01/02/2022
Selamat tahun baru Imlek 2573 Khongzili, untuk seluruh umat Khonghucu di tanah air dan yang merayakannya.
Semoga seluruh elemen bangsa dapat selalu berharmoni dalam kehidupan. Menjaga keselarasan hubungan antar sesama manusia maupun lingkungan alam.
Marilah kita bersama tetap menjaga persatuan, dalam perbedaan. Memupuk toleransi dan moderasi antar agama, suku, golongan, atau segala hal yang membedakan. Demi terciptanya kesejahteraan dan kedamaian untuk segenap bangsa Indonesia.
Gong Xi Fa Cai 😇 🙏
19/01/2022
Pergi ke pasar membeli dukuh
Dukuh manis asalnya OKU
Ada satu lagi produk yang baru
Buku eksklusif untuk nambah ilmu…
Beautifulll…! Alias cakep kan pantunnya?
Ini dia yang baru
I ❤️ 📔 Buku terbitan arkenas berjudul “Meretas Kearifan Lokal di Dalam Kancah Modernisasi” yang disunting oleh Prof. Dr. Bambang Soelistyanto, Dr. Tri Wurjani, dan Dimas Nugroho, S.Hum.
Buku ini berbentuk bunga rampai yang secara khusus mengulas aspek nilai-nilai kearifan lokal di dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat Nusantara di masa lampau. Para penulis menguraikan tiga aspek fundamental dalam eksistensi kearifan lokal, ditinjau dari perspektif kelampauan.
Pertama yaitu pengalaman kolektif dari rangkaian sejarah yang panjang; kedua aspek adaptasi masyarakat pada lingkungan; dan terakhir sifat kearifan lokal yang dinamis dan lentur, sehingga mampu menyesuaikan zaman.
Buku ini dapat menjadi referensi dalam penelusuran akar-akar dari nilai kearifan lokal yang hingga saat ini masih bertahan di tengah Indonesia sekarang. Buku ini juga dapat menjadi sumber data sekunder bagi penelitian serta referensi dalam penelitian lainnya yang relevan dengan tema kearifan lokal dan keberlanjutan.
Bagaimana, sangat menarik ya ? 😉
18/01/2022
🇲🇨🇲🇨🇲🇨Puslit Arkenas berganti nama menjadi Organisasi Riset (OR) Arkeologi, Bahasa, dan Sastra di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) . Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko dalam amanatnya sebagai pembina upacara apel pagi, Senin 18 Januari 2022.
Hingga saat ini, BRIN masih berkoordinasi dengan MenPAN RB untuk membakukan struktur organisasi dan tata kelola (SOTK) OR beserta Pusat-pusat Riset (PR) di bawahnya. Terdapat 12 OR yang baru tergabung, hasil pengintegrasian instansi Litbangjirap eks Kementerian/Lembaga. Sebelumnya BRIN telah meresmikan 7 OR hasil pengintegrasian sejumlah lembaga riset seperti LIPI, BATAN, LAPAN, dan BPPT.
Pengintegrasian arkenas dengan lembaga riset di bidang bahasa dan sastra adalah strategi perampingan organisasi riset di lingkungan BRIN. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan efisiensi, kolaborasi antar periset, serta kemudahan dalam manajemen riset.
Semoga kebijakan pemerintah di bidang riset ini membawa kemajuan bagi iklim riset agar lebih berdaya guna bagi segenap nusa dan bangsa. Bagaimana dengan harapan kalian? tulis di kolom komentar ya... 😉
10/01/2022
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional
mengundang sekalian dalam acara
Peluncuran buku terbitan Puslit Arkenas bekerja sama dengan Yayasan Pustaka Obor Indonesia berjudul "Membumikan Arkeologi: Tribute untuk Kapuslit Arkenas 2014-2021, Dr. I Made Geria, M.Si."
📆Selasa, 11 Januari 2022
🕙10:00-12.00 WIB
melalui
Zoom Meeting
🔗 https://us02web.zoom.us/j/85296236997...
🎦 ID Zoom : 852 9623 6997
🔐passcode: arkenas
📗Buku yang mengangkat tema “Membumikan Arkeologi” disusun oleh keluarga, sahabat dan kolega Dr. I Made Geria, M.Si. sebagai bentuk penghargaan atas upayanya mengembangkan Puslit Arkenas sebagai lembaga riset yang inklusif bagi publik sehingga ilmu arkeologi pun semakin membumi di tengah masyarakat. Meskipun disiapkan dalam waktu singkat, editor berhasil mengundang sejumlah peneliti dan akademisi dari dalam dan luar negeri untuk menyumbangkan pemikirannya. Buku setebal 170 halaman ini terdiri atas 13 artikel ilmiah, termasuk prolog dan epilog dari editor, serta 15 testimoni mengenai sosok I Made Geria di mata para penulis.
