Potolawas

Potolawas

Share

■ BUKAN AHLI SEJARAH
■ Membawa imajinasi ke masa lalu Setiap hari ada di Instagram � @potolawas dan @potolawasofficial �

Photos from Potolawas's post 23/04/2026

Suriname: Pekerja kontrak dari Jawa
Nama: Achmad
Periode: 1890 - 1930
Nama Achmad
Nama majikan Achmad
Detail keluarga sebelum kedatangan pria dari Perang Dunia II 1178.
Tanda pengenal berjerawat
Negara kelahiran Hindia Belanda
Jenis kelamin laki-laki
Usia 23 tahun
Tinggi 155 cm
Agama Muslim
Tempat keberangkatan Semarang
Tanggal keberangkatan 23-5-1909
Kapal Banda en Pr. Willem I
Jenis kapal SS
Nomor sampel 89
Tempat kedatangan Paramaribo
Dalam pelayanan Hall, J. van, direktur Slootwijk
Untuk siapa Pemerintah Kolonial
Kode kontrak LL390
Tanggal mulai kontrak 26-7-1909
Tanggal berakhir kontrak 26-7-1914
Tanggal CVO 6-3-1925
Tanggal premi diterima 10-5-1946
Wilayah Kedoe
Departemen Magelang
Distrik Slaman
Desa / desa Ngalian
Perkebunan Slootwijk
Kapal kembali tidak kembali

Perpanjangan kontrak 21-8-1914/21-2-1917 diperpanjang selama 2,5 tahun Pl. Alliance (ag. 1914 no. 1510/0). 23-8-1917/23-8-1919 diterima selama 2,5 tahun. Pl. Alliance. 29-8-1919/29-8-1924 diterima selama 5 tahun. Pl. Alliance. 27-8-1926/27-8-1927 diterima selama 1 tahun. Pl. Alliance.

Keterangan: Pr.kr.Immgr. Dc. Par'bo 23-3-1946. Premi diterima kr. Immver. berdasarkan akta DC. Par'bo lihat G.R. 25-4-1946 no. 1268. Diberhentikan setelah tiba di I/h Mil. hosp. 5-8-1909. Cvo no. 425. Cvo dikeluarkan 2-10-1928. Dokumen identitas dikeluarkan 27-3-1947. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung tertanggal 18-5-1929 nomor 23, dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dengan kerja paksa di tempat umum karena penyerangan berat.

Photos from Potolawas's post 23/04/2026

Buruh kontrak Jawa di Suriname (1890-1930-an) adalah pekerja perkebunan yang didatangkan pemerintah kolonial Belanda untuk menggantikan tenaga budak setelah perbudakan dilarang tahun 1863. Sekitar 30 ribu orang Jawa dikontrak lima tahun, hidup dalam kondisi mengenaskan, dan bekerja berat di perkebunan tebu seperti Marienburg, Slootwijk, Waterlo en hazard, Tout Lui Fout dll.

Nama Abdoel
Nama Ayah Angkawidjaja
Detail Keluarga sebelum kedatangan: Laki-laki dari 1186AC.
Tanda pengenal: Pigm. fl. di atas mata kanan.
Negara kelahiran Hindia Belanda
Jenis kelamin laki-laki
Usia 30-an
Tinggi 167 cm
Agama Muslim
Tempat keberangkatan Tandjong Priok
Tanggal keberangkatan 10-9-1925
Kapal Karimoen III
Jenis kapal SS
Nomor sampel 225
Tempat kedatangan Paramaribo
Dalam pelayanan Fernandes, J.D., administrator
Untuk siapa Pemerintah Kolonial
Kode kontrak AC1185
Tanggal mulai kontrak 24-10-1925
Tanggal berakhir kontrak 24-10-1930
Tanggal CVO 3-11-1930
Tanggal penerimaan premi 7-3-1931
Wilayah Cheribon
Divisi Indramajoe
Distrik Madjalengka
Desa Sindangkerta
Perkebunan Tout Lui Faut
Tanggal kematian 9-1-1946
Kapal kepulangan tidak diketahui

Keterangan: C.v.o. diterbitkan 3/11/1930 no. 961. Premi diterima dari dana Im. berdasarkan akta DC. Sur. tertanggal 7/3/1931, lihat GR. tertanggal 27/2/1931 no. 678. Pr. I.fds. DC. Sur. 14/2/1931. Meninggal pada 9/1/1946 di Twee Kinderen.

