🏠Taman Baca 📚Perpustakaan 👩🎓Bimbel Gratis @baca buku gratis🏞️Hidden gem @markas kargo baca @dapurkampungbuku Terus membaca dan tetap berkarya.
Berawal dari minat dan kecintaan, lalu berlanjut menformat saku idealisme untuk terus berkembang di bidang perpustakaan, dokumentasi dan Kreatifitas. Kampung Buku diharapkan dapat menjadi sarana tempat berkumpulnya komunitas baca di lingkungan masyarakat. Dalam sebuah ruangan sederhana penuh koleksi pustaka, nampak sekelompok anak-anak tengah berkumpul.Mereka serius membaca buku. Lainnya, ada juga
yang telaten merangkai temali untuk membuat gelang, menggambar tokoh kartun idolanya dengan crayon dan riang bersama dengan mainan edukasinya. Memang, setiap sore pada akhir pekan, suasana Kampung Buku agak berbeda dari seperti biasanya. Kalau di hari libur, tempat asik ini penuh dengan gerombolan pelajar. Maka tak ayal, Taman baca yang mempunyai koleksi buku sekitar 3000 judul ini menjadi sarana favorit mereka untuk menghabiskan waktunya. Kampung Buku adalah sebuah taman bacaan masyarakat yang menyediakan berbagai bahan bacaan beragam. Mulai dari buku-buku pengetahuan, komik, novel sampai terbitan berkala. Semua pengunjung bebas memanfaatkan semua koleksi yang ada tanpa harus dipungut biaya. Gratis membaca dan bebas memilih buku yang disukai. Uniknya, di Kamung Buku tidak ada penjaga tetap yang mengawasi sirkulasi peminjaman buku. Soalnya, di sini semua pengunjung adalah penjaga. Mereka yang kerap mampir, sebelumnya ditanamkan rasa memiliki. Jadinya, rasa tanggung jawab untuk merawat buku-buku koleksi yang ada sudah terpatri dalam diri masing-masing pemakai. Namun demikian, ada beberapa anak yang diberikan tugas khusus untuk memantau kondisi buku-buku agar tetap terawat. Disini, mereka kita beri gelar sebagai ’Pustakawan Cilik’. Tugasnya sederhana, laiknya tugas pustakawan sungguhan di sebuah perpustakaan umum. Mulai dari pencatatan, pencapan, pelabelan sampai penjajaran di rak dilakoninya dengan antusias dan kesungguhan. Selain buku-buku, di Kampung Buku disediakan juga mainan-mainan tradisional dan edukasi modern yang bermanfaat. Seperti congklak, catur, halma, bola bekel, puzzle, Yoyo dan permainan unik lainnya dari Jepang. Mainan-mainan itu secara tidak langsung dapat menjadi pemicu untuk daya tarik agar anak-anak lebih betah berada di taman bacaan. Misi Kampung Buku
Kampung Buku memiliki 4 misi. Pertama, Kampung Buku ingin dijadikan wadah interaksi tempat bertemunya para pencinta buku. Kedua, Kampung Buku dijadikan pusat informasi bagi mereka yang membutuhkan. Para pengunjung atau anak-anak yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas sekolahnya, taman baca bisa dijadikan tempat untuk bertanya. Ketiga, Kampung Buku dijadikan tempat untuk menumpahkan segala kreatifitas dalam bentuk karya apapun Di sini, nantinya bakat anak-anak akan ditemukan dengan sendirinya. Intinya, bebas berkarya tanpa batas. Keempat, Kampung Buku juga dijadikan tempat rekreasi yang mendidik. Tidak hanya belajar serius, anak-anak juga pastinya membutuhkan hiburan menyenangkan penuh canda. Setiap akhir bulan di malam minggu, taman baca menggelar nonton bareng. Film-film yang diputar tentu saja pilihan. Temanya lebih banyak pendidikan dan komedi khas anak-anak serta film dokumenter. Selain itu, game-game kelompok serta acara bermain yoyo menjadi hiburan asik lainnya yang mendorong pengunjung untuk sering datang. Epilog
Membaca itu penting. Karena dari sebuah buku kita bisa mendapatkan wawasan, pengetahuan, ide, pengalaman, informasi penting, keterampilan dan rasa gembira. Mudah-mudahan saja keberadaan Kampung Buku dapat memberikan manfaat dari lingkungan kecil warga perkampungan, lalu kelurahan Cibubur, kota Jakarta dan bangsa kita. Sesuai misinya “Menjadi sarana yang dapat menghibur, mengasuh dan memberi informasi serta tempat berkreasi dan interaksi bagi anak dan remaja khususnya, serta masyarakat pada umumnya.”
