01/06/2026
🇮🇩 Selamat Hari Lahir Pancasila 2026🇮🇩
Segenap Pimpinan dan Jajaran Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026.
Beda-beda tetap satu, kuat karena bersatu. 🤝✨
“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Mari terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila untuk Indonesia yang lebih maju, damai, dan sejahtera.
31/05/2026
🪷 Selamat Memperingati Hari Waisak 31 Mei 2026 🪷
Di momen suci Hari Waisak, mari kita menumbuhkan kebijaksanaan dalam berpikir, welas asih dalam bertindak, serta kedamaian dalam setiap langkah kehidupan.
Keluarga Besar Karantina Maluku mengucapkan Selamat Hari Waisak 2026.
✨ “Semoga cahaya kebijaksanaan membimbing langkah kita menuju kedamaian, kebahagiaan, dan welas asih bagi semua makhluk.”
🙏 Sadhu, Sadhu, Sadhu.
30/05/2026
Cegah Penyakit Hewan Menular, Karantina Maluku Awasi Pengiriman 89 Ekor Kerbau ke Sulawesi Selatan
Namlea – Dalam upaya mencegah penyebaran Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), Petugas Karantina pada Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Namlea melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap 89 ekor kerbau yang akan dilalulintaskan menuju Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggunakan Kapal KLM Arumi Indah, Jumat (29/05/2016).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh kerbau dalam kondisi sehat, bebas dari gejala penyakit hewan menular, serta telah memenuhi persyaratan karantina yang berlaku sebelum diberangkatkan. Selain pemeriksaan fisik dan verifikasi dokumen kesehatan hewan, petugas juga melakukan tindakan biosekuriti berupa penyemprotan disinfektan terhadap kerbau serta alat angkut yang digunakan guna meminimalkan risiko penyebaran agen penyakit selama proses pengangkutan.
Penerapan tindakan disinfeksi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pengawasan karantina untuk menjaga kesehatan hewan, menjamin keamanan lalu lintas ternak antarwilayah, serta melindungi daerah tujuan dari ancaman masuk dan tersebarnya penyakit hewan menular.
Melalui kegiatan ini, Karantina Maluku terus berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap sumber daya hewan sekaligus mendukung kelancaran distribusi ternak yang aman, sehat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
29/05/2026
AMBON – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Maluku terus memperkuat sinergi dengan aparat TNI dalam menjaga keamanan lalu lintas komoditas antarwilayah. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan intensif barang bawaan penumpang di Terminal Penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon menjelang keberangkatan KM Dorolonda tujuan Kota Sorong, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan pengawasan ini merupakan langkah strategis dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap sumber daya hayati sekaligus memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina. Sinergi antara petugas karantina dan aparat keamanan menjadi garda terdepan dalam menjaga sistem biosekuriti nasional dari ancaman masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Kepala Karantina Maluku, W***y Indra Yunan, menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Setiap barang bawaan penumpang yang berupa hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya wajib melalui pemeriksaan karantina. Kami memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan dengan pelayanan yang cepat, mudah, dan optimal, sehingga masyarakat tetap nyaman sekaligus terlindungi dari risiko penyebaran hama dan penyakit yang dapat mengancam ekosistem sumber daya hayati kita,” ujar W***y.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan dan pemindaian (screening) secara cermat terhadap bagasi serta barang bawaan penumpang. Masyarakat yang membawa komoditas wajib lapor kepada petugas karantina untuk menjalani pemeriksaan fisik maupun verifikasi dokumen kesehatan dan sertifikat karantina yang sah.
29/05/2026
AMBON – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku terus memperkuat komitmennya dalam menjaga mutu, keamanan, dan daya saing produk perikanan asal Maluku. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan surveilan penerapan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) pada Instalasi Karantina Ikan milik PT. Harta Samudera yang dilaksanakan pada Jumat (29/05/2026).
