Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil kelautan dan Perikanan Palu

Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil kelautan dan Perikanan Palu

Share

Halaman resmi Kantor SPPMHKP Palu berisi informasi kegiatan untuk masyarakat khususnya para stakeholder Garuda No 22 Palu. Telp 0451-482131.

Kantor Badan Mutu Kelautan dan Perikanan, Sulawsi Tengah berada di Palu. Kantor ini melayani sertifikasi mutu produk kelautan dan perikanan. Layanan sertifikasi mencakup : (1) Sertifikasi Cara Budidaya Ikan Yang baik, (2) Cara Pembenihan Ikan Yang Baik, (3) Cara pembuatan Pakan Ikan, (4) Cara Pembuatan Obat Ikan, (5) Cara Distribusi Obat Ikan, (6) Cara Penangan Ikan yang baik di atas kapal, (7) Se

10/02/2026

SIARAN PERS
BADAN MUTU KKP
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR : SP.44/SJ.5/II/2026

*Badan Mutu KKP Kirim 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS dalam Tiga Bulan*

JAKARTA, (10/2) - Sertifikasi bebas Cesium 137 (Cs-137) yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengantarkan 1.852 kontainer undang Indonesia ke Amerika Serikat, terhitung sejak 31 Oktober 2025 sampai 7 Februari 2026.

“Sebanyak 1852 kontainer itu, sebagian telah tiba di berbagai pelabuhan di AS seperti Los Angeles, Houston, Oakland, New York, Chicago, Kansas, Baltimore, Norfolk, Savannah, dan Miami,” ujar Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini di Jakarta, Selasa (10/2).

Ishartini lalu menambahkan bahwa seluruh kontainer udang yang dikirim ke AS telah melalui serangkaian proses pemindaian dan pengujian Cs-137 kemudian mendapatkan SMKHP (Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Kelautan dan Perikanan-red). Sertifikat tersebut menjadi dokumen wajib yang dipersyaratkan oleh Customs and Border Protection/CBP (Bea Cukai Amerika-red) dan US FDA.

"Berdasarkan catatan kami, sebanyak 825 kontainer statusnya on water atau masih dalam perjalanan di atas laut sedangkan sebanyak 1.027 telah sampai di AS dan siap masuk ke pasar mereka,” jelas Ishartini.

Ishartini juga menyampaikan bahwa dari total 1.852 kontainer udang tersebut memiliki volume 155.999 ton yang diperkirakan bernilai Rp5,3 Triliun dan hanya berasal dari UPI di Jawa dan Lampung.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa KKP selaku satu-satunya CE sertifikasi bebas Cs-137 pada produk perikanan berkomitmen untuk membangun skema sertifikasi yang robust (kuat) dan konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip quality assurance untuk menjadikan komoditas perikanan Indonesia champion di pasar global.

HUMAS BADAN MUTU KKP

10/02/2026

, sertifikasi CPIB pembenihan merupakan bentuk komitmen untuk menjaga mutu. Hari ini, 10 Februari 2026 inspektur mutu Stasiun PPMHKP Palu melakukan inspeksi CPIB di UPTD Pembenihan Ikan di kota Palu.
Selama inspeksi, inspektur memastikan bekerja dengan menjaga kerahasiaan, berkomitmen untuk bebas dari tekanan, dan tentunya objektif dan tidak memihak sebagaimana diatur dalam ISO 17020:2012 tentang lembaga inspeksi.

01/02/2026

SIARAN PERS
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR: SP.34/SJ.5/II/2026

KKP Raih Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

Jakarta, (1/2)- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi dalam Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia. Ombudsman RI memberikan penghargaan kepada KKP sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas pelayanan publik yang dinilai bebas dari maladministrasi.

Penghargaan ini diserahkan dalam agenda Penyampaian Opini Ombudsman RI yang berlangsung di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Kamis 29 Januari lalu. Penilaian tersebut merupakan bagian dari transformasi sistem pengawasan pelayanan publik Ombudsman RI yang kini menitikberatkan pada pemetaan potensi maladministrasi dan penguatan kualitas layanan.

