13/05/2026
Datang dan ramaikan kegiatan Car Free Day "Anak Indonesia Hebat", Pentas Seni, & Night Market bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu
Halaman Resmi Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu
13/05/2026
Datang dan ramaikan kegiatan Car Free Day "Anak Indonesia Hebat", Pentas Seni, & Night Market bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu
02/05/2026
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu mengucapkan.
Selamat memperingati 2 Mei HARI PENDIDIKAN NASIONAL Tahun 2026
"Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua"
01/05/2026
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 Mei 2026
28/04/2026
28 April 2026
Pelatihan In-Service 1 Hari ke-2
Peningkatan Kompetensi Guru SD Mengajar Bahasa Inggris Tahun 2026 bertempat di Aula Hotel Timor Atambua
27/04/2026
27 April 2026
Pelatihan In-Service 1
Peningkatan Kompetensi Guru SD
Mengajar Bahasa Inggris Tahun 2026
16/04/2026
Perkuat Mutu Pendidikan, BAN PDM NTT Gelar Sosialisasi Akreditasi 2026 di Kabupaten Belu
Kamis,16 April 2026. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar bekerja sama dengan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN PDM) Provinsi NTT menyelenggarakan Sosialisasi Akreditasi Satuan Dasmen Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Cerdas Dinas PKO Belu ini menjadi langkah strategis dalam memetakan kualitas sekolah di wilayah tersebut.
Pembukaan oleh Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Yanuarius Bone, S.IP. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan para pimpinan sekolah untuk menjaga marwah pendidikan melalui pemenuhan standar nasional.
"Akreditasi bukan sekadar mengejar status atau sertifikat, melainkan instrumen penting bagi kita untuk melakukan refleksi diri. Saya berharap seluruh Kepala Sekolah yang hadir hari ini mengikuti sosialisasi dengan serius agar siap menghadapi evaluasi tahun 2026," tegas Yanuarius dalam pidato pembukaannya.
Paparan Teknis dan Strategi Sukses Akreditasi
Hadir sebagai narasumber utama, Ibu Sri Muliati dari BAN PDM NTT. Dalam sesinya, beliau membedah kebijakan terbaru mengenai mekanisme akreditasi yang kini lebih berorientasi pada kinerja nyata di lapangan (performance-based) daripada sekadar kelengkapan dokumen administratif (compliance-based).
Peserta yang terdiri dari para Kepala Sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Belu diberikan pemahaman mendalam mengenai penggunaan aplikasi Sispena dan cara mengoptimalkan data Dapodik sebagai basis utama penilaian.
Antusiasme Peserta di Aula Cerdas
Suasana di Aula Cerdas tampak dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Para kepala sekolah antusias berkonsultasi mengenai tantangan spesifik di satuan pendidikan masing-masing, mulai dari sinkronisasi data guru hingga standarisasi fasilitas sekolah di daerah perbatasan.
Dengan terlaksananya sosialisasi ini, Dinas PKO Kabupaten Belu berharap seluruh satuan pendidikan di bawah naungannya dapat mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Tujuannya jelas: meningkatkan indeks mutu pendidikan di Kabupaten Belu agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional pada tahun 2026 mendatang.
20/02/2026
Jumat, 20 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) menggelar kegiatan strategis berupa Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 serta Sosialisasi Penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tingkat Kabupaten. Acara yang berlangsung di aula SMPK Don Bosco Atambua ini dihadiri oleh ratusan peserta dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Belu.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Januaria Nona Alo, S.IP didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Agustina Haleserens, S.Psi.
Dalam arahannya, Plt. Kadis menekankan pentingnya sinergi antara kesiapan akademik siswa melalui TKA dan tata kelola keuangan yang akuntabel melalui Dana BOS.
Poin Utama Sosialisasi
1. Persiapan TKA 2026: Fokus pada pemetaan mutu pendidikan dan kesiapan teknis para siswa serta proktor dalam menghadapi ujian berbasis standar akademik terbaru.
2. Optimalisasi Dana BOS: Penekanan pada penggunaan anggaran yang tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan juknis (Petunjuk Teknis) yang berlaku untuk menghindari kendala administrasi di kemudian hari.
3. Digitalisasi Pendidikan: Mendorong peran proktor dalam memastikan infrastruktur teknologi di sekolah siap mendukung program-program pusat.
