FTA Support Center Bandung

FTA Support Center Bandung

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from FTA Support Center Bandung, Government Organization, Bale Motekar Lt 3 Jalan Banda No. 40 Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Bandung.

Selamat Datang di FTA Support Center Bandung Pusat Konsultasi, Informasi, dan Advokasi Mengenai Free Trade

Form Layanan Konsultasi Awal:
https://kemend.ag/FormKonsultasiFTASCB

Photos from FTA Support Center Bandung's post 04/02/2025

Hambatan Perdagangan Indonesia โ€“ Thailand: Hambatan Tarif & Non-Tarif ๐Ÿšข๐Ÿ“‰"

๐ŸŒย Hambatan Tarif:
Meskipun ada perjanjian perdagangan bebas ASEAN, beberapa produk Indonesia masih dikenakan tarif tinggi di Thailand, seperti:
๐Ÿ”นย Produk Pertanianย (tarif impor hingga 31.2% untuk beras, buah-buahan dan sayur) ๐ŸŒพ
๐Ÿ”นย Produk Otomotifย (suku cadang dikenakan hingga 20%) ๐Ÿš—
๐Ÿ”นย Produk Elektronik & Mesinย (tarif bervariasi 8%-15%) โš™๏ธ

๐Ÿšงย Hambatan Non-Tarif:
Selain tarif, ekspor Indonesia juga menghadapi regulasi ketat seperti:
โœ… Peraturan standar keamanan produk
โœ… Sertifikasi kesehatan ๐Ÿ“œ
โœ… Prosedur karantina & izin tambahan dari otoritas Thailand ๐Ÿ›๏ธ
โœ… Persyaratan administrasi yang rumit
โœ… Pengujian mutu produk
โœ… Regulasi lingkungan ๐ŸŒฑ

29/01/2025

Selamat Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili! ๐Ÿฎ๐Ÿ‰โœจ

Semoga tahun Naga Kayu ini membawa keberuntungan, kemakmuran, dan kesuksesan bagi kita semua. Khususnya dalam usaha ekspor, semoga pasar semakin luas, transaksi semakin lancar, dan bisnis terus berkembang pesat hingga ke mancanegara.

Gong Xi Fa Cai! Wร nshรฌ rรบyรฌ! ๐ŸŽŠ๐Ÿš€

27/01/2025

Memperingati Isra Mi'raj 1446 H, mari kita jadikan perjalanan spiritual Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk meningkatkan iman, ibadah, dan akhlak kita. Semoga kita senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT. Aamiin. โœจ

Photos from FTA Support Center Bandung's post 26/01/2025

Tips Terkait Regulasi serta Peluang dan Tantangan Ekspor ke Thailand

๐Ÿ“‹ Tips Regulasi Impor di Thailand
1๏ธโƒฃ Daftar di e-Customs: Pastikan terdaftar di sistem e-Customs Thailand sebelum melakukan impor untuk mempermudah proses deklarasi.
2๏ธโƒฃ Pahami Tarif & Pajak: Persiapkan anggaran untuk tarif berdasarkan CIF dan Pajak Pertambahan Nilai (VAT) sebesar 7%.
3๏ธโƒฃ Periksa Izin Khusus: Barang seperti kendaraan, makanan, atau produk medis memerlukan izin khusus dari lembaga terkait (misalnya FDA).
4๏ธโƒฃ Hindari Barang Dilarang: Pastikan barang tidak masuk kategori yang dilarang atau dibatasi.

๐ŸŒŸ Peluang Ekspor ke Thailand

1๏ธโƒฃ Tingginya permintaan sektor energi, bahan baku, dan produk konsumen membuka peluang ekspor komoditas utama Indonesia seperti minyak kelapa sawit, batu bara, karet, dan otomotif.
2๏ธโƒฃ Industri manufaktur Thailand yang berkembang pesat juga membutuhkan komponen mesin dan produk elektronik.
3๏ธโƒฃ Kebutuhan produk makanan dan pertanian terus meningkat seiring urbanisasi.

โš ๏ธ Tantangan Ekspor ke Thailand

- Regulasi ketat untuk produk tertentu seperti medis dan makanan.
- Proses bea cukai yang kompleks dan dokumen yang rumit.
- Persaingan ketat dari negara ASEAN lain seperti Malaysia dan Vietnam.
- Kendala bahasa dan budaya bisnis lokal yang memengaruhi strategi pemasaran.

