04/10/2026
Rutan Magetan Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Sepanjang September 2026
MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara rutin sepanjang September 2026.
Selama satu bulan, Rutan Magetan melaksanakan 13 kegiatan pembinaan kerohanian, yang terdiri dari 6 kegiatan pembinaan agama Islam, 3 kegiatan agama Katolik, dan 4 kegiatan agama Nasrani Protestan. Kegiatan tersebut melibatkan pembina dari Kementerian Agama Kabupaten Magetan serta Pondok Pesantren Temboro Magetan.
Beragam materi diberikan dalam pembinaan tersebut, di antaranya tentang menghadapi musibah dengan lapang dada, fadilah berbuat baik, bersyukur, mengampuni tanpa batas, kematian, pentingnya saling mengingatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah, dosa, hingga tata cara bersuci dan pelaksanaan ibadah selama berada di dalam Rutan.
Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, mengatakan pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan mental Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan. “Kami berharap pembinaan kerohanian tidak hanya menambah pemahaman agama, tetapi juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk menata diri, memperkuat mental, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ujar Hadi.
Antusiasme juga dirasakan oleh Warga Binaan yang mengikuti kegiatan. F, salah satu WBP beragama Nasrani, mengaku kegiatan pembinaan memberikan ruang untuk menenangkan diri dan memperkuat keyakinan. “Saya merasa mendapat penguatan dan ketenangan dari kegiatan ini. Banyak hal yang bisa menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri,” ungkap F.
Hal senada disampaikan H, WBP beragama Islam. Menurutnya, materi yang diberikan menjadi pengingat untuk tetap mendekatkan diri kepada Tuhan dan mengambil hikmah selama menjalani masa pembinaan. “Kegiatan ini mengingatkan saya untuk lebih bersyukur, memperbaiki ibadah, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga apa yang saya pelajari bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” tutur H.
Rutan Magetan berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan dengan memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk menjalankan ibadah serta memperoleh penguatan spiritual sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. (Humas Rutan Magetan)
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim