18/05/2026
Gandeng Rijal Djamal, Pemdes Ale Lebbae Utus 4 Delegasi Ikuti Pelatihan Public Speaking
BUNTU PASIK – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kecakapan berkomunikasi, Pemerintah Desa Ale Lebbae mengutus empat perwakilannya untuk mengikuti Pelatihan Public Speaking. Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Pitumpanua ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 5 hingga 7 Mei 2026, bertempat di Buntu Pasik.
Pelatihan ini menghadirkan pembicara ternama, Rijal Djamal & Management, untuk menggembleng langsung para peserta. Tercatat, kegiatan strategis ini dihadiri oleh delegasi dari 11 desa dari total 23 desa yang ada di wilayah Kecamatan Pitumpanua.Adapun utusan dari Desa Ale Lebbae yang hadir di antaranya adalah Suratman (Sekretaris Desa), Ardiansyah D. (Wakil Ketua BPD), Muh. Riki Arjunawan (Ketua Kopdes Merah Putih), dan Ardi Setiawan (Sekretaris BUMDes Makmur).
Metode Interaktif dan Praktek LangsungRijal Djamal & Management menerapkan metode pelatihan yang interaktif, dinamis, dan berpusat pada peserta. Alih-alih hanya mendengarkan teori, para delegasi dari berbagai desa ini dituntut untuk langsung melakukan simulasi, praktek bicara di depan kelas, serta mendapatkan evaluasi instan dari tim mentor.
Tiga Tahapan Utama MateriMateri pelatihan disusun secara terstruktur yang dibagi ke dalam tiga tahapan utama:
Tahap Persiapan (Mindset & Mental): Peserta diajarkan cara mengatasi rasa gugup (stage fright), membangun rasa percaya diri, dan menanamkan pola pikir positif sebelum tampil.
Tahap Penyusunan Pesan (Struktur Bicara): Fokus pada teknik merumuskan materi yang sistematis menggunakan formula pembuka yang memikat, isi yang padat-jelas, serta penutup yang berkesan.
Tahap Eksekusi (Teknik Vokal & Tubuh): Pelatihan intensif mengenai pengaturan intonasi suara, artikulasi, kecepatan bicara, hingga pengoptimalan bahasa tubuh (gesture) untuk meyakinkan audiens.
Melalui kombinasi metode praktek dan tahapan materi yang runtut ini, para utusan Desa Ale Lebbae dan desa lainnya diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu komunikasi tersebut secara nyata untuk menyosialisasikan program kerja desa secara lebih menarik, edukatif, dan transparan kepada masyarakat.
Laporan: Suratman
Warga Desa Ale Lebbae Melaporkan dari Buntu Pasik.