10/10/2026
1 DEKADE TAMAN NASIONAL GANDANG DEWATA
“Menjaga Warisan Alam, Membangun Masa Depan”
6 Oktober 2026, BBKSDA Sulsel menyelenggarakan Lokakarya Satu Dekade Pengelolaan Taman Nasional Gandang Dewata di Mamuju, Sulawesi Barat.
Mengusung semangat kolaborasi, kegiatan ini merefleksikan capaian dan tantangan dalam mengelola kawasan seluas 189.208,17 ha yang ditetapkan sebagai taman nasional pada 3 Oktober 2016.
Kegiatan diawali dengan peluncuran Kantor Pengelola dan Pelayanan Forest Programme IV (Kantor Resor Mamasa), Jalur Pendakian, Buku Kearifan Lokal Masyarakat TNGD, serta Produk Binaan berbasis Pewarna Alami.
Dibuka melalui konferensi video oleh Direktur Jenderal KSDAE Kementerian Kehutanan dan dihadiri para kepala daerah dari Kabupaten Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Kepala BPDAS Karama, perwakilan National Forest Programme Management Unit, tokoh masyarakat, tokoh adat, mitra pembangunan, akademisi, komunitas, dan undangan lainnya.
Dilanjutkan diskusi kelompok terarah (FGD) yang mengangkat isu perlindungan dan pengawetan keanekaragaman hayati, pencegahan kebakaran, alih fungsi lahan, serta pemberdayaan masyarakat.
Berbagai pandangan dan masukan menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah tindak lanjut yang berkelanjutan.
Satu dekade menjadi pengingat bahwa konservasi bukan hanya tentang menjaga hutan, tetapi juga merawat keanekaragaman hayati, menghargai kearifan lokal, dan memastikan masyarakat menjadi bagian penting upaya pelestarian.
“10 tahun Perjalanan, 10 Tahun menjaga Warisan Alam, dan Tahun Membangun Komitmen untuk Masa Depan Konservasi”
Video by PIU BBKSDA Sulsel Muhammad Ilham