Dengan strategi yang tepat, Thailand bisa menjadi pasar ekspor yang menjanjikan! ๐ŸŒโœจ


Photos from FTA Support Center Bandung's post 12/12/2024

๐Ÿ“Š Kondisi Ekonomi & Perdagangan Thailand 2023 ๐ŸŒ

Thailand terus menunjukkan pemulihan ekonomi yang stabil pasca-pandemi, didukung sektor pariwisata dan konsumsi domestik. Meski inflasi menurun dan ekspor mencapai USD 290 miliar, tantangan seperti proteksionisme global, penuaan populasi, dan persaingan regional tetap menjadi perhatian utama. ๐Ÿš€โœจ

Bagaimana masa depan ekonomi Thailand di tengah dinamika ini? ๐Ÿค”

Photos from FTA Support Center Bandung's post 18/11/2024

๐ŸŒ Cakupan Kerjasama ATIGA ๐ŸŒ
Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN (ATIGA) hadir untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan melalui:

๐Ÿ“Œ Penghapusan Tarif
๐Ÿ“Œ hambatan non-tarif
๐Ÿ“Œ Aturan Asal Barang (Rules of Origin) untuk manfaat tarif preferensial.
๐Ÿ“Œ Perdagangan Jasa.
๐Ÿ“Œ Sertifikasi & Verifikasi Asal Barang (Form D) yang terstandardisasi.
๐Ÿ“Œ Mekanisme Penyelesaian Sengketa untuk perdagangan yang adil.
๐Ÿ“Œ Kerjasama Teknis & Standardisasi demi kelancaran perdagangan.
๐Ÿ“Œ Cakupan Produk ITA (Information Technology Agreement): ATIGA memasukkan produk-produk teknologi informasi dalam Harmonized Tariff Nomenclature, sehingga memperluas cakupan perdagangan barang teknologi di kawasan ASEAN
๐Ÿ“Œ Perdagangan Melalui Negara Ketiga: mencakup ketentuan untuk perdagangan yang melibatkan negara ketiga, termasuk prosedur invoicing dan pengiriman yang mengatur perdagangan barang yang diimpor melalui negara ketiga.
๐Ÿ“Œ Eksibisi Produk: mengatur mengenai barang-barang yang dikirim ke eksibisi atau pameran di negara anggota lain dan dijual selama atau setelah pameran untuk memperoleh perlakuan tarif preferensial.
๐Ÿ“Œ Perdagangan Jasa dengan Tarik-Ulang (Back-to-Back): Negara anggota dapat memperdagangkan barang-barang dengan skema tarik-ulang (back-to-back) menggunakan Sertifikat Asal yang diterbitkan oleh negara anggota pengekspor.

Mari dukung integrasi ekonomi ASEAN untuk masa depan yang lebih kuat dan terhubung! โœจ

Photos from FTA Support Center Bandung's post 13/11/2024

Kerupuk Indonesia Go ASEAN: Menembus pasar ASEAN bukan hanya soal rasa, tapi juga soal kepatuhan dan preferensi pasar! Eksportir Indonesia perlu memahami sertifikasi dan standar yang berlaku agar kerupuk khas kita bisa bersaing dan diterima dengan baik di kancah internasional.

Sertifikat Ekspor Kerupuk Indonesia ke ASEAN:

1. Sertifikat Halal

Sertifikat ini penting untuk pasar tujuan negara mayoritas muslim seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

2. Sertifikat Kesehatan (Health Certificate)

Sertifikat ini menunjukan bahwa produk aman untuk dikonsumsi dan bebas dari bahaya kontaminasi berbahaya.

3. Sertifikat HACCP

Sertifikat ini memastikan bahwa produk melalui proses pengolahan yang aman, sertifikat HACCP sering diminta oleh negara-negara yang mengutamakan standar keamanan pangan, seperti Singapore.

4. Sertifikat Keterangan Asal (Certificate of Origin, Form D)

Sertifikat ini penting untuk mendapatkan pengurangan tariff hingga 0% dengan memanfaatkan perjanjian ATIGA dengan menggunakan SKA Form D.

Dengan memenuhi persyaratan, kerupuk Indonesia bisa lebih mudah dinikmati oleh konsumen di berbagai negara. Siap mengangkat kerupuk Indonesia ke panggung ASEAN? ๐ŸŒโœจ

Photos from FTA Support Center Bandung's post 13/11/2024

๐Ÿ“ข Tujuan Kesepakatan ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA)๐Ÿ“ข

Perjanjian ATIGA memberikan sejumlah manfaat bagi pelaku usaha di ASEAN. Berikut adalah tujuan utama ATIGA:

1. Memfasilitasi Perdagangan Barang: ATIGA menghilangkan hambatan tarif dan non-tarif guna mempermudah perdagangan antar negara ASEAN.

