Babussalam Al-Muchtariyah

Babussalam Al-Muchtariyah

Share

Menjadi salah satu wadah untuk mewujudkan Ukhuwwah Islamiyah dan Wahdatul Ummah dengan menggalang k E.Z. Drs.

Berawal dari suatu sikap, ungkapan dari persamaan pandangan antara seorang ulama besar, K.H. Muttaqien (almarhum) dan seorang ulama aktifis muballigh, K.H. Muchtar Adam dalam membina dan mengamankan akidah umat di salah satu daerah Bandung Utara, tepatnya di desa Ciburial (saat ini telah dibagi dua yakni : Ciburial Indah dan Mekar Saluyu). Maka didirikanlah sebuah Yayasan Islam dengan nama : YAYAS

01/03/2026

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

“Dan janganlah kamu mengira orang-orang yang terbunuh di jalan Allah itu mati; bahkan mereka hidup di sisi Tuhan mereka dan mendapat rezeki.”

Kami menyampaikan belasungkawa atas syahadah yang mulia dari seorang alim rabbani, panglima para syuhada Revolusi Islam Imam Khamenei (semoga Allah meridhainya) — pada bulan suci Ramadan, kepada umat Islam, bangsa Iran dan para pejuang kebenaran.

24/02/2026

🕋✨ Di hadapan Allah, tak ada gelar. Tak ada jabatan.

Haji mengajarkan kesetaraan global.
Semua pakaian sama. Semua derajat sama.

Tak peduli kaya atau sederhana, pejabat atau rakyat biasa —
di tanah suci, kita berdiri sejajar sebagai hamba.

Inilah pelajaran besar dari Haji:
Islam memuliakan manusia bukan karena statusnya, tapi karena takwanya. 🌍🤍

Semoga nilai kesetaraan ini kita bawa pulang ke kehidupan sehari-hari.












23/02/2026

🌿✨ Iman bukan hanya di lisan, tapi terasa dalam tindakan.

Iman sejati terlihat dari dampaknya pada masyarakat.
Saat dakwah hadir lewat aksi nyata — berbagi, peduli, dan menguatkan — di situlah nilai Islam benar-benar hidup.

Dakwah bukan sekadar kata, tapi karya.
Bukan hanya ceramah, tapi kebermanfaatan. 🤝

Semoga setiap langkah kecil kita menjadi bukti iman yang nyata.

Hashtags:










21/02/2026

🔓✨ Cukupkah hanya memberi, jika sistemnya masih menjerat?

Selain memberi, kita perlu mengubah sistem yang menindas.
Islam bukan hanya tentang kebaikan personal, tapi juga tentang keadilan sosial.

Sedekah itu mulia.
Tapi memperjuangkan sistem yang adil adalah bagian dari amanah.

Karena Islam hadir untuk membebaskan, bukan membiarkan ketimpangan terus berlangsung. 🌱⚖️

Mari bergerak, bukan hanya berderma.










21/02/2026

pengiriman santri santri babussalama ke 25 mesjid binaan di Desa Ciburial. Mubaligh Hijrah adalah program unggulan SMA plus babussalam yang bertujuan untuk mengenalkan siswa pada medan dakwah yang sesungguhnya... di tempat mubaligh hijrah mereka akan mengajar ngaji, dan berbaur dengan masyarakat.

Pesantren Al Quran Babussalam Bandung
BSI 7000974883
Yayasan Babussalam Al Muchtariyah
Babussalam.ponpes.id

Bagaimana tanah Palestina bisa jatuh ke tangan Zionis? 

Banyak yang mengira perampasan tanah Palestina baru terjadi saat Nakba 1948. Tapi sebenarnya, semuanya dimulai jauh sebelumnya—melalui kombinasi kebijakan kolonial, keserakahan elite lokal, dan gelombang imigrasi Zionis sejak akhir abad ke-19. 

Di era Sultan Abdul Majid I, Kesultanan Utsmani menerapkan UU Agraria 1858 sebagai bagian dari reformasi Tanzimat. UU ini mengharuskan tanah didaftarkan atas nama individu, bukan komunitas seperti sebelumnya. Tapi, ada masalah besar: pajak tinggi dan wajib militer membuat banyak petani Palestina takut mendaftarkan tanah mereka. Akibatnya, tanah dianggap milik negara dan bisa diperjualbelikan dengan mudah. 

