02/11/2026
MASSA DATANGI RUMAH JOKOWI, DESAK GIBRAN MUNDUR DARI JABATAN WAKIL PRESIDEN
SOLO – Sekelompok massa mendatangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Rabu (28/10/2026). Kedatangan mereka bertujuan menyerahkan surat desakan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya.
Perwakilan massa, Bangun Sutoto, mengatakan desakan tersebut disampaikan sebagai upaya menghindari proses pemakzulan yang dinilai dapat mencoreng martabat bangsa.
“Kami meminta kepada Bapak untuk bersedia memaksa saudara Gibran Rakabuming Raka turun dari kursi wakil presiden RI agar tidak terjadi pemakzulan yang tentunya akan sangat memalukan dan merendahkan harga diri,” ujar Bangun.
Dalam aksi tersebut, massa hanya diterima perwakilan Paspampres, Serka Zainudin, untuk menyerahkan surat aspirasi. Mereka menolak tawaran mengantre untuk bertemu langsung dengan Jokowi karena memiliki agenda lanjutan mendatangi DPRD Surakarta.
Sebelumnya, kelompok tersebut juga telah mengirimkan surat serupa kepada sejumlah instansi di Solo, di antaranya SMPN 1 Surakarta, DPC PDIP, DPC Partai Gerindra, dan KPU Surakarta.
Bangun menilai dinamika politik yang melibatkan keluarga Jokowi perlu menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak berpolitik, tetapi pelaksanaannya harus tetap tunduk pada konstitusi dan aturan hukum.
Ia bahkan menyebut pengangkatan Gibran sebagai Wakil Presiden sebagai persoalan hukum dan politik yang menurutnya perlu dipertanggungjawabkan.
Massa berharap desakan pengunduran diri Gibran dapat menjadi perhatian para pemangku kepentingan demi menjaga kehormatan hukum, konstitusi, dan demokrasi di Indonesia.
Aksi ini menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi publik yang menyoroti hubungan antara kekuasaan, etika politik, dan supremasi konstitusi. (*)