25/12/2025
Federasi Perjuangan Buruh Indonesia mengucapkan Selamat Hari Raya Natal kepada seluruh buruh dan rakyat pekerja yang merayakan.
Natal adalah seruan moral untuk melawan ketidakadilan, penindasan, dan keserakahan yang merampas hak-hak buruh. Di tengah upah murah, kerja tidak layak, dan kriminalisasi perjuangan, semangat Natal meneguhkan keberpihakan kita pada kaum tertindas dan nilai kemanusiaan.
08/12/2025
Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) menyelenggarakan Pendidikan Advokasi Buruh pada 5–7 Desember 2025 di Wisma Hijau, Depok. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan FPBI dari Cikarang, Medan, dan Batam; perwakilan Barisan Masyarakat Indonesia (BMI) dari Ternate; serta peserta dari Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) asal Makasar. Hadir p**a peserta dari Serikat Transportasi Indonesia (STI) – Kasbi dan Serikat Buruh Tekstil (SBT) PT Sunrise Bumi Textil.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam advokasi ketenagakerjaan, mencakup pemahaman regulasi, teknik pendampingan kasus, serta penguatan strategi organisasi. Para peserta mengikuti rangkaian materi kelas, diskusi terarah, dan simulasi penanganan kasus.
FPBI menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan advokasi dan memperluas koordinasi lintas sektor. Peserta menyambut positif pelatihan ini karena memberikan bekal praktis untuk meningkatkan pembelaan hak-hak pekerja di wilayah mereka masing-masing.
29/11/2025
Sumatra kembali dilanda bencana, meninggalkan kerusakan dan duka bagi banyak keluarga. Di tengah cobaan ini, kita kirimkan doa dan dukungan agar mereka diberikan kekuatan dan keselamatan.
Pray for Sumatra.
24/11/2025
Selamat kepada Herman Susanto sebagai Ketua Umum FPBI dan Jajat Sudrajat sebagai Sekjend!
Semoga kepemimpinan dan keteguhan langkah kalian berdua menjadi cahaya perjuangan bagi seluruh buruh Indonesia
22/11/2025
“FPBI Gelar Kongres ke-7 di Cikarang, Ratusan Delegasi Padati Lokasi Sejak Pagi”
Cikarang, Jawa Barat — ratusan delegasi dari berbagai wilayah di Indonesia hari ini memadati lokasi Kongres ke-7 Federasi Perjuangan Buruh Indonesia atau FPBI yang digelar di Cikarang. Kongres berlangsung selama dua hari, 22 hingga 23 November 2025.
Kongres dibuka pada Sabtu pagi dengan suasana meriah. Dalam sambutannya, pimpinan FPBI menegaskan bahwa kongres ini menjadi momentum penting bagi buruh untuk memperkuat solidaritas sekaligus merumuskan strategi menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian agenda, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus, sidang-sidang komisi, hingga pembahasan rekomendasi perjuangan. Puncak kongres berlangsung pada hari kedua, saat FPBI menggelar pemilihan Pengurus Nasional untuk periode selanjutnya.
Meski berlangsung ketat, seluruh agenda berjalan tertib dan penuh semangat perjuangan. Para delegasi berharap hasil kongres kali ini mampu memperkuat posisi buruh serta membawa arah baru dalam gerakan buruh di Indonesia.
21/11/2025
https://kprina.org/jalan-panjang-gerakan-buruh-membangun-kekuatan-politik-alternatif-di-tengah-arus-neoliberal/
Jalan Panjang Gerakan Buruh Membangun Kekuatan Politik Alternatif di Tengah Arus Neoliberal -
Dalam landscape perburuhan Indonesia pasca-pengesahan UU Cipta Kerja, gerakan buruh berada pada zaman yang tidak memihak pada mereka. Di mana tekanan neoliberal melalui kebijakan formal semakin menguat. Di sisi lain, tantangan internal seperti regenerasi dan reduksi wacana politik terus mengemuka. B...
07/11/2025
Di setiap tetes keringat buruh,
ada cerita tentang harapan… dan perjuangan yang tak pernah padam.
Kita bekerja keras, membangun negeri,
tapi seringkali hak dan martabat kita diabaikan.
Dari perjalanan panjang, dari luka dan solidaritas,
FPBI berdiri… dan terus berdiri.
Kongres Ke-7 dan Puncak Harlah ini adalah panggilan,
untuk kembali mengingat siapa kita… dan untuk apa kita berjuang.
30/10/2025
Bekasi |Ratusan buruh turun ke jalan depan Kantor Wali Kota Bekasi, Kamis (30/10/2025). Mereka menuntut kenaikan upah minimum 2026 sebesar 10,5–15 persen dari UMK sekarang yang sekitar Rp 5,6 juta.
“Kami sudah survei, hasilnya kenaikan wajar di kisaran Rp 500–700 ribu,” kata Sarino, koordinator aksi.
Menurutnya, biaya hidup di Bekasi makin tinggi, jadi wajar kalau buruh minta kenaikan segitu.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bilang aspirasi ini bakal dibawa ke dewan pengupahan buat dibahas bareng.
“Naiknya upah bisa dorong ekonomi juga, bukan cuma buat buruh tapi semua sektor,” ujar Tri.
25/10/2025
🔥 SERUAN KOPDAR GODAM FPBI 2025 🔥
Salam perjuangan!
Kawan-kawan seperjuangan, sudah saatnya kita kembali mempererat barisan, menguatkan solidaritas, dan menyatukan semangat juang di KOPDAR GODAM FPBI 2025!