Kehadiran Peserta
Sosialisasi ini diikuti oleh garda terdepan manajemen sekolah yang terdiri dari:
1. Kepala Sekolah: Sebagai manajer satuan pendidikan.
2. Proktor: Sebagai penanggung jawab teknis pelaksanaan ujian/asesmen.
3. Bendahara BOS: Sebagai pengelola administrasi keuangan sekolah.
"Pendidikan yang bermutu lahir dari perencanaan yang matang dan pengelolaan keuangan yang jujur. Saya berharap melalui sosialisasi ini, tidak ada lagi keraguan dalam implementasi di lapangan," ujar Plt. Kadis PKO dalam sambutannya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Belu siap menyambut agenda pendidikan tahun 2026 dengan manajemen yang lebih solid dan prestasi siswa yang lebih gemilang.
07/02/2026
Ubah Limbah Jadi Berkah: SMP IL Kapten Fatubaa Luncurkan Proyek "Huka Upcycling
Sabtu, 7 Februari 2026 – SMP IL Kapten Fatubaa secara resmi memulai rangkaian program AIA Healthiest Schools dengan mengusung tema inovatif "Huka Upcycling Project: From Waste to Wonder". Program yang berlangsung sepanjang Februari hingga Maret 2026 ini bertujuan untuk mengubah pola pikir siswa dari konsumerisme menjadi penciptaan nilai melalui pengelolaan limbah.
Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belu, ibu Januaria Nona Alo, S.IP yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif sekolah dalam memadukan literasi lingkungan dengan keterampilan praktis.
Inovasi Pengolahan Kulit Pisang sisa MBG
Fokus utama dari proyek ini adalah pemanfaatan limbah organik, khususnya kulit pisang, yang diolah menjadi berbagai produk bernilai guna tinggi.
Terdapat tiga produk utama yang dikembangkan oleh tim pengolah sampah sekolah: Huka Ice Cream: Inovasi kuliner sehat, Huka Compost Fertilizer: Pupuk kompos padat untuk pertanian. Huka Liquid Fertilizer: Pupuk organik cair.
Kepala Dinas Pendidikan Kabu. Belu Dalam sambutannya, menyatakan bahwa program ini merupakan model pendidikan karakter yang sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang.
"Kami sangat bangga dengan apa yang dilakukan SMP IL Kapten Fatubaa. Melalui proyek Huka Upcycling ini, sekolah tidak hanya mengajarkan teori, tetapi langsung menyentuh isu nyata seperti Eco-Anxiety dan mengubahnya menjadi Eco-Action. Ini adalah langkah konkret dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan sekaligus mandiri secara ekonomi," ujar beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan kemitraan petani (Huka Farmer Partnership) menunjukkan bahwa sekolah memiliki visi jauh ke depan untuk berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar perbatasan.
Dengan semangat "Huka Hamoris Fronteira" (Huka Menghidupkan Perbatasan), SMP IL Kapten Fatubaa membuktikan bahwa di lokasi beranda terdepan Indonesia bukan hambatan untuk melahirkan inovasi yang berdampak global. (OB)
09/12/2025
KEJARI BELU GELAR SOSIALISASI HAKORDIA, TEKANKAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA PENDIDIKAN
Selasa, 9 Desember 2025 Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu menggelar kegiatan sosialisasi antikorupsi yang berlangsung di Aula Cerdas Dinas Pendidikan Kabupaten Belu.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Bapak Johanes H. Siregar, S.H., M.H., dan didampingi oleh para Kepala Seksi serta jajaran Kejari Belu.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu, Sekretaris Dinas, serta Kepala Bidang Pendidikan Dasar.
Peserta kegiatan adalah para Kepala Sekolah SMP serta Bendahara SMP se-Kabupaten Belu.
Dalam kesempatan tersebut, Kejari Belu menyampaikan materi terkait pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana pendidikan, khususnya:
Dana Revitalisasi Bangunan Sekolah, yang harus dikelola secara terbuka, tepat sasaran, dan sesuai petunjuk teknis.
Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang wajib dipertanggungjawabkan secara baik, benar, dan bebas dari praktik-praktik penyimpangan.
Kepala Kejaksaan Negeri Belu menegaskan bahwa penguatan integritas dan pencegahan tindak pidana korupsi harus dimulai dari tata kelola yang transparan dalam sektor pendidikan.
“Kami mendorong seluruh pengelola sekolah untuk mengutamakan keterbukaan, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Pendidikan adalah sektor strategis, sehingga pengelolaan dananya tidak boleh keluar dari prinsip-prinsip good governance,” tegas Kajari.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kejari Belu berharap agar para kepala sekolah dan bendahara semakin memahami regulasi dan mampu mencegah potensi penyimpangan anggaran di lingkungan satuan pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan dunia pendidikan yang bersih dari korupsi sesuai semangat peringatan Hakordia.
