14/06/2015
Khitanan massal bersama PNPM Mandiri Geneng. Wabup Ngawi berkenan membuka
BSMI adalah Perhimpunan Sosial Kemanusiaan. Aktif dalam kegiatan rescue bencana, pelayanan kesehehatan, pembinaan remaja dan kegiatan sosial kemasyarakatan
14/06/2015
Khitanan massal bersama PNPM Mandiri Geneng. Wabup Ngawi berkenan membuka
29/04/2015
Selamat bertugas pada Dr. Aris Prasetyo. Dr., M.Kes (rompi putih) anggota TIM AJU BSMI dari Bulan Sabit Merah Indonesia Jawa Timur.
Semoga misi TIM KESEHATAN BSMI di lokasi bencana NEPAL berjalan baik dan lancar.
Salam Kemanusiaan Tanpa Batas.
28/04/2015
BSMI Terjunkan Relawan dan Bantuan Kemanusiaan
(Jakarta) Lebih dari 2.500 orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7,9 skala richter yang mengguncang Nepal pada Sabtu (25/4). Sedangkan korban luka-luka mencapai lebih dari 5.000 orang. Sebagai bentuk keprihatinan, lembaga kemanusiaan nasional Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) akan mengirimkan tim kemanusiaan berupa relawan medis dan bantuan obat-obatan ke Kathmandu, Nepal.
Tim yang akan diberangkatkan terdiri dari dokter spesialis seperti anastesi, orthopedi, penyakit dalam, kesehatan masyarakat, anak dan psikososial (trauma healing). Untuk tahap awal, hari ini, Senin (27/4) BSMI akan berusaha memberangkatkan tim advance (assesment) ke Nepal agar bisa lebih mengetahui situasi dan kondisi pasca gempa. Selain itu, tim advance akan memberikan informasi detil bantuan apa saja yang akan disalurkan dari Indonesia dan tentunya koordinasi dengan pihak berwenang setempat.
Menurut Ketua Umum BSMI Muhamad Djazuli Ambari, SKM, M.Si, keberadaan relawan BSMI di Nepal sebagai bentuk keprihatinan terhadap para korban demi kemanusiaan. Apalagi Indonesia baru saja menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika (KAA) yang dihadiri oleh negara-negara Asia dan Afrika. Oleh karena itu, sesama negara Asia, Indonesia merasa berkewajiban membantu Nepal yang sedang dilanda musibah gempa bumi.
“BSMI menerima informasi bahwa di sejumlah rumah sakit di Nepal, para petugas medisnya terpaksa merawat para pasien di tenda-tenda darurat untuk menghindari ambruknya gedung. Aliran listrik telah dimatikan dan sistem komunikasi terhenti sehingga menggangu penangangan pasien untuk operasional rumah sakit,” ujar Djazuli. Semoga dengan keberangkatan tim relawan BSMI serta bantuan obat-obatan dan alat kesehatan, lanjut Djazuli, akan meringankan penderitaan para korban gempa di Nepal.
Saat ini, para penduduk dilaporkan mengungsi untuk menghindari rubuhnya berbagai bangunan. Ribuan orang berkutat dengan cuaca dingin dan terpaksa tidur di trotoar, taman atau lapangan-lapangan pada malam hari karena telah kehilangan tempat tinggal mereka. Menurut PBB, sekitar 4,6 juta orang dari 27 juta jiwa penduduk Nepal terkena dampak gempa yang mengenai 30 wilayah bagian Nepal dari 75 wilayah secara keseluruhan. (Sumber Berita: Humas BSMI)
Donasi bisa disampaikan melalui rekening BSMI JAWA TIMUR,
Bank Syariah Mandiri no. Rek 7063416872
an. Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) JAWA TIMUR. Kode ATM. 451. Setelah transfer mohon konfirmasi ke no hp. Ainun Naim SE
Ponsel +6285655266209
(Ainun Naim SE/wakil Bendahara BSMI JATIM)
atau disanpaikan langsung ke
POSKO TANGGAP BENCANA BSMI
Ngawi
Jalan S. Parman No. 17 Ngawi
(Depan Kantor Dinas Kesehatan Ngawi)
telp 08133548202
Insya ALLAH hari ini, Selasa 28 April 2015 Dr. dr. ARIS PRASETYO M Kes ketua BSMI JEMBER akan berangkat ke NEPAL sebagai tim Aju mhn doa ikhwah sekalian semoga dimudahkan oleh ALLAH SWT perjalanannya. Salam kemanusiaan tanpa batas. BSMI care for life. Selanjutnya akan disiapkan tim advance dokter anastesi dan bedah tulang.
09/04/2015
Bakti BSMI Ngawi......... care for better Life
Saat ini, trend penyakit di Indonesia mulai bergeser dari penyakit menular ke arah penyakit tidak menular. Hipertensi, Diabetes, Gangguan jantung dan Rheumatoid Artritis mulai meningkat kasusnya dari tahun ke tahun. Sebagian penyakit menular dapat di antisipasi dengan cek up kesehetan dan tentu saja diikuti dengan pola hidup bersih dan sehat.
Bakti BSMI Ngawi bulan Maret 2015 mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi kelompok resiko tinggi. Masih bekerjasama dengan YDSF Surabaya, kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang di cek status kesehatannya secara lengkap mulai status gizi, cek gula darah dan cek asam urat.
09/04/2015
Saat ini, trend penyakit di Indonesia mulai bergeser dari penyakit menular ke arah penyakit tidak menular. Hipertensi, Diabetes, Gangguan jantung dan Rheumatoid Artritis mulai meningkat kasusnya dari tahun ke tahun. Sebagian penyakit menular dapat di antisipasi dengan cek up kesehetan dan tentu saja diikuti dengan pola hidup bersih dan sehat.
Bakti BSMI Ngawi bulan Maret 2015 mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi kelompok resiko tinggi. Masih bekerjasama dengan YDSF Surabaya, kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang di cek status kesehatannya secara lengkap mulai status gizi, cek gula darah dan cek asam urat.
01/04/2015
Bakti Sosial di desa Karanggupito Kecamatan Kendal, desa paling ujung selatan di wilayah Ngawi yang terletak di lereng gunung lawu. Kegiatan bakti sosial meliputi : cek up kesehatan dan pengbatan (bekerjasama dengan YDSF Surabaya), bazar sembako dan pakaian layak pakai (bekerja sama dengan Binuma Ngawi) dan Fun Game untuk anak-anak ( bekerjasama dengan Pengajian As Sakinah Ngawi)