Sekjen KKP, Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menyampaikan bahwa capaian Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi menjadi bukti komitmen KKP dalam membangun tata kelola pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi yang diberikan Ombudsman RI merupakan hasil kerja bersama seluruh unit layanan di lingkungan KKP. Ini menjadi pengakuan atas upaya berkelanjutan KKP dalam memastikan pelayanan publik berjalan sesuai standar dan bebas dari praktik maladministrasi,” ujar Komjen Pol Rudy dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (1/2).

Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 di lingkungan KKP dilakukan pada sejumlah unit layanan strategis, meliputi layanan Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut, layanan Pakan Ikan, serta layanan Peredaran Obat Ikan. Proses penilaian dilaksanakan melalui studi dokumen dan wawancara dengan pimpinan unit, petugas layanan, unit pengaduan, hingga pemangku kepentingan penerima layanan.

Komjen Pol Rudy menambahkan, hasil penilaian dan opini Ombudsman RI tersebut akan menjadi penguat bagi KKP dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik ke depan.

“Capaian ini tidak membuat kami berpuas diri. KKP akan terus melakukan perbaikan dan inovasi layanan, sekaligus menjadikan hasil penilaian Ombudsman RI sebagai referensi dalam penguatan Reformasi Birokrasi dan pencapaian Indikator Kinerja Utama,” jelasnya.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan KKP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan upaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KERJA SAMA LUAR NEGERI

31/01/2026

SIARAN PERS
BADAN MUTU KKP
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR : SP.31/SJ.5/I/2026

*Badan Mutu KKP Sukses Negosiasi Dengan GACC Loloskan 40 UPI Dapat Approval Number Eksportir Perikanan ke Tiongkok*

Jakarta, (31/1) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meyakinkan General Administration of Customs of the People's Republic of China/GACC (otoritas kompeten Tiongkok-red) untuk menyetujui 40 UPI (Unit Pengolahan Ikan-red) mendapatkan approval number ekspor ikan ke Negara Tirai Bambu tersebut.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, mengutarakan telah memiliki perjanjian bilateral kesetaraan sistem jaminan mutu produk perikanan atau Mutual Recognition Arrangement (MRA) dengan GACC, sehingga bisa melakukan negosiasi untuk meyakinkan otoritas Tiongkok menyetujui usulan approval number baru bagi UPI.

"Baru-baru ini saya mendapatkan notifikasi dari mitra kami GACC bahwa mereka menyetujui menerbitkan approval number bagi 40 UPI, hal ini tentunya menjadi angin segar bagi dunia usaha perikanan Indonesia serta peluang diversifikasi produk ekspor apalagi menjelang Tahun Baru Imlek 2026,” ujar Ishartini.

Untuk mendapatkan approval number, Badan Mutu KKP dengan GACC sebelumnya melaksanakan serangkaian proses baik bersifat teknis maupun administratif yang merupakan ruang lingkup MRA, diantaranya registrasi resiprokal, joint pre-border inspection, joint corrective action consultation serta submission di dalam sistem GACC melalui Badan Mutu KKP sebagai Competent Authority (CA).

Sebanyak 40 UPI yang telah lolos dan segera bisa memulai kegiatan ekspor ikan ke Tiongkok diantaranya PT CITRADIMENSI ARTHALI, CV ANUGERAH LIN PERKASA, PT. MAJUr BERSAMA INTERNASIONAL, PT BAHARI MAKMUR SEJATI CABANG BANYUWANGI, PT PUTRA LAUT BIRU, PT HASIL LAUT ANUGRAH dan PT KIMCI JAYA BERSAUDARA. Sehingga total UPI ekspor ke Tiongkok adalah 612 unit UPI

Ishartini menambahkan, saat ini terdapat 1.080 jenis komoditas perikanan yang diekspor dari Indonesia ke Tiongkok. Adapun untuk kinerja ekspor ke Tiongkok tahun 2025 volumenya sebesar 491.528 ton dengan nilai USD1.040.346.614 atau sekitar Rp17,46 triliun. Sebanyak 10 komoditas perikanan utama di antaranya Frozen Squid, Eucheuma Cottonii Seaweed, Gracilaria Seaweed, Frozen Ribbon Fish, Eucheuma Cottonii, Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Gracilaria Seaweed, Eucheuma Spinosum, Frozen Leather Jacket Fish, dan Frozen Croaker Fish.

