Arfan Tho Doery

Call Directions Contact the organization

Arfan Tho Doery Media Informasi dan Publikasi Keagamaan

MAN 1 MAKASSAR DUKUNG PEMBATASAN GAWAI, DORONG SISWA LEBIH FOKUS BELAJARMAKASSAR — MAN 1 Kota Makassar menyambut positif...
29/09/2026

MAN 1 MAKASSAR DUKUNG PEMBATASAN GAWAI, DORONG SISWA LEBIH FOKUS BELAJAR

MAKASSAR — MAN 1 Kota Makassar menyambut positif kebijakan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026.

Kepala MAN 1 Kota Makassar, Sofyan Jukni, menyampaikan bahwa pembatasan gawai bertujuan menjaga konsentrasi siswa selama proses pembelajaran, tanpa mengabaikan perkembangan teknologi digital.

Sebagai bentuk dukungan, MAN 1 Makassar telah menyiapkan fasilitas rak penyimpanan gawai bagi siswa di kelas. Madrasah juga mendorong keterlibatan orang tua agar pengawasan penggunaan gawai dapat berjalan selaras antara lingkungan sekolah dan rumah.

Ke depan, MAN 1 Makassar berencana menerapkan satu hari tanpa gawai bagi siswa sebagai langkah membangun kebiasaan penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui kebijakan ini, madrasah berharap proses pembelajaran semakin kondusif, interaksi ant siswa semakin baik, dan peserta didik dapat lebih fokus dalam meraih prestasi.

📱 Teknologi tetap penting, tetapi fokus belajar harus menjadi prioritas!

Sorotan

Kafilah Sulsel Raih 4 Juara dan 3 Harapan di MTQ Nasional ###I SemarangSemarang (Kemenag Sulsel) — Kafilah Provinsi Sula...
20/09/2026

Kafilah Sulsel Raih 4 Juara dan 3 Harapan di MTQ Nasional ###I Semarang

Semarang (Kemenag Sulsel) — Kafilah Provinsi Sulawesi Selatan menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ###I Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan hasil perlombaan, kafilah Sulsel berhasil meraih 4 prestasi utama, masing-masing Terbaik I, Terbaik II, dan dua Terbaik III, serta 3 prestasi kategori Harapan.

Berikut capaian kafilah Sulsel:

🏆 Terbaik I
Ma’rifah — Tilawah Remaja Putri

🥈 Terbaik II
Muh. Alam Mubarak — Hifdzil 5 Juz dan Tilawah Putra

🥉 Terbaik III
Agung — Qira’at Murattal Dewasa Putra

🥉 Terbaik III
Latiffatul Isyaroh, S.Ud. — Qira’at Murattal Dewasa Putri

⭐ Harapan I
Muh. Bintang — Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putra

⭐ Harapan III
Ahyan Mustafid Taufik — Hifdzil 20 Juz Putra

⭐ Harapan III
Abizar Arfan Raqqila — Tartil Al-Qur’an Putra

Dengan raihan tersebut, Provinsi Sulawesi Selatan menempati peringkat ke-10 klasemen MTQ Nasional ###I dengan nilai 31.

Adapun posisi 10 besar klasemen MTQ Nasional ###I Tahun 2026 adalah:

1. Kalimantan Timur
2. Jawa Tengah
3. DKI Jakarta
4. Aceh dan Jawa Timur
5. Sumatera Utara dan Jawa Barat
6. Sumatera Selatan
7. Banten
8. Riau
9. Nusa Tenggara Barat
10. Sulawesi Selatan

Capaian ini menjadi bagian penting dari kiprah Sulawesi Selatan dalam ajang MTQ Nasional sekaligus menjadi hasil dari proses pembinaan, persiapan, dan perjuangan para kafilah yang membawa nama daerah di tingkat nasional.

