Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lotim

Directions Website Contact the organization

Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lotim Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lombok Timur Informasi dan Publikasi Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Timur

𝐀𝐥𝐡𝐚𝐦𝐝𝐮𝐥𝐢𝐥l𝐚𝐡...Kabupaten Lombok Timur kembali berhasil mempertahankan prestasi membanggakan di ajang TPAKD Award Tahun ...
22/10/2026

𝐀𝐥𝐡𝐚𝐦𝐝𝐮𝐥𝐢𝐥l𝐚𝐡...
Kabupaten Lombok Timur kembali berhasil mempertahankan prestasi membanggakan di ajang TPAKD Award Tahun 2026 sebagai "𝙏𝙚𝙧𝙗𝙖𝙞𝙠"
untuk Wilayah Nusa Tenggara - Maluku - Papua🏆✨

Semoga capaian ini semakin memotivasi sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan perekonomian daerah yang mandiri, inklusif, dan sejahtera.🙏🏻

-


Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berhasil mempertahankan prestasi di ajang TPAKD Award. TPAKD Lombok Timur kemba...
22/10/2026

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berhasil mempertahankan prestasi di ajang TPAKD Award. TPAKD Lombok Timur kembali menjadi yang terbaik untuk wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua. Bupati H. Haerul Warisin menerima langsung penghargaan tersebut pada acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 yang berlangsung Kamis (22/10) di Jakarta.

Keberhasilan tersebut diantaranya berkat program Lombok Timur Berantas Rentenir melalui Kredit Tanpa Bunga (Lotim Berkembang) yang telah dilaksanakan sejak 2020 lalu dan diteruskan hingga saat ini. Lotim Berkembang telah memberikan kredit tanpa bunga kepada 14.564 debitur, baik peternak maupun UMKM, dengan total kredit sebesar Rp 170 miliar lebih dengan total subsidi Rp 5,944 miliar lebih.

Kesuksesan program tersebut tidak lepas dari sinergi dengan sejumlah lembaga keuangan seperti BRI, BNI, dan BCA serta Pegadaian, dengan rata-rata non performing loan (NPL) atau kredit macet diangka 1,03. Fasilitasi dan pendampingan dari hulu hingga hilir juga menjadi kunci.

Pengembangan program TPAKD yaitu Ekosistem Pondok Pesantren Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) juga menyumbang kesuksesan TPAKD Lombok Timur. EPIKS mewujud dalam Industri Keuangan syariah masuk dan membangun Pondok Pesantren, seperti pembukaan rekening, penyaluran gadai, cicil emas, tabungan emas dan sebagainya.

Baca selengkapnya di portal.lomboktimurkab.go.id

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka kegiatan Sarasehan Kemitraan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stu...
22/10/2026

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka kegiatan Sarasehan Kemitraan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) bersama mitra Pentahelix di Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, (22/10) di Selong. Sarasehan ini dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Kepada lembaga Orang Tua asuh dan Penghargaan dari BKKBN pusat ke Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Sarasehan ini merupakan forum kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan berbagai unsur pentahelix (pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat) untuk memperkuat komitmen gotong royong dalam percepatan penurunan stunting melalui Program GENTING, gerakan nasional prioritas dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Mekanisme utamanya adalah mengajak berbagai pihak menjadi Orang Tua Asuh (OTA) guna memberikan intervensi langsung kepada keluarga berisiko stunting tanpa bergantung sepenuhnya pada dana APBN.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Timur menyampaikan bahwa sarasehan ini merupakan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran secara bebas. Diakuinya, kerja keras Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Lombok Timur sudah cukup berhasil. Hal itu dapat dilihat dari prevalensi stunting di Lombok Timur berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) yang dirilis Kominfo Provinsi NTB tercatat sebesar 22,4 % di tahun 2025, Kemudian berdasarkan data dari Dinas Kesehatan di Agustus 2026 turun menjadi 18,4%.

Baca selengkapnya di portal.lomboktimurkab.go.id

Lombok Timur memiliki 289 Pondok Pesantren (Ponpes). Masing-masing Ponpes tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Ka...
22/10/2026

Lombok Timur memiliki 289 Pondok Pesantren (Ponpes). Masing-masing Ponpes tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu diharapkan kelebihan yang dimiliki satu Ponpes dapat direplikasi di Ponpes lainnya. Harapan tersebut diungkap Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya usai mengukuhkan dan melantik pengurus Forum Kerja Sama Pondok Pesantren (FKSPP) Kabupaten Lombok Timur Periode 2026—2031.

“Masing-masing Pondok Pesantren pasti ada kelebihannya. Masing-masing Pondok Pesantren juga ada kekurangannya. Kelebihan satu Pondok Pesantren bisa direplikasi di Pondok Pensatren lainnya, begitu,” ungkapnya.