Ishartini mengimbau seluruh pelaku usaha dan stakeholder yang telah mendapatkan akses ekspor ke berbagai negara untuk senantiasa menjaga komitmen dan konsistensi dalam menerapkan standar sanitasi, higiene serta prinsip keamanan pangan baik di dalam rantai produksi maupun lingkungan sekitar fasilitasnya. Hal ini untuk menjaga keberterimaan produk serta penguatan kepercayaan internasional yang akan menambah daya saing.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa quality assurance di setiap sekuen rantai produksi hulu-hilir sangat penting untuk memastikan kualitas produk terjaga atau istilahnya from sea and farm to table yang akan menjadikan industri perikanan Indonesia makin maju dan menjadi champion di era pasar bebas dewasa ini.

HUMAS BADAN MUTU KKP

28/01/2026

Badan Mutu KKP Competent Authority Berhasil Loloskan 33 UPI Dapat Approval Number Ekspor Perikanan ke Taiwan dan Korsel

28/01/2026

SIARAN PERS
BADAN MUTU KKP
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR : SP.27/SJ.5/I/2026

*Badan Mutu KKP Competent Authority Berhasil Loloskan 33 UPI Dapat Approval Number Ekspor Perikanan ke Taiwan dan Korsel*

JAKARTA, (27/1) - Kementerian Kelautan dan Perikanan memprediksi ekspor perikanan ke Taiwan dan Korea Selatan meningkat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Optimisme ini menyusul terbitnya 33 approval number baru dari otoritas kompeten Korea Selatan dan Taiwan, sehingga jumlah perusahaan yang dapat melakukan ekspor perikanan ke dua negara itu semakin banyak.

"Setelah melalui serangkaian komunikasi antar otoritas kompeten dan juga joint pre-border inspection, maka beberapa waktu lalu kami menerima notifikasi resmi dari otoritas Taiwan dan Korea Selatan tentang persetujuan mendapatkan approval number bagi 33 UPI baru yang kami ajukan,” tutur Ishartini Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Selasa (27/1).

Ishartini optimis penambahan approval number akan mendongkrak kinerja ekspor, khususnya untuk memenuhi permintaan ikan pada Hari Raya Imlek 2026. Total UPI yang mendapat approval number dari otoritas Korea Selatan kini mencapai 710 perusahaan, sedangkan dari otoritas Taiwain sebanyak 711 UPI.

Mengenai 33 perusahaan yang mendapat approval number, 15 diantaranya dapat melakukan ekspor ke Korea Selatan. Diantaranya adalah PT. BELAWAN SAMUDERA ABADI; PT. MUARA LAUT SEJAHTERA; PT SAMUDRA SINAR HARAPAN; PT KIU KIU FISHERY; PT. DJAKARTA MINA PERSADA. Sedangkan 18 UPI yang dapat melakukan ekspor ke Taiwan diantaranya PT SAMUDRA SINAR HARAPAN; PT MUARA LAUT SEJAHTERA; PT BAHARI ASNIMINDO SEAFOOD; PT KIU KIU FISHERY; PT HASIL SAMUDERA MELIMPAH.

Ishartini menambahkan, ekspor ikan ke Korea Selatan dan Taiwan kian menggeliat. Tahun 2025 volume ekspor mencapai 26.107 ton ke Korea Selatan dan 57.308 ton ke Taiwan dengan perkiraan nilainya adalah USD 87.306.537 (atau sekitar Rp 1,37 triliun) dan USD 106.353.188 (atau sekitar Rp 1,78 triliun).

“Adapun komoditas unggulan diantaranya Shrimp Cracker Pellets, Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Eucheuma Cottonii, Frozen Itoyori Surimi, Frozen Argentina Red Shrimp untuk Korea Selatan dan Live Babylon Shell, Live Nylon Shell, Frozen Squid, Frozen Tilapia Belly Meat, Live Hard Clam untuk Taiwan,” rinci Ishartini.