Selamat kepada seluruh kafilah Sulawesi Selatan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi.






berat

Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan PendidikanKementerian Agama mengatur penggunaan ...
19/09/2026

Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan

Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan melalui Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag Nomor 19 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama, yang ditetapkan pada 31 Agustus 2026.

Kebijakan ini berlaku bagi satuan pendidikan binaan Kemenag, mulai dari madrasah, pesantren, pendidikan diniyah, sekolah teologi, pasraman, hingga satuan pendidikan keagamaan lainnya.

Dalam aturan tersebut, murid tidak diperkenankan menggunakan gawai selama kegiatan pembelajaran, kecuali atas instruksi guru untuk kepentingan pembelajaran. Penggunaan gawai sebelum atau sesudah pelajaran maupun dalam kondisi darurat dapat dilakukan dengan izin guru atau wali kelas.

Kemenag juga mengatur penggunaan gawai oleh guru dan tenaga kependidikan serta mendorong satuan pendidikan menyediakan tempat penyimpanan gawai dan kanal komunikasi resmi untuk kebutuhan mendesak orang tua.

Kebijakan ini juga diarahkan untuk melindungi anak dari perundungan digital, konten kekerasan, pornografi, perjudian, hoaks, pelanggaran privasi, serta penyalahgunaan teknologi lainnya.

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan, pembatasan tersebut bukan untuk menjauhkan anak dari teknologi, melainkan membangun kebiasaan menggunakan teknologi secara sehat, aman, bijaksana, dan bertanggung jawab.

Di lingkungan keluarga, orang tua atau wali diarahkan membatasi penggunaan gawai paling lama dua jam per hari di luar kebutuhan belajar, mengaktifkan fitur parental control, serta mendampingi anak dalam beraktivitas di ruang digital.

Literasi digital bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan mengendalikan penggunaannya secara sehat dan bertanggung jawab.

Sorotan

Latihan Setiap Hari Berbuah Prestasi, MAN 1 Makassar Juara 1 Pionering Putra KPMP Sulsel 2026Gowa (Kemenag Sulsel) — Lat...
05/09/2026

Latihan Setiap Hari Berbuah Prestasi, MAN 1 Makassar Juara 1 Pionering Putra KPMP Sulsel 2026

Gowa (Kemenag Sulsel) — Latihan setiap hari selama beberapa minggu akhirnya membuahkan hasil membanggakan bagi kontingen MAN 1 Kota Makassar pada ajang Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Caddika, Kabupaten Gowa.

Kontingen MAN 1 Kota Makassar berhasil meraih Juara 1 Pionering Putra Penegak dan Juara Harapan 2 Yel-Yel Penegak. Dua capaian tersebut mengantarkan MAN 1 Kota Makassar meraih Juara Umum 3 tingkat Penegak.

Pengumuman hasil perlombaan dan perolehan juara dilakukan pada Jumat, 4 September 2026 malam, setelah seluruh rangkaian kegiatan KPMP Sulsel 2026 berlangsung.

Prestasi Juara 1 Pionering Putra Penegak dipersembahkan oleh tiga anggota tim, yakni Muh. Luthfi Azka Fauzan, Andi Kay Achmad Luthfi Rahman, dan Muh. Fauzul Adzim. Ketiganya tampil dengan mengandalkan keterampilan, ketelitian, kecepatan, kreativitas, dan kekompakan dalam menyelesaikan tantangan Pionering.

Salah seorang anggota tim, Muh. Luthfi Azka Fauzan, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang berhasil dipersembahkan untuk madrasah.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mempersembahkan Juara 1 Pionering tingkat Penegak Putra untuk MAN 1 Kota Makassar. Prestasi ini berkat usaha dan latihan serta tentunya bimbingan dari kakak pembina,” ujar Luthfi.