📸: Nationaal Archief

23/04/2026

Kereta meninggalkan Kebayoran di pinggiran Jakarta dan menuju tujuannya di Tanahabang, sekitar April 1977.

📸: Rob Dickinson

Photos from Potolawas's post 23/04/2026

Gustaaf Willem van Imhoff, orang Jerman yang menjadi Gubernur Jenderal Hindia-Belanda.

Gustaaf Willem, Baron van Imhoff (8 Agustus 1705 – 1 November 1750) adalah seorang administrator kolonial Belanda untuk Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC). Ia menjabat sebagai Gubernur Ceylon Belanda dari tahun 1736 hingga 1740 dan sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari tahun 1743 hingga kematiannya pada tahun 1750 di Istana Cipanas, Cianjur.

Van Imhoff dikenal sebagai orang yang kebijakannya mendorong Hamengkubuwana I untuk memberontak melawan Pakubuwana II, peristiwa yang mencetuskan Perang Takhta Jawa Ketiga (1748-1757). Perang ini berakibatkan perpecahan Kesultanan Mataram menjadi Surakarta dan Yogyakarta.

Van Imhoff juga dikenal sebagai orang yang meresmikan kantor Pos Batavia pada tanggal 28 Agustus 1746, yang kemudian ditetapkan menjadi hari jadi Pos Indonesia.

1 November 1750 Gustaaf Willem Baron van Imhoff meninggal dunia. Ia dan Jan Pieterszoon Coen diangkat menjadi gubernur jenderal VOC ketika berusia di bawah 40 tahun. Satu karena dinilai keras dan tegas, satunya lagi karena punya koneksi kuat.

Setelah akhir masa jabatannya, Van Imhoff digantikan oleh Jacob Mossel.

📸: Rijksmuseum & Bartele Gallery

Photos from Potolawas's post 16/04/2026

Buruh kontrak Jawa di Suriname (1890-1930-an) adalah pekerja perkebunan yang didatangkan pemerintah kolonial Belanda untuk menggantikan tenaga budak setelah perbudakan dilarang tahun 1863. Sekitar 30 ribu orang Jawa dikontrak lima tahun, hidup dalam kondisi mengenaskan, dan bekerja berat di perkebunan tebu seperti Marienburg, Slootwijk, Waterlo en hazard dll.

Nama Abdoel
Nama Ayah Emod
Detail Keluarga sebelum kedatangan: Laki-laki, 30 tahun/AE.
Tanda pengenal: Bekas luka di dagu
Negara kelahiran: Hindia Belanda
Jenis kelamin: Laki-laki
Usia: 30-an
Tinggi: 148 cm
Agama: Muslim
Tempat keberangkatan: Batavia
Tanggal keberangkatan: 6-6-1927
Kapal: Kangean
Jenis kapal: SS
Nomor sampel: 264
Tempat kedatangan: Paramaribo
Dalam pelayanan NV Nickerie Estate & Co Limited
Untuk siapa: Pemerintah Kolonial
Kode kontrak: AE29
Tanggal mulai kontrak: 18-7-1927
Tanggal berakhir kontrak: 18-7-1932
Tanggal CVO: 4-5-1933
Tanggal penerimaan premi: 18-4-1933
Wilayah: Priangan
Departemen: Garoet
Distrik: Garoet
Desa/desa: Tjitangtoe
Waterloo dan Hazard Plantation
Kapal kembali tidak Kembali

Detail Nama Abdoel 29/AE memilih nama keluarga Adjid dan nama depan Abdoel pada 22-9-1956.

Detail Keluarga Pria dari 293/AE. Pria dari 1948/WW.