Approval number yang diterbitkan oleh otoritas kompeten negara atau wilayah tujuan ekspor diperoleh setelah melalui rangkaian proses inspeksi terhadap penerapan standar sanitasi, higiene serta prinsip - prinsip keamanan pangan. Selain itu, pengajuan approval number juga hanya bisa dilakukan oleh competent authority yang diakui negara pengimpor.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa KKP senantiasa mendorong adanya keberterimaan terhadap diversifikasi tujuan ekspor dan jenis komoditas melalui penerapan quality assurance yang robust (ketat) dan konsisten mulai hulu - hilir.

HUMAS BADAN MUTU KKP

20/01/2026

SIARAN PERS
BADAN MUTU KKP
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR : SP.20/SJ.5/I/2026

*Badan Mutu KKP Otoritas Kompeten Penerbitan CoA (Certificate of Admissible) Udang Budidaya untuk Tembus Syarat Ketat AS*

JAKARTA, (18/1) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menerbitkan 1.248 dokumen Certificate of Admissible (CoA) sepanjang November 2025 hingga 9 Januari 2025, untuk menjaga geliat udang hasil budidaya ke Amerika Serikat.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini mengungkap bahwa penerbitan dokumen CoA untuk udang budi daya merupakan salah satu syarat ekspor ke pasar AS yang ditetapkan sejak awal tahun 2026. Seluruh produk udang budi daya yang tiba per 1 Januari di AS, harus dilengkapi sertifikat tersebut.

"Udang budi daya Indonesia yang diekspor ke AS semuanya telah memenuhi ketentuan comparability finding yang setara dengan program AS dalam mengurangi by catch (tangkapan sampingan-red) mamalia laut sesuai dengan Undang-undang mereka MMPA yang menjadi salah satu syarat impor,” tutur Ishartini dalam siaran resmi di Jakarta, Sabtu (17/1).

Komoditas udang yang dimaksud meliputi udang hidup, segar, dingin (chilled), beku, kering, asin atau dalam air garam, termasuk yang diasap atau dimasak (direbus/kukus) dalam cangkang, serta tepung, bubuk, dan pelet dari crustacea maupun olahan udang dan produk turunannya.

Ishartini merinci, komoditas udang budi daya yang wajib memiliki dokumen CoA dari KKP untuk bisa ekspor ke Amerika meliputi 43 HS Code dari 12 subpos (subheading) yaitu 030617, 030636, 030695, 160521, 160529, 030619, 030639, 030699, 030990, 160420, 160540 dan 160569.

Ribuan dokumen CoA itu diterbitkan oleh UPT Badan Mutu KKP yang berada di Surabaya, Semarang, Balikpapan, Merak, Makasar, Lampung dan Cirebon. Dia juga menjelaskan bahwa sejatinya seluruh UPT Badan Mutu yang berjumlah 46 di seluruh Indonesia siap untuk melayani penerbitan CoA.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan komitmen KKP sebagai quality assurance body produk perikanan Indonesia untuk menjamin ikan sehat, bermutu serta aman konsumsi bagi masyarakat serta memperkuat produk perikanan Indonesia menjadi champion di pasar internasional.

HUMAS BADAN MUTU KKP

13/01/2026

, hari ini Selasa 13 Januari 2026 Kepala Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (SPPMHKP) Palu menerima penghargaan sebagai peringkat pertama dalam penilaian laporan keuangan tingkat UAPPA-W lingkup kanwil Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024.
Prestasi ini merupakan bentuk komitmen terhadap kinerja keuangan yang transparan serta akuntabel.

31/12/2025

SIARAN PERS
BADAN MUTU KKP
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR : SP.546/SJ.5/XII/2025

*Badan Mutu KKP Bagikan Tip Memilih dan Mengolah Ikan Jelang Tahun Baru 2026*

JAKARTA, (31/12) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya memastikan produk perikanan yang beredar di masyarakat terjamin mutunya, khususnya di momen perayaan tahun baru 2026.