Luthfi mengaku telah aktif mengikuti kegiatan Pramuka sejak duduk di bangku sekolah dasar. Kecintaannya terhadap Pramuka terus berlanjut ketika menempuh pendidikan di MTs. Saat itu, ia dipercaya menjadi Pratama Putra, sehingga memperoleh pengalaman dalam kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal ketika melanjutkan pendidikan di MAN 1 Kota Makassar. Setelah ditunjuk bersama dua rekannya untuk mewakili madrasah dalam lomba Pionering, mereka langsung melakukan persiapan secara intensif.

“Setelah ditunjuk untuk mewakili sekolah, kami hanya punya waktu beberapa minggu untuk mempersiapkan diri. Kami latihan setiap hari,” ungkapnya.

Latihan dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun kekompakan tim. Bagi Luthfi dan rekan-rekannya, Pionering bukan hanya membutuhkan keterampilan membuat simpul dan ikatan, tetapi juga membutuhkan konsentrasi, komunikasi, kecepatan, serta kemampuan bekerja sama.

“Dari Pramuka saya banyak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan. Semua pengalaman itu sangat membantu ketika mengikuti lomba,” tuturnya.

Luthfi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Kepala MAN 1 Kota Makassar, Sofyan Jukni, serta para pembina yang memberikan arahan, motivasi, dan pendampingan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.

“Dukungan dari kepala madrasah dan kakak-kakak pembina sangat berarti bagi kami. Mereka terus memberikan semangat agar kami percaya diri dan memberikan yang terbaik,” katanya.

Keberhasilan MAN 1 Kota Makassar meraih Juara 1 Pionering Putra Penegak dan Juara Harapan 2 Yel-Yel Penegak, hingga mengantarkan madrasah tersebut meraih Juara Umum 3 tingkat Penegak, menjadi bukti bahwa pembinaan kepramukaan di madrasah mampu melahirkan peserta didik yang terampil, disiplin, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Prestasi tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi melalui kegiatan kepramukaan maupun berbagai bidang lainnya.

KPMP Sulsel 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarmadrasah, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter peserta didik melalui nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, tanggung jawab, kepemimpinan, dan persaudaraan.

Sorotan

2.389 Pramuka Penggalang dan Penegak Ikuti Kemah Madrasah Sulsel 2026GOWA — Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Tahun...
02/09/2026

2.389 Pramuka Penggalang dan Penegak Ikuti Kemah Madrasah Sulsel 2026

GOWA — Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Tahun 2026 resmi dibuka oleh Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Prof. Dr. H. M. Farid F. Saenong, Ph.D., di Bumi Perkemahan Cadika Limbung, Kabupaten Gowa, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung 2–5 September 2026 ini diikuti 2.389 peserta, terdiri atas 1.089 Pramuka Penggalang dan 1.300 Pramuka Penegak dari madrasah se-Sulawesi Selatan, serta didukung sekitar 2.800 bina damping dan unsur pendukung lainnya.

Dalam amanatnya, Prof. Farid menegaskan bahwa nilai keagamaan dan kebangsaan harus berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berakhlak, memiliki integritas, cinta tanah air, dan bertanggung jawab.

“Jadikan kemah ini sebagai ruang belajar, ruang membangun persahabatan, ruang mengembangkan karakter, dan ruang untuk belajar menjadi manusia yang bertanggung jawab.”

KPMP 2026 tidak sekadar menjadi ajang perkemahan dan perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, keterampilan abad ke-21, literasi digital, nilai moral dan spiritual, serta penguatan kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep ekoteologi.

Tanam Pohon, Tanam Kepedulian

Pembukaan KPMP 2026 juga dirangkaikan dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir. Penanaman pohon menjadi simbol komitmen bersama bahwa menjaga dan melestarikan alam merupakan tanggung jawab semua pihak.

Melalui KPMP 2026, generasi muda madrasah diharapkan tumbuh menjadi Pramuka yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, tangguh, cinta lingkungan, menghormati perbedaan, serta memiliki semangat kebangsaan dan kepedulian sosial.

Dari alam kita belajar.
Dari kebersamaan kita tumbuh.
Dari Pramuka kita bangun karakter untuk masa depan.

