17/03/2026
Komite Pusat Penanggulangan Gangguan Pendengaran & Ketulian
VISI : Meningkatkan kesehatan & kesejahteraan penduduk Indonesia melalui pendengaran yang lebih baik Apa sebetulnya dampak ketulian?
Ternyata angka gangguan pendengaran dan ketulian di Indonesia cukup mengejutkan, termasuk yang tinggi di bilangan Asia Tenggara, yaitu 16,8% untuk gangguan pendengaran dan 0,4% untuk ketulian dengan kelompok tertinggi di usia sekolah (7-9 tahun). Disamping itu diperkirakan setiap tahunnya akan ada sekitar 5200 bayi lahir tuli. Masyarakat kurang mengetahui dan tidak menyadari bahwa dampaknya cukup
17/03/2026
17/03/2026
Assalamualaikum wr wb
Salam sejahtera bagi kita semua,
Bersama ini saya sampaikan bahwa : saya sebagai Ketua Komnas PGPKT (Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian) periode 2007-2019 (Kepmenkes RI No.768/MENKES/SK/VII/2007 dan Kepmenkes RI No 008/MENKES/SK/1/2014) dan sebagai Ketua Komite Pusat PGPKT (KP.PGPKT) periode 2019-2026, dengan meniatkan diri untuk mengedepankan kepentingan organisasi, serta dengan penuh kerendahan diri dan kesadaran, bermaksud mengundurkan diri dari jabatan dan amanah sebagai KP.PGPKT yang selama ini saya jalankan, akan saya serahkan kepada Dr.dr.Yussy Apriani Dewi, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onko(K), Mkes,FICS yang akan memimpin kelanjutan perjuangan kita semua mencapai tujuan Sound Hearing pada tahun 2030, dimana seluruh rakyat Indonesia akan mempunyai pendengaran yang optimal.
Adapun waktu dan tempat pelaksanaan Serah Terima Jabatan akan diberitahukan kemudian.
Puji syukur kepada YMK atas pencapaian kita yang luar biasa yang adalah hasil perjuangan keras kita semua, saya sampaikan apresiasi sebesar2nya terutama pada Komda-Komda PGPKT di seluruh wilayah Indonesia (172 Komda PGPKT Provinsi, Kabupaten dan Kota). Juga kepada mitra Kemenkes RI, mitra Perhati KL, para stake holder dan pegiat-pegiat PGPKT.
Semoga YMK melindungi dan menurunkan berkah rahmatnya kepada kita semua dan mempermudah jalan menuju pencapaian SH 2030. Amin.
Jakarta, 10 Maret 2026
Dr. Damayanti Soetjipto Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Rinologi(K)
Ka KP.PGPKT
09/03/2026
Waspada Penggunaan Earphone, Siswa SMP 5 Surakarta Lakukan Cek Kesehatan Pendengaran | JATENGPOS.CO.ID https://jatengpos.co.id/solo-raya/2026/03/10/waspada-penggunaan-earphone-siswa-smp-5-surakarta-lakukan-cek-kesehatan-pendengaran/
Waspada Penggunaan Earphone, Siswa SMP 5 Surakarta Lakukan Cek Kesehatan Pendengaran JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Ikut berkontribusi dalam upaya mempersiapkan generasi muda sehat, Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher Indonesia (Perhati-KL) cabang Solo menggelar aksi sosial di SMPN 5 Surakarta, Senin (9/3). Dalam rangka memperingati World Hearing ...
09/03/2026
Bagikan via Whatsapp
Ratusan siswa di Solo ikuti skrining kesehatan telinga - ANTARA News Jateng Ratusan siswa SD, SMP, dan SMA di Kota Solo, Jawa Tengah mengikuti skrining kesehatan telinga dalam rangka World Hearing Day 2026. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga ANTARA News jateng peristiwa ...
