13/01/2025
Bakti Sosial Dalam Peringatan Hari Ulang Tahun PDHI dan Hari Ibu di Lampung
Jati Agung, Lampung Selatan 11 Januari 2025
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan Hari Ibu, PDHI Cabang Lampung bekerja sama dengan PIDHI (Persatuan Istri Dokter Hewan Indonesia) Daerah Lampung menyelenggarakan rangkaian kegiatan bakti sosial yang penuh makna di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Muhammad Natsir, Jati Agung, Lampung Selatan.
“Kegiatan ini dimulai dengan pemberian bantuan kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Muhammad Natsir, yang meliputi bantuan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan kesejahteraan santri. Selain itu, juga dilaksanakan pengobatan massal ternak untuk meningkatkan kesehatan hewan ternak masyarakat sekitar juga upaya pencegahan terhadap masuk dan menularnya penyakit mulut dan kuku (PMK) dan yang sangat penting bagi perekonomian petani dan peternak di wilayah tersebut,”ujar Tri Guntoro selaku Ketua Panitia.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat, kegiatan ini juga menyelenggarakan kampanye gizi, yang bertujuan untuk mempromosikan pentingnya konsumsi gizi seimbang bagi keluarga. Tidak ketinggalan, pembagian bingkisan kepada ibu-ibu hebat di sekitar pondok pesantren menjadi salah satu momen spesial, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi luar biasa mereka dalam membangun keluarga dan masyarakat.
Acara puncak dari kegiatan ini adalah pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas hari jadi PDHI Lampung. Pemotongan tumpeng ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, anggota PDHI, serta perwakilan PIDHI Daerah Lampung.
Ketua PDHI Cabang Lampung Anwar Fuadi dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk komitmen PDHI dalam memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan. "Kami ingin memastikan bahwa melalui kegiatan sosial seperti ini, kami dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam aspek pendidikan, kesehatan hewan, dan kesejahteraan ibu-ibu," ujarnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan bakti sosial ini, PDHI dan PIDHI Lampung berharap dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat dan memberikan dampak positif yang luas dalam pembangunan sosial, kesehatan, dan kesejahteraan di Provinsi Lampung.
13/01/2025
Dalam rangka Ulang Tahun ke-72, Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB-PDHI) mengadakan PDHI Award.
Penghargaan ini diberikan kepada para dokter hewan dan non dokter hewan yang berprestasi, berjuang dan berjasa di bidang kesejahteraan hewan umumnya dan kedokteran hewan khususnya.
PDHI Cabang Lampung dengan bangga menyampaikan bahwa Cabang Lampung mendapatkan 4 (empat) juara dalam Award ini. Yaitu:
drh. Husodo Hadi, Juara 3 Kategori Public Service (Goverment)
drh. Nanang Purus S, Juara 2 Kategori Vet Inspiration
drh. Sugeng Dwi Hastono, Juara 2 Kategori Public Service (Non Goverment)
drh. Ni Made Ferawati, Juara 2 Kategori Animal Helath & Welfare
Semoga dengan diterimanya Awards ini dapat memberikan semangat kepada teman sejawat lainnya untuk bisa lebih berkarya demi masyarakat, bangsa dan negara.
Manusya Migra Satwa Sewaka.
Selamat!
📸
#2025
13/06/2024
Selamat kepada drh. Anwar Fuadi, M.P.H atas terpilihnya sebagai Ketua PDHI Cabang Lampung periode 2024-2028 pada Musyawarah Cabang Anggota PDHI Cabang Lampung pada 8 Juni 2024.
Disampaikan p**a terima kasih yang sebesar-besarnya pada drh. Nanang Purus Subendro dan seluruh pengurus masa bakti 2020-2024 atas kerja keras dan dedikasinya selama ini.
Viva Veteriner!
04/06/2024
Seiring perkembangan zaman dan makin ketatnya persaingan dalam dunia usaha, perlu adanya personal branding dokter hewan untuk mengembangkan kemampuannya agar dapat menggapai pekerjaan, bersaing di dunia kerja, dan pengembangan profesi kerja, serta pengelolaan bisnis secara profesinal.