KPMP 2026 — Berkarakter, Mandiri, Tangguh, Peduli Lingkungan, dan Cinta Indonesia.

Sorotan

MAN 1 Kota Makassar Jadi Host School Internasional, Siswa Asal Spanyol Belajar Selama SetahunAda suasana berbeda di MAN ...
26/08/2026

MAN 1 Kota Makassar Jadi Host School Internasional, Siswa Asal Spanyol Belajar Selama Setahun

Ada suasana berbeda di MAN 1 Kota Makassar tahun ajaran 2026/2027. Madrasah Aliyah pertama di Kota Makassar ini dipercaya menjadi host school internasional bagi seorang siswa asal Spanyol, Alma Gallan Lagraba.

Alma merupakan siswa dari IES Ramón y Cajal, Instituto de Educación Secundaria Santiago Ramón y Cajal, Spanyol. Ia bergabung sebagai siswa kelas XI dan akan mengikuti proses pembelajaran di MAN 1 Kota Makassar selama satu tahun.

Tak hanya belajar di ruang kelas, Alma juga akan mengikuti berbagai kegiatan kesiswaan dan program madrasah. Ia juga akan mengenal lebih dekat bahasa, budaya, tradisi, hingga kuliner khas Sulawesi Selatan.

Sejak kedatangannya, Alma menunjukkan antusiasme tinggi terhadap budaya Nusantara. Untuk mendukung komunikasi sehari-hari, Yayasan Bina Antarbudaya Makassar memberikan pembekalan bahasa Indonesia secara intensif melalui program pertukaran pelajar bersama AFS, organisasi nirlaba internasional yang bergerak di bidang pertukaran budaya dan pendidikan.

Kehadiran Alma pun disambut hangat oleh siswa, guru, staf, dan seluruh sivitas MAN 1 Kota Makassar. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk berinteraksi langsung dengan teman dari negara lain sekaligus memperluas wawasan global.

Kepala MAN 1 Kota Makassar, Sofyan Jukni, mengatakan terpilihnya MAN 1 Kota Makassar sebagai host school internasional merupakan sebuah kepercayaan sekaligus tantangan baru bagi madrasah.

“Ini merupakan tantangan dan pertama kali dipercaya menjadi tempat belajar budaya dan bahasa bagi siswa asing. Kehadiran siswa pertukaran pelajar ini sejalan dengan visi sekolah yang berwawasan global mendunia.”

Menurutnya, program pertukaran pelajar ini menjadi ruang bagi siswa untuk membangun perspektif global, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar memahami keberagaman budaya.

Sementara itu, Alma mengaku kehadirannya di Indonesia menjadi kesempatan untuk berkembang dan mengenal kehidupan dengan perspektif yang berbeda.

“Harapan dari program ini, saya ingin tumbuh sebagai pribadi dan membuka diri terhadap dunia, belajar mandiri, percaya diri, dan memahami cara hidup yang berbeda.”

Program ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya menjadi ruang belajar ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi jembatan persahabatan antarbangsa dan ruang tumbuh bagi generasi yang berwawasan global.

Di Sulawesi Selatan sendiri terdapat dua sekolah/madrasah yang terpilih sebagai host school dan masing-masing menerima satu siswa dalam program pertukaran pelajar ini.
Selamat datang di Makassar, Alma!

Belajar bersama, mengenal budaya, membangun persahabatan, dan tumbuh menjadi generasi yang mendunia.

Sumber: kemenag sulsel
Sorotan

SELEKSI PETUGAS HAJI 1448 H/2027 M RESMI DIBUKA!Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia membuka seleksi Petugas Pe...
23/08/2026

SELEKSI PETUGAS HAJI 1448 H/2027 M RESMI DIBUKA!