09/03/2026
Perhati-KL Solo Gelar Skrining Pendengaran di Sekolah Peringati World Hearing Day 2026 - Portal Berita LINGKUNGAN & KESEHATAN Medan - Sumatera Utara Mudanews.com Solo – Dalam rangka memperingati World Hearing Day (WHD) 2026, Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Lehe
403 Forbidden Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.
403 Forbidden Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.
09/03/2026
https://soloaja.co/read/world-hearing-day-perhati-kl-solo-skrining-pendengaran-siswa
World Hearing Day, Perhati-KL Solo Skrining Pendengaran Siswa SOLO (Soloaja.co) – Memperingati World Hearing Day 2026, Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher Indonesia (Perhati-KL) Cab
09/03/2026
📊 Kegiatan Skrining Pendengaran
World Hearing Day 2026 PERHATI-KL Cabang Solo
1️⃣ Senin, 9 Maret 2026 – SMP N 5 Surakarta
Google maps : https://maps.app.goo.gl/bVdfecnXrQrWdZQn8
2️⃣Selasa, 10 Maret 2026 – MI Al Islam Grobagan
Google maps : https://maps.app.goo.gl/uW1gkGBbtmB2jpXK7
3️⃣Kamis, 12 Maret 2026 – SMA N 9 Surakarta
Google maps : https://maps.app.goo.gl/EkQCLDTjRTzUD2Mt8
07/03/2026
https://mudanews.com/lingkungan-kesehatan/2026/03/07/perhati-kl-solo-gelar-skrining-pendengaran-di-sekolah-peringati-world-hearing-day-2026/
Program skrining pendengaran menggunakan Screen-H di sekolah (SD, SMP, dan SMA) yang dilaksanakan sebagai kegiatan kesehatan sekolah dalam rangka World Hearing Day 2026
Dalam rangka WHD 2026, Perhati-KL cabang Solo akan melaksanakan Screening Pendengaran disekolah dengan Screen H :
1. Tanggal 9 Maret 2026 di SMP Negeri 5 Solo (Inshaa Allah dihadiri Walikota Solo)
2. Tanggal 10 Maret 2026 di SD MI Grobagan Solo
3. Tanggal 12 Maret 2026 di SMA Negeri 9 Solo
*****
Skrining Pendengaran di Sekolah dengan Screen-H (SD, SMP, dan SMA)
1. Latar Belakang
Gangguan pendengaran pada anak dan remaja sering tidak disadari. Anak yang mengalami penurunan pendengaran sering dianggap:
* tidak fokus di kelas
* lambat memahami pelajaran
* sering tidak merespons ketika dipanggil
Padahal masalah utamanya bisa berasal dari gangguan pendengaran ringan yang tidak terdeteksi.
Menurut WHO, banyak gangguan pendengaran dapat dicegah dan ditangani jika ditemukan sejak dini. Oleh karena itu, skrining pendengaran di sekolah menjadi sangat penting.
Salah satu metode skrining yang praktis adalah menggunakan Screen-H, yaitu aplikasi skrining pendengaran berbasis smartphone.
2. Apa itu Screen-H?
Screen-H adalah aplikasi skrining pendengaran digital yang digunakan untuk mendeteksi kemungkinan gangguan pendengaran secara cepat.
Karakteristik Screen-H:
* menggunakan smartphone atau tablet
* memakai headphone standar
* pemeriksaan berlangsung 3–5 menit
* hasil langsung muncul di aplikasi
* dapat digunakan untuk skrining massal
Teknologi ini mempermudah skrining di:
* sekolah
* komunitas
* layanan kesehatan primer
3. Tujuan Skrining Pendengaran di Sekolah
Tujuan utama program ini adalah:
1️⃣ Deteksi dini gangguan pendengaran
Agar anak yang mengalami gangguan pendengaran dapat segera ditangani.
2️⃣ Mendukung proses belajar
Pendengaran yang baik membantu anak memahami pelajaran dengan optimal.
3️⃣ Edukasi kesehatan telinga
Memberikan pengetahuan kepada siswa tentang cara menjaga kesehatan pendengaran.
