11/09/2026
Kalau Tak Bisa Melakukan Semua, Jangan Tinggalkan Semua
(Catatan Warya Burhanuddin)
Menjadi wakil rakyat membuat saya semakin sering bertemu dengan harapan-harapan masyarakat.
Ada yang datang melalui telepon, WhatsApp.
Ada p**a yang datang langsung ke rumah, membawa cerita, kebutuhan, dan harapan.
Kadang yang mereka sampaikan mungkin adalah persoalan sederhana. Namun bagi mereka, persoalan itu bisa jadi sangat berarti.
Lalu, apakah semua permintaan itu bisa saya penuhi? Tentu tidak.
Saya bukanlah orang yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan semua persoalan. Ada keterbatasan kewenangan, keterbatasan anggaran, keterbatasan waktu, dan tentu saja keterbatasan diri saya sendiri.
Tetapi saya selalu berusaha memegang satu prinsip. Kalau tidak bisa melakukan semua, jangan tinggalkan semua.
Jadi, jika tidak mampu menyelesaikan semuanya, mungkin saya bisa membantu sebagian. Jika belum bisa memberikan solusi sepenuhnya, mungkin saya bisa membantu mencarikan jalan keluarnya.
Jika belum bisa memenuhi harapannya hari ini, setidaknya saya tidak menutup telinga dan tidak meninggalkan mereka sendirian dengan persoalannya.
Saya memahami, ada warga yang mungkin kecewa ketika permintaannya belum bisa saya penuhi. Dan jujur, saya pun merasakan kesedihan yang sama. Karena setiap kali seseorang datang membawa harapan, tentu ada keinginan dalam diri saya untuk bisa membantu.
Namun dari situlah saya kembali disadarkan bahwa kita ini hanyalah manusia. Kita ingin berbuat banyak, tetapi kemampuan kita terbatas. Kita ingin membantu semua orang, tetapi tangan kita tidak mungkin menjangkau semuanya. Kita ingin menyelesaikan semua persoalan, tetapi tidak semua persoalan berada dalam kuasa kita.
Maka yang bisa saya lakukan adalah terus berusaha, mendengar, hadir, mencari jalan dan berbuat semampu yang saya bisa.
Mungkin bagi kita, bantuan yang diberikan terlihat kecil. Tetapi bagi orang yang sedang membutuhkan, bisa jadi itulah sesuatu yang sangat berarti.
Menjadi wakil rakyat bukan tentang seberapa banyak permintaan yang mampu kita penuhi. Tetapi tentang seberapa banyak kepedulian yang tetap kita jaga, meskipun kemampuan kita terbatas.
Ketika suatu hari saya tidak mampu melakukan semuanya, semoga saya tetap tidak menjadi orang yang meninggalkan semuanya.
Tidak mampu berbuat banyak, bukan alasan untuk berhenti berbuat baik.
Semoga Allah menerima setiap ikhtiar kecil kita dan menjadikannya sebagai amal kebaikan.
Batam, 10 September 2026