KAPAN KITA KEMANA?
Tempat sharing para penggiat alam...
06/09/2017
BACKPACKERAN
=================
Backpacking identik dengan perjalanan berbujet minim. Efisiensi pun menjadi hal yang paling ditekankan. Butuh keinginan kuat untuk menggendong ransel dan memulai perjalanan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh backpacker pemula.
Bagi Anda yang pertama kali backpacking, inilah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum berangkat:
1. Pakailah ransel/carrier.
Backpacking identik dengan 'backpack' atau ransel. Alasan digunakannya tas jenis ini sederhana: praktis dan efisien. Anda tak perlu menggeret koper atau menjinjing tas-tas kecil. Kalau waktu liburan cenderung pendek, coba gunakan daypack (ransel ukuran 20-30 liter). Selebihnya, pakailah semi-carrier (ukuran 35-40 liter) atau carrier (45-80 liter) kalau traveling dalam jangka waktu lama.
2. Bawalah Barang Seperlunya.
Bawalah pakaian yang praktis, keren dan nyaman yang bisa digunakan pagi, siang, atau malam. Bagi wanita, tak perlu bawa banyak. pernak-pernik seperti kalung dan gelang emas. Cukup bawa kacamata hitam untuk melindungi mata dan sunblock untuk pelindung kulit.
3. Budget First
Inilah hal terpenting yang harus anda ingat selama perjalanan. Backpacking identik dengan pengeluaran seminim mungkin. Akomodasi, transportasi dan makan misalnya, harus dialokasikan dengan bujet sekecil mungkin. Tak heran banyak backpacker yang menginap di hostel daripada hotel. Makan dipinggir jalan daripada restoran mahal. Budget first!
4. First Aid Kit.
Anda tak akan tahu perjalanan seperti apa yang akan dilewati selama backpacking. Oleh karena itu, obat-obatan termasuk obat pribadi adalah satu hal yang tak boleh ditinggal.
5. Pelajari Lingkungan Sekitar.
Penting untuk backpacker mempelajari. lingkungan sekitar. Memerhatikan tiap tempat, tiap jalan, tiap arah agar tidak tersasar saat p**ang. Penting juga untuk memerhatikan atmosfer setempat mulai dari masyarakat, bahasa, etiket dan kebiasaan. Hormatilah penduduk setempat dan belajarlah dari sekitar. Hal-hal seperti inilah yang bisa jadi 'oleh-oleh saat p**ang nanti.
Are you ready to Backpacking..?!
06/09/2017
GUNUNG LEMBU 792 MDPL
Purwakarta, Jawa barat.
=======================
Waduk Jatilihur ternyata bisa dinikmati dari puncak ketinggian Gunung Lembu, Purwakarta, Jawa Barat. Meskipun Gunung Lembu hanya berada di ketinggian 792 mdpl, namun jalur pendakiannya cukup menantang.
Tidak sedikit pendaki yang mengomentari jalur pendakian yang cukup menyulitkan. Selain harus berjibaku dengan batuan besar, juga harus berhati-hati terutama dengan lereng yang curam.
Pesona Gunung Lembu
---------------------------
Puncak Gunung Lembu terdapat sebuah batu besar yang dijuluki dengan batu lembu. Banyak orang yang bilang bahwa bentuk batu Lembu mirip seperti punuk Lembu. Lembu adalah hewan sejenis Sapi atau bisa juga disamakan dengan Banteng Hutan.
Digunung Lembu juga terdapat Camping Ground dengan pemandangan indah dan saung yang bisa kita gunakan sebagai tempat istirahat.
Cara menuju Gunung Lembu bisa diakses menggunakan kendaraan roda empat atau paling cepat menggunakan kereta menuju Stasiun Purwakarta. Beberapa open trip, traveling bersama, biasanya lebih mengandalkan kereta kemudian menyambung dengan kendaraan pick up, angkot atau kendaraan bak terbuka.
Lokasi Gunung Lembu
-------------------------
Lokasi Gunung Lembu Purwakarta berada di Kampung Panunggal Desa Panyindang Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat. Persis berada di atas Waduk Jatiluhur Purwakarta. Tak heran jika banyak pendaki yang penasaran melihat keindahan Waduk Jatilihur dari Puncak Gunung Lembu.
