DISKOMINFO Kubu Raya

Directions Website

DISKOMINFO Kubu Raya Halaman Resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kubu Raya

Selamat Hari Jadi Kota Pontianak ke 255"Pontianak Tangguh Bersahabat"
23/10/2026

Selamat Hari Jadi Kota Pontianak ke 255
"Pontianak Tangguh Bersahabat"


Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat komitmen lintas sektor dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan menekan ...
22/10/2026

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat komitmen lintas sektor dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan menekan angka stunting. Hal tersebut ditegaskan dalam Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan III Tahun 2026 dengan tema “Penguatan Komitmen Bersama dalam Peningkatan Cakupan Imunisasi dan Penanganan Stunting untuk Masyarakat Rasau Jaya Sehat”, yang digelar di Aula Kecamatan Rasau Jaya, Kamis, 22 Oktober 2026.

Sambutan Wakil Bupati Kubu Raya dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Kubu Raya Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hefmi Rizal. Dalam sambutan tersebut, disampaikan bahwa lokakarya lintas sektor tidak sekadar menjadi agenda rutin tiga bulanan, tetapi juga forum strategis untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat koordinasi dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data evaluasi Triwulan III Tahun 2026 yang disampaikan dalam sambutan, prevalensi stunting di Kabupaten Kubu Raya tercatat sebesar 13,8 persen. Sementara itu, persentase balita berisiko stunting di Kecamatan Rasau Jaya disebut mencapai 11,4 persen. Capaian tersebut perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui intervensi yang terarah serta berkelanjutan.

“Meski telah melampaui target nasional di bawah 14 persen, kita tidak boleh lengah, karena setiap satu anak yang mengalami gagal tumbuh adalah potensi sumber daya manusia yang terancam,” demikian pesan Wakil Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Di sisi lain, cakupan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Rasau Jaya hingga Triwulan III Tahun 2026 tercatat sebesar 73,2 persen dari target tahunan sebesar 95 persen. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat peningkatan cakupan imunisasi hingga akhir tahun.

Wakil Bupati menegaskan, penanganan stunting tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dukungan lintas sektor sangat diperlukan, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader posyandu, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat, terutama dalam memperkuat pemenuhan gizi, sanitasi, akses air bersih, dan pola asuh keluarga.

Dalam arahannya, pemerintah desa didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana desa sesuai ketentuan dan prioritas yang berlaku, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan keluarga berisiko stunting.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan makanan tambahan berbahan pangan lokal bergizi tinggi, seperti telur dan ikan, serta peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. Selain itu, posyandu diharapkan semakin aktif menjangkau masyarakat, memantau pertumbuhan balita, mendeteksi penurunan k***a pertumbuhan sejak dini, serta memberikan perhatian kepada ibu hamil yang berisiko mengalami kekurangan energi kronis (KEK).

Pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin juga perlu diperkuat sebagai bagian dari upaya pencegahan masalah kesehatan sejak sebelum kehamilan. Pada aspek imunisasi, seluruh pihak diminta meningkatkan edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap.

Langkah ini bertujuan melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sekaligus mengurangi risiko terjadinya kejadian luar biasa (KLB).

Melalui Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan III Tahun 2026, diharapkan lahir kesepakatan tertulis, pembagian tugas yang jelas, serta langkah tindak lanjut konkret dari setiap sektor.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan program peningkatan cakupan imunisasi dan percepatan penurunan stunting berjalan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat Rasau Jaya yang sehat serta generasi penerus yang tumbuh optimal, cerdas, dan berkualitas menuju generasi unggul Kabupaten Kubu Raya. (DiskominfoKKR/IKP)

Memperingati Hari Santri 2026"Santri Menguatkan NegeriMenuju Indonesia Emas"
22/10/2026

Memperingati Hari Santri 2026
"Santri Menguatkan Negeri
Menuju Indonesia Emas"


21/10/2026

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya targetkan PAD Rp. 352 Miliar pada tahun 2027.


