Direktorat Jenderal PSDKP

Direktorat Jenderal PSDKP

Share

Akun Resmi Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan - Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

13/05/2026

Mau Sukses? Berkawanlah Dengan Kesulitan! ๐Ÿ”ฅโš“

Banyak orang gagal karena mereka sibuk mencari jalan yang mudah. Padahal, petarung sejati dan pelaut yang andal tidak pernah dilahirkan di air yang tenang! ๐ŸŒŠ๐Ÿšข

Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono (Ipunk), membagikan 5 kunci kesuksesan kepada peserta Pelatihan Komponen Cadangan Matra Laut Tahun 2026 bertempat di Ksatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta Selatan pada Rabu (13/05/26).

Lima kunci wajib dipegang teguh oleh para calon pemimpin masa depan, yaitu: disiplin, jujur, kerja lebih keras, cintai pekerjaan, terus belajar.

Ingat, kesuksesan butuh keringat, waktu, dan pengorbanan. Jangan hindari kesulitan, tapi cari terobosannya! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’ช

Siapkah Anda menjadi petarung yang membawa perubahan untuk bangsa ini? โœŠโœจ




09/05/2026

Tangkap-Manfaat, Tidak Lagi Ditenggelamkan๐Ÿšขโœจ

Kini, kapal ikan pelaku _illegal fishing_ yang ditangkap oleh Kapal Pengawas KKP tidak lagi ditenggelamkan, melainkan dimanfaatkan untuk memacu produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal. Kapal-kapal ilegal yang telah berkekuatan hukum tetap disita negara, diserahkan dari KKP kepada nelayan atau koperasi melalui Pemerintah Daerah.

Bukti nyata, pada Kamis (08/05), Dirjen PSDKP mewakili Menteri KP melakukan penyerahan simbolis tiga ikan FB. LB. MV-01 (23 GT), FB. LB. MV-02 (23 GT), dan FB. LOUIE-04 (85 GT) kepada Pemprov Sulawesi Utara. Ketiganya kini berada di Pangkalan PSDKP Bitung.

Dengan hadirnya armada ini, diharapkan nelayan domestik dapat mengisi ruang laut secara berdaulat sehingga kapal ikan asing tidak lagi berani masuk ke perairan Indonesia. โš“๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ




-manfaat

08/05/2026

*Pembangunan boleh berjalan, tapi ekosistem pesisir dan laut harus tetap terjaga*๐ŸŒŠ๐ŸŒฑ

Ditjen PSDKP melakukan pengawasan pemanfaatan ruang laut di kawasan Kura-Kura Bali untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai ketentuan dan tidak merusak lingkungan pesisir, termasuk ekosistem mangrove sebagai habitat biota laut, pelindung pesisir, dan penyerap karbon biru (CO2).

Pengawasan dilakukan bukan semata penegakan hukum, tetapi juga untuk memastikan kegiatan usaha tetap berjalan tertib, bertanggung jawab, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Karena, keseimbangan ekonomi dan ekologi adalah fondasi utama pembangunan kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. ๐ŸŒŠ





02/05/2026

Ditjen PSDKP kembali selamatkan kapal nelayan! ๐ŸŒŠโš“

Di momen Hari Buruh Sedunia, sebuah aksi penyelamatan dramatis terjadi di Laut Jawa! ๐Ÿ†˜

KM Jaya Putra Lancar sempat mengalami kerusakan mesin dan terjebak di tengah laut. Namun, berkat instruksi cepat Dirjen PSDKP dan akurasi teknologi Vessel Monitoring System (VMS), posisi kapal berhasil ditemukan dalam hitungan detik!

Melalui koordinasi cepat Pusdal PSDKP dengan KM Tambah Lancar Terus, aksi solidaritas di laut pun tercipta. Kapal berhasil ditarik dan bersandar dengan aman di pelabuhan terdekat.

Kejadian ini membuktikan bahwa VMS adalah instrumen nyata untuk melindungi keselamatan nelayan, bukan sekadar alat pengawasan.

Negara hadir, teknologi VMS melindungi nelayan! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉโœจ

Salam Nusantara Lestari Jaya

30/04/2026

๐Ÿšจ AKSI CEPAT RESCUE KAPAL PERIKANAN ๐Ÿšจ

Pada Rabu, 29 April 2026, KP. Hiu Macan Tutul 02 Pangkalan PSDKP Benoa berhasil melaksanakan pertolongan (rescue) terhadap KM. Kembang Joyo 04 yang mengalami mati mesin di Perairan Utara Jawa Timur.

