Renungan
KATA KATA BAPER √
untuk info pengiriman tulisan/sastra,anda dapat mengirimi kami pesan atau menghubungi nomor telepon yang tercantum dalam Fanspage ini
kata kata baper adalah sebuah organisasi penulis,untuk meluahkan isi hati melalui media tulis,seperti puisi,prosa,pantun dll
Cerita Kehidupan
Renungan
Masalalu yang belum selesai
Renungan Hidup
KARAWANG BEKASI
Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan berdegap hati?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang-kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga B**g Karno
menjaga B**g Hatta
menjaga B**g Sjahrir
Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi
CHAIRIL ANWAR
04/09/2025
Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak 'kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka
TAK SEPADAN
Chairil Anwar
Di masa kecil,
aku pernah duduk di pundakmu,
melihat dunia dari ketinggian
seakan semua aman,
karena ada engkau.
Tanganku kecil, menggenggam jarimu,
dan engkau tersenyum—
senyum yang kini hanya tinggal bayang
dalam ingatan yang rapuh.
Kau ajari aku berjalan
di jalan yang kadang penuh batu,
kau biarkan kakimu terluka,
agar langkahku tetap tegak.
Kini waktu tak lagi memeluk kita,
suaramu hanya gema
di lorong hati yang sepi.
Aku merindukan panggilanmu,
yang dulu begitu sederhana,
namun mampu menenangkan badai.
Ayah…
andai bisa kembali,
aku ingin sekali lagi
menjadi anak kecil di pelukanmu,
sebelum dunia memaksaku
belajar kehilangan.
02/09/2025
Entah amalan apa yang selalu di baca sama beliau,,sampe banyak sekali orng dengan sukarela bantu untuk pindah barang2 nya
31/08/2025
Api menjilat langit malam,
teriak massa pecah jadi badai.
Asap hitam menutup bintang,
tanah ibu pertiwi bergetar dalam resah.
Saudara melawan saudara,
cinta negeri terbelah amarah.
Di balik kaca pecah dan sirine meraung,
ada tangis ibu—
yang tak terdengar oleh siapa pun.
Indonesia,
apakah ini luka yang harus kita warisi,
atau peringatan yang harus kita hentikan?
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Contact the business
Telephone
Website
Address
Jakarta
11460
