PPATK

Call Directions Website Contact the organization

PPATK Lembaga Negara yang Berperan Aktif scara Independen dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Pendanaan Terorisme

🇮🇩 Dirgahayu ke-81 Tentara Nasional IndonesiaPPATK menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian TNI dalam menjaga...
05/10/2026

🇮🇩 Dirgahayu ke-81 Tentara Nasional Indonesia

PPATK menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sinergi dan kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) demi menjaga keamanan dan ketahanan nasional.

TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.

Hai  !Pada akhir Agustus lalu, PPATK meluncurkan tiga buku Penilaian Risiko Nasional atau National Risk Assessment (NRA)...
05/10/2026

Hai !

Pada akhir Agustus lalu, PPATK meluncurkan tiga buku Penilaian Risiko Nasional atau National Risk Assessment (NRA) 2026 yang mencakup Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT), serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).

NRA menjadi instrumen penting untuk memastikan kebijakan, prioritas, dan alokasi sumber daya disusun berdasarkan profil serta tingkat risiko yang dihadapi Indonesia. Tak hanya itu, NRA juga menjadi kerangka acuan dalam mempersiapkan Mutual Evaluation Review (MER) FATF 2029–2030, sekaligus menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengevaluasi secara menyeluruh efektivitas rezim nasional.

Untuk membantu kita semua memahami isi ketiga buku tersebut, akan dibahas secara berkala melalui NRA SERIES di media sosial PPATK. Dan kali ini, kita akan mulai perjalanan dengan menyelami Buku NRA TPPU Bagian 1. Yuk, simak dan temukan berbagai informasi penting di dalamnya!

04/10/2026

Halo !

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), K.P. Ivan Yustiavandana, menghadiri kegiatan Wayang Kuliterasi yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan 2026 tersebut mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital: Cerdas Bertransaksi, Bijak Berinvestasi.”

“Perputaran dana judi online untuk tahun ini saja mencapai sekitar Rp25 triliun,” ujar Ivan dalam sesi Wayang Interaktif.

Ivan mengatakan, besarnya perputaran dana tersebut menunjukkan bahwa judi online tidak hanya menjadi persoalan aktivitas perjudian, tetapi juga berkaitan dengan transaksi dan pergerakan dana dalam sistem keuangan. Karena itu, penelusuran aliran dana menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengungkap dan memutus ekosistem judi online.

Ivan menegaskan bahwa masyarakat pada dasarnya memiliki hak untuk memiliki dan mengelola kekayaan dalam jumlah berapa pun. Namun, kekayaan tersebut harus berasal dari sumber yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan dari hasil tindak pidana.

Menurut Ivan, peningkatan literasi keuangan digital juga diperlukan agar masyarakat mampu mengenali risiko transaksi keuangan serta lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.

Dalam kegiatan tersebut, Ivan turut menyerahkan wayang Puntadewa kepada dalang Ki Amar Pradopo sebagai bagian dari prosesi pembukaan pertunjukan. Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan lakon “Pandawa Kalah Judol” yang mengangkat isu judi online melalui pendekatan budaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP BUMN K.R.T. Tedi Bharata, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara K.P. Narendra Jatna, serta Direktur BCA K.R.T. Antonius Widodo.

Halo  !Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), K.P. Ivan Yustiavandana, menghadiri kegiatan Waya...
04/10/2026

Halo !

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), K.P. Ivan Yustiavandana, menghadiri kegiatan Wayang Kuliterasi yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan 2026 tersebut mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital: Cerdas Bertransaksi, Bijak Berinvestasi.”

“Perputaran dana judi online untuk tahun ini saja mencapai sekitar Rp25 triliun,” ujar Ivan dalam sesi Wayang Interaktif.

Ivan mengatakan, besarnya perputaran dana tersebut menunjukkan bahwa judi online tidak hanya menjadi persoalan aktivitas perjudian, tetapi juga berkaitan dengan transaksi dan pergerakan dana dalam sistem keuangan. Karena itu, penelusuran aliran dana menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengungkap dan memutus ekosistem judi online.

Ivan menegaskan bahwa masyarakat pada dasarnya memiliki hak untuk memiliki dan mengelola kekayaan dalam jumlah berapa pun. Namun, kekayaan tersebut harus berasal dari sumber yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan dari hasil tindak pidana.

Menurut Ivan, peningkatan literasi keuangan digital juga diperlukan agar masyarakat mampu mengenali risiko transaksi keuangan serta lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.

Dalam kegiatan tersebut, Ivan turut menyerahkan wayang Puntadewa kepada dalang Ki Amar Pradopo sebagai bagian dari prosesi pembukaan pertunjukan. Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan lakon “Pandawa Kalah Judol” yang mengangkat isu judi online melalui pendekatan budaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP BUMN K.R.T. Tedi Bharata, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara K.P. Narendra Jatna, serta Direktur BCA K.R.T. Antonius Widodo.

