14/05/2026
Selamat Memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan EMERGENCY CALL 155
14/05/2026
Selamat Memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus
14/05/2026
Selamat memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih
Setelah Tiga Hari Pencarian, Anak Terseret Arus di Pantai Buayo Putiah Ditemukan Meninggal Dunia
Pesisir Selatan — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang anak yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di kawasan Pantai Buayo Putiah, Taratak Surantiah, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (12/05/2026).
Korban diketahui bernama Jestra (10), yang terseret arus saat berenang bersama teman-temannya di pintu muara Pantai Buayo Putiah pada Minggu (10/05/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Laporan kejadian diterima dari Wali Nagari Taratak, Dodi Saputra, pada pukul 17.13 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan operasi pencarian dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan peralatan SAR air dan dukungan dari unsur terkait.
Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi pukul 07.30 WIB dengan membagi area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim melakukan penyisiran di area pencarian seluas kurang lebih 0,5 kilometer persegi atau radius 4 nautical mile (NM) dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.
Korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.15 WIB dalam keadaan meninggal dunia sekitar 4,2 NM dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing pada pukul 16.20 WIB dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.
Operasi SAR ini melibatkan Basarnas, BPBD, Polsek Sutera, Koramil, pihak Kecamatan Sutera, Kenagarian Taratak, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan pencarian, tim menghadapi kendala berupa keberadaan buaya muara di sekitar lokasi operasi. Meski demikian, seluruh proses pencarian dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga korban berhasil ditemukan.
Basarnas turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai maupun muara, terutama bagi anak-anak yang bermain dan berenang di area berarus kuat.
Tim SAR Gabungan Evakuasi Lima Warga Terdampak Banjir di Tanah Datar
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar mengakibatkan banjir di Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Selasa malam (12/05/2026).
Kantor Pencarian dan Pertolongan melalui Unit Siaga SAR Tanah Datar menerima laporan kejadian pada pukul 22.50 WIB dari Purwanto terkait kondisi banjir yang merendam permukiman warga serta permintaan bantuan evakuasi terhadap masyarakat terdampak.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Tanah Datar memberangkatkan lima personel rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 23.03 WIB dengan estimasi waktu tempuh sekitar 20 menit. Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pada pukul 23.23 WIB dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melaksanakan proses evakuasi warga terdampak banjir.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi lima orang warga dalam keadaan selamat, yakni Ibrahim (55), Ratnawilis (54), Imam (22), Usman (54), dan Jasmainar (66).
Proses evakuasi selesai dilaksanakan pada Rabu dini hari (13/05/2026) pukul 01.00 WIB. Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan tetap melaksanakan siaga dan monitoring di lokasi banjir serta posko gabungan mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih sering diguyur hujan.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD, Koramil, Polres beserta Polsek jajaran, perangkat Nagari Saruaso, pihak kecamatan, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan operasi, tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan, seperti debit air yang terus meningkat, arus yang cukup deras, serta keterbatasan penerangan di lokasi kejadian. Peralatan yang digunakan meliputi truk personel, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan mountaineering.
Basarnas mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan terjadinya banjir susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Sumatera Barat masih cukup tinggi.
13/05/2026
EKSPOSE MANAJEMEN TALENTA ASN BASARNAS
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaksanakan kegiatan ekspose manajemen talenta kepada Badan Kepegawaian Negara sebagai bagian dari penguatan tata Kelola sumber daya manusia khususnya pengembangan karier asn berbasis sistem merit.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii , Ketua Komite Talenta ASN Basarnas Sekretaris Utama, Kepala Biro Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana, dan Sekretariat Komite Talenta ASN Basarnas serta tim panelis BKN yang dipimpin oleh Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh.
Sekretaris Utama dalam ekspose menyampaikan bahwa implementasi manajemen talenta merupakan langkah strategis dalam menjamin keberhasilan penyelenggaraan SAR yang handal dan efektif sesuai dengan Visi Basarnas. Bagi Basarnas, manajemen talenta bukan sekedar urusan Administrasi kepegawaian, melainkan instrumen penyelamat nyawa. Strategi "Right Person on the Right Mission" menjadi krusial untuk memastikan jabatan kritikal diisi oleh individu dengan kompetensi teknis dan manajerial tertinggi.
Atas paparan tersebut, BKN memberikan apresiasi positif terhadap langkah dan kesiapan Basarnas dalam implementasi manajemen talenta. Selain itu, BKN turut memberikan sejumlah rekomendasi sebagai upaya penyempurnaan sistem, antara lain peremajaan data pegawai secara berkelanjutan, penyelesaian disparitas data, optimalisasi kelengkapan Data Lemari Digital (DMS), serta mendorong seluruh pegawai melengkapi profil potensi dan kompetensi.
BKN juga menekankan pentingnya penyusunan Individual Development Plan (IDP) bagi setiap pegawai, optimalisasi program retensi talenta untuk meningkatkan loyalitas pegawai terhadap instansi, serta pelaksanaan asesmen tambahan guna mengukur kesiapan suksesor pada jabatan target.
Pada kesempatan tersebut Kepala Basarnas juga menganugerahkan gelar warga kehormatan kepada BKN atas kontribusi nyata dan komitmen luar biasa BKN dalam mendukung transformasi manajemen ASN berbasis sistem merit guna efektivitas kesiapsiagaan dan operasi pencarian dan pertolongan.