PDHI Lampung dengan bangga mempersembahkan *_SEMINAR VETERINARY PERSONAL BRANDING_*
Selain itu diadakan juga Musyawarah Anggota untuk memilih Ketua PDHI Cabang Lampung Periode 2024-2028
Jangan lewatkan! Daftar sekarang!
Kontribusi melalui:
Bank Mandiri
1140000300619
a.n. Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia
Konfirmasi: 082226238836 (drh. Ratna)
Viva veteriner!
07/03/2024
Ternyata seminar dan workshop tuh se-menyenangkan itu.
meski melelahkan.
Banyak ilmu baru yang didapat, banyak insight baru, banyak kenalan baru, banyak dorpriss... 😁😁
Kayanya perlu bikin kelanjutannya lagi nih.
Coba komen dibawah, kira² apa dan siapa yang perlu kita undang untuk berbagi ilmu disini....
makasih banyak untuk para mitra:
id
09/02/2024
Bismillah, semoga niat baik akan dimudahkan.
Reposted from drh Ruri Astuti Wulandari
Siapa tau suatu saat ini akan menjadi sebuah cerita sejarah.. Sebuah perjalanan kelahiran program studi Kedokteran Hewan di Universitas Lampung 🥰
Terimakasih Bapak Gubernur Lampung dan Dekan Fak. Kedokteran Unila sudah menerima audiensi .lampung dan menyambut baik serta mendukung rencana ini. Semoga cita-cita bersama untuk kemajuan Provinsi Lampung ini dapat terwujud... Aamiin.. 🤲🤲🤲
12/09/2023
DEAR VETIZEN, PAWRENTSS, AND ANIMAL LOVERS....
PDHI CABANG LAMPUNG
MENGADAKAN LOMBA VIDEO REELS INSTAGRAM
DENGAN TEMA
“PENTINGNYA VAKSINASI DAN BAHAYA RABIES”
Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Lampung mengadakan lomba Video Reels Instagram dalam rangka memperingati World Rabies Day 30 September 2023 dengan tema "Pentingnya Vaksinasi dan Bahaya Rabies"
Adapun syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut:
1. Lomba terbuka untuk umum dan hanya ditujukan khusus untuk pengguna platform Instagram Reels baik Lampung ataupun luar Lampung.
2. Konten video harus sesuai dengan tema:
"Pentingnya Vaksinasi dan Bahaya Rabies"
3. Durasi video: minimal 30 detik dan maksimal 60 detik.
4. Video merupakan karya asli peserta, tidak melanggar hak cipta/hak intelektual apapun, dan belum pernah diikut sertakan pada lomba/diupload sebelumnya.
5. Dilarang menggunakan kata-kata atau visual yang kasar, kekerasan, pornografi, bermuatan SARA, dan menyinggung pihak tertentu.
6. Sertakan hashtag dan mention akun IG .lampung agar kontenmu masuk kedalam pencarian tim juri.
7. Peserta wajib mengikuti (follow) akun IG .lampung dan akun IG peserta dalam kondisi publik (tidak diprivate) agar karya dapat dilihat dan dinilai oleh tim juri.
8. Konten video bisa dibuat secara individu atau berkelompok. Jangan lupa tulis caption yang menarik yaaa...
9. Kriteria penilaian: orisinalitas, kreatifitas, dan relevansi dengan tema.
(Untuk juara favorit ditentukan dengan banyaknya jumlah likes dan komentar di karyanya)
10. Video yang sudah dibuat menjadi hak milik PDHI Cabang Lampung dan keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
Hadiah:
Juara 1: Satu juta rupiah
Juara 2: Tiga per empat juta rupiah. Juara3 : Setengah juta rupiah
Juara Favorit : Seperempat juta rupiah
So... tunggu apalagi,
get your gadget and start recording!
😁😁😁
CP. drh. Akbar 0895-6405-58490
https://www.instagram.com/p/CxFMvWeyFtz/?igshid=NjIwNzIyMDk2Mg==
30/08/2023
Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Lampung bekerjasama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus melakukan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang penyakit rabies di SD Negeri 1 Srikaton dan SD Negeri 1 Pardawaras, Tanggamus dengan narasumber dari PDHI drh. Nanang Purus Subendro, drh. Ruri Astuti W, drh. Vita Maharjanti.
