Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari

Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari

Share

Fanpage resmi Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan | dikelola Subbag Datin | email: [email protected]

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999, hutan produksi mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. Produksi hasil hutan ini untuk memenuhi konsumsi manusia (terutama kayu) yang terus meningkat setiap tahunnya. Atas kecenderungan tersebut, pengelolaan hutan produksi kedepan dihadapkan pada tuntutan untuk mengelolanya secara bijaksana dan berkesinambungan sebagai bekal generasi berikutnya

19/01/2026

Sobat Rimba, pemanfaatan kayu hanyutan pada daerah bencana dilakukan sesuai SK Menteri Kehutanan Nomor 863 Tahun 2025 dan SK Gubernur Sumatera Utara Nomor 51 Tahun 2026, diawali dengan identifikasi dan pengukuran kayu hanyutan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan yang menyamar sebagai kayu hanyut, memastikan legalitasnya sebagai “kayu temuan” pasca-bencana, menghindari konflik kepemilikan, dan agar pemanfaatannya terfokus pada tujuan kemanusiaan (rehabilitasi dan rekonstruksi) dengan pengawasan ketat, bukan untuk komersial atau pencucian kayu ilegal.

Setelahnya, hasil identifikasi tersebut diserahkan kepada Kepala Desa agar kayu tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan, misalnya menjadi hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana.

17/10/2025

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, menyampaikan bahwa perdagangan karbon hutan adalah salah satu instrumen penting untuk memberikan insentif ke berbagai kalangan untuk menjaga, memulihkan, dan meningkatkan kualitas hutan.

Ia mengingatkan pentingnya mencapai target FOLU Net Sink 2030 dan komitmen NDC secara tepat waktu.

Pasar karbon yang terbuka dan inklusif membantu memastikan insentif tepat sasaran, tepat lokasi, dan adil manfaat.
“Yang paling relevan menjaga hutan, pastinya adalah yang paling dekat dengan hutan. Maka manfaat insentifnya harus diyakini sampai ke tapak.”

Hal tersebut disampaikannya pada Business Matching Talkshow bertajuk Perdagangan Karbon Hutan: Sinergi Bisnis, Akademisi, dan Pemerintah untuk Aksi Iklim Indonesia yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM di Yogyakarta, Rabu (15/10).

12/10/2025

Dirjen PHL Beri Kuliah Umum Mahasiswa Kehutanan Seluruh Indonesia

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, menegaskan bahwa pengelolaan hutan lestari saat ini bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu optimasi lansekap hutan, optimasi model bisnis multi usaha kehutanan, serta optimasi peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Hal tersebut disampaikannya pada kuliah umum bertajuk Forestry Update Course (FUCo) yang diselenggarakan oleh Forum Pimpinan Lembaga Perguruan Tinggi Kehutanan Indonesia (FOReTIKA), di Bogor, Sabtu (11/10).

“Fokus utama dari strategi optimasi lansekap hutan adalah konsolidasi spasial dan rekonfigurasi lansekap. Langkah-langkah yang diambil meliputi konsolidasi spasial, yaitu penyelesaian masalah tumpang tindih kawasan dan penataan pemanfaatan berbasis konsesi, sambil memprioritaskan akses kepada masyarakat,” jelasnya.

“Adapun model bisnis multi usaha kehutanan didorong menjadi ‘tulang punggung (backbone)’ baru industri kehutanan dengan mengoptimalkan seluruh potensi kawasan hutan,” tambah Laksmi.

Strategi ini, menurut Laksmi, melibatkan diversifikasi usaha melalui pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, jasa lingkungan seperti ekowisata dan perdagangan karbon hutan, serta agroforestri untuk ketahanan pangan, energi, dan air. Strategi ini diterapkan dengan memberikan insentif transisi ke multi usaha kehutanan melalui penerapan Nilai Ekonomi Karbon dan kemudahan investasi, serta pengembangan infrastruktur hulu-hilir untuk mendukung pencapaian target FOLU Net Sink 2030.

“Terakhir, KPH diperkuat perannya sebagai ujung tombak pengelolaan hutan di tingkat tapak melalui penguatan kembali peran KPH dengan tahapan sesuai maturitasnya, pengembangan model pengembangan berbasis lansekap dengan penekanan khusus piloting pada Blok Khusus, serta mobilisasi pendanaan dan peningkatan kapasitas,” pungkas Laksmi.

16/09/2025

Hari ini kita memperingati pentingnya lapisan ozon, perisai alami bumi yang melindungi kita dari radiasi UV berbahaya.

Tahukah kamu? Hutan yang lestari berperan penting menjaga keseimbangan iklim. Dengan menyerap karbon, hutan membantu menurunkan emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab penipisan ozon dan perubahan iklim.

Mari bersama-sama jaga hutan, tanam pohon, dan kurangi polusi. Karena bumi yang terlindungi berarti masa depan yang lebih sehat bagi kita semua.

