Rutan Kelas IIB Magetan

Call Directions Website Contact the organization

Rutan Kelas IIB Magetan Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Rutan Kelas IIB Magetan, Government Organization, Jalan Merapi No. 168, Magetan.

Rutan Magetan Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Sepanjang September 2026MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) K...
04/10/2026

Rutan Magetan Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Sepanjang September 2026

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara rutin sepanjang September 2026.

Selama satu bulan, Rutan Magetan melaksanakan 13 kegiatan pembinaan kerohanian, yang terdiri dari 6 kegiatan pembinaan agama Islam, 3 kegiatan agama Katolik, dan 4 kegiatan agama Nasrani Protestan. Kegiatan tersebut melibatkan pembina dari Kementerian Agama Kabupaten Magetan serta Pondok Pesantren Temboro Magetan.

Beragam materi diberikan dalam pembinaan tersebut, di antaranya tentang menghadapi musibah dengan lapang dada, fadilah berbuat baik, bersyukur, mengampuni tanpa batas, kematian, pentingnya saling mengingatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah, dosa, hingga tata cara bersuci dan pelaksanaan ibadah selama berada di dalam Rutan.

Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, mengatakan pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan mental Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan. “Kami berharap pembinaan kerohanian tidak hanya menambah pemahaman agama, tetapi juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk menata diri, memperkuat mental, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ujar Hadi.

Antusiasme juga dirasakan oleh Warga Binaan yang mengikuti kegiatan. F, salah satu WBP beragama Nasrani, mengaku kegiatan pembinaan memberikan ruang untuk menenangkan diri dan memperkuat keyakinan. “Saya merasa mendapat penguatan dan ketenangan dari kegiatan ini. Banyak hal yang bisa menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri,” ungkap F.

Hal senada disampaikan H, WBP beragama Islam. Menurutnya, materi yang diberikan menjadi pengingat untuk tetap mendekatkan diri kepada Tuhan dan mengambil hikmah selama menjalani masa pembinaan. “Kegiatan ini mengingatkan saya untuk lebih bersyukur, memperbaiki ibadah, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga apa yang saya pelajari bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” tutur H.

Rutan Magetan berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan dengan memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk menjalankan ibadah serta memperoleh penguatan spiritual sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

Rutan Magetan Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga BinaanMAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan...
04/10/2026

Rutan Magetan Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus memberikan akses pendidikan bagi Warga Binaan melalui program pendidikan kesetaraan selama September 2026.

Program yang dilaksanakan setiap pekan tersebut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan dan berlangsung di Ruang Kunjungan Rutan Magetan. Kegiatan diikuti Warga Binaan peserta Paket A, Paket B, dan Paket C dengan pendampingan petugas Pembimbing Pemasyarakatan.

Sepanjang September, kegiatan dilaksanakan pada 14, 21, dan 28 September 2026. Jumlah peserta terdiri dari 4 Warga Binaan Paket A, 3 peserta Paket B, serta 8 peserta Paket C pada dua pertemuan pertama dan 9 peserta Paket C pada pertemuan terakhir.

Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menyampaikan bahwa pendidikan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan Warga Binaan. “Kami berkomitmen memberikan akses pendidikan agar Warga Binaan tetap dapat belajar dan mengembangkan diri selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Salah satu peserta, F, mengaku terbantu dengan adanya program pendidikan kesetaraan di Rutan Magetan. “Saya senang bisa tetap belajar. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi saya untuk menambah ilmu dan menjadi lebih baik,” tuturnya.

Pelaksanaan pendidikan kesetaraan tersebut juga selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin 11 tentang Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Melalui program ini, Rutan Magetan berupaya memastikan proses pembinaan berjalan secara berkelanjutan dengan memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan sebagai bekal pengembangan diri dan reintegrasi sosial. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Magetan Optimalkan Lahan ProduktifMAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maget...
04/10/2026

Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Magetan Optimalkan Lahan Produktif

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus memperkuat program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif di area brandgang sepanjang September 2026.

Program tersebut dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pertanian, perikanan, dan peternakan yang melibatkan Warga Binaan secara langsung. Kegiatan meliputi budidaya dan perawatan tanaman, pemeliharaan ikan lele dan gurame, serta peternakan ayam Kuntara.

Keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. Dengan terlibat langsung dalam proses perawatan dan pemeliharaan, Warga Binaan memperoleh pengalaman serta keterampilan praktis di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan yang diharapkan dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.

Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menyampaikan bahwa optimalisasi lahan menjadi langkah nyata dalam mengembangkan ketahanan pangan sekaligus pembinaan Warga Binaan.

“Kami terus mendorong agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif, sekaligus menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan yang bermanfaat,” ujar Hadi.

Salah satu Warga Binaan berinisial A turut merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. “Kami belajar merawat tanaman, ikan, dan ayam. Keterampilan ini semoga bisa menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkap A.

Program ketahanan pangan Rutan Magetan selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin 8, yakni “Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle).” Pemanfaatan area brandgang menjadi salah satu bentuk konkret Rutan Magetan dalam mendukung program tersebut.

Melalui pengelolaan lahan secara berkelanjutan dan keterlibatan aktif Warga Binaan, Rutan Magetan berkomitmen mengembangkan pembinaan kemandirian yang produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan yang APIK: Agamis, Profesional, Integritas, dan Kolaboratif. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Magetan Gelar Penggeledahan RutinMAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, ...
02/10/2026

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Magetan Gelar Penggeledahan Rutin

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan penggeledahan rutin di blok hunian sebagai langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, Kamis (1/10).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Andy Sulistiawan, bersama Staf KPR dan Regu Pengamanan. Penggeledahan rutin dilaksanakan secara berkala sebanyak dua hingga tiga kali dalam satu minggu sebagai upaya menjaga kondisi Rutan tetap aman dan kondusif.

Penentuan target penggeledahan dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang diperoleh jajaran pengamanan sebagai bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, di antaranya remi, paku, gillate, korek bekas, tali, balok kayu, selang, dan barang lainnya. Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan penggeledahan rutin ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami terus melakukan pengawasan secara berkala berdasarkan informasi yang diperoleh jajaran pengamanan, dan setiap temuan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Andy Sulistiawan.

Terhadap Warga Binaan yang terindikasi dan terbukti melakukan pelanggaran tata tertib, Rutan Magetan akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedisiplinan sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang aman dan tertib.

Pelaksanaan penggeledahan rutin ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan. Kegiatan berlangsung dengan baik, lancar, dan aman sebagai wujud komitmen Rutan Magetan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

Pelepasan Pegawai Purna Bakti, Rutan Magetan Apresiasi Dedikasi Septika DanusatmojoMAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan...
02/10/2026

Pelepasan Pegawai Purna Bakti, Rutan Magetan Apresiasi Dedikasi Septika Danusatmojo

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan pelepasan pegawai yang memasuki masa purna bakti, Septika Danusatmojo, di Aula Rutan Magetan, Jumat (2/10). Septika resmi memasuki masa purna bakti terhitung mulai 1 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, jajaran pejabat struktural, pegawai, serta peserta program magang. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pensiun, dilanjutkan penayangan video pesan dan kesan dari perwakilan pegawai, penyampaian pesan dan kesan pegawai purna bakti, sambutan Kepala Rutan, penyerahan SK Pensiun dan cendera mata, serta ditutup dengan foto bersama dan pemberian ucapan selamat.

Dalam kesempatan tersebut, Septika Danusatmojo menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Magetan atas kebersamaan selama menjalankan tugas.

“Saya di sini hanya mau memberikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semuanya. Kami akan memasuki masa purna bakti dan masa pensiun di rumah. Terima kasih semuanya selama bergabung di Rumah Tahanan Negara Magetan. Untuk itu, kami mohon diri dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada semuanya,” ungkap Septika.

Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Septika selama kurang lebih 35 tahun di Rutan Magetan.

“Ada rasa haru, rasa sedih, serta rasa bangga yang bercampur aduk pada hari ini karena kita akan melepas salah satu pegawai yang sudah banyak memberikan dedikasinya, baik pikiran maupun tenaga untuk Rutan Kelas IIB Magetan. Walaupun sudah mendekati masa purna bakti, semangatnya masih tinggi. Beliau masih semangat dalam melaksanakan tugas, terutama sebagaimana apa yang diarahkan oleh pimpinan. Beliau punya semangat untuk menyelesaikan apa pun yang diarahkan atau yang diperintahkan oleh pimpinan, terutama untuk organisasi,” ujar Hadi.