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

📅 Pengumuman: 23 Agustus 2026
📝 Pendaftaran: 25–31 Agustus 2026
⏰ Mulai 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB
💻 Pendaftaran: petugas.haji.go.id
🖥️ CAT: 5 September 2026

Formasi yang dibuka meliputi Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter, serta PPIH Arab Saudi bidang akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji, serta layanan jemaah lansia dan disabilitas.

Calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain WNI, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, memiliki integritas serta rekam jejak yang baik, tidak sedang menjalani proses hukum pidana, memiliki identitas kependudukan yang sah, kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, serta mampu mengoperasikan komputer atau gawai.

Untuk formasi tertentu juga terdapat persyaratan khusus, seperti batas usia, pengalaman atau sertifikat pembimbing ibadah, sertifikat kompetensi wartawan untuk Media Center Haji, serta pengalaman menangani jemaah lansia dan penyandang disabilitas.

Seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif dan akuntabel melalui verifikasi dokumen, Computer Assisted Test (CAT), Medical Check Up (MCU), hingga tahapan pendidikan dan pelatihan.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa petugas haji merupakan wajah pelayanan negara kepada jemaah.

“Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi wajah pelayanan negara kepada jemaah. Karena itu, integritas, kompetensi, dan komitmen melayani menjadi hal utama dalam seleksi ini.”

⚠️ GRATIS & BEBAS GRATIFIKASI!
Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Masyarakat dan calon peserta diminta tidak mempercayai pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan.

Mari ikuti proses seleksi dengan jujur, profesional, dan penuh integritas. Pastikan membaca seluruh persyaratan dan mengunggah dokumen yang benar sebelum melakukan pendaftaran.

Bersama melayani jemaah dengan amanah, profesional, dan sepenuh hati.

berat

Nurfadhilah: Dari Pengabdian Menuju Kepemimpinan di KUATujuh tahun mengabdi di Toraja Utara menjadi perjalanan berharga ...
20/08/2026

Nurfadhilah: Dari Pengabdian Menuju Kepemimpinan di KUA

Tujuh tahun mengabdi di Toraja Utara menjadi perjalanan berharga bagi Nurfadhilah Haris. Dari KUA Rantebua hingga KUA Kecamatan Sanggalangi, ia belajar tentang masyarakat, keberagaman, toleransi, serta pentingnya membangun kerja bersama.

Kini, amanah baru menantinya sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Kepercayaan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya sekaligus ruang baginya untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

Amanah tersebut secara resmi diterimanya melalui pelantikan yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Nuri No. 53, Makassar.

Bagi Nurfadhilah, kepemimpinan bukan tentang harus mampu melakukan semuanya sendiri. Kepemimpinan justru tumbuh dari keberanian mengambil tanggung jawab, kemauan untuk terus belajar, mendengarkan pengalaman orang lain, serta kemampuan mengajak tim bergerak bersama.

“Kalau diberi amanah, berarti ada kepercayaan. Kita harus berani menjalankannya,” ungkap Nurfadhilah.

Baginya, pengalaman tujuh tahun di Toraja Utara merupakan bekal yang sangat berarti. Berada di tengah masyarakat dengan latar belakang keyakinan yang beragam membuatnya belajar bahwa pelayanan publik membutuhkan kemampuan membangun komunikasi, menjaga toleransi, dan menghadirkan pelayanan yang manusiawi.

“Walaupun kita berbeda keyakinan, alhamdulillah toleransinya tinggi. Selama tujuh tahun di sana, saya merasakan kerukunan itu. Itu menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi saya,” tuturnya.

Pelantikan tersebut membawa perasaan yang beragam. Ada kebahagiaan karena memperoleh kepercayaan, sekaligus rasa haru karena harus meninggalkan lingkungan yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian selama bertahun-tahun.

Namun, bagi Nurfadhilah, setiap amanah memiliki waktunya untuk dijalani dan setiap perjalanan pengabdian memiliki ruang untuk berkembang.

