PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah

PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah

Share

Badan Usaha Pembangun & Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu

Photos from PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah's post 29/11/2018

Peninjauan Kegiatan Industri Pasca Bencana di Kota Palu : Kegiatan Pemeliharaan Apron Bandara, menggunakan Aspal Buton (Cold Asphalt) yang diproduksi di dalam KEK Palu..

Photos from PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah's post 28/11/2018

Kamis, 29 November 2018 - Direktur Kerjasama dan Investasi PT.BPST Agus Lamakarate, menghadiri undangan Rapat Koordinasi tertutup dari Walikota Palu terkait pembahasan percepatan pemulihan perekonomian Kota Palu pasca bencana alam Gempa Bumi, Likuifaksi dan Tsunami pada 28 November 2018 silam. Bertempat di Kantor Walikota Palu, (28/11).

Rakor yang juga dihadiri oleh sejumlah Pejabat/Instansi/Swasta terkait diantaranya, Kepala Kepolisian Daerah Kota Palu, Kepala Bea dan Cukai Pantoloan, Direktur Utama PT.Pelindo IV (ADPEL) Pantoloan, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Prov.Sulteng, Ketua Kadin Kota Palu, serta sejumlah perwakilan dari Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Dalam pertemuan itu, Walikota Palu Hidayat.,M.Si sangat menaruh perhatian terhadap proses percepatan perkembangan perekonomian di Kota Palu dimana hal yang menjadi inti pokok dalam pembahasan tersebut ialah mengenai proses pendistribusian barang di Kota Palu yang menurutnya masih mengalami keterlambatan dalam hal distribusi barang khususnya bahan-bahan bangunan. Dalam kesempatannya, beliau juga meminta agar “tidak ada lagi kenaikan harga barang mengingat saat ini kita tengah dalam masa pemulihan” kata beliau.

Sementara, Direktur Utama PT.Pelindo IV Pantoloan, menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi barang saat ini dikarenakan rusaknya sejumlah fasilitas yang ada di pelabuhan pantoloan terutama Craine. Hal itulah yang mengakibatkan proses pengangkutan/distribusi menjadi lambat dimana tadinya hanya memakan waktu 2 (dua) hari, kini molor dan memakan waktu hingga 7 (tujuh) hari kerja.

Menurutnya, hal ini juga berkonsekuensi terhadap naiknya biaya tambat kapal serta biaya simpan Cargo. Akan tetapi ia mengatakan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak Pelabuhan Bitung agar dapat mengirim Craine cadangan melalui jalur darat guna sementara dapat menggantikan craine yang rusak tersebut. Jelasnya.

Dilain pihak, Asosiasi Pedagang Retail dan Pengusaha Kargo yang juga hadir dalam rapat itu, meminta kepada Pemda Kota Palu agar dapat mendatangkan kapal muat yang memiliki kargo kapal dengan jumlah yang lebih banyak lagi ke Palu agar pengiriman barang menjadi lebih lancar. Tandas mereka.

Dalam kesempatan itu, PT.BPST turut p**a melaporkan bawha, kondisi kegiatan industry yang ada di dalam KEK Palu saat ini tetap berjalan normal khususnya PT.Asbuton dan PT.Hongthai yang tetap berproduksi dan tetap melakukan ekspor mereka ke China via Surabaya.

Sejalan dengan hal itu, Walikota Palu meminta kepada pihak PT.BPST agar kiranya dapat membantu menyiapkan Gudang di dalam KEK Palu yang nantinya akan dipergunakan sebagai tempat penyimpanan barang yang di kirim dari luar daerah, mengingat saat ini banyaknya gudang yang rusak dan tidak dapat gunakan kembali pasca bencana alam yang menimpa pasigala saat itu.[dmp]

Want your business to be the top-listed Government Service in Palu?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Jalan Trans Sulawesi Poros Palu-Pantoloan Km. 23 (Kawasan Ekonomi Khusus KEK Palu) Kel. Baiya, Kec. Tawaeli
Palu
94143

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 08:00 - 17:00