Karantina Nusa Tenggara Timur

Directions Website Contact the organization

Karantina Nusa Tenggara Timur Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur

Selamat memperingat Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026Pancasila bukan sekadar semboyan, tapi pilar yang menyatukan kebe...
01/10/2026

Selamat memperingat Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026

Pancasila bukan sekadar semboyan, tapi pilar yang menyatukan keberagaman kita. 🇮🇩🦅 Mari jadikan nilai-nilai luhurnya sebagai jangkar persatuan menuju Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Dari garda terdepan, Badan Karantina Indonesia siap terus menjaga dan melindungi kedaulatan hayati negeri! 🐂🐟🌾🛡️

🩸🐾 Dari Menjaga, Kita Bergerak. Dari Berbagi, Kita Berdampak.Semangat Bulan Bakti Hari Karantina ke-149 hadir hari ini, ...
28/09/2026

🩸🐾 Dari Menjaga, Kita Bergerak. Dari Berbagi, Kita Berdampak.

Semangat Bulan Bakti Hari Karantina ke-149 hadir hari ini, 28 September 2026, lewat dua aksi nyata Karantina NTT: donor darah dan vaksinasi rabies.

Dua aksi nyata, yang dihadirkan oleh Balai Karantina NTT hari ini diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat. ❤️

Spesialnya, vaksinasi rabies hari ini bertepatan dengan Hari Rabies Sedunia. Momentum untuk kembali mengingat bahwa perlindungan bukan hanya tentang menjaga gerbang lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan, tetapi juga tentang hadir dan peduli bagi masyarakat serta lingkungan.

Karena perjalanan menuju Indonesia Emas bukan hanya tentang apa yang kita jaga, tetapi juga tentang apa yang kita berikan.

Dari Penjaga Gerbang, kita melangkah lebih jauh.
Menuju Diplomasi Ekonomi, menuju Indonesia Emas✨

📢 WARGA KUPANG DAN SEKITARNYA MERAPATDalam rangka Hari Karantina ke-149 dan Hari Rabies Sedunia, Karantina Nusa Tenggara...
24/09/2026

📢 WARGA KUPANG DAN SEKITARNYA MERAPAT

Dalam rangka Hari Karantina ke-149 dan Hari Rabies Sedunia, Karantina Nusa Tenggara Timur mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan:

🩸 Donor Darah
💉 Vaksinasi Rabies Gratis

Yuk, luangkan waktunya! Mari daftar dan ikut berpartisipasi... Jangan lupa sebarkan ee~

Bersama Karantina, Untuk Manusia, Hewan, Lingkungan dan Masa Depan





Terlihat Sehat, Tapi Tetap Ditahan? Kenapa? Tampak sehat saja tidak cukup tapi harus ada dokumen yang menunjukkan bahwa ...
23/09/2026

Terlihat Sehat, Tapi Tetap Ditahan? Kenapa?

Tampak sehat saja tidak cukup tapi harus ada dokumen yang menunjukkan bahwa komoditas yang dilalulintaskan telah melalui proses tindakan karantina.

SobatQ, inilah yang terjadi pada delapan ekor burung jalak kebo asal Kalimantan Selatan. Saat tiba di Pelabuhan Soekarno Ende, pemiliknya tidak dapat menunjukkan dokumen karantina dari daerah asal.

Meskipun terlihat sehat dan lincah, namun delapan ekor burung jalak kebo tersebut tetap mendapat tindakan penahanan oleh Petugas Karantina NTT di Satuan Pelayanan Ende.

Karena merupakan satwa liar, delapan ekor burung jalak kebo tersebut langsung diserahkan ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Konservasi Wilayah Ende.

Tindakan penahanan yang dilakukan oleh Karantina NTT merupakan salah satu mitigasi resiko awal, guna menahan laju peredaran atau lalu lintas komoditas yang dicurigai atau terbukti belum lengkap dokumen dan uji kesehatannya, demi menjaga keamanan sumber daya hayati Indonesia.

Jadi, sebelum melalulintaskan komoditas hewan, ikan dan tumbuhan, jangan hanya pastikan hewannya sehat.
Pastikan dokumen karantinanya juga lengkap.

Jangan lupa Lapor Karantina sebelum berangkat yaa... 😉

22/09/2026

Mau urusan lancar?
Ikuti prosedurnya. Bukan memberi sesuatu kepada petugas.

Karantina NTT berkomitmen memberikan pelayanan secara profesional, transparan, dan berintegritas.

Tolak Gratifikasi.
Karena pelayanan adalah kewajiban, bukan kesempatan untuk menerima pemberian.