Siapa yang membeli? 
Para landlord kaya, termasuk **Keluarga Sursock dari Lebanon**, membeli tanah dalam jumlah besar dan menjualnya ke borjuis Yahudi yang datang melalui gelombang imigrasi Zionis (*Aliyah*). Awalnya, para imigran Yahudi ini hanyalah penyintas pogrom di Rusia yang tidak punya kekuatan ekonomi. Namun, dengan bantuan finansial dari Baron Rothschild dan organisasi Zionis seperti Jewish National Fund, mereka semakin kuat dan mulai membangun pemukiman eksklusif—melarang orang Arab bekerja di tanah yang dulu mereka garap sendiri. 

Jadi, sebelum Palestina direbut dengan senjata, ia lebih dulu dijual oleh para elite yang lebih mementingkan keuntungan jangka pendek. 

Sejarah ini mengingatkan kita: kolonialisme tidak datang sendirian. Ia selalu bersekutu dengan elite lokal yang pragmatis, yang lebih memilih menjual tanah daripada mempertahankannya untuk rakyat. 

Dan lihatlah, hari ini sejarah berulang dengan wajah yang berbeda. 

#Palestina #Nakba #SejarahPalestina #Tanzimat #Aliyah #Zionisme #majulahijabi #ijabi 28/03/2025

https://www.instagram.com/p/DHt5N4SShbv/?img_index=1

Bagaimana tanah Palestina bisa jatuh ke tangan Zionis? Banyak yang mengira perampasan tanah Palestina baru terjadi saat Nakba 1948. Tapi sebenarnya, semuanya dimulai jauh sebelumnya—melalui kombinasi kebijakan kolonial, keserakahan elite lokal, dan gelombang imigrasi Zionis sejak akhir abad ke-19. Di era Sultan Abdul Majid I, Kesultanan Utsmani menerapkan UU Agraria 1858 sebagai bagian dari reformasi Tanzimat. UU ini mengharuskan tanah didaftarkan atas nama individu, bukan komunitas seperti sebelumnya. Tapi, ada masalah besar: pajak tinggi dan wajib militer membuat banyak petani Palestina takut mendaftarkan tanah mereka. Akibatnya, tanah dianggap milik negara dan bisa diperjualbelikan dengan mudah. Siapa yang membeli? Para landlord kaya, termasuk **Keluarga Sursock dari Lebanon**, membeli tanah dalam jumlah besar dan menjualnya ke borjuis Yahudi yang datang melalui gelombang imigrasi Zionis (*Aliyah*). Awalnya, para imigran Yahudi ini hanyalah penyintas pogrom di Rusia yang tidak punya kekuatan ekonomi. Namun, dengan bantuan finansial dari Baron Rothschild dan organisasi Zionis seperti Jewish National Fund, mereka semakin kuat dan mulai membangun pemukiman eksklusif—melarang orang Arab bekerja di tanah yang dulu mereka garap sendiri. Jadi, sebelum Palestina direbut dengan senjata, ia lebih dulu dijual oleh para elite yang lebih mementingkan keuntungan jangka pendek. Sejarah ini mengingatkan kita: kolonialisme tidak datang sendirian. Ia selalu bersekutu dengan elite lokal yang pragmatis, yang lebih memilih menjual tanah daripada mempertahankannya untuk rakyat. Dan lihatlah, hari ini sejarah berulang dengan wajah yang berbeda. #Palestina #Nakba #SejarahPalestina #Tanzimat #Aliyah #Zionisme #majulahijabi #ijabi

Photos from Babussalam Al-Muchtariyah's post 17/06/2024
18/05/2024

Kultum Bahasa Inggris.. Santri Kelas 8..

18/05/2024

Sholawat bersama Santri Pesantren Al-Qur'an Babussalam,, semoga membawa keberkahan...

30/04/2024
Want your business to be the top-listed Government Service in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Jalan Ciburial No. 2-6 RT 01 RW 01 Desa Ciburial Kec. Cimenyan Kab. Bandung
Bandung
40198

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00
Saturday 09:00 - 16:00