2. Mendukung Integrasi Ekonomi: Perjanjian ini mempercepat integrasi ekonomi ASEAN dengan menciptakan pasar tunggal dan basis produksi yang lebih terintegrasi.

3. Penghapusan Tarif dan Hambatan Non-tarif: Mengurangi dan menghapus tarif impor serta mengatasi hambatan yang memperlambat perdagangan.

4. Harmonisasi Regulasi dan Standar: Menyelaraskan standar teknis di seluruh negara anggota untuk kelancaran perdagangan.

5. Aturan Asal Barang (Rules of Origin): Hanya barang yang memenuhi aturan tertentu yang mendapatkan tarif preferensial, memastikan perdagangan adil.

6. Mekanisme Penyelesaian Sengketa: Menyediakan perlindungan untuk mengatasi praktik perdagangan yang tidak adil melalui langkah-langkah anti-dumping dan pengamanan.

7. Meningkatkan Daya Saing Global: ATIGA memperkuat daya saing ASEAN di pasar global, mempromosikan ASEAN sebagai kawasan ekonomi terpadu.

8. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat ASEAN: Mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh negara anggota ASEAN.

โœจ ATIGA memberikan peluang besar bagi pelaku usaha di ASEAN untuk berkembang di pasar yang lebih luas dan kompetitif. โœจ

Dengan ATIGA, bersama menuju ASEAN yang kuat, adil, dan sejahtera!"

Photos from FTA Support Center Bandung's post 13/11/2024

Halo sobat FTA, jawaban dari tebakan kemarin soal perjanjian yang akan kita bahas berikutnya adalah perjanjian ATIGA.

Apakah perjanjian ATIGA itu?

ATIGA (ASEAN Trade In Goods Agreement) adalah kesepakatan perdagangan bebas di ASEAN untuk memfasilitasi perdagangan barang antarnegara anggota, mulai berlaku sejak 2010. Dengan 11 bab dan 98 pasal, ATIGA mengatur liberalisasi tarif, aturan asal barang, fasilitasi perdagangan, standar, dan prosedur penilaian.

04/11/2024

Setelah membahas IC-CEPA, pada bulan ini, FTA SC Bandung akan membahas satu perjanjian perdagangan internasional secara komprehensif. Kira-kira sobat FTA ada yang bisa tebak perjanjian apa yang akan kita bahas di bulan ini? Share tebakan kamu di kolom komentar!

Photos from FTA Support Center Bandung's post 24/10/2024

Indonesia hadir dengan 3 varian nanas terbaik yang menjadi primadona di pasar internasional! ๐Ÿโœจ

Tiga varian nanas yang paling diminati oleh negara Mitra FTA Indonesia, adalah sebagai berikut:

1. Nanas MD2 (Extra Sweet): Varian nanas yang sangat manis dengan kadar gula tinggi (sekitar 15% Brix) dan kandungan air yang tinggi, daging buah berwarna kuning cerah.

Ukuran sedang hingga besar, dengan berat antara 1,5 hingga 2,5 kg.
Tekstur lembut dan lebih sedikit serat dibandingkan varietas lainnya. Nanas ini favorit di seluruh dunia.

2. Nanas Queen: Berukuran lebih kecil dibandingkan varian lainnya dengan aroma khas yang segar. Daging buah berwarna kuning keemasan dengan rasa yang sangat manis dan sedikit asam.

3. Nanas Red Spanish: Daging buah berwarna kuning pucat dengan tekstur lebih keras dan lebih berserat.
Rasa lebih asam dan kurang manis dibandingkan varian lain.

Kulit berwarna merah-oranye. Memiliki tekstur renyah dengan cita rasa unik, ideal untuk berbagai olahan.

Ketiga varian ini siap memenuhi kebutuhan pasar global dan memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara mitra FTA. ๐ŸŒ๐Ÿ

23/10/2024

Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Zulkifli Hasan atas dedikasi dan kepemimpinannya sebagai Menteri Perdagangan periode 2022-2024. Di bawah arahan Bapak, Indonesia berhasil mencatatkan prestasi luar biasa, termasuk surplus neraca perdagangan selama 53 bulan berturut-turut.

Selamat bertugas kepada Bapak Budi Santoso sebagai Menteri Perdagangan yang baru. Semoga di bawah kepemimpinan Bapak, Kementerian Perdagangan dapat semakin memperkuat kinerjanya dan memajukan perdagangan Indonesia, terutama melalui optimalisasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) yang lebih menguntungkan bagi perekonomian nasional.

Want your business to be the top-listed Government Service in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

https://kemend.ag/FormKonsultasiFTASCB

Address


Bale Motekar Lt 3 Jalan Banda No. 40 Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung
Bandung
40115

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00