08/07/2026
WAKILI KEPALA BAPPEDA & LITBANG, PLT. KABID P2M MEMBUKA SECARA RESMI RAKORTEK PENDIDIKAN VOKASI & PELATIHAN VOKASI KABUPATEN DOMPU.
Bappeda.dompukab.go.id_Kepala Bappeda & Litbang Kabupaten Dompu yang diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (P2M) Bappeda & Litbang Bpk. Azhar, ST membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi Kabupaten Dompu.
Acara dihadiri oleh Kepala Disnakertrans Kab. Dompu, Kadis Dikpora Kab. Dompu, Kepala Bidang P2M Bappeda Prov. NTB, Kabid Pelatihan & Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertras Kab. Dompu, Kepala BLK, LCD Dikpora Prov. NTB Wilayah V, Kepala SMKN 1 Dompu, Kepala SMKN 1 Woja, Kepala SMKN 2 Dompu, Ketua Kadin Dompu, BKK SMKN 1 Dompu, LSP-P1 SMKN 1 Dompu, LPK Parduli Rasa, LPK Waraci dan BLK Komunitas Yasmin yang dilaksanakan di Aula Bappeda & Litbang Kabupaten Dompu, Rabu (08/07/26) pukul 08.00 wita-selesai.
Plt. Kepala Bidang P2M Bappeda & Litbang Kabupaten Dompu Bpk. Azhar, ST dalam sambutannya menyampaikan, koordinasi yang kita laksanakan merupakan forum untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi sebagai arah kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mengintegrasikan program vokasi ke dalam perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah agar benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
Lebih lanjut Plt. Kabid P2M Azhar, ST menyampaikan, Visi pembangunan Kabupaten Dompu Tahun 2025–2029 adalah "Terwujudnya Kabupaten Dompu yang Maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan, dan Berbudaya." Salah satu misi utamanya adalah Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas serta perluasan kesempatan kerja.
Capaian pembangunan Tahun 2025 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi mencapai 4,75 persen, Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 73,58, tingkat kemiskinan turun menjadi 11,15 persen, dan kemiskinan ekstrem berhasil ditekan hingga 0,27 persen. Namun demikian, Tingkat Pengangguran Terbuka masih berada pada angka 2,84 persen sehingga peningkatan kualitas tenaga kerja tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.
Data ketenagakerjaan Tahun 2025 menunjukkan bahwa Kabupaten Dompu memiliki penduduk usia kerja sebanyak 185.843 orang dengan angkatan kerja 146.198 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 142.042 orang telah bekerja dan masih terdapat 4.156 orang yang menganggur. Di sisi lain, sekitar 73 persen tenaga kerja masih bekerja pada sektor informal dan sebagian besar berpendidikan SMA ke bawah. Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi melalui pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis kompetensi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Dompu terus berupaya meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program, antara lain pelatihan berbasis kompetensi, program pemagangan, beasiswa pendidikan vokasi, pengembangan UMKM dan wirausaha baru, serta penyusunan Dokumen Rencana Tenaga Kerja Makro. Pada tahun 2024–2025, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,62 miliar untuk mendukung berbagai program pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.
Selain itu, Plt.Kabid P2M Bappeda & Litbang Kabupaten Dompu Bpk. Azhar, ST mengatakan masih terdapat sejumlah tantangan yang harus kita hadapi bersama, seperti ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, terbatasnya sertifikasi kompetensi, masih rendahnya kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, belum optimalnya koordinasi lintas sektor, serta perlunya penguatan data pasar kerja dan penerapan prinsip GEDSI dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi.
"Melalui Rapat Koordinasi Teknis ini saya berharap dapat terbangun kesepahaman dalam menyusun program dan penganggaran yang terintegrasi, memperkuat kelembagaan Tim Koordinasi Daerah Vokasi, meningkatkan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, memperluas sertifikasi kompetensi, serta menyusun rencana aksi bersama yang terukur dan berkelanjutan".
"Seluruh upaya tersebut diharapkan mampu mendukung target pembangunan Kabupaten Dompu, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing".
Diakhir sambutannya, Plt.Kabid P2M Bappeda & Litbang Kabupaten Dompu Azhar,ST mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan pendidikan vokasi sebagai investasi strategis dalam membangun SDM Dompu yang unggul, produktif, dan berdaya saing.
"Mari kita wujudkan kolaborasi nyata antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat sehingga revitalisasi pendidikan vokasi benar-benar menghasilkan tenaga kerja yang kompeten serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dompu yang inklusif dan berkelanjutan".
Acara dilanjutkan dgn pemaparan masing-masing oleh Plt. Kabid P2M Bappeda & Litbang Kabupaten Dompu, Kabid P2M Bappeda Prov. NTB, KCD Dikpora Prov.NTB Wilayah V, Kadin Daerah Dompu dan Kadis Nakertrans Kab. Dompu, dan terakhir diskusi yang moderatori oleh Pj. Fungsional Perencana Bappeda Prov NTB Ibu Imelda Katharina Asbanu.