30/01/2023
Harlah NU
/1/ Seratus tahun menjaga Indonesia, barisan ulama menjadi tonggak terdepan dalam syiar Islam di Nusantara.
Selamat hari lahir ke-100 Nahdlatul Ulama. Terus membersamai negeri ini dengan semangat juara lahir-batin.
/2/ Satu abad bukan waktu yang sebentar dalam membina generasi bangsa dan mengada ukhuwah Islamiyah.
Nahdlatul Ulama sejak awal kehadirannya selalu menjadi garda terdepan dakwah Islam di Nusantara.
Selamat harlah ke-100 NU. Terus digdaya dan menjadi pelita bangsa.
/3/ Usia 100 tahun membuktikan Nahdlatul Ulama menjadi organisasi kegamaan yang juara lahir dan batin.
Dari generasi ke generasi semangat juara para ulama terus menjadi bara api pembangunan manusia dan negara.
Selamat harlah ke-100 Nahdlatul Ulama. Semoga terus menjadi pelita negeri.
29/01/2023
Syuting edisi perdana Ngobrol Bareng Haji Anwar Musyadad (Ngobar HAM) di Sekretariat Pemenangan HAM, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 28 Januari 2023.
Seru dan sangat asyik Ngobar Bang HAM. Obrolan jadi hidup dan penuh makna.
Saksikan episode perdana Ngobar HAM yang akan tayang di YouTube dan media sosial Relawan HAM.
Jangan ketinggalan ya.
16/01/2023
Haji DR. (C) Anwar Musyadad, S.H., M.H., usai mengikuti kelas public speaking di ESQ pimpinan DR. (H.C.) Ary Ginanjar, Jakarta Selatan, 14-15 Januari 2023.
Belajarlah dari buaian hingga ke liang lahat. Begitu kata sabda Rasullullah SAW.
Sebagai lifelong learner, di tengah kesibukannya sebagai advokat Bang HAM selalu menyempatkan waktu menimba ilmu.
Bakal calon bupati Bekasi yang juga kandidat doktor hukum Universitas Borobudur ini membuktikan bahwa belajar adalah salah satu cara aktualisasi diri menjadi pribadi yang terus bertumbuh.
Sungguh beruntung masyarakat Bekasi yang punya bakal calon bupati seperti Bang HAM.
16/01/2023
Bang Haji Anwar Musyadad (HAM) emberikan edukasi politik kepada masyarakat yang datang kepadanya, Kamis, 12 Januari 2023.
16/01/2023
Yuk, semua kita senam bareng Kang RK.
16/01/2023
Bang HAM Dukung KH Ma'mun Nawawi Jadi Pahlawan Nasional
Dr (c). Anwar Musyadad mendukung dan mendorong agar KH Ma'mun Nawawi menjadi pahlawan nasional asal Bekasi.
Haji Anwar Musyadad (HAM), sapaan akrabnya, hari ini, Kamis, 29 Desember 2022, bertolak ke Cianjur bersama dengan KH Jamaludin Nawawi, pimpinan Pondok Pesantren Al Baqiyatus Sholihat di Cibogo, Kecamatan Cibarusah.
Dengan kemeja putih yang menjadi ciri khasnya, Bang HAM mengantar putra dari KH Ma'mun Nawawi tersebut untuk melakukan verifikasi pahlawan nasional berdasarkan hasil rapat Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD).
"Alhamdulillah, hari ini bersama KH Jamal, kami ke Cianjur menjalani verifikasi status pahlawan nasional untuk KH Ma'mun Nawawi,"tutur Bang Haji Anwar Musyadad.
Di Cianjur, Haji Anwar Musyadad bersilaturahmi ke KH Abah Dani yang akrab dipanggil Abah Haji Amud. Beliau, tutur Anwar, merupakan teman seperjuangan Mama Cibogo.
"Kemudian kami bersilaturahmi kepada mantan sekretaris umum MUI Cianjur. Ini kami lakukan dalam rangka pemenushan syarat dukungan agar menjadi pahlawan nasional," katanya.
"Ini merupakan bentuk dukungan kami. Karena, KH Ma'mun Nawawi ini berjuang besar untuk Indonesia dari Cibarusah. Hari ini kami verifikasi, mohon doanya agar selalu dilancarkan," tutur dia.
Nama KH Ma'mun Nawawi sudah resmi pengganti nama Jalan Cikarang-Cibarusah. Kini, tinggal selangkah lagi ulama tersebut menjadi status pahlawan nasional.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga mendukung dan mendorong agar ulama yang dikenal dengan julukan Mama Cibogo itu dijadikan pahlawan nasional.
Bang HAM yang juga mantan Ketua Tim Sukses (Timses) Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul mengapresiasi dukungan Gubernur Jawa Barat yang sudah mengubah nama Jalan Cikarang-Cibarusah menjadi jalan KH Ma'mun Nawawi
Semasa Perang Revolusi, KH Ma'mun Nawawi berperan aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan membentuk Laskar Hizbullah dan memberikan pelatihan semi militer kepada para santri Pesantren Albaqiyatus Sholihat yang dipimpinnya.
Berdasarkan informasi yang dikutip, ulama ahli falak tersebut adalah keturunan ke-12 dari Sunan Gunung Djati atau ke-11 dari Raja Pertama Kesultanan Banten Maulanan Hasanuddin, dan keturunan ke-24 dari Rasulullah.
Semasa hidupnya, Mama Cibogo menulis 63 kitab. Almarhum tutup usia pada usia 63 tahun, tepatnya 7 Februari 1975.