Keterangan CVO dikeluarkan: 4-5-1933 no.728. Id. Bew. dikeluarkan 15-5-1948. Premi diterima dari Ifds. melalui akta DC Nickerie tertanggal 18-4-1933 lihat G.R. tertanggal 6-4-1933 no.1111. NGB 1954 no.132. Comm. 237 tahun 1955. Pr. Ifds .DC Nick. 29 Maret 1935.

📸: Nationaal Archief

Photos from Potolawas's post 09/04/2026

Buruh kontrak Jawa di Suriname (1890-1930-an) adalah pekerja perkebunan yang didatangkan pemerintah kolonial Belanda untuk menggantikan tenaga budak setelah perbudakan dilarang tahun 1863. Sekitar 30 ribu orang Jawa dikontrak lima tahun, hidup dalam kondisi mengenaskan, dan bekerja berat di perkebunan tebu seperti Marienburg, Slootwijk dll.
Suriname: Pekerja kontrak dari Jawa

Nama Aban
Detail keluarga sebelum kedatangan Laki-laki dari 1177/WW .
Tanda pengenal Pigm. Fl. Di dagu . Negara kelahiran Hindia Belanda
Jenis kelamin laki-laki
Usia 20-an
Tinggi 159 cm
Agama Muslim
Tempat keberangkatan Tandjong Priok
Tanggal keberangkatan 20-8-1924
Kapal Simaloer
Nomor sampel 531
Tempat kedatangan Paramaribo
Dalam pelayanan Brunings E.A., administrator
Untuk siapa Pemerintah Kolonial
Kode kontrak AB234
Tanggal mulai kontrak 1-10-1924
Tanggal berakhir kontrak 1-10-1929
Tanggal CVO 12-11-1929
Tanggal premi diterima 23-4-1934
Wilayah Preanger
Divisi Bandung
Distrik Oedjoengberoeng
Desa/desa Tjibadoejoet
Perkebunan Rust en Werk
Kapal kembali tidak diketahui

Photos from Potolawas's post 04/04/2026

Potret salah satu pelayan di kapal penumpang Huygens, sekitar 1940-44.

Christiaan Huygens adalah kapal penumpang Belanda yang dibangun pada tahun 1927 oleh Nederlandsche Scheepsbouw Maatschappij untuk Stoomvaart Maatschappij Nederland (SMN). Kapal ini digunakan pada rute Amsterdam – (Batavia 1940-1944?) hingga pecahnya Perang Dunia Kedua. Setelah disita sebagai kapal pengangkut pasukan, kapal ini digunakan di Laut Mediterania dan Samudra Hindia. Setelah selamat dari akhir perang di Eropa, kapal ini menabrak ranjau di Scheldt pada tanggal 26 Agustus 1945 dan terdampar. Kapal ini patah menjadi dua.
📸: Poll, Willem van de

04/04/2026

Tentara KNIL berbagi bara api. (Drie KNIL militairen) te Kota Batoe, circa December 1946.

📸: Fotocollectie Dienst voor Legercontacten Indonesië

22/03/2026

Portret van een KNIL militair te Kebon Selada en Kota Batoe, circa
1946.

📸: Fotocollectie Dienst voor Legercontacten Indonesië

06/03/2026

Mengayuh becak membawa turis di Makassar, sekitar 1937.

📸: Bettmann/Corbis

Photos from Potolawas's post 05/03/2026

Jalan MH Thamrin Jakarta, sekitar tahun 1986.
📸: Jaap De Jonge/Tropenmuseum

04/03/2026

Pawai pemuda di Merauke menyambut hasil referendum Papua.

Para pemuda di (Irian Barat/Merauke) berpawai di jalan-jalan pada 25 Juli 1969 untuk merayakan hasil referendum, dimana isu yang dibahas adalah kelanjutan persatuan dengan Indonesia. Lebih dari setengah dari 1.025 delegasi, dari delapan kabupaten, yang mewakili 800.000 penduduk Irian Barat sejauh ini telah memilih untuk tetap berada di bawah bendera dan lambang Indonesia.

📸: Bettmann/Corbis

Want your business to be the top-listed Government Service in Anekaelok?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Anekaelok