4️⃣ Pencegahan gangguan pendengaran akibat kebisingan
Terutama pada remaja yang sering menggunakan earphone dengan volume tinggi.
4. Sasaran Skrining
Program skrining dapat dilakukan pada:
1. SD
Usia 6–12 tahun
Fokus pada:
- gangguan pendengaran bawaan
- infeksi telinga
- serumen (kotoran telinga)
2. SMP
Usia 12–15 tahun
Fokus pada:
* gangguan pendengaran ringan
* kebiasaan penggunaan earphone
3. SMA
Usia 15–18 tahun
Fokus pada:
* risiko kebisingan
* safe listening
5. Tahapan Kegiatan Skrining
1️⃣ Sosialisasi
Dilakukan kepada:
* kepala sekolah
* guru
* orang tua
* siswa
Tujuannya agar program berjalan lancar dan mendapat dukungan.
2️⃣ Edukasi kesehatan telinga
Materi edukasi meliputi:
* cara menjaga telinga
* bahaya kebisingan
* penggunaan earphone yang aman
* pentingnya pemeriksaan telinga
3️⃣ Pemeriksaan telinga
Dilakukan dengan:
* otoskop
* pemeriksaan serumen
* pemeriksaan infeksi telinga
Jika terdapat kotoran telinga, dapat dilakukan bersih-bersih telinga terlebih dahulu.
4️⃣ Skrining pendengaran dengan Screen-H
Langkah pemeriksaan:
1. siswa memakai headphone
2. aplikasi memberikan suara dengan frekuensi tertentu
3. siswa menekan tombol ketika mendengar suara
4. aplikasi menganalisis respons
Durasi pemeriksaan:
±3 menit per anak
5️⃣ Interpretasi hasil
Hasil skrining dibagi menjadi:
1. PASS
Pendengaran dalam batas normal.
2. REFER
Diduga terdapat gangguan pendengaran dan perlu pemeriksaan lanjutan.
6️⃣ Tindak lanjut
Siswa dengan hasil REFER dianjurkan untuk:
* pemeriksaan THT lebih lanjut
* pemeriksaan audiometri
* penanganan infeksi telinga
* terapi sesuai penyebab
6. Manfaat Skrining Pendengaran di Sekolah
Program ini memberikan berbagai manfaat:
1. Bagi siswa
* mendeteksi gangguan pendengaran lebih awal
* mencegah keterlambatan belajar
2. Bagi sekolah
* meningkatkan kualitas proses belajar
3. Bagi masyarakat
* meningkatkan kesadaran kesehatan pendengaran
7. Hubungan dengan World Hearing Day
Program skrining di sekolah sangat sesuai dengan tema World Hearing Day 2026:
* “From Communities to Classrooms: Hearing Care for All Children”
Tema ini menekankan bahwa kesehatan pendengaran anak harus dimulai dari komunitas dan dilanjutkan hingga ke ruang kelas.
Sekolah merupakan tempat strategis untuk melakukan:
* edukasi kesehatan telinga
* deteksi dini gangguan pendengaran
* pencegahan gangguan pendengaran pada generasi muda
8. Take Home Massage
Skrining pendengaran menggunakan Screen-H merupakan metode yang praktis, cepat, dan efektif untuk mendeteksi gangguan pendengaran pada anak dan remaja di sekolah.
Dengan pelaksanaan skrining secara rutin di SD, SMP, dan SMA, diharapkan gangguan pendengaran dapat ditemukan lebih awal sehingga anak tetap dapat belajar dan berkembang secara optimal.
Menjaga pendengaran anak bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga investasi untuk masa depan generasi bangsa.
