05/05/2026
Apakah dunia telah kehilangan kompas moralnya?
Tahun 2025 akan dikenang sebagai masa kehancuran dan kekerasan yang dilakukan para pemimpin politik dalam perebutan dominasi ekonomi dan politik.
Baca laporan global terbaru Amnesty International di s.id/amnestyreport_2526.
02/05/2026
Merespons kejadian pelecehan seksual yang terjadi di konser solidaritas 'Dari Warga untuk Andrie', kami menegaskan bahwa perjuangan kita tidak akan pernah utuh selama ruang kolektif yang kita bangun masih belum aman bagi kelompok rentan – termasuk perempuan serta kawan-kawan dengan ragam identitas dan ekspresi gender.
Pernyataan lengkap terlampir di salindia di atas.
26/04/2026
Besok: konser solidaritas untuk Andrie!
Acara ini hadir sebagai ruang kolektif bagi kita semua untuk berdiri bersama di hadapan ketidakadilan dan represi terhadap Andrie Yunus serta para pembela hak warga lainnya. Demi menjaga solidaritas dan kenyamanan bersama, mohon perhatikan panduan di salindia kedua!
'Dari Warga untuk Andrie'
🗓️ Senin, 27 April 2026
⌚ 15:00–23:00 WIB
📍 M Bloc Live House
Sampai bertemu di ruang solidaritas ❤️🔥
02/04/2026
Andrie adalah kita: ayo tulis surat dukunganmu untuk Andrie! 📝✊
Pada 12 Maret 2026, Andrie Yunus, wakil koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal. Cairan kimia berbahaya tersebut mengakibatkan lebih dari 20% kerusakan pada tubuh Andrie. Hingga hari ini, pelaku penyiraman terhadap Andrie masih belum terungkap.
Andrie adalah warga seperti kita yang peduli serta ingin hidup dengan rasa aman dan kualitas hidup yang layak. Serangan terhadap Andrie ini bukan hanya kejahatan terhadap pejuang HAM atau teror terhadap aktivis yang bersuara kritis saja. Lebih dari itu, serangan terhadap Andrie adalah ancaman untuk kita semua!
Tuliskan suratmu untuk Andrie sekarang dan mari bersolidaritas!
Kunjungi: s.id/suratuntukandrieyunus atau klik link di bio kami.
27/03/2026
Ruang kelas seharusnya jadi tempat paling aman untuk bertumbuh—tapi kenyataannya, banyak guru masih berjuang sendirian tanpa dukungan, tanpa ruang aman, tanpa komunitas.
Padahal, pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan. Ia adalah ruang membangun empati, merawat perbedaan, dan menanamkan keadilan sejak dini. Jika kita ingin perubahan, kita tidak bisa berjalan sendiri.
TEACH Lab hadir untuk menghubungkan para pendidik yang percaya bahwa kelas harus lebih manusiawi, inklusif, dan berpihak pada nilai kemanusiaan.
Para tenaga pendidik anak usia dini hingga 18 tahun, mari bergabung dalam TEACH Lab!
Daftar TEACH Lab Cycle 1 sebelum 30 Maret 2026.
🔗 s.id/teachlab
19/03/2026
Kemenangan hari ini bukan sekadar kembali suci, tapi keberanian untuk tetap berdiri tegak di tengah kepungan praktik otoritarian.
Maaf bagi sesama, namun tiada maaf bagi penindas hak rakyat. Selamat Idul Fitri 1447 H. Terus lawan, jangan biarkan keadilan padam!
Gabung dalam gerakan HAM global di s.id/belahakkita.
19/03/2026
Lebaran ini, kita tidak hanya merayakan—kita mengingat: di balik pertanyaan basa-basi, ada realitas yang belum adil bagi banyak orang.
Saat ditanya “kapan?”, kita boleh bertanya:
kapan negara bisa memenuhi tanggung jawab HAMnya untuk memastikan warganya sejahtera? ✊
Gabung dalam gerakan HAM global untuk keadilan. Kunjungi s.id/belahakkita.
19/03/2026
Hening bukan berarti tunduk. Hening adalah jeda untuk merawat keberanian dan menajamkan sikap melawan ketidakadilan—termasuk saat praktik otoritarian mencoba membungkam suara dan mempersempit ruang sipil.
Selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1948 ✊🏽
Dari sunyi, kita kembali lebih berani: melawan represi, menjaga martabat manusia, dan memastikan tak ada kuasa yang kebal dari kritik.
18/03/2026
Kami, perwakilan rakyat Indonesia dari Aceh sampai Papua, menyerukan desakan terbuka kepada Pemerintah Indonesia untuk membongkar serangan air keras terhadap pembela HAM Andrie Yunus, menangkap pelaku, dan mengadili pelaku di pengadilan.
Kami juga mendesak pemerintah Indonesia melalui Presiden Republik Indonesia untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Independen yang dibuat berdasarkan konsultasi bersama dengan masyarakat sipil serta menjamin adanya proses yang transparan, imparsial dan akuntabel untuk mengungkap percobaan pembunuhan berencana ini.
Kami mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk tidak ragu-ragu dan segera menangkap pelaku dan aktor intelektual penyerangan ini!
17/03/2026
Serangan air keras terhadap Andrie Yunus bukan tindak kekerasan biasa. Ini adalah dugaan kuat percobaan pembunuhan berencana terhadap seorang pembela HAM yang konsisten mengungkap pelanggaran HAM.
Pada 12 Maret 2026, Andrie diserang oleh pelaku bermotor yang menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arahnya. Akibatnya ia mengalami luka bakar serius pada wajah, mata, dada, dan kedua tangan. Serangan ini diduga dilakukan secara terorganisir dan didahului pengintaian terhadap korban, sehingga tidak dapat dipandang sebagai kejahatan spontan.
Serangan terhadap satu pembela HAM adalah ancaman terhadap seluruh masyarakat sipil. Jika pembela HAM dapat diserang secara brutal di ruang publik di ibu kota negara, maka perlindungan negara terhadap kerja-kerja pembelaan HAM sedang berada dalam bahaya.
Karena itu, masyarakat sipil mendesak aparat penegak hukum untuk:
• Segera menangkap pelaku
• Mengungkap aktor intelektual di balik serangan
• Menghentikan impunitas terhadap kekerasan pada pembela HAM.
📢 Konferensi Pers
Indonesia Mendesak: Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
🗓 Rabu, 18 Maret 2026
⏰ 11.00–12.00 WIB
📍 HDI Hive Lt.2, Menteng, Jakarta Pusat
Bersama: Marzuki Darusman, Sulistyowati Irianto, Sukidi, Fathia Nadira, Dimas Bagus Arya, Firda Amalia, dan Usman Hamid.
Keadilan untuk Andrie adalah ujian bagi demokrasi kita. Tidak boleh ada ruang bagi teror terhadap pembela HAM di Indonesia!