Taman Baca Binar

Taman Baca Binar

Share

Sebuah media publik bagi mereka yang bermotivasi tinggi untuk belajar

Photos from Taman Baca Binar's post 18/10/2020

Terima Kasih atas donasi bukunya.

Untuk kawan - kawan yang berminat pinjam atau baca ditempat.
Pintu kami selalu terbuka bagi siapa saja. Sila mampir dan berkabar via DM.

Sampai jumpa diperpustakaan!
Salam

Photos from Taman Baca Binar's post 26/09/2020

KEDATANGAN BUKU - BUKU BARU LAGI!!!

Terima kasih untuk atas donasi bukunya. Semoga sehat selalu.

Bagi kawan - kawan disekitar Cipanas/Cianjur yang berminat membaca atau meminjam buku kami tunggu kehadirannya diperpustakaan ya.
Jangan lupa gunakan masker dan selalu mencuci tangan!

Salam

Photos from Taman Baca Binar's post 22/07/2020

Senag sekali rasanya! Hari ini kita dapat kiriman donasi buku lagi.

Terimakasih kami haturkan kepada atas donasi buku & majalah nya.

Tidak menutup kemungkinan untuk kami bagikan lagi kepada jejaring pertemanan perpustakaan / taman baca lain disekitar kami yang juga membutuhkan.
Salam!

Photos from Taman Baca Binar's post 06/11/2019

Ini adalah kartu member taman baca binar. Yang biasanya digunakan untuk anggota peminjam buku kami. Memang terlihat kecil, namun cukup besar makna dan gunanya, karena tak jarang juga kita bertemu banyak orang dan ngobrolin buku favorit ketika meminjam buku. Selama 8 tahun ini, kita selalu membuat desain kartu sendiri dan seadanya saja. Namun kali ini ada yg berbeda, kita meminta (izin) beberapa karya dari desainer yg kita sukai. Mari kita berkenalan dgn mereka : - Slide 2 & 3, dari Mas yg karyanya sudah banyak menghiasi sampul-sampul buku. Masih hangat di ingatan ialah buku kump**an puisi “Jalan Bercabang Dua di Hutan Kesunyiaan” karya Mas
- Slide 4 & 5, dari Kak .noor yang gambar-gambarnya kerap kita temukan di infografik Tirto.id. Salah satu karya yg kita sukai ialah ketika ia berkolaborasi dgn salah satu penulis favorit juga yaitu kak .anugrah yg dimuat oleh Vice.id.
Dengan tema “Tsundoku” yg kita rasa tepat sekali, karena mengingat koleksi buku kita banyak diperoleh dari donasi dari teman dalam maupun luar kota. Jd lbh baik donasikan buku ketimbang hanya menumpuk di pojokan rak buku di kamar.
Tentunya kita sangat berterima kasih banyak kepada mereka atas izin nya. Semoga Mas Bambang dan Kak Nadya sehat selalu ya!

Photos from Taman Baca Binar's post 19/10/2019

Seperti banyak pertanyaan dan pernyataan warganet sekalian, tidak pernah ada kata terlambat untuk duduk bersama membahas, mengawal tumbuh kembang lingkungan hidupnya.
Dan untuk itu, kepada seluruh masyarakat Cipanas dan insan muda harapan bangsa, kalian semua kami undang!
Di diskusi .media yg ke 13 ini, besok ya!

Bella ciao!

Photos from Taman Baca Binar's post 21/03/2019

Yap, lagi dan lagi kami membangun kembali fondasi perekonomian mandiri. Kesadaran akan kebutuhan rutinan yang jadi wajib dari biaya kontrakan rumah hingga wacana mendirikan kembali badan usaha mandiri, yg menjadi awal pembuatan merchandise ini.
Sewindu telah kami lalui, fundamental ala A network of friend yg tetap kami yakini memberikan sebuah pemantik yg ampuh dalam mengarungi lika-liku tagihan kontrakan dan biaya operasional kegiatan.
Bermodalkan sumbangan karya dari Fathin Arif Yusmanura dan Hendrik Septiawan Noor, hari ini kami resmi membuka pemesanan merchandise hingga tgl 10 april. Dan akan dikirim pada Tanggal 20 s/d 25 april.