10/04/2026
Oke, lewat postingan ini, sedikit mau membahas tentang tanaman sawit, oh ya ternyata produk coklat dari Australia ini sangat concern pada isu lingkungan, kurang lebihnya di keterangan yg tercantum di kemasannya bahwa, mereka tidak menggunakan palm oil atau minyak sawit dalam produk mereka, untuk mengurangi dampak buruk untuk lingkungan, so jadi mikir, wah kita juga harus mengingatkan pengusaha ata penguasa kita juga, untuk tidak ugal yg akan membuka lahan untuk Tanaman sawit, krn berdampak signifikan terhadap lingkungan, terutama melalui deforestasi hutan tropis yang memicu hilangnya biodiversitas, ancaman spesies langka seperti orang utan, dan kerusakan habitat. Selain itu, perkebunan sawit menyebabkan pelepasan karbon tinggi dari lahan gambut, erosi tanah, penurunan debit air, serta pencemaran air dan tanah akibat limbah.
Berikut adalah poin-poin utama dampak lingkungan dari perkebunan kelapa sawit:
Deforestasi dan Hilangnya Biodiversitas: Pengalihan fungsi hutan alami menjadi perkebunan sawit menghilangkan habitat asli, yang secara drastis mengurangi keanekaragaman hayati dan mengancam kepunahan spesies endemik.
Emisi Gas Rumah Kaca: Pembukaan lahan gambut dan pembakaran untuk peremajaan kebun melepaskan emisi karbon dioksida (gas metana yang tinggi, yang berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim global.
Kerusakan Tanah dan Air: Akar sawit yang kurang kuat menggemburkan tanah memicu erosi, sementara penggunaan pestisida mencemari sumber air.
Penurunan Debit Air: Perkebunan sawit dikenal menyerap banyak air, yang berpotensi mengurangi debit air tanah sebesar 30-40%.
Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, solusi yang diterapkan meliputi penerapan RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) untuk sertifikasi berkelanjutan, penggunaan teknologi pertanian ramah lingkungan, serta pengembangan alternatif ekonomi.
09/04/2026
Tebal sih, tapi….
07/04/2026
Dibuku ini, kita akan menemukan 11 Resep sehat 30 orang tertua di Dunia..
1. Pola fikir positif
2. Bersyukur dan berdoa
3. Pola makan sehat
4. Makan secukupnya
4. Rajin berolahraga
5. Aktif bergerak
6. Kebiasaan jalan pagi
7. Gemar makan tomat
9. Hidup mandiri
10. Gemar membaca buku
11. S**a memberi ( sedekah)
07/04/2026
Setelah menyapu, masih banyak tugas lanjutan lainnya, mengepel, mebersihkan debu dibuku2 dll, semangat Edi Dimyati Liyanti Pga Kampung Buku
07/04/2026
Perpustakaan bergerak , yang adalah merupakan bagian Taman baca Kampungbuku, sedang berkunjung ke PAUD diwilayah rw 05, kegiatan kunjungan ini rutin dilaksanakan, ke paud, sekolah, tk bahkan TPA, sebagai upaya meningkatkan minat baca dan mengedukasi anak-anak, dalam kegiatan ini, Kai menghibur dan membawa misi untuk menumbuhkan kesadaran akan minat baca yang semakin langka
06/04/2026
Mau cerita sedikit tentang anak yg memakai baju oversize di vidio, vidio ini saya ambil ketika seperti biasa ada kegiatan bimbingan belajar di , Anak ini namanya Alvin, usianya 9 thn, tapi dia masih mengikuti kelas belajar calistung, iya dia memang masih belajar baca disini, dan di usia yg harusnya sudah kelas 3 sd, tapi dia blm mengenyam pendidikan formal, hanya belajar dikampungbuku, dia bersama 2 saudaranya ikut belajar di bimbingan belajar gratis dikampung buku, itupun ceritanya krn sekitar setengah tahunan yg lalu, 3 bersaudara ini kalau pagi2 dijam2 anak2 bersekolah, mereka bertiga keluyuran main di sekitaran wilayah deket kampungbuku, saya tanya responnya juga minim krn anak-anaknya rata-rata pendiam dan tertutup, akhirnya sayapun notice kalau mereka ini anak dari seorang ibu yg tinggal mengontrak tidak jauh dr tempat kami, akhirnya saya pun berinisiatif mendatangi ibunya, menggali informasi dan ternyata bocah2 ini anak seorang single mother, ibunya kerja prt, anaknya ternyata banyak ada 7 orang, berbeda bapak 3 anak pertama dr suami yg pertama, dan 4 lainnya dr suami ke 2, 1 udah kerja, 2 masih sekolah dan 3 harusnya usia sekolah tp blm disekolahin dan yg terakhir masih usia balita, usut punya usut ternyata 4 anak terakhirnya ini blm pada punya akte, itu salah satu kendala mereka blm bersekolah.. saya juga saat ini sedang membantu ibunya buat ngurus supaya anak-anak ini punya akte, biar bisa sekolah, miris juga lihatnya ketika miskin dan bayak anak, tapi mau gimana lagi, kita juga gak bisa tutup mata, setidaknya membatu melakukan apa yg bisa… oh ya juga mau menginfo kalau misal dirumah punya baju2 layak pakai boleh juga didonasikan ke tama baca kami, selain buku juga kami terima, bisa kau berikan ke anak-anak yg kurang mampu yg belajar disini…