10/10/2026
BRMP Kalimantan Barat Gelar Pelatihan Perencanaan Keuangan Unit Usaha Di 7 Koperasi Binaan Program ICARE
Halooo Sobatani….
SAMBAS (06-08/10) — BRMP Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penyusunan Perencanaan Keuangan per Unit Usaha di Kabupaten Sambas. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) ini dilaksanakan pada tanggal 06 hingga 08 Oktober 2026. Pelatihan ini menghadirkan Konsultan Agribisnis Program ICARE (Anis Saadah, S.Sos., M.M.) selaku Narasumber Utama, Tenaga Ahli Lapangan Agribisnis Program ICARE (Firman, S.E.), serta para Ketua, Pengurus, dan Pengelola Koperasi, Penyuluh Pertanian, Kepala Desa, Site Manager, hingga Fasilitator Lapangan dari tujuh koperasi binaan ICARE yang meliputi Koperasi Sinar Pangkalan Berkah, Koperasi Tebas Gemilang Jaya, Koperasi Sejiram Jaya Bersama, Koperasi Agro Tani Milenial, Koperasi Segarau Bangun Tani, Koperasi Tebas Mekar Bersatu dan Koperasi Sungai Kelambu Sejahtera.
Rangkaian acara secara resmi dibuka oleh Ketua PIU ICARE Kalimantan Barat, M. Zuhran, S.S.T., M.P. yang dalam arahannya menegaskan pentingnya memiliki visi jangka panjang agar koperasi mampu berdiri mandiri, memiliki sarana perkantoran sendiri, dan menjalankan operasional usaha yang tersistem dengan baik. Sementara itu, Anis Saadah menekankan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengukur tingkat kesiapan koperasi dalam menerima serta mengelola dana hibah tahun 2026. Pelatihan ini ditujukan untuk mengakselerasi transformasi kelembagaan menuju koperasi yang mandiri, sehat secara finansial, dan berkembang secara berkelanjutan tanpa kebergantungan pada bantuan eksternal.
Dalam pelatihan tersebut, dilakukan pembedahan mendalam dan komprehensif terhadap unit usaha pada masing-masing koperasi. Evaluasi mencakup pencapaian progres bisnis, penajaman rencana strategis, pengelolaan sumber daya manusia, penataan total alokasi serta peruntukan hibah, hingga analisis arus kas, piutang, dan mitigasi risiko usaha. Selain itu, peserta dibekali penguatan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), mekanisme serta substansi Perjanjian Kerja Sama (PKS), tata kelola administrasi keuangan, strategi penetapan pasar, hingga simulasi langsung penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) guna menjamin ketepatan margin keuntungan unit usaha.
Melalui pelatihan ini, setiap koperasi binaan diharapkan mampu menyusun laporan keuangan baku dan akuntabel, mulai dari laporan laba rugi, arus kas, hingga neraca. Langkah ini menjadi pijakan krusial dalam mempercepat transformasi koperasi menjadi korporasi petani yang mandiri, profesional, dan berdaya saing untuk menggerakkan perekonomian agribisnis daerah secara berkelanjutan.