Jalur pendakian yang berbahaya namun menantang rata-rata bisa dilalui dalam waktu dua hingga tiga jam pendakian.
Pendakian Favorit, Puncak Batu Lembu
Karena letaknya di Purwakarta, beberapa pendaki yang datang didominasi dari Jakarta dan dari Bandung. Tak sedikit yang memilih one day trip, namun ada juga yang memilih untuk menginap dengan mendirikan tenda.
Gunung Lembu memang lebih rendah dari Gunung Parang dan Gunung Bongkok, namun medannya akan semakin terjal dan licin utamanya setelah turun hujan. Saat track basah, para pendaki harus lebih berhati-hati.
07/02/2016
Semoga bermanfaat bagi yang ingin traveling pakai pesawat.
28/12/2015
ULTRALIGHT HIKING
=================
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Ultralight Hiking. Ada banyak sekali yang menerjemahkan arti Ultralight ini. Tapi pada prinsipnya Ultralight Hiking atau Trekking itu adalah Suatu cara atau teknik melakukan perjalanan ke alam bebas dengan membawa peralatan dan perbekalan yang ringan dan tanpa meninggalkan prinsip-prinsip safety prosedur serta juga kenyamanan kita selama berada di alam bebas.
Dan prinsip Ultralight ini bukan hanya untuk perseorangan saja, akan tetapi bisa juga diterapkan dalam perjalanan berkelompok. Dan kesemuanya itu membutuhkan perhitungan yang matang pada perencanaan perjalanan.
Perlu di ingat Ultralight disini bukanlah mengurangi kwantitas dari peralatan yang dibawa, akan tetapi membuat sebuah peralatan menjadi simpel dan ringan tanpa kehilangan kwalitas penggunaannya.
Belakangan ini produk-produk outdoor telah memproduksi peralatan dan perlengkapan Ultralight, sayangnya peralatan dan perlengkapan Ultralight masih sangat mahal. Tapi jangan khawatir, bagi anda yang kreatif anda dapat berimprovisasi membuat gear ultralight sendiri. Selamat berkreasi.
# kapankitakemana ?
# katanyabackpacker
09/12/2015
MENURUNI GUNUNG
=================
Seringkali kita hanya fokus pada kegiatan naik padahal banyak kasus pendaki hilang justru disaat mereka turun.
Menuruni gunung, merupakan kegiatan yang mau tak mau harus di lakukan, karena tak mungkin kita main lompat dari puncak gunung. Dan perhatian khusus perlu di berikan, karena saat turun gunung kita sudah di landa lelah setelah berjalan mendaki. Turun dalam keadaan lelah dan membawa tas punggung merupakan masalah tersendiri, karena seluruh berat badan otomatis akan mendorong kebawah, sehingga kaki mendapatkan beban tambahan. Otot kaki bekerja lebih berat, karenanya kemungkinan tergelincir, terguling, terkilir atau bahkan sampai tersesat karena mengalami disorientasi medan akibat kelelahan.
Makin panjang lereng gunung yang dituruni, makin cepat kita terseret kebawah, segera mengambil tindakan untuk menghentikannya, yaitu dengan mendaratkan kaki dibatu yang menonjol atau menancapkan tumit kaki ke tanah yang gembur atau berpasir. Jangan berjalan turun dengan badan doyong ke depan, sehingga menyebabkan berat tubuh tidak sepenuhnya di atas kaki, jagalah agar berat tubuh itu tetap di atas kedua kaki.
Sebelum turun, ikatlah tali sepatu lebih kencang daripada biasanya. Tekanan berat badan ke depan pada waktu turun akan menyakitkan jari-jari kaki yang terdorong dan tertekuk di ujung sepatu, terutama apabila sepatu yang dipakai kurang cocok (pinjaman). Mengikat tali sepatu dengan kencang akan membantu agar telapak kaki tidak mudah bergeser dan membuat jari-jari kaki tertekuk.