Photos from Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari's post 23/07/2025

Kayu Manis: Rempah dari Hutan, Khasiat untuk Kesehatan
Tahukah Sobat Rimba? Kayu manis bukan hanya pelengkap rasa, tapi juga penyimpan sejuta manfaat!
Dikenal sejak lama dalam pengobatan tradisional, kulit pohon Cinnamomum ini kaya akan:
✅ Antioksidan & anti-inflamasi
✅ Pengontrol gula darah
✅ Penunjang metabolisme & pencernaan
✅ Pereda nyeri haid
✅ Penjaga kesehatan mulut & jantung
Semua itu berasal dari alam hutan tropis yang dikelola secara lestari.
🌳 Mari dukung hutan lestari, karena kesehatan kita juga bergantung pada keberlanjutan alamnya.

22/07/2025

“Menanam satu pohon hari ini, berarti menanam harapan untuk esok yang lebih hijau.”
Hutan lestari tak akan terwujud tanpa aksi nyata. Satu pohon yang kita tanam hari ini, akan menjadi naungan, udara bersih, dan kehidupan di masa depan. 🌳
Yuk, terus jaga hutan kita mulai dari langkah kecil: menanam dan merawatnya bersama.

Photos from Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari's post 21/07/2025

Anggrek Tebu: Raksasa yang Anggun dari Hutan Kalimantan Barat
, Anggrek Tebu (Grammatophyllum speciosum) adalah anggrek terbesar di dunia yang tumbuh subur di hutan tropis Kalimantan Barat. Dijuluki "anggrek macan" karena corak bunganya mirip kulit macan tutul, anggrek ini bisa mencapai tinggi hingga 3 meter dan menghasilkan ribuan kuntum bunga sekaligus.
Hidup sebagai epifit di pohon besar, anggrek tebu tidak merugikan inangnya. Namun, keindahan ini menjadikannya target perburuan ilegal.
Untungnya, berbagai pihak kini aktif melakukan upaya konservasi. Dengan membudidayakan anggrek tebu secara berkelanjutan, kita bisa menjaga kekayaan flora langka ini tetap lestari
Anggrek tebu merupakan simbol keanekaragaman hayati Kalimantan Barat sekaligus pengingat pentingnya menjaga hutan tropis Indonesia. 📸🌿✨

18/07/2025

🌱 , pernah dengar soal pohon jabon?
Yuk, ikut dengan menjawab pertanyaan di atas pada kolom komentar !
Jangan lupa tag teman yang lain untuk ikutan !

Photos from Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari's post 17/07/2025

, ini dia Data Produksi Kayu Bulat Jabon tahun per Juni 2025!
Tahukah kamu? Jabon adalah sebuah pohon yang tumbuh di wilayah Asia. Pohon ini terdapat di wilayah Asia Selatan hingga Papua Nugini. Di Indonesia, pohon ini juga dikenal sebagai jabun, kelampayan, empayang, atau worotua.
Cek selengkapnya di Satu Data PHL!

15/07/2025

Hutan lestari, hidup harmoni.
Melindungi hutan bukan sekadar menjaga pepohonan, tapi juga menciptakan ruang hidup yang lebih sejuk, bersih, dan berkelanjutan bagi semua makhluk.
Di setiap pohon yang kita lindungi, ada harapan untuk masa depan yang lebih baik, bagi kita, anak cucu, dan bumi yang kita tinggali bersama. 🌱

Mari bersama cegah karhutla dan rawat hutan Indonesia dengan penuh kesadaran dan tindakan nyata.
, hutan butuh kita semua! 🌍🤝
📢 Yuk suarakan aksi pelestarian hutan di sekitarmu!

Photos from Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari's post 14/07/2025

, kenalan yuk dengan Neolamarckia Cadamba, si pohon cepat tumbuh yang kaya manfaat!
Dikenal juga sebagai Jabon Putih, pohon ini tumbuh subur di dataran rendah hingga 1.000 mdpl, dan punya tajuk yang lebar serta bunga harum nan indah.

Jabon Putih punya banyak manfaat, lho!

🍃 Obat tradisional dari daun & kulitnya
🌿 Penyedia habitat untuk burung & serangga
📦 Sumber kayu ringan untuk bahan kertas

Pohon ini bukan hanya penyejuk, tapi juga penjaga biodiversitas dan penyokong ekonomi hutan!

Yuk, jaga dan manfaatkan hutan secara lestari!🌱

02/07/2025

Gula aren adalah pemanis alami yang berasal dari nira pohon enau. Tak hanya lezat dan sehat, tapi juga jadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar hutan. 💪

Melestarikan hutan tak melulu soal menanam pohon, tapi juga mengelola hasilnya dengan bijak. Gula aren adalah contoh nyata bahwa hutan bisa memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak ekosistemnya. 🌱

Cek data lengkapnya di: Satu Data PHL
📈 Yuk dukung pengelolaan HHBK yang berkelanjutan demi !

Want your business to be the top-listed Government Service in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Gd. Manggala Wanabakti Blok 1 Lt. 5 Jalan Gatot Subroto Jakarta
Jakarta
10270

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:30