"Selama musim liburan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini kami melakukan pengawasan mutu ikan baik yang reguler maupun pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan mutu dan keamanan ikan dalam rantai pasok,” tutur Ishartini, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) di Jakarta, Rabu (31/12).

Dia menambahkan, sesuai arahan Menteri Sakti Wahyu Trenggono, pihaknya telah menginstruksikan unit pelaksana teknis (UPT) di daerah untuk bersinergi dengan instansi vertikal maupun Pemda melakukan pengawasan mutu dan keamanan ikan konsumsi masyarakat. Beberapa UPT yang telah melakukan kegiatan pengawasan diantaranya di wilayah kerja Provinsi Jambi, Entikong (Kalimantan Barat), Yogyakarta, Mamuju (Sulawesi Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), Tarakan (Kalimantan Utara), Tahuna (Sulawesi Utara), Mataram (NTB), Kendari (Sulawesi Tenggara), Bangka Belitung, Palembang (Sumatera Selatan) dan Medan (Sumatera Utara", rincinya.

Ishartini menyampaikan bahwa pada uji sensori atau organoleptik ikan semuanya pada level kesegaran yang baik, selanjutnya juga uji cepat formalin dan histamin negatif dan uji mikrobiologi pangan seperti E. Coli dan salmonela menunjukkan masih didalam ambang aman konsumsi.

Tips olah ikan yang aman

Selain kegiatan pengawasan mutu, Badan Mutu KKP juga melakukan kegiatan penyadartahuan kepada masyarakat tentang cara mengolah atau memasak ikan yang aman bagi kesehatan.

"Saya imbau masyarakat juga harus jeli memilih ikan sehat yaitu mata jernih, insang merah segar, daging elastis, berbau khas ikan segar (tidak busuk) dan tidak ada lendir yang berlebihan,” katanya.

Dia juga membeberkan beberapa hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam mengolah ikan sebagai menu lebaran. Hal ini untuk memastikan mutu ikan terjaga sehingga aman dikonsumsi bersama keluarga.

1. Hindari mengolah ikan apabila ada luka terbuka atau menggunakan pelindung anti air.
2. Bersihkan diri/cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah mengolah ikan.
3. Bersihkan peralatan dan lingkungan sebelum dan sesudah mengolah ikan.
4. Gunakan telenan dan pisau yang berbeda untuk mengolah ikan dan makanan lain.
5. Buanglah sampah seperti jeroan, sisik dan limbah lainnya dari hasil perikanan di tempat sampah dengan penutup.
6. Kenali ikan sehat dan sakit melalui ciri-ciri fisik.
7. Cuci sampai bersih ikan lalu bersihkan sisik, keluarkan insang dan seluruh organ dalam lalu bilas pakai air mengalir yang dingin.
8. Masak ikan sampai matang atau minimal suhu internal 64 -74 derajat Celsius.
9. Hindari makan ikan mentah atau setengah matang yang tidak jelas asal usulnya serta tidak higienis dalam penyiapannya.
10. Selalu pastikan rantai dingin dalam penyimpanan ikan (maksimal suhu 4 Derajat Celsius)
11. Segera olah ikan beku yang sudah mencair dan hindari menyimpan kembali di kulkas.
12. Segera lapor ke fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas) apabila terjadi keluhan sakit setelah mengkonsumsi ikan atau produk perikanan.
13. Apabila masih ragu tentang tata cara mengolah ikan sehat dan aman maka dapat menghubungi Badan Mutu KKP melalui akun media sosial atau datang langsung ke kantor UPT Badan Mutu KKP yang ada di setiap Provinsi.

HUMAS BADAN MUTU KKP

Want your business to be the top-listed Government Service in Palu?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Jalan Garuda No. 22
Palu

Opening Hours

Monday 05:00 - 18:00
Tuesday 05:00 - 18:00
Wednesday 05:00 - 18:00
Thursday 05:00 - 18:00
Friday 05:00 - 18:00
Saturday 05:00 - 18:00
Sunday 05:00 - 18:00