Wakil Bupati berharap FKSPP dapat menangkap peluang pembinaan melalui replikasi tersebut dan menjembatani Ponpes agar dapat bekerja sama dengan lembaga lainnya. Wabup merujuk beberapa Ponpes yang telah mengembangkan kerja sama dengan Bank Indonesia terkait pengendalian inflasi melalui komoditas rentan.

“Peluang pembinaan Pondok Pesantren ini perlu ditangkap oleh forum. Akses program yang dapat dibawa terkait pemberdayaan Pondok Pesantren. Kan BI arahnya kebanyakan ke pemberdayaan, sehingga ponpes dapat dibiayai dari usaha sendiri,” jelasnya.

Diharapkan forum tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya, termasuk dengan menelurkan semacam kode etik atau produk hukum yang dapat mencegah terjadinya kasus kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan Ponpes. Lebih ditekankan lagi pada Ponpes dimana santri dan santriwati ada dalam satu lingkungan.

Hal itu diingatkan Wabup menyusul sejumlah kasus yang saat ini menimpa Ponpes, baik di Lombok maupun di luar Lombok. Wabup menyebutnya sebagai ujian bagi Ponpes.

Baca selengkapnya di portal.lomboktimurkab.go.id

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, Kamis (22/10). Bertindak...
22/10/2026

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, Kamis (22/10). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Upacara tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati.

Dalam amanat Menteri Agama RI KH. Nasaruddin Umar yang dibacakan oleh Wakil Bupati disebutkan bahwa peringatan Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober merupakan momen bersejarah untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy'ari membangkitkan semangat perjuangan umat Islam dan menggerakkan perlawanan rakyat hingga mencapai puncaknya dalam peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.

Peristiwa sejarah tersebut mengajarkan bahwa santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, melainkan juga bagian penting dari perjalanan panjang bangsa Indonesia. Oleh karena itu, peringatan ini tidak boleh berhenti pada rangkaian upacara dan seremonial belaka, melainkan harus ditindaklanjuti oleh seluruh elemen bangsa dengan melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi negara.

Sejalan dengan tema Hari Santri tahun ini, yakni "Santri Menguatkan N***ri Menuju Indonesia Emas", Menag menegaskan bahwa santri memikul tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan bangsa. Guna mewujudkan cita-cita 2045 diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan inovasi. Di sinilah para santri diharapkan mengambil peran strategis. Oleh sebab itu, Menteri Agama mengimbau para santri untuk menguasai ilmu agama sekaligus sains dan teknologi, serta tetap memelihara tradisi pesantren tanpa takut terhadap perubahan zaman demi mencetak generasi yang cerdas, jujur, berintegritas, dan peduli terhadap sesama.

Baca selengkapnya di portal.lomboktimurkab.go.id

Assalamualaikum...Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengucapkan Selamat memperingati Hari Santri Nasional 2026! 🙏🇮🇩​Menj...
22/10/2026

Assalamualaikum...
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengucapkan Selamat memperingati Hari Santri Nasional 2026! 🙏🇮🇩

​Menjadi santri bukan hanya tentang menuntut ilmu, tetapi juga tentang pengabdian tulus untuk agama, bangsa, dan negara.

​Teruslah belajar, menjaga akhlakul karimah, dan menjadi terang di mana pun berada. Dari pesantren untuk Indonesia, mari wujudkan masa depan yang kokoh dan berkarakter!
-

Mewakili Bupati, Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri Rapat Koordinasi dan Seremoni Gerakan Pengendalian Inf...
21/10/2026

Mewakili Bupati, Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri Rapat Koordinasi dan Seremoni Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) NTB Rabu, (21/10). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah itu mengangkat tema "SIGAP PANGAN: Sinergi Penguatan dan Akselerasi Produksi-Hilirisasi Pangan NTB". Kegiatan ini berfokus pada penguatan sinergi antardaerah, peningkatan produksi, dan percepatan hilirisasi pangan demi menjaga stabilitas harga serta kesejahteraan masyarakat.

Menyampaikan arahan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhammad Iqbal, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB H. Lalu Moh. Faozal, menegaskan bahwa potensi sektor pertanian kini menjadi perhatian utama, mengingat posisi strategis NTB yang telah tumbuh menjadi penyangga pangan nasional.

Meski menyimpan potensi besar, Gubernur meminta seluruh pemangku kepentingan untuk mencermati dinamika inflasi NTB. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa inflasi September 2026 sebesar 0,36% (mtm), 2.72% (ytd), dan 4,18% (yoy). Angka tahunan tersebut berada di atas batas sasaran inflasi rasional 12,5 % dan Iebih tinggi dari inflasi riasional September 2026 sebesar 3.28% (yoy). Inflasi tahunan NTB meningkat dari 3,01% pada Juli menjadi 4,03% pada Agustus dan 4,18%, pada September 2026. Tekanan harga ini didominasi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Mengantisipasi gejolak harga komoditas seperti daging ayam dan telur, pemerintah telah melakukan intervensi aktif, salah satunya melalui sinergi Kerja Sama Antar-Daerah (KAD) pasokan telur bersama Pemerintah Kota Bima.