Ia melangkah ke ruang kepemimpinan bukan dengan keyakinan bahwa dirinya telah mengetahui seluruh jawaban, melainkan dengan kesiapan untuk terus belajar, mendengar, dan memperbaiki apa yang sudah ada.

“Menurut saya, kita tidak harus langsung tahu semuanya. Kita belajar sambil berjalan, belajar dari yang sudah berpengalaman, kemudian memperbaiki apa yang sudah ada dan menambahkan hal-hal yang bisa membuatnya lebih baik,” katanya.

Bagi Nurfadhilah, kesempatan memimpin juga menjadi gambaran bahwa perempuan memiliki ruang yang sama untuk mengambil peran strategis dalam pelayanan publik. Kepemimpinan bukan tentang membuktikan bahwa perempuan harus bekerja sendiri atau mengetahui segala hal, tetapi tentang keberanian mengambil tanggung jawab, kesediaan belajar, dan kemampuan menggerakkan orang lain untuk bekerja bersama.

Di titik inilah perjalanan Nurfadhilah menjadi lebih dari sekadar cerita tentang pergantian jabatan. Ia menjadi gambaran tentang bagaimana pengalaman pengabdian dapat membuka ruang bagi perempuan untuk mengambil peran yang lebih besar dalam pelayanan publik.

Tujuh tahun di Toraja Utara telah memberinya pengalaman tentang masyarakat, keberagaman, toleransi, dan kerja bersama. Kini, pengalaman itu menjadi bagian dari bekal untuk menjalankan amanah sebagai Kepala KUA.

Dari Toraja Utara, Nurfadhilah membawa pengalaman. Ke ruang kepemimpinan, ia membawa kepercayaan. Dan melalui amanah barunya sebagai Kepala KUA, ia berkomitmen menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat, tumbuh bersama tim, serta terus bergerak menuju pelayanan yang lebih baik.

Selamat mengemban amanah baru, Nurfadhilah Haris. Semoga langkah baru ini membawa keberkahan, keteladanan, dan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Sorotan

Guru MAN 1 Makassar Harumkan Indonesia di PrancisPrestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar MAN 1 Kota Maka...
19/08/2026

Guru MAN 1 Makassar Harumkan Indonesia di Prancis

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar MAN 1 Kota Makassar. Guru Seni Budaya, A. Nur Amaliah Batari (Amel), berhasil lolos sebagai delegasi Indonesia dalam promosi budaya di Prancis, sekaligus menjadi satu-satunya guru di lingkungan Kementerian Agama yang terpilih dalam delegasi tersebut.

Amel menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang terdiri atas 12 penari serta 8 pemusik dan singer, mengikuti rangkaian festival budaya di sejumlah kota di Prancis selama 45 hari, mulai 9 Juli hingga 24 Agustus 2026.

Dalam berbagai festival internasional tersebut, delegasi Indonesia memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara melalui pertunjukan I Lagaligo, Sumpung Lolo, Madduppa Gau, Buntu Makarrak, workshop tari dan permainan tradisional, seminar, sharing session, hingga kegiatan sosial bersama masyarakat dan anak berkebutuhan khusus.

Keikutsertaan Amel menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan keragaman dan keunikan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional, sekaligus memperkuat hubungan budaya Indonesia dan Prancis.

“Harapannya generasi muda Indonesia lebih semangat dalam melestarikan budaya dan mempromosikan kebudayaan Indonesia yang luhur,” ujar Amel.

Kepala MAN 1 Kota Makassar, Sofyan Jukni, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti peningkatan kualitas tenaga pendidik serta kerja sama yang baik di lingkungan madrasah yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi peserta didik.

Selamat dan sukses untuk A. Nur Amaliah Batari!

Terus berkarya, lestarikan budaya, dan harumkan nama Indonesia, Sulawesi Selatan, dan MAN 1 Kota Makassar di pentas dunia.