Kegiatan yang dilakukan oleh Inspektur Karantina ini merupakan bagian dari upaya pengawasan berkelanjutan untuk memastikan seluruh proses penanganan dan pengelolaan produk perikanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Surveilan difokuskan pada produk Frozen Tuna dan Fresh Tuna guna menjamin mutu, keamanan pangan, serta penerapan sistem biosekuriti yang efektif dalam mencegah masuk dan tersebarnya Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK).
Kepala Karantina Maluku, W***y Indra Yunan, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk perikanan asal Maluku.
“Penerapan CKIB bukan hanya menjadi instrumen pengendalian penyakit ikan, tetapi juga menjadi jaminan kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan. Melalui pengawasan yang konsisten, kami memastikan setiap tahapan operasional di PT. Harta Samudera berjalan sesuai standar sehingga produk Frozen Tuna dan Fresh Tuna yang dipasarkan memiliki mutu terbaik dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan surveilan, tim Inspektur Karantina melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas instalasi, sistem manajemen mutu, dokumen pendukung, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan perusahaan. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek operasional telah memenuhi persyaratan teknis dan prinsip-prinsip CKIB secara konsisten.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pengawasan dan penjaminan mutu hasil perikanan Indonesia. Sinergi antara Karantina Maluku dan PT. Harta Samudera diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produk perikanan, dan memperluas akses pasar.
29/05/2026
Jelang Iduladha 2026, Lalu Lintas Hewan Kurban di Maluku Melonjak 10,07%, Karantina Perketat Pengawasan
AMBON – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, Karantina Maluku mencatat peningkatan lalu lintas hewan kurban sebesar 10,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini menjadi indikator meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hewan kurban sekaligus menggambarkan kelancaran distribusi ternak antarwilayah di Maluku.
Berdasarkan data Best Trust, hingga tahun 2026 tercatat sebanyak 2.521 ekor ternak telah melalui tindakan karantina dan pengawasan, meningkat dari 2.298 ekor pada tahun 2025.
Kepala Karantina Maluku, W***y Indra Yunan, menyampaikan bahwa peningkatan ini menjadi bukti tingginya aktivitas distribusi hewan kurban yang tetap harus diimbangi dengan pengawasan kesehatan hewan yang optimal.
“Kenaikan lalu lintas hewan kurban sebesar 10,07 persen mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha. Kami memastikan seluruh ternak yang dilalulintaskan telah melalui tindakan karantina dan pengawasan secara ketat untuk menjamin kesehatan hewan serta keamanan lalu lintas antarwilayah,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan biosekuriti, pemeriksaan kesehatan hewan, serta pelayanan karantina yang cepat dan profesional guna memastikan hewan kurban yang beredar dalam kondisi sehat, aman, dan layak.
Data menunjukkan bahwa komoditas sapi menjadi penyumbang terbesar kenaikan lalu lintas ternak tahun ini. Pada tahun 2026 tercatat sebanyak 1.991 ekor sapi dilalulintaskan, meningkat signifikan dibandingkan 1.662 ekor pada tahun sebelumnya.
Melalui pengawasan yang konsisten, Karantina Maluku terus memastikan setiap hewan yang masuk maupun keluar wilayah Maluku memenuhi persyaratan kesehatan dan karantina. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen menjaga kesehatan hewan, mencegah penyebaran penyakit, serta mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah kurban yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
28/05/2026
Jamin Kesehatan Hewan Kurban, Karantina Maluku Bersama Dinas Pertanian Awasi Pemeriksaan Antemortem-Postmortem Dengan Maksimal
Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku bersama Dinas Pertanian Provinsi Maluku melaksanakan kegiatan pengawasan hewan kurban melalui pemeriksaan antemortem dan postmortem terhadap sapi kurban di wilayah Kota Ambon, termasuk sapi kurban Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Raya Iduladha, Rabu (28/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, layak disembelih, serta daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) untuk dikonsumsi masyarakat.
Melalui sinergi dan pengawasan yang berkelanjutan, Karantina Maluku berkomitmen mendukung pelaksanaan Iduladha yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.