Baca selengkapnya di portal.lomboktimurkab.go.id

Sebanyak 21 (dua puluh satu) pejabat manajerial yang terdiri atas 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 19 orang P...
19/10/2026

Sebanyak 21 (dua puluh satu) pejabat manajerial yang terdiri atas 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 19 orang Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Hadiwijaya, pada Senin, (19/10). Kegiatan berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur.

Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/473/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai N***ri Sipil dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Pengawas (Jabatan Struktural Eselon IV) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, serta Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/474/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai N***r Sipil dalam dan dari Jabatan Pengawas (jabatan Struktural Eselon IV Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin, kepada pejabat yang baru dilantik, mengingatkan untuk selalu menjaga etika sebagai pejabat. “Ada etika sebagai pejabat yang harus diingat, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan. Kita bekerja atas apa yang menjadi sumpah, bahwa akan bekerja tidak disaksikan saat dilantik saja, tapi di saksikan oleh Allah SWT,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengimbau pimpinan OPD untuk tetap melaksanakan apel sebelum memulai bekerja setiap harinya. Menurutnya, keberadaan Eselon II sangat penting untuk memberikan wejangan, saran dan nasihat kepada para staf di bawahnya, terutama saat menjadi pimpinan apel. “Itu pentingnya menjadi orang tua di kantor. Pejabat tidak diukur melalui berapa besar anggaran dan karyawannya, akan tetapi bagaimana memimpin pada instansi yang dipimpin, membuat kenyamanan, keberhasilan, serta memberikan saran dan wejangan pada bawahan, supaya tidak tumpang-tindih dalam melaksanakan tupoksi masing-masing,” ujarnya.

Baca selengkapnya di portal.lomboktimurkab.go.id

Menghadiri tradisi Gawe Adat Selametan Otak Reban di Desa Sambelia pada Senin (19/10), Bupati Lombok Timur H. Haerul War...
19/10/2026

Menghadiri tradisi Gawe Adat Selametan Otak Reban di Desa Sambelia pada Senin (19/10), Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memuji keberkahan alam dan kepedulian lingkungan masyarakat setempat.

​Melewati tepian aliran sungai dalam perjalanan menuju lokasi acara, Bupati melihat sungai yang airnya mengalir sepanjang musim. Menurutnya, hal ini merupakan wujud keberkahan yang diberikan Allah SWT kepada masyarakat Sambelia. Oleh karena itu Gawe Adat Selametan Otak Reban yang digelar tersebut adalah momen syukur bersama.

Bupati pun membandingkan kondisi tersebut dengan wilayah lain di Lombok Timur, di mana hampir 11 kecamatan saat ini sedang mengalami kekeringan, sementara desa Sambelia tidak terdampak. Hal itu menurutnya tidak lepas dari kepedulian lingkungan masyarakat Sambelia yang tidak merusak alam maupun merusak pohon secara liar.

Selain sebagai bentuk kesyukuran dan silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan Bupati dapat menjadi momen penyampaian aspirasi, baik dari masyarakat Sambelia maupun para kepala desa. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan untuk dilayani oleh masyarakat, melainkan untuk melayani masyarakat. "Pemerintah harus menjadi tempat bagi masyarakat untuk mengadu dan menyampaikan aspirasinya," terangnya.

Baca selengkapnya di portal.lomboktimurkab.go.id

19/10/2026

Sebanyak 60 pedagang Pasar Tenten Gandor SMART menerima bantuan modal usaha dari Baznas Lombok Timur yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

​Acara pendistribusian bantuan program bidang ekonomi ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin M.Si. pada Senin (19/10). Kegiatan ini sekaligus menandai peresmian komunitas pasar tersebut sebagai UMKM binaan BAZNAS Lombok Timur.

​Bupati, selain mengapresiasi langkah BAZNAS yang turun langsung menyasar pelaku usaha kecil di pasar, juga berpesan agar bantuan modal sebesar Rp1,5 juta per pedagang dimanfaatkan secara bijak untuk memutar roda usaha, bukan untuk membayar utang.

​Selain dorongan ekonomi untuk memutus rantai rentenir, Bupati juga mengingatkan para pedagang dan pengelola pasar untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah plastik sembarangan.

​Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang! 🤲✨

Address

Pancor

Opening Hours

Monday 07:30 - 17:00
Tuesday 07:30 - 17:00
Wednesday 07:30 - 17:00
Thursday 07:30 - 17:00
Friday 07:30 - 12:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lotim posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lotim:

Shortcuts

Share