21/10/2026
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus m...
21/10/2026

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menyesuaikan belanja dengan prioritas pembangunan dan pelayanan dasar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, seusai membacakan jawaban Bupati Kubu Raya atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan dan RAPBD 2027 dalam sidang paripurna di Ruang Sidang DPRD Kubu Raya, Rabu, 21 Oktober 2026.

Sukiryanto mengatakan, pemerintah daerah mendukung berbagai masukan fraksi DPRD, terutama terkait penganggaran, peningkatan pendapatan daerah, efisiensi belanja, serta pemerataan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah optimalisasi PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah. Upaya tersebut akan dilakukan dengan memperbaiki basis data objek pajak dan memanfaatkan teknologi informasi.

Menurut Sukiryanto, penetapan nilai tanah sebagai salah satu aspek yang berkaitan dengan penerimaan daerah juga perlu dibenahi agar lebih mendekati harga pasar. Ia mencontohkan, masih terdapat tanah di kawasan yang dinilai strategis atau masuk ring satu, seperti Kota Baru Ujung, yang ditaksir sekitar Rp20 ribu per meter persegi.

Kondisi tersebut, menurutnya, perlu ditinjau kembali melalui perangkat daerah terkait dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

“Kita berharap penaksiran tanah, ring satu, ring dua, dan ring tiga ini dibenahi. Harga yang ditetapkan perlu mendekati harga pasar sesuai ketentuan dan data yang menjadi acuan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah untuk mengoptimalkan alokasi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH). Langkah tersebut meliputi pemutakhiran dan sinkronisasi data, pemenuhan kelengkapan dokumen dan ketepatan pelaporan, peningkatan kualitas usulan kegiatan sesuai prioritas nasional, serta penguatan koordinasi dengan instansi perpajakan dan kementerian teknis.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah daerah turut memberikan penjelasan mengenai belanja pegawai pada 2027, pemerataan pembangunan agar tidak hanya berorientasi pada kawasan perkotaan, serta pengelolaan bantuan pemerintah pusat untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sesuai prosedur dan kebutuhan.

Selain optimalisasi PAD, jawaban pemerintah daerah juga menyoroti penurunan pendapatan transfer yang dipengaruhi kebijakan alokasi anggaran pemerintah pusat. Untuk menyikapinya, Pemkab Kubu Raya mengarahkan belanja pada program prioritas dan pelayanan dasar, melakukan efisiensi penggunaan anggaran, serta mengoptimalkan sumber pendapatan daerah.

Pembangunan gedung kantor DPRD Kubu Raya juga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam pembahasan RAPBD 2027.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin, menyebut target PAD pada 2027 direncanakan sebesar Rp325 miliar, meningkat dibandingkan target 2026 sebesar Rp286 miliar. Ia berharap target tersebut dapat tercapai melalui kerja keras seluruh pihak, khususnya organisasi perangkat daerah yang menangani pajak dan retribusi.

Menurutnya, peningkatan penerimaan harus berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas pelayanan publik.

“Ketika ada item yang secara regulasi mengalami kenaikan, tentu harus berdampak positif terhadap pelayanan publik. Kita berharap pelayanan di Kabupaten Kubu Raya semakin baik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” kata Jainal.

Melalui pembahasan RAPBD tersebut, pemerintah daerah dan DPRD diharapkan dapat menyelaraskan kebijakan pendapatan dan belanja sehingga anggaran yang disusun mampu mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya. (DiskominfoKKR/IKP)

20/10/2026

# APJII Kalbar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Kubu Raya – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Kalimantan Barat menyalurkan bantuan sebanyak 100 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya.

20/10/2026

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar tasyakuran atas keberhasilan kafilah Kabupaten Kubu Raya meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ###IV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara.

Address

Jalan Arteri Supadio, Arang Limbung
Pontianak
78391

Opening Hours

Monday 07:30 - 15:30
Tuesday 07:30 - 15:30
Wednesday 07:30 - 15:30
Thursday 07:30 - 15:30
Friday 07:30 - 15:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DISKOMINFO Kubu Raya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share