Mewakili jajaran Rutan Magetan, Hadi juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada Septika beserta keluarga. Pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan penuh kehangatan, ditandai dengan penyerahan SK Pensiun dan cendera mata serta pemberian ucapan selamat dari seluruh jajaran. Seluruh jajaran Rutan Magetan menyampaikan apresiasi atas pengabdian Septika Danusatmojo sekaligus mendoakan agar masa purna bakti dapat dijalani dengan sehat, bahagia, dan penuh keberkahan. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Rutan Magetan Perkuat Semangat PersatuanMAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas...
01/10/2026

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Rutan Magetan Perkuat Semangat Persatuan

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kamis (1/10). Kegiatan berlangsung di lapangan Rutan Magetan dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Upacara diikuti oleh jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, peserta magang, serta Warga Binaan. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Andy Sulistiawan, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan lancar dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila serta momentum untuk memperkuat semangat persatuan.

Di tempat terpisah, Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, turut mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Soco, Bendo, Magetan. Hadi menghadiri kegiatan tersebut memenuhi undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan.

Usai kegiatan, Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk terus memperkuat nilai persatuan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita untuk terus menjaga persatuan, memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila, serta mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Hadi.

Menurutnya, semangat Pancasila juga menjadi bagian penting dalam membangun pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui momentum ini, kami berharap seluruh jajaran Rutan Magetan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa,” tambahnya.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Rutan Magetan meneguhkan semangat kebangsaan dan persatuan dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan nilai APIK (Agamis, Profesional, Integritas, dan Kolaboratif) sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan Pemasyarakatan. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

30/09/2026

Rutan Magetan Perkuat Pengawasan dan Penertiban Blok Hunian

MAGETAN – Menindaklanjuti perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, memperkuat pengawasan dan penertiban pada blok serta kamar hunian sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban, Rabu (30/9). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, dan diikuti pejabat struktural beserta seluruh petugas Rutan Magetan.

Dalam pelaksanaannya, petugas Rutan Magetan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kamar hunian beserta berbagai barang dan fasilitas yang terdapat di dalamnya. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dan perlengkapan yang digunakan sesuai dengan ketentuan keamanan dan ketertiban yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan, berupa peralatan makan dan minum, tali, serta perlengkapan lainnya. Seluruh barang tersebut diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Selain pemeriksaan barang, penertiban turut menyasar fasilitas kamar hunian. Petugas memastikan tidak terdapat penambahan, perubahan, maupun pemasangan fasilitas secara mandiri yang dapat mengubah fungsi kamar, menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban, atau memberikan fasilitas khusus kepada individu tertentu.

Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi Rutan tetap aman dan tertib. Pemeriksaan terhadap blok dan kamar hunian juga menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Pengawasan dan pemeriksaan akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil. Setiap barang maupun fasilitas yang tidak sesuai ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hadi.

Kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari pelaksanaan penguatan keamanan dan ketertiban di Rutan Magetan. Menindaklanjuti perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, penggeledahan, pemeriksaan, dan pengawasan dilaksanakan secara berkala maupun insidentil untuk memastikan barang dan fasilitas yang berada di blok serta kamar hunian tetap sesuai ketentuan. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

Kimwasmat PN Magetan Laksanakan Wasmat di Rutan MagetanMAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan Kantor W...
29/09/2026

Kimwasmat PN Magetan Laksanakan Wasmat di Rutan Magetan

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menerima kunjungan Tim Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri Magetan dalam rangka pelaksanaan Pengawasan dan Pengamatan (Wasmat) Periode Ketiga Tahun 2026, Selasa (29/9).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengamatan terhadap putusan pengadilan yang telah dijatuhkan dan pelaksanaannya terhadap Warga Binaan yang menjalani masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Magetan.

Tim Kimwasmat Pengadilan Negeri Magetan terdiri dari Otniel Yuristo Yudha Prawira, S.H., M.H. selaku Hakim, Sartika Dewi Hapsari, S.H., M.Kn. selaku Hakim, Dr. Putri Nugraheni Septyaningrum, S.H., M.H. selaku Hakim, Eko Budhi Harto, S.H., M.H. selaku Panitera Muda Pidana, serta Basuki selaku Jurusita.

Dalam pelaksanaannya, Tim Kimwasmat melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan, termasuk pemeriksaan data pembinaan, kesesuaian pelaksanaan putusan, serta kondisi Warga Binaan yang menjadi objek pengawasan. Tim juga diajak berkeliling ke dalam blok hunian untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan hunian dan pelaksanaan pembinaan Warga Binaan. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Galogo Sakti selaku Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Magetan.

Galogo Sakti menyampaikan bahwa Rutan Magetan mendukung pelaksanaan Wasmat sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus pemantauan terhadap proses pembinaan Warga Binaan.