Turun di lereng berpasir akan terasa menyenangkan bila kita melakukan gerakan merosot dengan menggunakan gelinciran telapak sepatu. Untuk menghentikan gerakan merosot terlalu jauh, jejakkanlah tumit sepatu sedalam-dalamnya ditanah berpasir itu pada saat yang diperlukan. Tehnik ini bisa menyebabkan sepatu kita kemasukkan pasir dan kerikil. Pakailah Gaiter untuk mencegahnya. Jangan keluar dari lintasan yang sudah ada, lebih-lebih memotong jalan setapak sehingga harus menuruni tebing yang curam.
Kalau terpaksa keluar dari lintasan yang ada, selalu berjalanlah diatas punggung-punggung gunung. Hindari jalan di ceruk-ceruk atau mengikuti sungai-sungai di bawah punggungan gunung. Sungai memang tampaknya menunjuk arah yang gampang di lalui untuk menuju ke bawah, tetapi mengikutinya berbahaya sekali. Sungai-sungai di gunung sering kali berupa tebing-tebing curam dan membentuk air terjun, sehingga sukar dituruni tanpa alat-alat khusus. Banyak kecelakaan yang di buat seorang pendaki pemula karena kesalahan mengikuti sungai di gunung. Jalan setapak yang tak jelas disebabkan karena sering kurang dilalui, biasanya merupakan lintasan penebang - penebang kayu. Kalau akhirnya anda terjebak dan kehilangan jalan setapak, pilihlah lintasan dengan prinsip tetap di atas punggungan gunung, bukan berjalan di ceruk-ceruk atau mengikuti aliran sungai.
Berhati-hatilah melewati daerah kawah dan sekitarnya, karena tidak jarang sering di jumpai gas beracun. Perhatikan apakah lintasan yang dilalui merupakan daerah yang gersang dan tak di jumpai tumbuhan apapun, bisa jadi itu pertanda ada gas beracun. Kalau kepala anda terasa pusing - pusing, segera hindari dan carilah tempat yang berudara segar untuk mengembalikan keadaan.
”Banyak orang awam mengira, bahwa meneguk minuman keras merupakan cara yang baik untuk menghangatkan tubuh. Dugaan ini salah sekali, sebab minuman keras menyebabkan pembuluh darah kulit mengembang, sehingga membuat udara dingin dapat peluang untuk masuk ke dalam tubuh. Lagi p**a, meneguk minuman keras dapat menyebabkan mabuk, sehingga tentunya tak baik bagi pejalan-pejalan kaki di gunung.”
Gunung-gunung yang sering di daki mempunyai jalan setapak yang jelas kelihatan. Apa bila anda melihat beberapa jalan setapak pada suatu lintasan, segera memutuskan untuk mengikuti jalan setapak yang paling jelas kelihatan.
?
06/11/2015
TOURIST OR TRAVELLER
*Silahkan share :p
05/11/2015
TIPS MEMASANG TENDA
=====================
Tenda merupakan satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan pendakian gunung karena tenda inilah yang akan menjadi rumah bagi para pendaki gunung itu sendiri. Setiap pendaki gunung harus paham tentang cara mendirikan tenda yang dibawanya sendiri dan selain itu p**a seorang pendaki harus paham terhadap berbagai faktor yang ada di lapangan sebelum mereka mendirikan tenda. Tentunya hal ini bertujuan untuk keamanan dan kenyaman pendaki itu sendiri.
Berikut beberapa tips yang bisa digunakan saat hendak mendirikan tenda :
1. Perhatikan kondisi lahan.
Sebelum mendirikan tenda sebaiknya perhatikan dahulu kondisi lahan yang akan digunakan. Sebisa mungkin carilah lahan tanah yang datar dan tidak terdapat banyak batu atau akar yang menempatinya karena hal tersebut akan membuat anda tidak nyaman saat hendak tidur ataupun saat berada di dalamnya.
2. Perhatikan arah mata angin.
Lihatlah dahulu kemana arah angin berhembus dan jika sudah mengetahuinya maka tempatkanlah pintu tenda membelakangi arah angin tersebut. Hal ini berguna agar angin yang berhembus tidak langsung masuk ke dalam tenda yang mengakibatkan anda malah menjadi kedinginan di dalam tenda nantinya.
