01/11/2022
Sebagai upaya melengkapi kebutuhan pembiayaan terhadap pembangunan infrastruktur, pemerintah Indonesia berinisiasi menyediakan alternatif pembiayaan melalui perwujudan skema KPBU dan KPDBU. Kantor Bersama KPBU sebagai forum koordinasi antara kementerian/lembaga dalam rangka sinergi pelaksanaan KPBU/KPDBU mengadakan Market Engagement yang bertujuan 1. meningkatkan kesadaran para pemangku kepentingan swasta mengenai potensi pengembangan infrastruktur di Indonesia dan kesempatan bekerja sama melalui Quick Win Projects berdasarkan PPP Project Pipeline; 2. meningkatkan kesadaran para pemangku kepentingan publik/pemerintah mengenai isu, tantangan, mas**an dan kendala dalam pelaksanaan proyek KPBU di Indonesia; dan 3. mengumpulkan mas**an terkait penguatan skema KPBU di Indonesia, antara lain meliputi peraturan perundang-undangan yang berlaku, struktur proyek KPBU, alokasi risiko, dan project marketing.
Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi, Business Review Discussion I yang bertemakan Private Perspective Towards Indonesia PPP Project Development dengan 4 (empat) sub-topik, yaitu (i) Ekspektasi Swasta terhadap Penyelenggaraan KPBU di Indonesia, (ii) Mengembangkan Green, Sustainable, and Inclusive Project melalui Skema KPBU, (iii) Mekanisme De-Risking dalam KPBU, dan (iv) Akselerasi Penyelenggaraan KPBU. Sesi ini menggandeng Director of Infrastructure Advisory KPMG sebagai moderator dan turut menghadirkan 4 (empat) orang panelis dari COO of Toll Road Division & GM Corporate Strategy PT Nusantara Infrastructure Tbk, Associate Director of Plenary, Head of Advisory Group PT Indonesia Infrastructure Finance, dan Director of Infrastructure & Finance Development SMBC.
Business Review Discussion II yang mengangkat tema Developing Feasible PPP Business Model for Hospital, Water Supply and Transportation (Logistics) Projects. Sesi ini membahas secara mendalam terkait kendala dan tantangan serta rekomendasi business model untuk sektor infrastruktur kesehatan, air, dan transportasi logistik. Diskusi pada sesi ini dipandu oleh Director of Risk Management PT Sarana Multi Infrastruktur dan turut mengundang panelis dari Principal PPP Specialist ADB yang berfokus pada sektor kesehatan, Direktur PT Aquatico Air Indonesia (Moya Group) untuk sektor air, EVP Corporate Development PT Cardig Aero Services Tbk untuk sektor transportasi logistik, dan Associate Director of Infrastructure Finance, HSBC Global Banking and Markets selaku perwakilan perspektif lender.
Market Engagement Forum ini diharapkan memicu forum diskusi lainnya untuk memberikan ruang kepada swasta menyalurkan mas**an dan saran kepada Pemerintah sehubungan dengan penyelenggaraan KPBU sehingga dapat dimanfaatkan untuk terus menyempurnakan kebijakan KPBU. Kesempatan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran Kantor Bersama KPBU sebagai front office dan one-stop-service yang dapat menjembatani komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan pihak swasta serta menjadi wadah informasi terpusat untuk pelaksanaan KPBU di Indonesia. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan PPP Indonesia Market Engagement, dapat dilihat ulasannya pada Newsletter Kantor Bersama KPBU Edisi 147 pada link berikut ini : https://flexiwork.bappenas.go.id/~MLqSR
Untuk melihat rekapitulasi keseluruhan acara, dapat mengunjungi link sebagai berikut :
https://youtu.be/A9lD450hwK4