26/09/2026
Punya mimpi jadi atlet? Kejar.
Punya mimpi besar? Gas.
Tapi sekolah? Jangan sampai kelar belakangan.
Lewat kampanye “Mimpi Besar, Sekolah Kelar – No Drop Out, Just Level Up”, KONI Pusat mengajak para atlet untuk percaya bahwa prestasi olahraga dan pendidikan bisa jalan bareng.
Dalam talkshow ini, tiga pandangan hadir untuk menjawab satu pertanyaan: gimana caranya punya mimpi besar dan sekolah harus kelar?
KONI DKI Jakarta melalui Waketum II Defrizal, S.OR., AIFO-FIT., mengatakan bahwa semua orang bisa menjadi atlet, tetapi harus disiplin dan komitmen, tetapi Pendidikan harus tetap ditekuni karena ada beberapa aspek yang harus dipenuhi melalui Pendidikan.
Selanjutnya, Dylant “Shogun” Pro Player MLBB yang memperkuat tim BTR memberi pesan,
“Jangan takut melakukan apa yang menjadi passion kalian dan jangan takut mencoba hal baru. Tetap berani mencoba dan lakukan yang terbaik. Just do it.”
Karena jadi atlet profesional juga bukan berarti harus berhenti belajar. Shogun membuktikan bahwa karier esports dan pendidikan bisa tetap berjalan beriringan.
Sejalan dengan Lindsey Afsari Puteri, ST, M.i.Kom., Tenaga Ahli Utama KSP yang memberikan insight bahwa negara hadir untuk para atlet.
“Jangan pernah berpikir kalau kalian itu sendiri, you are not alone. Kalau bermimpi besar, jangan setengah-setengah. Ada banyak pihak yang bisa mendukung perjalanan generasi muda, mulai dari pemerintah, guru, KONI, hingga berbagai lembaga lainnya.”
Melalui kampanye ini, olahraga bukan hanya tentang fisik dan prestasi, tetapi juga tentang membangun karakter, sportivitas, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang.
Jadi buat kamu yang punya mimpi besar:
Berani bermimpi.
Berani mencoba.
Berani berprestasi.
Tapi jangan lupa, sekolah tetap kelar.
𝙇𝙞𝙣𝙙𝙨𝙚𝙮 𝘼𝙛𝙨𝙖𝙧𝙞 𝙋𝙪𝙩𝙚𝙧𝙞, ST, M.i.Kom Kantor Staf Presiden RI KONI DKI JAKARTA Debora Imanuella Dylont Setya