03/01/2022
Selamat Tahun Baru 2022 untuk di seluruh penjuru Indonesia kita tercinta 🙏😊
Hari ini, tanggal 03 Januari 2022 seluruh ASN di lingkungan Puslit Arkenas & Balar resmi menjadi pegawai di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Apel pagi pertama di awal tahun 2022 bagi seluruh ASN di lingkungan BRIN diselenggarakan pagi hari tadi, pukul 08.00 WIB.
Siang harinya, pengalihan sumber daya Peneliti resmi dilakukan melalui seremoni pelantikan Jabatan Fungsional Peneliti di lingkungan BRIN yang dipimpin langsung oleh Dr. Laksana Tri Handoko di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gd. B.J. Habibie, Jl. M.H. Thamrin No. 8 Jakpus serta secara daring melalui Zoom Meeting.
Acara tersebut diikuti secara daring dan luring oleh 816 ASN dari jenjang Peneliti Ahli Pertama hingga Peneliti Ahli Madya, 22 jabatan fungsional Periset lainnya, serta 20 orang CPNS baru di lingkungan BRIN. Pada kesempatan tersebut Kepala BRIN menyampaikan, ASN yang kini bergabung dengan BRIN akan disambut dengan baik, layaknya anggota keluarga baru.
Kepala BRIN menjamin tidak akan ada diskriminasi bagi sivitas BRIN yang baru bergabung. Infrastruktur riset dan fasilitas kantor yang mengusung konsep coworking space telah disediakan dan dikelola seoptimal mungkin, untuk mengakomodir kebutuhan pegawai BRIN. Mereka diharapkan bekerja sesuai dengan fungsinya dan meningkatkan kinerjanya demi kemajuan ekosistem riset di Indonesia.
Sebanyak 854 ASN Periset yang dilantik pada Batch I, merupakan sebagian dari lebih dari seribu orang Periset dari K/L lainnya, yang telah dialihkan maupun sedang menunggu proses pengalihan. Sampai saat ini ada sejumlah Peneliti Ahli Utama yang SK-nya masih diproses oleh Sekretariat Negara untuk persetujuan dari Presiden Republik Indonesia. Proses peralihan ini juga berdampak pada manajemen administrasi & perkantoran yang penetapan struktur organisasi dan tata kerja menunggu keputusan resmi dari pemerintah.
Semoga kebijakan ini membawa angin segar bagi perkembangan ekosistem riset dan inovasi di Indonesia, khususnya di bidang Arkeologi.😇
01/01/2022
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional mengucapkan Selamat Tahun Baru 2022 🥳😇
28/12/2021
I ❤️ 📔 Grogol: Kampung Majapahit yang Sirna
Pengarang: Yusmaini Eriawati, M.Hum. dkk.
Editor: Dr. Junus Satrio Atmodjo
ISBN: 978-979-8041-92-1
Tebal: xxviii + 255 hlm. berwarna
Ukuran: 17,5 x 25 cm
Penerbit: Arkenas Press & POI
Buku ini diterbitkan dalam format Bunga Rampai atau Monografi, yang secara khusus mengulas Situs Grogol, Trowulan, Jawa Timur.
Situs Grogol sangat menarik, karena selama telah memunculkan banyak informasi penting tentang permukiman yang berlokasi “di luar” Trowulan. Sayangnya, seperti disampaikan pada judul buku ini, Situs Grogol kini telah sirna, akibat aktivitas modern.
Pembaca akan disuguhkan beragam sudut pandang dalam memahami situs Grogol, melihat artefak-artefaknya sebagai suatu himpunan atau "assemblage". Mengarahkan pembaca untuk memahami, peran situs Grogol dalam pola permukiman masyarakat Majapahit di Trowulan.
Bagaimana? tertarik bukan membaca buku ini? Tulis opini di kolom komentar ya?
😉
24/12/2021
🎄🎄🎄Selamat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan penuh s**a cita. Semoga seluruh selalu dinaungi oleh kasih dan lindungan-Nya.
Pada perayaan Natal tahun 2021 ini, Indonesia masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Tetap jaga dan patuhi protokol kesehatan dan menghindari kerumunan ya…
Jangan lupa, tetap berdoa untuk menguatkan hati dan memberikan semangat agar pandemi lekas berakhir. Hanya karena kasih dan karunia-Nya lah, kita semua dapat berbahagia, bers**a cita, merayakan Natal 2021.
Archi punya pantun untuk yang merayakan lho…
Ada kapal di balikpapan;
Tampak putih dari kejauhan;
Selamat Natal kami ucapkan;
Berbagi kasih dan kedamaian.
Kalau s**a dengan pantun Archi, jangan lupa tulis komen kamu di bawah ya hihi…. 😇😊☺️
24/12/2021
👋😊Hai , Siapa di antara kalian yang pernah dengar Kerajaan Melayu dan Dharmasraya di Sumatra? Kalau ada, komen di bawah ya...