Di tengah tantangan perjuangan buruh yang semakin kompleks, kebersamaan dan kesadaran kolektif menjadi kunci untuk melangkah lebih kuat. Kopdar ini bukan sekadar temu kangen — tetapi ruang konsolidasi, belajar bersama, dan merajut kekuatan organisasi FPBI .
20/10/2025
FPBI Gelar Persiapan Menuju Kongres ke-VII Bekasi, 19 Oktober 2025
Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) tengah mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Kongres Nasional ke-VII, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir November 2025. Agenda persiapan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pengurus dan anggota FPBI di tingkat nasional, wilayah, dan basis untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta merumuskan arah perjuangan buruh ke depan.
Sekretaris Jendral ARDIANSYAH ia menegaskan, kongres bukan hanya forum seremonial, melainkan wadah evaluasi dan penyusunan strategi perjuangan menghadapi tantangan situasi perburuhan nasional yang semakin kompleks.
“Kongres ini menjadi ruang demokratis bagi seluruh anggota untuk menentukan arah organisasi. Kita ingin memastikan FPBI tetap menjadi alat perjuangan buruh yang mandiri, militan, dan berpihak pada kepentingan kelas pekerja,” ujar Ardiansyah Sekjend FPBI.
Selain membahas evaluasi internal, panitia juga menyiapkan sejumlah diskusi tematik menjelang kongres, seperti isu upah layak, jaminan sosial, perlawanan terhadap politik upah murah, serta strategi menghadapi fleksibilisasi tenaga kerja di era digitalisasi industri.
22/09/2025
PTP FPBI PT. Jovan Technologies Gelar Rapat Umum Anggota dan Rayakan Harlah FPBI ke-19
Pada tanggal 17 September 2025, PTP FPBI PT. Jovan Technologies telah menyelenggarakan Rapat Umum Anggota (RUA). Agenda ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi atas program kerja sebelumnya sekaligus membahas serta menetapkan rancangan program kerja ke depan.
Dalam forum tersebut, RUA juga secara resmi menetapkan Sdri. Ridha Kridaningtyas sebagai Wakil Ketua PTP FPBI PT. Jovan Technologies periode 2024–2026, guna mengisi kekosongan struktur organisasi. Penetapan ini diharapkan dapat semakin memperkuat soliditas dan keberlangsungan perjuangan organisasi di tingkat perusahaan.
Menjadi lebih bermakna, kegiatan RUA kali ini ditutup dengan perayaan Hari Lahir FPBI ke-19 (17 September 2006 – 17 September 2025). Momentum ini tidak hanya menjadi pengingat sejarah lahirnya FPBI, tetapi juga penegasan tekad bersama untuk terus menjadikan FPBI semakin kuat, solid, jaya, dan meluas di seluruh Indonesia.
17/09/2025
19 Tahun Perjuangan, 19 Tahun Kebersamaan
Tepat pada tanggal 16–17 September 2006, lahirlah Federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek (FPBJ) melalui Kongres I. Organisasi ini kemudian berkembang menjadi Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI). Sejak saat itu, tanggal 17 September ditetapkan sebagai hari lahir FPBI.
Di tahun 2025, FPBI telah genap berusia 19 tahun. Pada peringatan hari lahir kali ini, kami mengangkat tema sederhana: “WE ARE FPBI” atau “KITA FPBI.” Tema ini adalah pengingat sekaligus penegasan bahwa FPBI bukan sekadar nama atau lambang, melainkan kita semua. Apa yang terjadi di FPBI adalah tanggung jawab kolektif untuk menjaga, membesarkan, dan menggerakkan organisasi bersama-sama.
Kami sadar, perjuangan buruh di Indonesia semakin berat. Tantangan eksternal berupa kebijakan ketenagakerjaan yang merampas hak-hak buruh terus menghadang, sementara tantangan internal juga menuntut evaluasi dan pembenahan. Namun, kami yakin perjuangan ini tidak boleh berhenti. Jalan satu-satunya adalah terus belajar dan berjuang.
Hampir dua dekade perjalanan ini penuh dengan aksi nyata: menolak upah murah, mengawal undang-undang ketenagakerjaan, menentang UU Cipta Kerja, serta melawan gelombang PHK massal. Semua itu membuktikan bahwa FPBI bukan hanya simbol, tetapi sebuah praktik perjuangan yang hidup.
Peringatan hari lahir bukanlah seremoni semata. Ia adalah momen refleksi, evaluasi, dan pembelajaran. Kami paham betul, membangun dan menjaga organisasi bukan hal mudah. Perjuangan ini bukan tentang indahnya kemenangan, melainkan tentang kesabaran, kedisiplinan, kesetiaan, dan kerja keras untuk meningkatkan kapasitas organisasi, baik dalam strategi maupun dalam pengetahuan anggota.
Di usia ke-19 tahun ini, “WE ARE FPBI” harus dimaknai sebagai panggilan persatuan yang solid. Bila FPBI diibaratkan manusia, maka kini kami telah dewasa. Saatnya mengambil pilihan sadar: perjuangan yang lebih besar dari sekadar upah atau kontrak. Ini adalah soal martabat kemanusiaan.
Maka mari tegakkan kepala, mantapkan hati. Tugas kita adalah menjaga organisasi, memperkuat solidaritas, serta terus belajar, berjuang, dan berkuasa.
Sekali lagi, dengan tegas kami nyatakan:
WE ARE FPBI, FPBI adalah KITA.