"Kegiatan yang dilakukan pada Selasa (29/08) bentuk tindak lanjut dengan adanya kasus gigitan anjing liar terhadap tiga orang balita di kedua Pekon tersebut yaitu pada 23 Agustus 2023,lalu. Hasil observasi dan berdasarkan pemeriksaan laboratorium Balai Veteriner Lampung, bahwa Anjing tersebut dinyatakan positif rabies,"kata Nanang Purus Subendro, Ketua PDHI Cabang Lampung.
Ia juga mengatakan bahwa KIE yang diikuti oleh sekitar 200 orang anak usia sekolah dasar ini untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyakit yang sangat mematikan tersebut.
Jika terdapat Hewan Penular Rabies (HPR) dari jenis Anjing, Kucing dan Kera yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggal, agar bersedia untuk dilakukan vaksinasi terhadap hewan tersebut. Sebagaimana diketahui bahwa, korban terbesar dari kasus gigitan atau penyakit rabies adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari genus Lysavirus. Virus ini dikenal menyerang sistem syaraf. Syaraf yang rusak akan membuat si penderita lebih sensitif terhadap cahaya dan angin.
Selain menginfeksi HPR seperti Anjing, Kucing dan Monyet, penyakit ini dapat menginfeksi semua mamalia, termasuk manusia.
Hewan yang tertular rabies, biasanya akan menunjukkan satu dari dua tipe gejala, yaitu: Pertama, tipe gila: Hewan akan mudah terprovokasi, sensitif, waspada, pupil mata membesar, tidak mengenal rasa takut, dan dapat menyerang hewan lain, termasuk manusia maupun objek yang bergerak. Hewan biasa akan menelan benda asing seperti kotoran, batu, kawat, atau besi kandang. Gejala akan berlanjut menjadi inkoordinasi saraf lalu mati setelah mengalami paralisis.
Kedua adalah tipe diam: Hewan akan mengalami kekakuan seperti stroke pada manusia. Dapat dilihat dari adanya kekakuan rahang bagian bawah, mulut menganga, produksi air liur berlebihan, dan tidak bisa menelan. Tipe ini tidak menunjukkan gejala gila ataupun galak, dan sangat jarang untuk menggigit. Gejala berlanjut ke paralisis seluruh tubuh, koma, hingga meninggal beberapa jam kemudian.
Apa saja yang dilakukan apabila ada kasus gigitan HPR pada manusia?
- Bersihkan luka menggunakan antiseptik. Periksa dan laporkan ke faskes terdekat bahwa telah digigit HPR untuk diberikan SAR (Serum Anti Rabies).
- Kurung dan amati HPR yang telah menggigit tersebut, bila hewan positif rabies biasanya akan mengalami gejala sakit rabies, lalu mati dalam kurun waktu kurang dari 14 hari.
- HPR yang mati tersebut dibawa ke Laboratorium misalnya Balai Veteriner Lampung untuk diuji rabies.
Pencegahan
Pencegahan utama dari penularan penyakit rabies adalah dengan memberikan vaksin pada HPR. Hewan yang telah divaksin akan memiliki antibodi yang digunakan untuk melawan virus rabies apabila masuk ke dalam tubuh.
Persyaratan Lalulintas HPR
Sebagai upaya mencegah masuk dan keluar penyakit rabies antar p**au, beberapa persyaratan yang wajib dipenuhinya dalam melalulintaskan HPR yaitu harus dilengkapi dengan sertifikat veteriner dari daerah asal hewan, HPR telah dilakukan vaksinasi rabies yang dibuktikan dengan buku vaksin rabies, dilakukan uji titer antibodi terhadap rabies yang menunjukkan masih protektif, tidak berasal dari daerah yang sedang terdapat wabah, dan dilaporkan kepada Petugas Karantina di tempat pengeluaran atau pemasukan untuk dilakukan tindakan karantina.
"Mari bersama kita cegah penyakit rabies dengan melakukan pengecekan kesehatan HPR rutin, melakukan vaksinasi rabies serta melaporkan kepada petugas jika akan melalulintaskan hewan rentan rabies antar p**au,"ajak Ketua PDHI Lampung.