Seluruh ABK berhasil diselamatkan dalam kondisi aman, dan kapal selanjutnya ditarik menuju Pelabuhan Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Pung Nugroho Saksono, Direktur Jenderal PSDKP menyampaikan Keberhasilan ini juga didukung oleh pemanfaatan Vessel Monitoring System (VMS) yang memungkinkan deteksi dini dan respon cepat dalam situasi darurat di laut.

Ini adalah wujud nyata kehadiran Ditjen PSDKP dalam memberikan perlindungan kepada nelayan serta menjamin keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia.





28/04/2026

๐Ÿšจ Aksi Cepat Penyelamatan Nelayan di Selat Malaka ๐Ÿšจ

Kapal Pengawas Hiu 01 dari Direktorat Jenderal PSDKP saat patroli rutin menemukan KM Merpati Bunda II dalam kondisi darurat, terombang-ambing di laut selama ยฑ5 hari.

Tanpa menunggu lama, tim segera melakukan tindakan penyelamatan, memberikan bantuan, serta memastikan seluruh awak kapal dalam keadaan aman.

Selanjutnya, kapal nelayan tersebut ditarik (towing) menuju Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan untuk penanganan lebih lanjut.

Upaya ini sejalan dengan kebijakan Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk) yang menekankan agar seluruh jajaran Ditjen PSDKP membantu nelayan apabila mengalami kecelakaan dan kendala saat menjalankan aktivitasnya di laut.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Ini adalah bukti nyata Ditjen PSDKP KKP berpihak terhadap keselamatan dan melindungi nelayan Indonesia di laut.

28/04/2026

๐ŸšจPSDKP Lampulo Segel Pemanfaatan Ruang Laut Ilegal di Aceh Singkil ๐Ÿšจ

Pangkalan PSDKP Lampulo Ditjen PSDKP pada Sabtu (25/04) ini melaksanakan tindakan tegas berupa penyegelan terhadap dua resor di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

Langkah ini diambil karena kedua resor tersebut belum mengantongi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) sebagaimana dipersyaratkan dalam regulasi yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KKP melalui Ditjen PSDKP dalam menertibkan pemanfaatan ruang laut, serta memastikan seluruh aktivitas usaha di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil berjalan sesuai ketentuan hukum.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk nyata jajaran pengawasan yang dipimpin oleh Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk) dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan keberlanjutan sumber daya kelautan untuk generasi mendatang. ๐ŸŒŠ




27/04/2026

JAGA EKOSISTEM PULAU ANAMBAS PSDKP LAKUKAN PENGAWASAN RUTIN. ๐ŸŒŠ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Hai Pangkalan PSDKP Batam kembali melaksanakan pengawasan rutin terkait Konservasi Pemanfaatan Ruang Laut dan Pulau-Pulau Kecil di kawasan Pulau Bawah, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh aktivitas di ruang laut sesuai dengan aturan yang berlaku, demi menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan keberlanjutan sumber daya kelautan kita di Kepulauan Riau.

Photos from Direktorat Jenderal PSDKP's post 27/04/2026

๐Ÿšจ SAVE & SHARE POSTINGAN INIโ€ผ๏ธ

Bukan cuma ikan sapu-sapuโ€ฆ
Ada 75 spesies ikan lain yang saat ini DILARANG beredar di Indonesia berdasarkan Permen KP No. 19 Tahun 2020 โš ๏ธ

Ikan-ikan ini masuk kategori Jenis Ikan yang Membahayakan dan/atau Merugikan (JIMM)โ€”artinya bisa:
โŒ Merusak ekosistem perairan
โŒ Mengancam ikan lokal
โŒ Membahayakan manusia

Menjaga ekosistem bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama ๐ŸŒŠ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

๐Ÿ‘‰ Punya atau memelihara ikan tersebut?
Serahkan secara sukarela ke Pengawas Perikanan terdekat

๐Ÿ‘‰ Menemukan peredarannya?
Segera laporkan ke Pengawas Perikanan atau pihak berwenang terdekat

Jangan tunggu dampaknya meluas.
Satu langkah kecilmu = menyelamatkan ekosistem kita ๐Ÿ’™

Yuk..ikuti update aturan baru yang akan disampaikan lebih lanjut




Want your business to be the top-listed Government Service in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Gedung Mina Bahari 4, Jalan Medan Merdeka Timur No. 16 Gambir
Jakarta
10110

Opening Hours

Monday 07:00 - 15:00
Tuesday 07:00 - 03:00
Wednesday 07:00 - 03:00
Thursday 07:00 - 03:00
Friday 07:00 - 03:00