07/03/2026
https://www.facebook.com/share/p/17HBstaRtU/
Program skrining pendengaran menggunakan Screen-H di sekolah (SD, SMP, dan SMA) yang dilaksanakan sebagai kegiatan kesehatan sekolah dalam rangka World Hearing Day 2026
Dalam rangka WHD 2026, Perhati-KL cabang Solo akan melaksanakan Screening Pendengaran disekolah dengan Screen H :
1. Tanggal 9 Maret 2026 di SMP Negeri 5 Solo (Inshaa Allah dihadiri Walikota Solo)
2. Tanggal 10 Maret 2026 di SD MI Grobagan Solo
3. Tanggal 12 Maret 2026 di SMA Negeri 9 Solo
06/03/2026
World Hearing Day (WHD)
Jaga Kesehatan Telinga, Lindungi Masa Depan Pendengaran
https://www.facebook.com/share/p/182PHbCh32/
WHD Perhati-KL cabang Solo
9 Maret 2026 SMP Negeri 5 Solo
10 Maret 2026 SD MI Grobagan Solo
12 Maret 2026 SMA Negeri 9 Solo
Pendengaran merupakan salah satu indera yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Melalui telinga kita dapat berkomunikasi, belajar, dan memahami lingkungan sekitar. Namun tanpa disadari, banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak kesehatan telinga dan menyebabkan gangguan pendengaran.
Dalam rangka memperingati World Hearing Day (Hari Pendengaran Sedunia), mari kita meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan telinga sejak dini.
🔊Waspadai Bahaya Suara Bising
Paparan suara bising yang terlalu keras dapat merusak sel pendengaran di telinga. Kerusakan ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran permanen.
Beberapa kebiasaan yang sering menyebabkan gangguan pendengaran antara lain:
• Menggunakan earphone dengan volume terlalu tinggi
• Mendengarkan musik terlalu lama
• Berada di lingkungan yang sangat bising
⚠️ Tanda bahaya gangguan pendengaran:
* Telinga berdenging
* Pendengaran berkurang
* Sulit mendengar percakapan
🎧 Gunakan Earphone dengan Aman
Dokter THT menyarankan aturan 60/60 untuk penggunaan earphone:
✔ Volume maksimal 60%
✔ Durasi maksimal 60 menit
Tips tambahan agar telinga tetap sehat:
• Istirahatkan telinga 5 menit setiap 1 jam pemakaian
• Gunakan headphone noise cancelling di tempat ramai
• Hindari menggunakan earphone saat tidur
• Kurangi penggunaan di tempat bising
👂 Kotoran Telinga (Serumen) Tidak Selalu Berbahaya
Serumen atau kotoran telinga sebenarnya berfungsi melindungi telinga dari debu dan kuman.
Namun jika menumpuk dapat menyebabkan:
• Pendengaran terasa tersumbat
• Telinga berdenging
• Anak sulit mendengar guru di kelas
Tips membersihkan telinga dengan benar:
❌ Jangan mengorek telinga dengan cotton bud
✔ Bersihkan bagian luar telinga saja
⚠ Jika tersumbat, periksakan ke tenaga kesehatan
🦠 Waspadai Infeksi Telinga Tengah (OMSK)
Infeksi telinga tengah atau Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) merupakan salah satu penyebab ketulian yang masih bisa dicegah.
Gejala yang perlu diwaspadai:
• Keluar cairan dari telinga
• Pendengaran menurun
• Telinga berdenging
• Lubang pada gendang telinga
Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter.
💡 Cara Menjaga Kesehatan Telinga
Mari jaga kesehatan telinga dengan langkah sederhana:
✔ Hindari suara terlalu keras
✔ Gunakan earphone secara bijak
✔ Jangan memasukkan benda ke dalam telinga
✔ Gunakan pelindung telinga saat berenang
✔ Periksa telinga jika ada keluhan
📢 Pesan WHD
Sebagian besar gangguan pendengaran sebenarnya dapat dicegah jika kita peduli terhadap kesehatan telinga.
Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan pendengaran demi kualitas hidup yang lebih baik.
👂 Sayangi telingamu, jaga pendengaranmu!
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Contact the business
Telephone
Website
Address
Jalan Ceremai No. 6-Q. Kalibata Indah, Telp 0811967326, Fax : 021-3912144
Jakarta
12750