Berikut spesifikasi nya :

Material kaos : Stitch Supply.
Price : 110.00
Available Size : S-M-L-XL-XXL. (XXL, incharge 5000)

Untuk kawan-kawan yang berminat, dipersilahkan untuk mengunduh form di :
https://tinyurl.com/POkaosbinar2019

Atau menghubungi layanan kontak langsung ke nomer telp/whatsapp:
Iqbaal: +62 822-1511-0408

Terimakasih untuk segala support dan perhatiannya selama ini. Tabik 🙏🏼

@ Sindanglaya, Jawa Barat, Indonesia

Photos 30/05/2018

Beberapa tahun yang lalu, sebelum meninggal, Iwan pernah menyatakan kekecewaannya terhadap beberapa penulis indonesia yang pernah berkunjung ke luar negeri. Karena , menurut Iwan, terlampau terpukau oleh problem-problem dari negara yang dikunjunginya sehingga seakan-akan tercerabut dari tanah airnya sendiri, atau menurut istilah yang digunakan Iwan waktu itu, menjadi snob. Dengan alasan yang sama, beliau mengatakan bahwa drama PETANG DI TAMAN adalah salah satu contoh karya Snob (waktu itu belum diterbitkan dalam bentuk buku, masih dalam majalah SASTRA). Dan karena itu ia berkata bahwa dia tidak akan mempublisir naskah itu lebih lanjut. Tapi beberapa saat setelah itu, drama dengan judul di atas sudah diterbitkan oleh CV Bakti Pustaka dalam bentuk buku kecil setebal 28 halaman dengan sampul kertas tipis berwarna hijau.

Begitulah pendapat pengarangnya sendiri tentang drama ini yang kalau diperhatikan dan dirasa-rasa memang agak asing bagi kita. Bila dibaca tanpa memperhatikan terlebih dahulu nama pengarang, maka kesan pertama yang tampil adalah bahwa drama ini merupakan karya terjemahan atau paling sedikit saduran dan bukan karya asli. Karena baik simbol-simbolnya maupun problema yang dikemukakan asing bagi kita. Fungsi taman bagi masyarakat kita bukanlah seperti yang digambarkan dalam drama itu: “Taman ini diadakan Kotapraja untuk dapat sedikitnya menghibur warga kota yang letih dan risau”. Kita tidak akan pergi ke taman jika letih dan risau, barangkali kita akan pergi ke rumah sahabat ataupun tetangga untuk dapat berbincang. Begitu p**a problema yang diucapkan lewat drama ini: rasa keterasingan manusia yang begitu menekan karena sulitnya mengadakan komunikasi individual. Dan barangkali sulit untuk mendapatkan tokoh dalam masyarakat kita yang mengucapkan dan berkesimp**an: “kebersamaan kita seperti yang Bapak gambarkan itu lebih parah lagi dari kesendirian kita masing-masing?” sebagaimana yang diucapkan oleh salah seorang tokoh dalam drama itu.

Yap, bagi teman-teman yg ingin tau lbh banyak tentang cerita dlm naskah ini, bisa datang dan bergabung dlm kelab baca kami pada waktu dan tempat yg telah tertera. Akan ada sedikit banyak pembahasan oleh moderator kami ka

06/03/2018

Hello teman-teman, kita sudah buka kembali di tempat baru yang beralamat di Jl. SMP Negeri 1 Cipanas, Blk. Kulon No. 48, RT/RW 04/05, Cipanas, Cianjur. Jawa Barat 43253. Kita buka dari jam 10 pagi sampai jam 7 malam. Ayo berkunjung kembali untuk membaca buku, mengobrol atau minum kopi. Ajak teman, sanak saudara, maupun pasangan. See u :)

Photos 05/06/2017

Ketika internet sebagai sebuah ruang demokrasi menjadi medium pertarungan antara penggiat toleransi, kebebasan berekspresi versus pengabar hoax dan intoleransi yg menjadi tren global. Indonesia dgn jumlah pengguna internet mencapai 132 juta orang pun mengalami guncangan sosial politik yg cukup signifikan. Tak ayal, perbedaan pendapat di internet kini bak bambu runcing yg tajam menyayat jalinan kemajemukan di Indonesia.

Sejumlah komponen masyarakat umum, organisasi masyarakat sipil, merespon dinamika pengguna internet di Indonesia secara tegas. Literasi digital dpt menjadi salah satu alternatif upaya membangun ketahanan informasi di era saat ini.

, sebuah film dokumenter yg merekam secara ringkas penggalan peristiwa pengguna internet di Indonesia saat ini. Diproduksi, dirilis untuk publik.
Film ini diproduksi bersama oleh ICT Watch (www.ictwatch.id) dan WatchdoC (www.watchdoc.co.id) serta didukung oleh Ford Foundation.

tidaklah berdiri sendiri sebagai sebuah karya dokumenter. Film ini diposisikan sebagai "bahan bakar" konten bagi sejumlah inisiasi pemutaran dan diskusi mandiri sepanjang tahun di simpul-simpul komunitas di berbagai penjuru Indonesia.
Dan kali ini, kita bersama Relawan TIK Cianjur menggagas screening dan diskusi untuk daerah Cipanas & Cianjur. Bagi siapapun yg ingin mengikuti screening dan diskusi ini diharapkan untuk datang tepat waktu.

Tabik!







Want your business to be the top-listed Government Service in Cianjur Regency?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Taman Baca Binar, Cipanas, Kabupaten Cianjur
Cianjur Regency
43253