Sorotan

Apa Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026? ini Lengkapnya ygJakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Um...
14/08/2026

Apa Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026? ini Lengkapnya yg

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD RI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Dalam doanya, Menag mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyatukan hati dan pikiran, menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan. Menurutnya, seluruh potensi bangsa perlu disinergikan untuk mewujudkan cita-cita luhur Indonesia sekaligus mempertahankan martabat bangsa di tengah tantangan global.

"Satukanlah hati dan pikiran kami untuk bersama-sama mencintai negeri kami," doa Menag di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menag juga memohon agar Sidang ini menjadi momentum terbaik untuk memperkuat sinergi seluruh potensi bangsa yang telah dianugerahkan Tuhan kepada Indonesia.

"Semoga Sidang Tahunan kali ini menjadi momentum terbaik untuk menyinergikan segenap potensi bangsa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami, yaitu sebuah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan di dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsanya, terutama untuk mempertahankan martabat bangsa kami di tengah tantangan global saat ini," ungkap Menag.

Menag berdoa untuk mohon perlindungan bangsa Indonesia dari fitnah dan pengkhianatan, serta berbagai tipu daya dan rekayasa negatif. Ia mengajak seluruh pihak untuk terbuka melakukan introspeksi ketika kritik yang disampaikan benar.

"Sadarkanlah diri kami untuk mengoreksi diri jika fitnah dan kritikan mereka benar. Ampunilah mereka jika fitnah dan kritikan mereka keliru," tuturnya.

*Demikian Doa Lengkap Menag Nasaruddin Umar*

_Ya Allah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu, karena pada pagi hari ini, kami kembali melangsungkan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 tahun 2026. Tiada lain harapan kami semua kecuali kiranya Engkau memberkahi pertemuan yang amat bersejarah bagi bangsa kami._

_Semoga Sidang Tahunan kali ini menjadi momentum terbaik untuk menyinergikan segenap potensi bangsa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami, yaitu sebuah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan di dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsanya, terutama untuk mempertahankan martabat bangsa kami di tengah tantangan global saat ini._

_Ya Allah, lindungilah kami dari fitnah dan pengkhianatan. Selamatkanlah kami dari berbagai tipu daya dan rekayasa negatif hamba-Mu. Sadarkanlah diri kami untuk mengoreksi diri jika fitnah dan kritikan mereka benar. Ampunilah mereka jika fitnah dan kritikan mereka keliru. Satukanlah hati dan pikiran kami untuk bersama-sama mencintai negeri kami._

_Ya Allah, bantulah siapapun hamba-Mu yang terdhalimi dan yang lemah di muka bumi ini, baik yang taat beragama maupun yang belum taat, karena sesungguhnya mereka juga adalah hamba ciptaan-Mu yang membutuhkan pertolongan._

_Masih panjang jalan yang harus kami tempuh, masih besar tantangan yang harus kami hadapi, masih banyak tanggung jawab yang harus kami emban, dan masih beragam hambatan yang harus kami lalui. Berikanlah kekuatan dan ketegaran untuk mengemban amanah dan melewati berbagai tantangan tersebut._

_Kami yakin, seberat apapun cobaan dan tantangan itu jika Engkau hadir mendampingi kami, maka semuanya menjadi ringan bagi kami._

_Hamba-Mu sudah berikhtiar sedemikian rupa, selanjutnya sepenuhnya kami menyerahkan diri dengan segenap ikhtiar kami. Ampunilah dosa dan segala kekeliruan kami, para orang tua kami, para pemimpin, dan para pahlawan kusuma bangsa kami._

_Jadikanlah bangsa dan negeri kami sebagai baldatun thayyibah warabbun gafur, negeri yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo._

_Biro Humas dan Komunikasi Publik_
berat

Address

Makassar
90126

Opening Hours

Monday 07:30 - 04:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 08:00 - 16:30

Telephone

+62411872219

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Arfan Tho Doery posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Arfan Tho Doery:

Shortcuts

Share