“Rutan Magetan mendukung pelaksanaan pengawasan dan pengamatan yang dilakukan oleh Tim Kimwasmat sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan dan proses pembinaan Warga Binaan,” ujar Galogo.

Melalui pelaksanaan Wasmat, proses pemeriksaan terhadap data pembinaan, kesesuaian pelaksanaan putusan pengadilan, dan kondisi Warga Binaan dapat dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengamatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

Rutan Magetan Tingkatkan Pengawasan Lewat Penggeledahan BerlapisMAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan...
29/09/2026

Rutan Magetan Tingkatkan Pengawasan Lewat Penggeledahan Berlapis

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur memperkuat langkah pencegahan masuknya barang terlarang melalui pelaksanaan penggeledahan terhadap pengunjung dan Warga Binaan, Selasa (29/9).

Sebelum menemui Warga Binaan, setiap pengunjung terlebih dahulu menjalani pemeriksaan berupa penggeledahan badan dan barang bawaan oleh petugas Rutan Magetan. Pemeriksaan dilaksanakan di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai bagian dari prosedur keamanan sebelum pengunjung memasuki area rutan.

Selain dilakukan terhadap pengunjung, pemeriksaan juga diberlakukan kepada Warga Binaan setelah selesai melaksanakan kunjungan. Sebelum kembali memasuki blok hunian, Warga Binaan menjalani penggeledahan badan dan barang bawaan oleh Regu Pengamanan di Pos Blok.

Pelaksanaan penggeledahan dilakukan secara teliti dengan tetap memperhatikan ketertiban dan prosedur pelayanan. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Magetan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Magetan, Andy Sulistiawan, menyampaikan bahwa penggeledahan merupakan bagian penting dari upaya preventif untuk menjaga keamanan dan mencegah masuknya barang-barang yang tidak diperbolehkan ke dalam rutan.

“Penggeledahan kami laksanakan sebagai langkah pencegahan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke lingkungan Rutan Magetan. Petugas dituntut tetap teliti dan menjalankan pemeriksaan sesuai prosedur, sehingga keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga,” ujar Andy.

Sementara itu, Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menegaskan bahwa aspek keamanan harus berjalan beriringan dengan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pemeriksaan merupakan prosedur yang perlu dilaksanakan secara konsisten untuk menciptakan lingkungan rutan yang aman dan tertib.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban Rutan Magetan dengan tetap memberikan pelayanan kunjungan secara tertib dan sesuai prosedur. Penggeledahan menjadi bagian dari upaya pencegahan yang harus dilakukan secara konsisten untuk memastikan seluruh aktivitas di dalam rutan berlangsung dalam kondisi aman,” ungkap Hadi.

Melalui pemeriksaan yang dilaksanakan secara berlapis, Rutan Magetan terus berupaya memperkuat deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Magetan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung pelaksanaan layanan kepada masyarakat serta pembinaan bagi Warga Binaan. (Humas Rutan Magetan)









Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Ditjen Pemasyarakatan
Drs. Agus Andrianto, SH MH
Ditjenpas Jatim

📢 PUNYA KELUHAN PELAYANAN? YUK, SEGERA LAPORKAN!Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka ruang pengaduan bagi mas...
28/09/2026

📢 PUNYA KELUHAN PELAYANAN? YUK, SEGERA LAPORKAN!

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka ruang pengaduan bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait pelayanan maupun dugaan pelanggaran.

🔹 SP4N-LAPOR!
Untuk pengaduan layanan publik, seperti kualitas layanan, prosedur pelayanan, keterlambatan, dan permasalahan pelayanan lainnya.

🔹 WBS Kemenimipas
Untuk pengaduan terkait dugaan pungutan liar, penyalahgunaan wewenang, korupsi, pelanggaran integritas, serta dugaan pelanggaran lainnya yang menjadi kewenangan pengawasan.

📌 Sampaikan pengaduan melalui kanal resmi yang tersedia.
Scan QR Code pada poster atau akses kanal pengaduan resmi.

Mari bersama wujudkan pelayanan publik yang transparan, berintegritas, dan akuntabel.

Address

Jalan Merapi No. 168
Magetan
63319

Opening Hours

Tuesday 08:00 - 15:30
Thursday 08:00 - 15:30

Telephone

+62351895016

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rutan Kelas IIB Magetan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Rutan Kelas IIB Magetan:

Shortcuts

Share