3. Dirikan tenda di lokasi yang agak tertutup.
Jika memungkinkan, dirikanlah tenda di lokasi yang agak tertutup dan hindari mendirikannya di tanah lapang. Hal ini cukup berguna untuk meminimalisir hembusan angin kencang yang bisa menerpa tenda anda. Selain itu perhatikan p**a kondisi lingkungan sekitarnya, hindari untuk mendirikan tenda di dekat pohon yang sudah mati karena lebih rawan untuk tumbang.
4. Hindari untuk mendirikan tenda tepat di jalur pendakian.
Terkadang pendaki bisa saja mengalami kondisi yang memaksa untuk mendirikan tenda di jalur pendakian. Namun alangkah baiknya jika anda mendirikan tenda sedikit keluar dari jalur pendakian, hal ini tentunya akan lebih baik dan aman karena tidak akan menghambat atau menghalangi pendaki lain yang mungkin juga sedang melewati jalur tersebut.
5. Jangan mendirikan tenda di pinggir sungai.
Walaupun dengan alasan lebih dekat dengan sumber air namun hal tersebut justru tidak baik karena lebih rawan terhadap luapan air sungai yang bisa terjadi kapan saja, terutama saat hujan datang. Selain itu p**a sungai merupakan sumber air yang biasa digunakan binatang untuk minum, tentunya anda tidak mengharapkan kedatangan binatang ini bukan?.
6. Berilah alas pada tenda (footprint).
Hal ini cukup berguna untuk meminimalisir suhu dingin yang terdapat pada tanah, terutama saat menjelang malam hari. Selain itu p**a dapat melindungi tenda anda dari kebasahan akibat rembesan air dari tanah. Pemberian alas pada tenda ini bisa dengan menggunakan rumput atau dedaunan kering yang terdapat di sekitar lokasi tenda. Bisa p**a dengan membawa sebuah flysheet atau footprint yang memang sudah banyak dijual di pasaran.
7. Tambahkan pasak tenda.
Pasak berfungsi untuk memperkuat berdirinya tenda dari terpaan angin. Biasanya setiap tenda yang dijual sudah termasuk dengan pasak. Gunakanlah pasak ini untuk ditancapkan pada masing-masing sisi tenda. Bila perlu tambahkan p**a tali-tali bantu tenda untuk di ikatkan pada penambat yang ada di sekitarnya.
8. Buatlah parit kecil di sekitar tenda.
Saat hujan turun maka parit inilah yang akan berfungsi untuk menghalau air hujan masuk ke dalam tenda. Buatlah parit kecil ini melingkari tenda sesuai dengan bentuknya kemudian berikan jalur pembuangan airnya sehingga air bisa mengalir tanpa harus tergenang di dalam parit.
9. Kumpulkan kelengkapan tenda yang tidak terpakai.
Jangan biarkan semua sisa kelengkapan tenda yang tidak terpakai berceceran di luar tenda karena rawan untuk kehilangan. Kelengkapan tenda seperti kantong tenda, sisa pasak dan tali tenda sebaiknya dikumpulkan dalam satu wadah dan masukkan ke dalam tenda agar terhindar dari kelupaan untuk membawanya.
10. Jangan memaksa keadaan.
Saat cuaca sedang hujan lebat yang disertai angin kencang, saat itulah kekuatan tenda akan di uji. Jika anda mengalami suatu kondisi yang mengkhawatirkan terhadap tenda yang rawan patah, sebaiknya segeralah berpindah tempat untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Dengan memperhatikan faktor kondisi lapangan terlebih dahulu sebelum mendirikan tenda, diharapkan dapat lebih membuat rasa aman dan nyaman bagi seorang pendaki dalam menghuni rumahnya yang bernama tenda. Dengan tidur yang nyaman di tenda tentunya akan memulihkan tenaga yang telah habis setelah seharian penuh berjalan. Selamat bermalam!
