"Tidak perlu menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak akan percaya itu."
Persatuan Umat Islam
1. Menyatukan umat islam dengan kembali ke Al-qur'an & Hadis.
2. Tidak di benarkan perkataan yang kotor atau tidak senonoh
4.
Kami bukanlah sebuah Partai Politik kami hanya berupaya Menyatukan Umat Islam dengan kembali ke Al-Qur'an dan Sunnah, dan pemahaman Para Sahabat, Tabi'in, dan Tabi'ut Tabi'in
yg mw promosiin ini ID nya @+[581250275242505:] hilangkan tanda + Berdiskusi untuk mencari kebenaran dgn berdasarkan dalil-dalil yang shohih yang merujuk langsung ke kitab-kitab ulama islam salafus sholih
3. Kami bknlah sebu
12/01/2024
Menginginkan Perubahan???
Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ {الرعد:11}
Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar-Ra’du: 11)
Ayat 11 dari Surat Ar-Ra'd ini menjelaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Perubahan yang dimaksud bisa berupa perubahan dari keadaan baik menjadi buruk, atau sebaliknya.
Perubahan keadaan suatu kaum dari baik menjadi buruk bisa terjadi karena beberapa faktor, antara lain:
1. Mereka meninggalkan ketaatan kepada Allah dan melakukan maksiat.
2. Mereka tidak bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada mereka.
3. Mereka berbuat zalim kepada sesama manusia.
Perubahan keadaan suatu kaum dari buruk menjadi baik bisa terjadi karena beberapa faktor, antara lain:
1. Mereka bertaubat kepada Allah dan kembali kepada ketaatan.
Allah Berfirman:
ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَى قَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali udak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (QS. Al-Anfal: 53)
Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa jika mereka berada dalam kenikmatan, kemakmuran, dan kebaikan, kemudian mereka mengubahnya dengan maksiat, Allah akan mengubah keadaan mereka - dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
Sebaliknya juga demikian: jika mereka berada dalam keburukan, maksiat, atau kekufuran dan kesesatan, kemudian mereka bertaubat, menyesal, dan istiqamah di atas ketaatan kepada Allah, Allah akan mengubah keadaan mereka dari keadaan yang buruk menjadi keadaan yang baik. Allah mengubah perpecahan mereka menjadi persatuan dan keharmonisan, mengubah kesulitan mereka menjadi kenikmatan, kesehatan, dan kemakmuran, dan mengubah keadaan mereka dari kekeringan, paceklik, dan sedikitnya air dan lain-lainnya menjadi turunnya hujan, tumbuh-tumbuhan di bumi, dan lain-lain dari jenis-jenis kebaikan."
Sumber: تفسير قوله تعالى: (إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم) - الإسلام سؤال وجواب (islamqa.info)
08/01/2024
Di antara ragam alasan orang membenarkan tindakannya dalam mencari kesalahan orang lain padahal hanya modus.
1. Ingin meluruskan fulan
2. Ingin menjelaskan kepada umat supaya nggak tertipu
3. Amar ma'ruf nahi munkar
4. Kebenaran harus dijelaskan
5. silahkan ditambahkan....
Menurut Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili, wanita yang bertunangan adalah wanita asing bagi tunangannya, seperti wanita asing lainnya. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang diharamkan bagi tunangan untuk dilakukan dengan wanita yang bertunangan dengannya, yaitu:
1. Menyendiri dengannya.
2. Keluar bersamanya dan duduk dengannya di tempat-tempat umum.
3. Berbicara dengannya dengan santai.
4. Berciuman dan menyentuhnya.
Hal-hal ini diharamkan karena dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang haram lainnya, seperti zina. Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili memperingatkan bahwa kelonggaran dalam hal ini dapat membawa banyak kerusakan bagi wanita dan keluarganya.
Berikut adalah beberapa contoh hal-hal yang dapat terjadi jika tunangan menyendiri dengan wanita yang bertunangan dengannya:
1. Mereka dapat melakukan zina.
2. Mereka dapat hamil di luar nikah.
3. Mereka dapat putus hubungan karena tidak dapat menahan nafsu.
Oleh karena itu, penting bagi tunangan untuk menjaga diri dan wanita yang bertunangan dengannya dari hal-hal yang haram. Mereka harus menjaga jarak dan menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan fitnah.
09/12/2023
Apakah Rumah Isteri atau Rumah Suami??
Memang diketahui bahwa laki-laki adalah pemilik rumah, tetapi laki-laki tinggal di rumah istrinya:
Allah berfirman:
(لتسكنوا إليها)
Ya ... Itu adalah rumah-rumah istri kalian ...
Kemudian di ayat lain:
{لَا تُخْرِجُوهُنَّ مِنْ بُيُوتِهِنَّ} ...
Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumah mereka (At-Talaq: 1)
Mengapa Allah Ta'ala mengatakan itu rumah mereka padahal itu milik laki-laki?
Allah Ta'ala berfirman:
{وَرَاوَدَتْهُ الَّتِي هُوَ فِي بَيْتِهَا عَنْ نَفْسِهِ} .
Istri aziz (Zulaikha) merayu Yusuf dan disebutkan kejadiannya di rumah Zulaikha bukan di rumah aziz (dhomir ها bukan ه).
Allah Ta'ala berfirman:
{وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ} . (33 Al-Ahzab)
wanita diperintahkan menetap di rumah-rumah mereka.
Allah Ta'ala berfirman:
{وَاذْكُرْنَ مَا يُتْلَىٰ فِي بُيُوتِكُنَّ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَالْحِكْمَةِ} . (34 Al-Ahzab)
Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah nabimu).
Masya Allah..
Bukankah rumah-rumah ini milik Nabi Muhammad?
Tetapi itu dikaitkan dengan istri beliau...
Allah berfirman:
{يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَطَلِّقُوهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ وَأَحْصُوا الْعِدَّةَ وَاتَّقُوا اللَّهَ رَبَّكُمْ لَا تُخْرِجُوهُنَّ مِن بُيُوتِهِنّ} .
(1 Al-Thalaq)
Bahkan di saat terjadi perselisihan dan ketika perselisihan memuncak sampai pada perceraian yang dapat dibatalkan, itu masih disebut rumahnya (istri)...
Hanya ada satu ayat yang tidak mengaitkan rumah dengan wanita, yaitu:
Allah berfirman:
{وَاللاَّتِي يَأْتِينَ الْفَاحِشَةَ مِن نِّسَآئِكُمْ فَاسْتَشْهِدُواْ عَلَيْهِنَّ أَرْبَعةً مِّنكُمْ فَإِن شَهِدُواْ فَأَمْسِكُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ حَتَّىَ يَتَوَفَّاهُنَّ الْمَوْتُ أَوْ يَجْعَلَ اللّهُ لَهُنَّ سَبِيلاً} .
(15 An-Nisa)
Tetapi ketika wanita itu terbukti melakukan perbuatan zina dan dengan kesaksian empat saksi yang adil, rumah tidak dikaitkan dengan wanita. Sekarang keistimewaan itu dicabut...
Allahu a'lam
Disadur dari https://www.facebook.com/photo/?fbid=259526126945707&set=a.107340125497642
=======
Daftar jadi mahasiswa di Prodi HES STAI As-Sunnah yuk!
Kunjungi : www.pmb.assunnah.ac.id
Pmb Stai As-sunnah
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Address
Medan