Hai,  !~Untaian Puisi di atas Kertas ~Untuk kekasih yang selalu dikenangBabak Eliminasi telah tuntas,9 Tim terbaik siap ...
03/10/2026

Hai, !
~Untaian Puisi di atas Kertas
~Untuk kekasih yang selalu dikenang

Babak Eliminasi telah tuntas,
9 Tim terbaik siap beradu menjadi pemenang

Kompetisi Cerdas Cermat antar Pihak Pelapor baru saja menyelesaikan Tahapan Preliminary Test, dan berikut ini adalah 9 Pihak Pelapor yang berhasil masuk ke Semifinal.

1. Bank Mandiri
2. ⁠PT Pegadaian (Persero)
3. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk
4. PT BPR Puri Artha Pacitan
5. Bank SMBC Indonesia
6. PT Bank Seabank Indonesia
7. ⁠PT Sucor Sekuritas
8. ⁠PT Bank Jabar Banten Syariah
9. PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur

Selamat kepada para semifinalis yang telah lolos ke babak selanjutnya. 🙌

Terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti AML CTF CPF Office Battle 2026. Semoga kita dapat bertemu kembali di kesempatan yang lain.

PPATK Apresiasi Gebuk Judol Ronde 3!  Deputi Danang Tri Hartono: “Partisipasi masyarakat jadi kunci putus aliran dana ju...
02/10/2026

PPATK Apresiasi Gebuk Judol Ronde 3!

Deputi Danang Tri Hartono: “Partisipasi masyarakat jadi kunci putus aliran dana judol. Laporkan aktivitas mencurigakan, bantu kami ungkap jaringannya!”

Kolaborasi Grab, OVO, Komdigi & PPATK terus perkuat ekosistem digital yang aman.

Yuk, kenali risiko, lindungi diri, dan ambil peran!

02/10/2026

Halo !

Grab Indonesia dan OVO berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta PPATK resmi meluncurkan GEBUK JUDOL (Gerakan Bersama Ungkap Judi Online) Ronde 3 lewat talkshow edukasi "Cerdas Berteknologi" di FX Sudirman, Jakarta (1/10).

​Guna menekan angka kejahatan keuangan digital yang masih marak, gerakan ini mengajak mitra pengemudi, pedagang/mitra usaha, hingga masyarakat umum untuk lebih jeli dan berani melaporkan indikasi aktivitas judi online.

​Ayo lindungi diri, keluarga, dan keuangan kita! Laporkan setiap akun atau situs mencurigakan demi ruang digital yang aman dan terpercaya.

Halo  !PPATK bersama PT Pegadaian kembali menyapa generasi muda melalui PPATK Mengajar Goes to SMAN 78 Jakarta. Para pel...
01/10/2026

Halo !

PPATK bersama PT Pegadaian kembali menyapa generasi muda melalui PPATK Mengajar Goes to SMAN 78 Jakarta. Para pelajar diajak mengenali risiko tindak pidana pencucian uang, kejahatan keuangan digital, hingga berbagai modus penipuan yang semakin berkembang mulai dari tautan palsu, pencurian data pribadi, investasi bodong, hingga penyalahgunaan teknologi AI dan deepfake. Melalui edukasi ini, pelajar didorong untuk lebih kritis, tidak mudah percaya pada pesan yang mendesak atau tawaran yang terlalu menggiurkan, serta selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi.

Melalui kolaborasi PPATK dan PT Pegadaian, generasi muda diharapkan semakin bijak mengelola keuangan, menjaga data pribadi dan rekening, serta berani menjadi bagian dari budaya anti pencucian uang sejak dini.

Halo  !Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi menjadi pedoman dalam menjaga persatuan, integritas, dan ketahanan b...
01/10/2026

Halo !

Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi menjadi pedoman dalam menjaga persatuan, integritas, dan ketahanan bangsa.

Di tengah berbagai tantangan, mari terus memperkuat nilai-nilai Pancasila melalui kerja nyata, termasuk dengan bersama-sama mencegah dan memberantas kejahatan keuangan yang dapat mengancam sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bersama menjaga integritas, bersama mengawal Indonesia.

Hai  !Berani berkata "tidak" pada narkoba adalah langkah sederhana yang dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan mas...
30/09/2026

Hai !

Berani berkata "tidak" pada narkoba adalah langkah sederhana yang dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan masa depan.

Setiap keputusan untuk menjauhi narkoba juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Yuk, mulai dari diri sendiri. Katakan tidak pada narkoba!

Address

Anekaelok

Opening Hours

Monday 07:00 - 16:00
Tuesday 07:00 - 16:00
Wednesday 07:00 - 16:00
Thursday 07:00 - 16:00
Friday 07:00 - 16:00

Telephone

+622150928484

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PPATK posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to PPATK:

Shortcuts

Share