yang hidup mulia. Amin.

26/03/2024
01/01/2024

Malam yang sejuk ditemani sebuah buku yang mungkin jarang orang tahu.

30/12/2023

Runtuhnya kekuasaan Turki Utsmani

27/12/2023

Tangerang tanah kelahiranku

27/12/2023

Tangerang tanah kelahiranku.

Want your business to be the top-listed Government Service in Tangerang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Curug
Tangerang
15810