Sumber: www.wisatagunung.com/blog/tips-mendirikan-tenda-di-gunung/
Foto: Google
28/06/2015
TIPS PACKING
============
Di kalangan penggiat alam, packing merupakan suatu seni tersendiri yang wajib dilakukan saat hendak bepergian. Bahkan sering p**a dikatakan bahwa cara seseorang melakukan packing merupakan cermin dari karakter pribadinya sendiri. Seni packing ini pada dasarnya bertujuan untuk efisiensi peralatan dan perlengkapan yang akan dibawa. Walaupun barang yang dibawa cukup banyak namun bisa ditampung semuanya kedalam ransel, nyaman dan tidak merepotkan saat dipakai selama dalam perjalanan.
Terdapat dua hal mendasar yang harus diperhatikan dalam seni menyusun barang ke dalam ransel, yaitu:
1. Barang terberat berada paling atas dan yang paling ringan berada paling bawah. Hal ini bertujuan agar barang terberat tidak membebani pinggul yang dapat menyebabkan anda susah melangkah sehingga lebih banyak menghabiskan tenaga.
2. Seimbangkan berat ransel antara sisi kiri dan kanannya. Hal ini berguna agar bagia pundak dapat lebih nyaman dan menjaga keseimbangan saat mengangkat ransel.
Dengan berpegang pada dua hal mendasar diatas, maka kita dapat memulai packing.
Berikut tips-tips yang bisa anda lakukan.
1. Pilih dan gunakanlah ransel/carrier sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anda.
2. Masukkan matras melingkar disisi dalam ransel. Hal ini berguna agar lebih mudah untuk menyusun ataupun mengambil barang didalam ransel dan membentuk ransel lebih tegak dan lebih rapi.
3. Jadikan barang dalam satu wadah sesuai dengan kegunaannya. Seperti kump**an alat mandi, pakaian dan beberapa barang lain yang tidak boleh terpisah. Usahakan wadah yang digunakan kedap air sehingga lebih aman dari rembesan air.
4. Selain mempertimbangkan berat barangnya, anda juga harus mempertimbangkan waktu penggunaannya. Barang yang sewaktu waktu akan digunakan seperti jas hujan, P3K dan cemilan, sebaiknya letakkan di atas atau pada tempat yang mudah dijangkau.
5. Bawalah barang yang memiliki fungsi ganda dan sebisa mungkin terbuat dari bahan ringan dan tidak mudah pecah. Seperti misalnya aluminium foil yang bisa menggantikan piring dan jika membawa piring, bawalah yang berbahan plastik atau aluminium.
6. Manfaatkan ruang-ruang kosong pada peralatan seperti nesting atau panci sehingga lebih menghemat tempat. Ruang kosong tersebut bisa anda isikan dengan beras, telur ataupun dengan yang lainnya.
7. Selalu sediakan kantong plastik cadangan. Selain berguna untuk mengganti kantong yang rusak, hal ini berguna p**a sebagai wadah sampah yang anda hasilkan.
8. Packinglah semua barang yang anda bawa kedalam ransel. Hindari meletakkannya di luar ransel karena selain terkesan tidak rapi dan merepotkan saat diperjalanan, hal ini p**a akan mengundang tindak pencurian atau kehilangan akibat tercecer dijalan.
9. Jangan lupa untuk membuat checklist barang-barang yang sudah anda packing. Hal ini berguna untuk meminimalisir terjadinya kehilangan barang yang bisa saja terlupa.
Menyusun barang didalam ransel merupakan suatu seni tersendiri sehingga dalam prosesnya bergantung pada tingkat keahlian dan selera masing-masing individu. Selain itu p**a desain ransel yang digunakan juga dapat menjadi salah satu faktor perbedaaan dalam penyusunan barang.
Selamat berpetualang!
?
25/06/2015
CURUG KEMBAR BATULAYANG BOGOR
================================
Curug Kembar juga menjadi objek wisata di Bogor yang tidak butuh banyak biaya untuk mengunjunginya. Sepasang air terjun ini terdapat di desa Batulayang, kec. Cisarua atau berjarak sekitar 26 km dari Bogor. Jika Curug Cilember dikelola oleh KBM WBU Perhutani, Curug Kembar dikelola oleh Perhutani KPH Bogor. Fasilitas yang tersedia di sini seperti toilet, area parkir, air terjun, jalur tracking dan area kemping.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Pondok Kopi Timur RT. 08/11 Kel. Pondok Kopi Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur
Jakarta
14360