Siaran Pers Badan Karantina IndonesiaNomor: 2009/R-Barantin/09.2026Kupang, 16 September 2026Hendak Dikirim ke Lombok, 1....
17/09/2026

Siaran Pers Badan Karantina Indonesia
Nomor: 2009/R-Barantin/09.2026
Kupang, 16 September 2026

Hendak Dikirim ke Lombok, 1.230 Kg Daging Hiu Tanpa Sertifikat Diamankan di Kupang

Kupang - Sebanyak 1.230 kilogram daging hiu yang hendak dikirim dari Kupang menuju Lombok diamankan di Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Daging hiu yang dikemas dalam 13 koli itu diamankan karena tidak dilengkapi sertifikat karantina.

Komoditas tersebut rencananya dikirim menggunakan KM Dharma Kartika 5. Namun, saat proses pemuatan pada Selasa (15/9), petugas KP3 Laut Tenau menemukan belasan koli tersebut di depan pintu kapal.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina NTT. Daging hiu selanjutnya diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ketua Tim Penegakan Hukum Karantina NTT Apriana Santi Soeroso mengatakan, pemilik barang telah dimintai keterangan pada Rabu (16/9).

"Barang bapak sejak kemarin sudah kami tahan karena tidak ada sertifikat karantina yang bisa bapak tunjukkan kepada kami. Untuk selanjutnya barangnya nanti akan diidentifikasi oleh pihak yang berwenang untuk mengetahui komoditas daging hiu ini dilindungi atau dibatasi pemanfaatannya," ujar Apriana di Kupang.

Karantina NTT selanjutnya berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Kelautan Kupang Kementerian Kelautan dan Perikanan (BPK KKP) dan Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang.

Identifikasi diperlukan untuk mengetahui jenis hiu sekaligus menentukan ketentuan pemanfaatan dan peredarannya. BPK KKP menyampaikan, proses tersebut menjadi bagian penting untuk menentukan penanganan selanjutnya terhadap komoditas.

Identifikasi bukan dilakukan untuk mempersulit kegiatan pengiriman, melainkan memastikan pemanfaatan dan peredaran produk hiu memenuhi ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Karantina NTT dari BPK KKP, komoditas tersebut termasuk produk yang peredarannya dibatasi.

"Informasi yang kami terima dari pihak BPK KKP menunjukkan bahwa komoditas tersebut termasuk komoditas yang dibatasi peredarannya, jadi barang tahanannya akan kami serahkan kepada Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan untuk proses identifikasi sesuai ketentuan yang berlaku," kata Apriana.

Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah daging tersebut berasal dari jenis hiu yang dilindungi. Penentuannya masih menunggu proses identifikasi oleh instansi yang berwenang.

Kepala Karantina NTT Simon Soli mengapresiasi koordinasi antarinstansi dalam pengawasan lalu lintas komoditas kelautan. Kolaborasi diperlukan agar aktivitas perdagangan dan pengiriman tetap berjalan tanpa mengabaikan ketentuan serta upaya menjaga kelestarian sumber daya kelautan.

"Saya mengimbau masyarakat dan pelaku usaha yang akan melalulintaskan produk hewan, ikan, maupun tumbuhan agar memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi agar proses bisnis yang dilakukan tidak mengalami kendala," ujar Simon.

Daging hiu tersebut selanjutnya diserahkan kepada Stasiun PSDKP Kupang untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Narahubung:
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Utama Badan Karantina Indonesia

Dirgahayu ke-16 Badan Nasional Pengelola Perbatasan! 🇮🇩Bersama Mengelola Perbatasan, Bersama Membangun Indonesia
17/09/2026

Dirgahayu ke-16 Badan Nasional Pengelola Perbatasan! 🇮🇩

Bersama Mengelola Perbatasan, Bersama Membangun Indonesia

16/09/2026

Ayook, ayook!! Ramaikan Bulan Baktinya Karantina yang ke 149 ✨ Ada banyak kegiatannya lho 🤩🤩

Catat tanggalnya ✍🏽 dan jangan lupa komen ya biar mimin follow up u,u

Segenap keluarga besar Karantina NTT menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga ASN  Pegawai Dinas ...
11/09/2026

Segenap keluarga besar Karantina NTT menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga ASN Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, saat menjalankan tugas pada Rabu, 9 September 2026.

Semoga pengabdian dan kebaikan yang telah diberikan selama menjalankan tugas menjadi amal yang bernilai di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberikan ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Selamat jalan Rekan ASN. Terima kasih atas pengabdiannya untuk NKRI

Address

Jalan Yos Sudarso Tenau, Alak
Kupang
85231

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Karantina Nusa Tenggara Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Karantina Nusa Tenggara Timur:

Shortcuts

Share