08/12/2025
Atambua, Belu, Senin 8 Desember 2025
(Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belu, Januaria Nona Alo, S.IP didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Agustina Haleserens, S. Psi, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Buku Muatan Lokal untuk siswa Sekolah Dasar Kelas IV. Kegiatan ini berfokus pada tiga topik utama, yakni Pantun, Dongeng, dan Sapaan Tradisional yang menjadi bagian penting dari pelestarian budaya lokal Belu.
FGD tersebut menghadirkan empat narasumber yang berasal dari unsur budayawan, akademisi, serta praktisi pendidikan yang memiliki kompetensi dalam bidang sastra lisan dan tradisi lokal. Para narasumber memberikan pemaparan mengenai pentingnya integrasi nilai-nilai budaya dalam proses pembelajaran sejak jenjang pendidikan dasar.
Peserta FGD terdiri dari tokoh adat, kepala sekolah, serta guru-guru SD. Mereka terlibat aktif dalam diskusi untuk memberikan masukan terkait penyusunan buku muatan lokal yang diharapkan dapat menjadi referensi pembelajaran yang autentik, relevan, dan sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Belu.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan menegaskan bahwa penyusunan buku muatan lokal merupakan langkah strategis dalam memperkuat karakter peserta didik sekaligus melestarikan budaya daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh adat dan praktisi pendidikan yang berperan langsung dalam menjaga warisan budaya Belu.
Kegiatan FGD ini diharapkan mampu menghasilkan rancangan buku muatan lokal yang komprehensif dan dapat digunakan sebagai pedoman pembelajaran di seluruh sekolah dasar di Kabupaten Belu, sehingga generasi muda dapat mengenal, memahami, dan mencintai budaya daerahnya sendiri.
19/11/2025
Rabu, 19 November 2025.
Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves, ST didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kab. Belu Januaria Nona Alo, S.IP memberikan hadiah lomba kepada pemenang OSN, O2SN, dan FLS2N Tingkat Kabupaten Belu bertempat di Aula Cerdas Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu yang telah di selenggarakan pada 5–7 Agustus 2025 di beberapa lokasi, antara lain Lapangan Umum Atambua, GOR L.A. Bone, Kolam Renang Tobir, Stadion Haliwen, serta secara daring untuk OSN. Peserta dari masing - masing perwakilan sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Belu
Dalam sambutannya, Wabup Vicente Hornai Gonsalves menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembagian hadiah karena adanya kendala teknis. Ia menegaskan bahwa ketiga ajang tersebut merupakan wadah penting bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan akademik, olahraga, dan seni
Pemenang lomba jenjang SD, ajang FLS2N menempatkan Clayrin Ndolu dari SDK Kuntum Bahagia sebagai Juara 1 Gambar Bercerita, serta Leonardus Fahik dari SD Haliulun sebagai Juara 1 Menyanyi Tunggal.
Pada O2SN, Adrianus P. Manek dari SD Halikelen meraih Juara 1 Atletik Putra, sementara Maria G. Meol dari SDK St. Theresia ATB 2 menjadi Juara 1 Renang Gaya Bebas.
Untuk OSN tingkat SD, Emanuel F. Un dari SDK Kuntum Bahagia tampil sebagai Juara 1 bidang IPS, dan Menuel Stanis Laus Butik dari SDK Lafaekfera meraih Juara 1 bidang Matematika.
Sementara itu, pada jenjang SMP, FLS2N mencatat Yovantus Bone Mau dari SMPN 1 ATB sebagai Juara 1 Musik Ansambel dan Petra B. Abu dari SMPN 1 ATB sebagai Juara 1 Menyanyi Solo.
Di cabang O2SN, Emanuel Riki Lobo dari SMP 1 TASTIM meraih Juara 1 Silat Tanding Putra, sedangkan Dewi M. Lau dari SMPS Karya Mandiri menjadi Juara 1 Silat Tanding Putri.
Pada OSN tingkat SMP, Angelina Sin dari SMPN Umanen keluar sebagai Juara 1 bidang IPS, dan Indah Puput Melati dari SMPN 1 ATB berhasil meraih Juara 1 bidang IPA.
| Monday | 07:30 - 16:00 |
| Tuesday | 07:30 - 16:00 |
| Wednesday | 07:30 - 16:00 |
| Thursday | 07:30 - 16:00 |
| Friday | 07:30 - 16:30 |