Rumah Peradaban Dharmasraya diselenggarakan Puslit Arkenas agar seluruh orang bisa memahami arti penting dari peradaban masa silam untuk masa kini. Agar hasil riset tersebar luas, Puslit Arkenas juga menerbitkan Buku Pengayaan seri Rumah Peradaban agar hasil riset bisa diakses oleh semua orang.
Kalian tertarik kan, mengetahui peninggalan apa saja yang ada di Dharmasraya.
Silahkan klik tautan di bawah ini untuk mengunduhnya ya
http://ringkas.kemdikbud.go.id/BukuRPDharmasraya
Jangan lupa, tulis juga pendapat kalian tentang Dharmasraya di kolom komentar ya. Salaaam! 👋😊
23/12/2021
Cerita dari Flores, Liang Bua: Dari Manusia Purba hingga Manusia Modern
Pengarang : Drs. Jatmiko, M.Hum.
Editor : Prof. Dr. Bambang Sulistyanto
ISBN : 978-979-8041-84-6
Tebal : viii + 88 hlm. Berwarna
Ukuran : 18 x 25 cm
Buku ini mengulas beragam aspek penting dalam memahami riwayat kedatangan dan hunian manusia di Flores. Kep**auan Nusa Tenggara selalu menarik dari perspektif kelampauan, sebab histori dinamika fisiografinya amat berbeda, jika dibandingkan dengan dua wilayah di barat, yaitu Dangkalan Sunda maupun di timurnya Dangkalan Sahul.
Ketika lanskap wilayah lainnya di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perubahan eustatik, fisiografi Flores yang termasuk ke dalam Zona Wallacea cenderung tetap dengan konfigurasi kep**auan. Hal ini menjadi menarik, sebab akan berimplikasi langsung pada sejarah migrasi manusia paling awal serta biogeografi setempat, yang tentunya berpengaruh pada pola adaptasi manusia.
Tentunya, ulasan The Hobbit atau manusia H. floresiensis yang menjadi primadona dari Liang Bua tidak luput dari perhatian penulis.
Bukan hanya mengulas sisi ilmiah semata, penulis juga memperkaya isi buku ini dengan pandangannya dalam hal pemanfaatan dan pelestarian situs Liang Bua. Informasi di dalam buku ini pun didukung oleh ilustrasi berwarna yang menarik.
Gimana tertarik memiliki buku ini? Tulis komenmu di bawah ya 😉
22/12/2021
Hai 👋
Selamat Hari Ibu 22 Desember 2021!
Seorang Ibu tidak terlepas dari sosok perempuan yang sangat inspiratif dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan tentangnya tak lekang oleh waktu. Terlebih jika dikaitkan dengan kedudukan dan peranannya pada beragam aspek kehidupan, baik di ranah domestik maupun publik. Tidak hanya masa kini, pada masa lalu pun kedudukan dan peran perempuan telah banyak diungkap melalui tinggalan-tinggalan arkeologis lho . Mulai dari arca megalitik, relief pada candi, hingga figurin dari terakota.
Pada budaya megalitik, perempuan kerap divisualisasikan sebagai pelindung anak. Pada masa kemudian, visualisasi sosok perempuan pun semakin beragam. Penggambaran tokoh perempuan pada masa Hindu-Buddha sebagai Dewi pelindung anak tampak dari relief Dewi Hariti di Candi Mendut yang dibangun pada masa Mataram Kuno abad ke-9 M. Pada masa yang lebih muda, yaitu masa Majapahit yang berlangsung pada abad ke-14-15 M, penggambaran perempuan dalam berbagai tinggalan arkeologi mulai banyak dijumpai, Seperti di Pendopo Teras II gugusan Candi Panataran serta Candi Surawana terdapat relief perempuan yang dikenal sebagai Sri Tanjung. Di Candi Tegawangi terdapat penggambaran kisah Sudhamala yang menggambarkan Dewi Durga atau Ra Nini.
Perempuan pada masa Jawa Kuno, digambarkan memiliki beragam kedudukan dan peran. Bukan hanya sekedar kehidupan domestik semata, tetapi juga memasuki ranah publik. Selain ibu rumah tangga yang hidup di pedesaan, banyak p**a yang menjadi pedagang, pegawai di kalangan bangsawan, penguasa tertinggi di lingkungan kerajaan, bahkan pemuka keagamaan (pendeta perempuan). Perilaku menghargai kesetaraan tampaknya telah berlangsung lama. Mulai dari peradaban kuno hingga terus berlanjut dalam periode kerajaan-kerajaan Islam Nusantara, sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri. Hal ini menjadi karakter khas atau jati diri bangsa ini yang harus kita tanamkan. Menghargai kaum perempuan sama halnya menghargai akar peradaban bangsa. Selamat Hari Ibu 👋